cover
Contact Name
Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono
Contact Email
kukuh.kurniawan@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281326666114
Journal Mail Official
jtsa@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. M. Walanda Marimis No.31 Cengklik, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
ISSN : 28079418     EISSN : 25982257     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur dibentuk sebagai wadah publikasi karya ilmiah dibidang teknik sipil dan arsitektur.
Articles 350 Documents
KEANDALAN STRUKTUR BEBERAPA BANGUNAN GEDUNG BETON BERTULANG DI WILAYAH JABODETABEK TERHADAP BEBAN GEMPA BERDASARKAN SNI 1726:2019 Meiborn Simanjuntak
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1526

Abstract

Penelitian ini membahas assesmen keandalan bangunan beton bertulang yang berusia lebih dari 30 tahun. Obyek penelitian berada pada 3 lokasi bangunan yaitu Struktur A berlokasi di Jakarta Pusat, Struktur B berlokasi di Tangerang Selatan, dan Struktur C berlokasi di Jakarta Utara. Survei visual lapangan dilakukan untuk mengamati kondisi terkini dari struktur bangunan. Pengujian tanpa merusak / Non-Destruktif Test (NDT) dilakukan untuk mendapatkan kekuatan tekan beton aktual dan jumlah tulangan yang terpasang dalam elemen struktur. Berdasarkan kekuatan material eksisting dilakukan modeling 3-Dimensi dan analisis struktur dengan metode elemen hingga, dengan menggunakan software ETABS 2017 diterapkan persyaratan seismik yang terdapat dalam SNI 1726:2019 untuk mengevaluasi kekuatan nominal elemen beton bertulang. Hasil Analisa strukur menunjukkan bahwa elemen kolom, balok dan pelat pada Struktur A, Struktur B, dan Struktur C tidak mampu menahan gaya momen, geser, dan drift inter story yang timbul akibat beban gempa yang timbul menurut persyaratan gempa pada SNI 1726:2019. Perlu dilakukan perkuatan struktur pada ketiga struktur, agar kapasitas elemen struktur mampu menahan beban-beban yang bekerja pada struktur bangunan. Kata Kunci: assesmen, keandalan, pengujian, analisis struktur, perkuatan struktur
ANALISA POTENSI FISIK DUSUN SUTAN SELOMARTANI SEBAGAI MODAL PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA Febrione Putri Rakhmanty; Atika Candra Yulia; Eny Krisnawati; Rully; Ismadi
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1783

Abstract

Pertanyaan penelitian yang berusaha dijawab dalam penelitian ini adalah mengenai apa sajakah potensi fisik alami dan buatan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal pengembangan Desa Wisata. Penelitian ini merupakan penelitian instrumental (instrumental research) dengan metode penelitian yang akan digunakan adalah gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi) dengan objek Dusun Sutan Selomartani untuk selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk mengetahui potensi lokasi terutama dari lingkungan fisik alami dan buatan di Dusu Sutan. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Dusun Sutan Selomartani memiliki lingkungan fisik yang berpotensi untuk dikembangkan dan menjadi modal awal untuk menginisiasi pembentukan Desa Wisata, seperti kondisi alam dan Rumah-rumah masyarakat yang bergaya vernakular.
HOTEL RESORT YANG PRIVAT DAN REKREATIF DI SITU BAGENDIT KABUPATEN GARUT Kuncoro Ahmad Musthofa Musthofa; Ismadi; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1850

Abstract

Program pengembangan pariwisata saat ini menjadi program unggulan yang sedang digarap serius oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Lokasi sasaran dari program ini adalah lokasi-lokasi potensial namun belum banyak diketahui dan dikunjungi karena minimnya fasilitas untuk wisatawan yang datang. Salah satu lokasi potensial yang menjadi unggulan program ini adalah Situ Bagendit di Kabupaten Garut. Dengan potensi yang dimilikinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakin Situ Bagendit akan menjadi kawasan wisata yang dapat menarik banyak wisatwan yang berkunjung setelah dilakukan revitalisasi dan pengembangan di kawasan tersebut. Upaya revitalisasi sudah dimulai oleh Pemerintah Provinsi sejak akhir tahun 2020 dan masih dalam proses finishing hingga jurnal ini ditulis. Adapun pengembangan yang dialakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi meliputi 6 zona, yaitu zona publik, kuliner, green school, komersil, water sport, dan konservasi. Sayangnya, pengembangan yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi tidak meliputi fasilitas akomodasi untuk para wisatawan, sehingga potensi durasi kunjungan yang dilakukan wisatawan hanya singkat. Dampakanya, wisatawan tidak dapat meng-eksplore seluruh spot wisata di kawasan dengan total luas lebih dari 120 hektar tersebut. Dampak tersbut merambat pada sisi efektifitas kawasan sebagai objek wisata, dengan singkatnya durasi berkunjung, terbatas pula kawasan yang ter-ekspose, dan sekit pula potensi pertumbuhan ekonomi yang terbentuk, dan puncaknya, program Pemerintah Provinsi untuk mengembangkan ekonomi msyarakat sekitar dengan wasilah pariwisata tidak dapat berjalan optimal. Hotel Resort dapat menjadi solusi untuk itu, karena selain sebagai sarana akomodasi, resort juga sesuai dengan konsep kawasan wisata. Bukan sesederhana hotel yang hanya menyediakan fasilitas akomodasi saja. Kata kunci: Akomodasi, Hotel, Resort, Situ Bagendit.
SUSTAINABLE GREEN CONCRETE USING SHELLFISH WASTE POWDER, AND RICE HUSK ASH: shellfish waste powder, rice husk ash, green concrete¸ mix design Dian Arumningsih; Kusdiman Joko Priyanto; Candra Latu Mowo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1857

Abstract

The growth and development of infrastructure is currently very rapid and the cement production process also produces a lot of carbon dioxide which plays an important role in global warming that is happening in this world. In the last decade, many innovations have been made to conventional concrete so that it has high strength, is durable, cheap and environmentally friendly and easy to apply in the field. Therefore, new sustainable materials are needed to replace cement production, but these materials are also required for the workability required to make concrete. The concept of green concrete, the use of rice husk ash waste, and shellfish waste can be a solution to replace some cement and some fine aggregate. This innovative concrete research was obtained using shellfish waste powder 10%, and rice husk ash 10%, shellfish shell powder waste with the main element calcium oxide (CaO), can be a substitute for fine aggregate and rice husk ash waste which contains (SiO), can be used as an additive or partial replacement of cement in the manufacture of concrete, this innovative material can reach a value of 7 days reaching 35 MPa. And the normal mix design concrete is 30 MPa. With the slump test target according to the 1972-2008 SNI standard, which is 30-60 mm, it can be concluded that it can be a reference source by utilizing waste in Indonesia, easy to obtain, and effective.
SPORT CENTRE YANG REKREAKTIF DAN EDUKATIF DI KOTA METRO LAMPUNG Aldyo Rizal Kusuma; Ismadi; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.1876

Abstract

Abstrak Aspirasi dari masyarakat, wakil rakyat, dan berbagai kalangan pengurus berbagai cabang olah raga di kota metro sangat menghendaki dibangunnya fasilitas olah raga yang representative guna meningkatkan kualitas para atlit lokalnya. Untuk itu pemerintah daerah telah memprogramkan pembangunan Sport Centre di kota Metro, Lampung. Permasalahannya adalah desain sport centre yang seperti apa yang cocok untuk kota Metro sebagai ibukota kabupaten? Tujuan penelitian ialah untuk mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan arsitektur bangunan sport centre yang tepat sebagai pusat fasilitas olah raga tingkat kabupaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif, analitis dan sintesis. Hasil penelitian telah mendapatkan suatu konsep perencanaan dan perancangan arsitektur bangunan sport centre yang bersifat rekreatif dan edukatif. Kata kunci: Sport Centre, Rekreatif, Edukatif. Abstract The aspirations of the community, people's representatives, and various management circles of various sports branches in the metro city really want the construction of representative sports facilities in order to improve the quality of local athletes. For this reason, the local government has programmed the construction of a Sport Center in the city of Metro, Lampung. The problem is what kind of sports center design is suitable for Metro as the district capital? The purpose of this research is to get the concept of planning and designing the right sports center building architecture as the center for sports facilities at the district level. The method used in this research is descriptive, analytical and synthesis. The results of the research have obtained a concept of planning and architectural design of a sport center building that is recreational and educational. Keywords: Sport Centre, Recreational, Educative
PENGARUH BAHAN TAMBAH ABU TEMPURUNG KELAPA DENGAN LIMBAH GYPSUM TERHADAP TANAH LEMPUNG Selvia Agustina
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.2148

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah yang memiliki karakterisktik daya dukung dan sudut gesernya rendah sehingga diperlukan stabilisasi untuk perbaikan tanah lempung. Ada dua cara stabilisasi tanah lempung antara lain stabilisasi tanah secara mekanis yaitu dengan menggunakan alat berat dan stabilisasi tanah secara kimiawi yaitu menggunakan bahan tambah agar sifat tanah lempung berubah menjadi lebih baik dalam mendukung tanah. Pada penelitian ini, stabilisasi tanah yang digunakan adalah stabilisasi kimiawi yaitu menambahkan abu tempurung kelapa dengan limbah gypsum. Kedua bahan ini disinyalir mampu memperbaiki sifat tanah lempung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan prosentasi optimum kedua bahan terhadap tanah lempung. Penelitian ini dilakukan uji laboratorium dengan menambah tanah lempung dan kedua bahan tambah. Kadar prosentasi yang dipakai adalah 6%, 10%, dan 14%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan abu tempurung kelapa dengan limbah gypsum dapat meningkatkan sudut geser dan kohesi sedangkan indeks plastisitasnya turun. Berdasarkan hasil penelitian prosentasi kadar abu tempurung kelapa dan limbah gypsum yang paling optimal adalah pada kadar 14%.
ANALISIS PEMANFAATAN PASIR PANTAI SADRANAN SEBAGAI BAHAN TAMBAH CAMPURAN (AC-BC) TERHADAP SIFAT MARSHALL Aldo Rafianto; Teguh Yuwono; Sumina
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.2158

Abstract

Indonesia adalah negara berkembang yang sedang berevolusi menjadi negara maju. Indonesia memiliki jumlah penduduk terbanyak ke-empat di dunia. Pasir Pantai merupakan salah satu jenis agregat alami yang belum banyak dimanfaatkan secara maksimal dalam lingkup konstruksi, Yogyakarta adalah salah satu daerah yang memiliki banyak pantai salah satunya adalah Pantai Sadranan, peneliti melakukan pengkajian secara teknis di laboratorium terhadap pasir pantai sebagai bahan tambah campuran AC-BC. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Perkerasan Jalan Raya, Teknik Sipil Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dengan menggunakan variasi kadar aspal sebesar 4%, 5% dan 6% dan variasi prosentase campuran pasir pantai sebesar 0%, 15%, 30%, dan 45% dari berat total agregat halus. Setelah sampel selesai dibuat, kemudian dilakukan pengujian sifat Marshall untuk mengetahui Stabilitas, VIM, VMA, VFB dan dilakukan perhitungan aspek ekonomis Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pasir pantai terhadap campuran AC-BC dengan penggunaan Kadar Aspal Optimum (KAO) senilai 5% dan Proporsi Pasir Pantai Optimum (PPPO) senilai 15% . Penggunaan (KAO 5%) dan (PPPO 15%) mempengaruhi Sifat Marshall, dan Aspek Ekonomis, yaitu mempunyai nilai stabilitas tertinggi serta penurunan harga yang cukup efisien. Sifat Marshall yang didapatkan adalah sebagai berikut, Stabilitas = 1739,86 kg, VIM = 4,33 %, VMA = 16,87 %, dan VFB = 74,80. Aspek Ekonomis yang didapatkan yaitu terjadi penurunan anggaran, dibuktikan dengan AHSP yang menggunakan tambahan pasir pantai sebesar 15% diperoleh harga senilai Rp 1.424.006,76/m3 sedangkan AHSP dengan pasir sungai diperoleh harga senilai Rp 1.470.899,43/m3. Maka penggunaan pasir menyebabkan penurunan anggaran senilai Rp 46.892,67/m3 atau 0,032% dari harga menggunakan pasir sungai
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN KEBUTUHAN ALAT BERAT (Studi Kasus: Proyek Preservasi dan Pelebaran Jalan Palur-Sragen-Mantingan STA 0+325 – STA 2+325) Wilhelmus William; Herman Susila; Erni Mulyandari
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i2.2161

Abstract

Proyek infrastruktur jalan sebagian besar menggunakan alat berat. Alat berat harus digunakan secara efisien sehingga perlu mengetahui kemampuan alat, jenis-jenis alat, keterbatasan alat, serta biaya operasional alat. Produktivitas alat berat bergantung pada jenis atau tipe alat, metode kerja, kondisi medan kerja, serta waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas serta jumlah alat berat yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek jalan Palur-Sragen-Mantingan. Metode penelitian dilakukan dengan menghitung volume pekerjaan, menghitung produktifitas, durasi pekerjaan, dan menghitung kebutuhan alat. Hasil analisis didapat bahwa produktivitas alat berat pada pekerjaan galian : Excavator = 859 m³/hari, Dumptruck = 888,14 m³/hari. Pada pekerjaan LPA : vibrator roller = 2.990 m³/hari, Bulldozer = 2.452 m³/hari. Pada pekerjaan AC-Base : Asphalt Finisher = 2.416,55 Ton/hari, Tandem Roller = 1.567 Ton/hari, Pneumatic tire roller = 1.567 Ton/hari. Pada pekerjaan AC-BC : Asphalt Finisher = 974,95 Ton/hari, Tandem Roller = 632,19 Ton/hari, Pneumatic tire roller = 1.039,48 Ton/hari. Pada pekerjaan AC-WC : Asphalt Finisher = 652,75 Ton/hari, Tandem Roller = 423,26 Ton/hari, Pneumatic tire roller = 713,319 Ton/hari. Pada pekerjaan lapis resap aspal : Asphalt sprayer = 16.494,5 m²/hari. Pada pekerjaan pembersihan : Air Compressor = 2.721,6 m²/hari. Waktu yang dibutuhkan alat berat dalam pelaksanaan pekerjaan galian = 8 hari , pekerjaan Lapis pondasi Atas = 3 hari, pada pekerjaan AC-Base = 3 hari, pekerjaan AC-BC = 3 hari, pekerjaan AC-WC = 3 hari, pekerjaan lapis resap aspal = 4 hari, pekerjaan pembersihan = 4 hari. Alat berat yang dibutuhkan selama pekerjaan pada masing-masing pekerjaan yaitu : Excavator = 2 unit, Dumptruck = 8 unit, Vibrator roller = 1 unit, Bulldozer = 2 unit, Asphalt Finisher = 2 unit, Tandem Roller = 2 unit, Tire Roller = 1 unit, asphalt sprayer = 1 unit, Air compressor = 2 unit.
BETON SELF COMPACTING CONCRETE RAMAH LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH ABU MARMER, ABU SEKAM PADI DAN ABU BATU: Self Compacting Concrete Dian Arumningsih; Kusdiman Joko Priyanto; Fatin Nur Hidayah
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2195

Abstract

Penggunaan beton pada dunia konstruksi sudah lama dikenal dan semakin luas penggunaannya. Seiring dengan laju pembangunan yang semakin pesat, beton telah banyak dipakai sebagai bahan utama yang digunakan dalam struktur. Salah satunya beton Self Compacting Concrete, yaitu beton yang dapat mengalir, mengisi celah tulangan dan sudut cetakan tanpa perlu alat getaran (vibrator) serta pemadatan selama proses penuangan. Pada penelitian beton Self Compacting Concrete kali ini yaitu, dengan memanfaatkan limbah abu sekam padi, sebagai bahan pengganti semen karena memiliki kandungan silika yang tinggi yang cocok sebagai pozzolan yang dapat digunakan sebagai material pengganti sebagian semen, limbah abu marmer merupakan limbah dari hasil pemotongan marmer dan abu batu merupakan limbah hasil gerusan pemecahan batu pada stone crusher (mesin penghancur/pemecah), limbah abu marmer dan limbah abu batu digunakan sebagai filler dalam agregat halus, dari pemanfaatn limbah tersebut dapat terciptanya beton Self Compacting Concrete yang ramah lingkungan . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah abu sekam padi, serbuk marmer dan abu batu dalam campuran beton dan kandungan kimia dari limbah tersebut. Metode yang digunakan dalam pembuatan beton adalah metode ACI. Setelah melakukan penelitian, diketahui presentase optimum abu sekam padi 10% dari berat semen, abu marmer 30% dan abu batu 5% dari berat pasir, dari presentase penggunaan limbah tersebut memperoleh kuat tekan 40 MPa umur 28 hari, dengan benda uji silinder berdiameter 15 x 30 cm.
ADAPTASI SEKUEN FILM HOROR PADA ARSITEKTUR SEBAGAI UPAYA MEMUNCULKAN KONDISI HOROR Nurfahmi Muchlis; Aryazopa Tjong
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2209

Abstract

Kondisi horor bersifat universal dan abadi, dapat dialami oleh setiap manusia yang mengamatinya. Fenomena tersebut dapat diamati secara berulang kali dalam waktu yang berbeda-beda, sehingga dapat dilabel sebagai sebuah tipologi. Comparative case-study analysis dilakukan pada media horor untuk mengidentifikasi ciri dan pola yang membangun kondisi horor. Dengan begitu, tipologi horor yang telah teridentifikasi nantinya dapat diterapkan pada desain untuk memunculkan kondisi horor yang serupa dengan yang diamati pada media horor. Film ditentukan sebagai media yang dapat diandalkan sebagai preseden karena kemudahan menganalisis sekuen dan vista yang ditayangkan. Hasil penelitian berupa parameter yang membangun kondisi horor, identifikasi proses translasi kondisi horor pada arsitektur, dan wujud arsitektur horor yang dapat diimplementasikan dalam perancangan.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 22 No. 26 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 21 No. 25 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 20 No. 24 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 19 No. 23 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 18 No. 22 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 17 No. 21 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 16 No. 20 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 15 No. 19 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 13 No. 17 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 12 No. 16 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 11 No. 15 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 10 No. 14 (2011): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 9 No. 13 (2011): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12 (2010): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 8 No. 12A (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 7 No. 11 (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 6 No. 10 (2009): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 5 No. 9.A (2008): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 5 No. 9 (2008): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 4 No. 8 (2007): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 7 (2006): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 2 No. 6 (2003): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 5 (2003): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 2 No. 4 (2002): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 3 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2001): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR More Issue