cover
Contact Name
Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono
Contact Email
kukuh.kurniawan@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281326666114
Journal Mail Official
jtsa@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. M. Walanda Marimis No.31 Cengklik, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
ISSN : 28079418     EISSN : 25982257     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur dibentuk sebagai wadah publikasi karya ilmiah dibidang teknik sipil dan arsitektur.
Articles 350 Documents
PRINCE SAMUDRA'S TOMB AS A GROWTH GENERATOR FOR GUNUNG KEMUKUS SETTLEMENT IN SRAGEN REGENCY Tri Hartanto; A Bamban Yuuwono; Danarti Karsono; Wahyu Prabowo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2257

Abstract

The Javanese have many traditions, which illustrate that the Javanese or Javanese people in achieving their expectations are not enough just to work and pray, but there are other ways such as ritual efforts that are carried out based on their belief in various myths and the history of places considered sacredness that develops in society. One of the ritual places and has a strong mythical belief is the tomb of Prince Samudra on Gunung Kemukus, Pendem Village, Sumberlawang District, Sragen Regency, Central Java. This hill (mountain of cubes), there is the tomb of Prince Samudra, Nyai Ontrowulan and his servants. The Javanese people, especially the people around them, have a belief that the tombs are considered sacred. Then the community began to build houses and live around the tomb. The habit of people seeking blessings through the tradition of ngalap blessing, which is an activity to seek goodness from an essence, object or something that is considered by humans to have benefits and goodness, or seeking barakah (ngalap blessing) or other words "tabarruk". This tomb is also a destination for the ngalap blessing ritual by the surrounding community and from the people on the island of Java. More and more community visits have led to the growth of settlements around the tomb, where previously there were no settlements, only hills. Based on the results of research, the existence of Prince Samudra's tomb is a generator for the emergence of settlements.
ANALISIS KONDISI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SDI DAN IRI (Studi Kasus: Ruas Jalan Bangau Sakti Kota Pekanbaru) Adelia Nur Annisa; Edi Yusuf Adiman; Muhammad Naufal Nabil Fahsa
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2277

Abstract

Kondisi perkerasan jalan akan memepengaruhi tingkat kelancaran lalu lintas pada suatu daerah. Menilai kondisi perkerasan jalan akan memberikan gambaran terhadap kondisi perkerasan jalan dan dapat menjadi acuan dalam langkah penanganan dalam kegiatan pemeliharaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perkerasan jalan berdasarkan metode SDI dan IRI. Penilaian kondisi perkerasan jalan dengan metode SDI dilakukan secara visual dengan cara survei langsung di daerah studi, sedangkan untuk nilai IRI diperoleh dengan cara survei menggunakan mobil dan aplikasi Roadroid. Hasil dari penilaian kondisi perkerasan jalan menggunakan SDI adalah diperoleh 54% jalan dalam keadaan baik, 15% jalan dalam keadaan sedang dan 31% jalan dalam keadaan rusak berat. Sedangkan hasil pembacaan IRI pada aplikasi Roadroid diperoleh kondisi perkerasan jalan jalan dengan 77% dalam keadaan baik, 10% dalam keadaan sedang, 11% dalam keadaan rusak ringan dan 2% dalam keadaan rusak berat. Dari hasil nilai SDI dan IRI tersebut, maka jenis penanganan yang diperlukan adalah pemeilharaan rutin pada 14 segmen jalan dengan kegiatan pengisian retak dan penambalan lubang, pemeliharaan berkala pada 3 segmen jalan dengan penambahan lapis tipis aspal beton (LTBA) dan program peningkatan pada 9 segmen jalan dengan pekerjaan pengupasan dan pelapisan ulang.
STUDI KOMPARASI PROFIL KABEL PADA JEMBATAN GANTUNG PEJALAN KAKI KELAS I DENGAN BENTANG UTAMA 2x80 METER Astriana Hardawati; Kurniawan Mega Mahardika
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2292

Abstract

Jembatan lazim digunakan untuk membantu mobilisasi. Salah satu tipe jembatan yang mempunyai keunggulan di bentang panjang adalah jembatan gantung. Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No. 02/SE/M/2010 sudah melampirkan dimensi dan profil baja untuk membangun jembatan gantung pejalan kaki dengan beberapa variasi bentang. Tetapi sangat mungkin terjadi kebutuhan bentang yang berbeda dengan yang sudah dilampirkan di pedoman. Selain itu, beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil perhitungan dimensi profil yang sedikit lebih kecil daripada yang tertera di pedoman. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan komparasi penggunaan profil kabel pada jembatan gantung dengan dua bentang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data dari hasil desain penelitian sebelumnya. Profil kabel untuk kabel utama dan kabel penggantung selanjutnya dikombinasikan sesuai pedoman yang berlaku. Nilai rasio antara kapasitas dan kebutuhan (d/c ratio) dihitung dan dibandingkan. Pemodelan jembatan dilakukan dengan bantuan software SAP2000. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa dimensi kabel utama sesuai dengan yang tertera di pedoman, sedangkan untuk kabel penggantung dapat digunakan profil yang lebih kecil dari pedoman. Perbedaan nilai rasio kapasitas dan kebutuhan yang didapat tidak signifikan untuk kabel penggantung, tetapi signifikan untuk kabel utama.
ANALISA DAMPAK LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU DI KAMPUNG KRAJAN, MOJOSONGO SURAKARTA TERHADAP KUALITAS FISIK DAN BIOLOGIS AIR SUNGAI KRAJAN Virgianto Tara Amah; Cicik Sudaryantiningsih; Elvis Umbu Lolo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2321

Abstract

Industri tahu di Kampung Krajan Mojosongo, Surakarta dalam proses pengolahannya menghasilkan limbah cair. Limbah cair industri tahu dihasilkan dari proses pencucian, perebusan, pengepresan dan pencetakan tahu, sehingga limbah cair yang dihasilkan sangat tinggi. Limbah cair tanpa dikelola dengan baik sebelum dibuang ke saluran pembuangan menyebabkan turunnya kualitas lingkungan.Penelitian ini bertujuan mengetahui proses terbentuknya limbah cair industri tahu, dampak limbah cair terhadap kualitas fisik dan biologi air di Sungai Krajan. Objek dari penelitian ini adalah air limbah yang mengalir di Sungai Krajan. Metode penelitian yang dipilih adalah deskriptif analisis. Penelitian dilakukan dengan mengambil air limbah di empat titik sampel yang berbeda kemudian sampel tersebut diuji di Laboratorium.Hasil dari penelitian ini yaitu limbah cair industri tahu dihasilkan pada proses perendaman serta pemisahan air dan tahu. Hasil uji fisik pada air limbah di Sungai Krajan diketahui bahwa parameter BOD dan COD di titik satu sampai titik tiga memiliki nilai yang tidak memenuhi standar maksimum yang diperbolehkan.Parameter TSS dan pH titik 1 hingga titik 4 sudah memenuhi standar maksimum yang diperbolehkan. Kualitas biologis limbah cair tahu pada setiap titik memiliki perbedaan. Pada titik 1 tidak ditemukan organisme yang menimbulkan dampak pada kualitas biologis air limbah tahu. Pada titik 2 dan 3 ditemukan beberapa organisme yang menimbulkan dampak pada kualitas biologis air limbah seperti algae, tumbuhan darat, ulat, kodok. Pada titik 4 di temukan lebih banyak makhluk hidup dan tumbuhan seperti ikan, cacing, kodok, algae, dan kodok karena berada langsung pada sungai. Kata Kunci : BOD, COD, TSS, pH, Kualitas Fisik, Kualitas Biologis
IDENTIFIKASI FUNGSI CANDI NGLUMBANG DUNGIK BERDASARKAN KONSTELASI TOPONIMI KAWASAN SEBAGAI KEKUATAN KEARIFAN LOKAL Atika Candra Yulia; Ismadi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2380

Abstract

Toponimi merupakan identifikasi ruang sebagai tempat dalam konteks place dalam kajian budaya, memiliki sebuah entitas unik yang memiliki sejarah dan juga makna. Penamaan tempat berhubungan dengan bahasa sebagai olah budaya, sarana komunikasi manusia dalam menjelaskan hasil olah pikir kepada sesama. Sebagai place identity, toponimi melekat dengan budaya masyarakat dan bersifat identitas esensial yang mengacu pada tradisi. Penamaan tempat merupakan bagian dari kearifan lokal. Mempelajari penamaan tempat menjadi sebuah sarana pembelajaran dan penggalian informasi aspek intangible mengenai keunikan situs cagar budaya Candi Nglumbang Dungik.
PERENCANAAN JEMBATAN BETON BERTULANG TIPE BALOK T PENGHUBUNG JALAN KAUMAN-DAYU Rasyiid Lathiif Amhudo; Teguh Yuono; Gatot Nursetyo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2444

Abstract

Perencanaan struktur jembatan yang efisien dan tepat sesuai dengan kebutuhan menjadi target utama bagi perencana, ada beberapa aspek persyaratan yang harus diperiksa agar dimensi penampang elemen jembatan menjadi efisien. Jembatan penghubung Kauman-Dayu yang berlokasi di kabupaten Sukoharjo dengan bentang 16 meter dan lebar 3,5 meter menjadi efisien jika menggukan tipe balok T, dimana dari seluruh aspek memenuhi syarat. Dimensi yang tepat dari balok T adalah dengan tinggi 1200 mm dan lebar 500 mm, jumlah gelagar efisien didapat yaitu digunakan 2 buah balok T. Balok diafragma juga didapat yaitu dengan ukuran tinggi 600 mm dan lebar 300 m serta spasi antar balok adalah 4 meter. Ketebalan pelat lantai juga didapat yaitu 25 mm dengan tulangan pokok adalah D16-100 mm serta tulangan bagi adalah D13-100 mm yang menggunakan 2 lapis tulangan. Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan No.02/M/BM/2021 dan Software Geo5 menjadi acuan teknis utama dalam kajian ini. Kebutuhan ukuran elastomer yang didapat adalah 400x300 mm dengan ketebalan 57 mm. Ketebalan dinding abutmen didapat 130 cm dengan tinggi badan 350 cm.
ANALISA PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU METODE KOSTRUKSI TOP-DOWN DAN BOTTOM-UP PADA PEKERJAAN BASEMENT GEDUNG TENTREM SEMARANG Sabdo Manggolo; Antonius; Kartono Wibowo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2512

Abstract

Tentrem Semarang Building is one of the tallest buildings in Semarang with 4 basement floors and 17 top floors. The construction of basements in high-rise buildings is currently being carried out a lot, one of the factors is due to the limited land to be built, in general, the construction of basements is used for parking lots. The basement to be built has different depths and conditions, so it takes the right method according to the conditions in the field. There are 2 methods for implementing basement construction, namely bottom-up and top-down. In the basement structure work of the existing Tentrem Semarang Building construction project, the basement construction used the bottom-up construction method. In this study, the method will be modified using the top-down construction method. Information regarding work methods, worker productivity was obtained by interviewing field supervisors from the owner, interviews with supervisors from the main contractor and direct field observations. Calculation of costs and time is carried out by analyzing the capacity and productivity of labor and heavy equipment, comparing the normal time with the time after changes in construction methods. The results of the modification of the construction method using the top-down construction method for the basement structure of the Tentrem Semarang Building project took 510 days to complete and cost IDR 205,059,861,826. Whereas for the bottom-up method it takes 685 days with a total cost of IDR 253,609,405,225. The application of the Top-Down method to the implementation of the basement structure of the Tentrem Semarang building project is more effective and efficient than the implementation of the Bottom-Up method and produces a time effectiveness value of 25.55% and a cost efficiency of 19.14% compared to the Bottom-Up method
PENERAPAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DALAM MENGANALISA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN Eko Muliawan Satrio; Kartono Wibowo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2533

Abstract

In a development project there is Occupational Safety and Health (K3) both in planning, implementing and maintaining work. One of the efforts to reduce the risk and danger of work accidents is by applying safety management techniques, namely using Job Safety Analysis (JSA) to support safe and efficient work procedures. The purpose of this research is to analysis the implementation of Occupational Safety and Health (K3) implementation activities with the Job Safety Analysis (JSA) method. Collecting data in this study through the distribution of questionnaires, direct observations and interviews with contractors as service providers, construction management consultants, sub.contractors and foremen in the construction project of the Integrated Science Olympiad Laboratory of MAN 2 Kudus. Data analysis techniques using qualitative metods generally use tabulation of research characteristic through descriptive scales such as high, medium and low. The results of this research explain that the validity test of alla variables in proven valid, while for the reliability test all variables are proven to be reliable and the value of the Relative Interest Index (IKR) data obtained with the “important” factor. So it can be concluded that the efforts to control Occupational Health and Safety (K3) on the project can be applied and affect the project performance
ANALISIS PERBAIKAN DAN BIAYA PERKERASAN JALAN (Studi Kasus Jalan Pati – Gabus) Bariq Al Salam; Kartono Wibowo; Soedarsono
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2564

Abstract

Highways are one of the important facilities and infrastructure for the achievement of an activity, so a good road pavement design is a must. The existence of highways is very necessary for the need for transportation facilities that can reach remote areas. The increase in traffic volume will result in a decrease in service caused by a decrease in road capacity, in line with the results of the survey/identification conducted, road damage is currently occurring in several areas, especially the Pati-Gabus road section, Pati Regency, which causes considerable losses, especially for road users. , such as congestion, traffic accidents, long travel time and others. Therefore, this research was conducted with the aim of finding alternative pavement designs on the Pati-Gabus road section, and calculating the estimated costs required for pavement repairs. In this study using data obtained through field surveys which are primary data and data collection from the Highways Field of Pati Regency which is secondary data. The results of the study using the Surface Distress Index (SDI) method found that the damage at STA 0+000 to 0+200 was moderately damaged and at STA 0+200 – 1+000 it was lightly damaged and the type of repair was appropriate by looking at the conditions on the Pati road section. -Cork is at STA 0+000 to 1+000 using overlay requires a budget of IDR 2,600,000,000, while at STA 1+000 to STA 2+600 it is heavily damaged and must use rigid pavement requiring budget of IDR 6,341,000,000. Keywords: Road damage, Road repair, Pavement costs
ANALISA PENGENDALIAN MUTU PROYEK GUDANG PT SANTOS JAYA ABADI MENGGUNAKAN PROCESS DECISION PROGRAM CHART METHOD Yohanes Usman Nandyanto; Michella Beatrix; Masca Indra Triana
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2566

Abstract

Proyek konstruksi semakin berkembang dan semakin kompleks dalam hal fisik dan biaya. Pada praktiknya, sebuah proyek memiliki sumber daya yang terbatas dalam hal manusia, material, biaya, atau peralatan. Proyek konstruksi harus memiliki pengendalian mutu untuk menjamin keselamatan pekerja. Namun, meskipun spesifikasi teknis telah disusun, penyimpangan mutu pada saat pelaksanaan proyek konstruksi selalu terjadi, sehingga kualitas bangunan yang dihasilkan tidak sesuai dengan persyaratan mutu yang telah ditetapkan dan menyebabkan rendahnya kualitas sumber daya manusia dalam dunia konstruksi. Faktor-faktor penyebab pengendalian mutu dalam penelitian ini secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi proyek. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data melalui metode process decision program chart dan metode kuesioner yang disebarkan pada proyek gudang PT Santos Jaya Abadi, dengan responden manajer proyek hingga pekerja. Selanjutnya data kuesioner yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Process Decision Program Chart dan Microsoft Excel. Hasil analisis pengendalian mutu dan analisa risiko menunjukkan bahwa pengendalian mutu sudah efektif dan diterapkan dengan baik pada proyek konstruksi, dengan hasil pada pekerjaan struktur seperti pekerjaan balok dan kolom memiliki persentase yang sama yaitu 76% dan pekerjaan plat lantai memiliki persentase 72%. Sedangkan pada pekerjaan struktur balok memiliki nilai tingkat risiko 7,49, pekerjaan struktur kolom dengan nilai 7,42, pekerjaan struktur pelat lantai dengan nilai 6,43.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 22 No. 26 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 21 No. 25 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 20 No. 24 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 19 No. 23 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 18 No. 22 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 17 No. 21 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 16 No. 20 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 15 No. 19 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 13 No. 17 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 12 No. 16 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 11 No. 15 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 10 No. 14 (2011): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 9 No. 13 (2011): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12A (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12 (2010): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 7 No. 11 (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 6 No. 10 (2009): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 5 No. 9 (2008): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 5 No. 9.A (2008): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 4 No. 8 (2007): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 7 (2006): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 2 No. 6 (2003): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 5 (2003): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 2 No. 4 (2002): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 3 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2001): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR More Issue