cover
Contact Name
Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono
Contact Email
kukuh.kurniawan@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281326666114
Journal Mail Official
jtsa@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. M. Walanda Marimis No.31 Cengklik, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
ISSN : 28079418     EISSN : 25982257     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur dibentuk sebagai wadah publikasi karya ilmiah dibidang teknik sipil dan arsitektur.
Articles 350 Documents
THE PERFORMANCE AND THE INFLUENCE OF PHYSICAL INFRASTRUCTURES ON THE PLANT PRODUCTIVITY: A CASE STUDY APPROACH Muhamad Hendrie Soesanto; Slamet Imam Wahyudi; M. Faiqun Niam
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2582

Abstract

Irrigation System Performance Index (ISPI) is often used as a parameter in making decisions about the use of irrigation canals. The increase in rice production is dependent on a good condition of physical infrastructures, including the main building, the carrier canal and the buildings on the carrier canal. Performance assessment of Physical Infrastructure and Plant Productivity in Sungapan irrigation area of Pemalang Regency indicated that the physical infrastructure performance in 2012 - 2022 was 38.42%, increasing 3.22%. While the performance assessment of Plant Productivity was 14.96%, increasing 2.99%. Based on the multiple regression analysis using simultaneous test (F), the Physical Infrastructure component was indicated to influence the plant productivity. Meanwhile, based on the partial test (t), the physical infrastructure component partially did not have a significant influence on the plant productivity
INOVASI BETON RINGAN DAN EKONOMIS MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI, SERBUK BATA RINGAN, ABU BATU Dian Arumningsih; Kusdiman Joko Priyanto; Gunarso
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2587

Abstract

ABSTRAK Beton ringan lightweight concrete adalah beton yang memiliki agregat ringan atau campuran agregat kasar ringan dan pasir alam sebagai pengganti agregat kasar dengan ketentuan tidak boleh melampaui berat isi maksimum beton 1850 kg/m3 dan harus memenuhi ketentuan kuat tekan dan kuat tarik berat beton ringan untuk tujuan struktural. Untuk memperoleh berat beton ringan diperlukan inovasi material dengan berat jenis ringan serta ekonomis yaitu dengan menggunakan limbah abu sekam padi sebagai subsitusi semen, kemudian limbah bata ringan yang digunakan sebagai material pengganti agregat halus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan abu sekam padi, serbuk bata ringan dan abu batu terhadap peningkatan kuat tekan dan berat isi beton ringan. Jumlah semen yang digunakan 340 kg/m3, sehingga didapatkan hasil optimum penggunaan abu sekam padi 10 % dari berat semen, kemudian serbuk bata ringan yaitu 75 % dan 25 % dari berat agregat halus Rencana kuat tekan beton yang dibuat yaitu 30 MPa umur 28 hari, dengan benda uji silinder berdiameter 15 x 30 cm. Abu sekam padi dapat digunakan sebagai material subsitusi semen karena mengandung senyawan yang ada dalam semen, kandungan terbesarnya yaitu silika sebesar 71.08 %. Dari penelitian tersebut dapat diperoleh prosentase penggunaan material limbah yaitu abu sekam padi 10 % dari berat semen, serbuk bata ringan 75 % dan abu batu 25 % dari agregat halus. Beton Inovasi dengan limbah abu sekam padi, serbuk bata ringan pada penelitian ini lebih ringan daripada beton ringan tanpa inovasi. Dan lebih hemat sebesar Rp. 142,818.54 atau 16 % lebih ekonomis. Kata kunci: tuliskan 3-5 kata kunci yang terkait dengan isi makalah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP EARLY WARNING SYSTEM SAAT MELINTAS DI PERLINTASAN SEBIDANG TANPA PALANG PINTU Nurmeindah Pujindasiwi; Arinda Leliana; Muhardono
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2593

Abstract

Improving safety at railroad level crossings is continually conducted to reduce accidents rate at railroad level crossings, especially unguarded official railroad level crossings where accidents often occur. Railroad level crossings are prone to accidents and it mainly caused by accidents that occur at level crossings. Accidents at level crossing are caused by several factors such as human error, crossing guards who are late to lower the barrier, and inferior public awareness to comply with signs at level crossings. This research is located at the railroad level crossing KM 31+988 in Taman District, Sidoarjo. The analysis result shows that the influence factors of people violating the train early warning system are the frequency of random crossings in a day which affects the committing violations with a probability value of 60.72%, and the waiting time before a train passes which takes too long promote committing violations with a probability value of 32 .7%.
PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG KELAPA SAWIT & SILICA FUME SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PADA CAMPURAN BATA RINGAN CELLULAR LIGHT-WEIGHT CONCRETE (CLC) Fariza Aulia Rahmanto; Jafar
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2597

Abstract

Bata ringan merupakan inovasi pengembangan beton ringan atau lighweight concrete. Berat jenis bata ringan berkisar antara 500-1600 kg/m3 sehingga memberikan keuntungan dalam mengurangi beban struktur bangunan. Penggunaan bata ringan dianggap lebih efisien serta memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan dibandingkan bata merah. Sebagai solusi penggunaan material dari alam secara berlebih yang dapat menyebabkan terbatasnya material dari alam, maka pemanfaatan limbah untuk kebutuhan bahan konstruksi menjadi solusi alternatif untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cangkang kelapa sawit (CKS) serta Silica Fume sebagai material subtitusi pada bata ringan. Penelitian ini dilakukan dengan membuat benda uji bata ringan menggunakan metode Cellular Light-weight Concrete berukuran 60 x 20 x10 cm dengan presentase subtitusi campuran CKS 4%, 6%, 8%, 10% dari berat pasir dan silica fume 10% dari berat semen. Pengujian bata ringan meliputi kuat tekan, berat jenis, penyerapan air yang berpedoman pada SNI 8640-2018. Hasil yang didapat menunjukan kuat tekan bata ringan akan semakin menurun seiring dengan kenaikan presentase CKS dengan kuat tekan tertinggi 0,663 MPa dan silica fume memberikan pengaruh kenaikan kuat tekan sebesar 9,7% terhadap bata ringan. CKS memiliki karateristik berat jenis lebih ringan serta penyerapan air lebih tinggi dari pasir. Sehingga peningkatan presentase subtitusi CKS pada bata ringan akan menyebabkan berat jenis pada bata ringan semakin rendah serta penyerapan air pada bata ringan akan meningkat. Berat jenis serta penyerapan air tersebut masih memenuhi spesifikasi pada SNI 8640-2018.
PENGUKURAN KINERJA KONSULTAN PENGAWAS KONSTRUKSI JALAN DENGAN METODE CSI Frisca Octaviana Yoneda; Teguh Yuono; Gatot Nursetyo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2607

Abstract

Penelitian ini adalah tentang pengukuran kinerja konsultan pengawas konstruksi jalan menggunakan metode CSI dalam pelaksanaan proyek Rekonstruksi Jalan Surakarta-Gemolong-Purwodadi. Data diolah dengan menggunakan program MS.Excel dan SPSS yaitu dengan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji analisis data dengan indeks kepuasan konsumen atau Customer Satisfaction Index (CSI). Dengan metode ini akan didapat indeks kepuasan stakeholder / responden terhadap kinerja Konsultan Pengawas Konstruski Jalan. Hasilnya adalah sebagai berikut: Nilai Customer Satisfaction Index (CSI) pada Konsultan Pengawas sebesar 84,32% yang menunjukan bahwa para stakeholder / responden proyek merasa “sangat puas” dengan kinerja Konsultan Pengawas Konstruksi Jalan Surakarta – Gemolong – Purwodadi.Kemampuan Mencapai Tujuan Proyek : 81,41% (Sangat Puas), kemampuan Menjamin Kualitas Pekerjaan : 63,42% (Cukup Puas), kemampuan Manajerial Proyek: 79,99% (Puas), kemampuan mencegah, mengurangi, atau mengatasi masalah/ konflik : 59,50% (Cukup Puas) dan kualitas Internal SDM Konsultan : 60,28% (Cukup Puas).
PENGARUH ABU TULANG SAPI SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGREGAT HALUS DALAM PEMBUATAN BETON READY MIX Satria Agung Wibawa
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2613

Abstract

ABSTRACT In this study the authors aimed to determine the effect of using beef bone aggregate as an added ingredient for sand (fine aggregate) as well as an added ingredient for making ready mix concrete. The percentage levels of beef bones used in this study were 4%, 6% and 17%. In the manufacture of the test object is done by mixing the binder (cement), sand (fine aggregate and cow bone ash), gravel (coarse aggregate) and water using the experimental method. Samples of specimens were made using cylindrical molds (molds) and treated. The concrete compression test was carried out using a press machine, the mix design plan for making concrete was planned at 30 MPa. The total test objects made in this study were 20 pieces. The results of the test object with a cow bone ash content of 4% obtained compressive strength results of 7.58MPa 8.775 MPa 11.21 MPa 10.92 MPa and 10 MPa with an average value of 9.7 MPa. From the results of the addition of 6% beef bone ash, the results were 9.79 MPa, 9.73 MPa, 8.03 MPa, 9.23 MPa and 13.36 MPa and an average value of 10 MPa, for results with an addition of 17% cow bone ash was 10.3 MPa, 18.11 MPa, 15.28 MPa, 16.53 MPa and 19.13 MPa with an average yield of 15.87 MPa Keyword: Concrete, Cow Bone Ash, Compresive masive, Aggregate.
PREDIKSI SISA UMUR JALAN MENGGUNAKAN METODE PCI DI RUAS JALAN PROVINSI YOGYAKARTA-BAKULAN KABUPATEN BANTUL Anita Rahmawati; Arif Kurniawan
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2614

Abstract

Jalan rusak merupakan masalah umum yang sering terjadi diindonesia, hal tersebut disebabkan karena jalan yang mengalami kerusak ringan tidak segera diperbaiki, sehingga menyebabkan kerusakan semakin parah dan penurunan kapasitas jalan. Salah satu metode yang umum digunakan untuk menilai kerusakan jalan ialah metode Pavement Condition Index. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi sisa umur jalan dari hasil analisis perhitungan metode PCI dan mendapatkan kecepatan pengendara di segmen yang mengalami kerusakan paling parah pada ruas jalan Yogyakarta-Bakulan. Data penelitian ini berupa survei kerusakan jalan, penembakan kecepatan dengan alat speed gun dan data lalu lintas harian yang digunakan untuk menentukan jumlah sampel pengendara. Hasil pengamatan dari visual didapatkan jenis kerusakan seperti alligator cracking, block cracking, edge cracking, patching dan potholes. Hasil analisis data dengan metode PCI didapatkan nilai rata-rata sebesar 43,05% dengan kondisi kerusakan perkerasan cukup (fair). Untuk nilai indeks perkerasan tertinggi berada pada STA 1+750-STA 1+800 sebesar 87% dengan kondisi sempurna (excellent), sedangkan untuk nilai indeks perkerasan terendah berada pada segmen STA 4+900-STA5+000 sebesar 9% dengan kondisi perkerasan gagal (failed). Pada analisis sisa umur perkerasan didapatkan rata-rata sisa umur 0-0,4 tahun, sedangkan kecepatan rata-rata HV (kendaraan berat) sebesar 34 km/jam, untuk LV (kendaraan ringan) rata-rata sebesar 36 km/jam dan untuk MC (sepeda motor) rata-rata sebesar 42 km/jam.
PEMODELAN PERCEPATAN DURASI DENGAN PENAMBAHAN JAM KERJA PADA PEMBANGUNAN JALAN PROVINSI DI DI YOGYAKARTA Muhammad Heri Zulfiar Zulfiar
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2618

Abstract

Dalam sebuah proyek konstruksi terdapat beberapa hal yang harus diperhitungkan, antara lain mengenai biaya konstruksi yang dikeluarkan, kualitas mutu pada pekerjaan, waktu pelaksanaan yang harus tepat, riset operasi pekerjaan, dan lain sebagainya. Namun pada proyek konstruksi biasanya terdapat permasalahan dan juga kendala seperti terlambatnya waktu pekerjaan proyek yang juga akan memengaruhi ke aspek lainnya seperti membengkaknya biaya dan dapat dikenai denda. Untuk mengurangi resiko terlambatnya proyek, dapat diupayakan percepatan durasi pada proyek. Upaya percepatan proyek dilakukan dengan metode Duration Cost Trade-Off (DCTO) menggunakan alternatif untuk mempercepat durasi proyek dengan tambahan jam kerja untuk tenaga kerja dan alat selama 1 jam hingga 3 jam. Setelah dianalisa mempercepat durasi proyek pada penelitian ini didapatkan hasil lebih cepat dibandingkan dengan durasi normal 238 hari dengan biaya total normal proyek snilai Rp. 28.875.644.000,00. Dengan ditambahkan 1 jam kerja didapatkan durasi proyek selama 225 hari dengan biaya total proyek sebesar Rp. 28.744.930.454,86. Dengan ditambahkan 2 jam kerja didapatkan durasi proyek selama 216 hari dengan biaya total proyek sebesar Rp. 28.659.255.554,45. Dengan ditambahkan jam kerja 3 jam kerja didapatkan durasi proyek selama 209 hari dengan biaya total proyek sebesar Rp. 28.592.645.293,80. Kata kunci: Duration Cost Trade Off (DCTO), penambahan jam kerja, proyek jalan
ANALYSIS OF CONFIGURATION OF PILE GROUP ON SUPPORTING CAPACITY AND PILE EFFICIENCY IN TANJUNG BALAI FLAT CONSTRUCTION
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i1.2774

Abstract

In the TanjungBalai Flats creation project, the inspiration used is a mini pile basis with a set pile device. The organization pile device on the inspiration withinside the creation of this flat is deliberate to have a exclusive wide variety of piles, particularly piles, 3 piles, 4 piles. Therefore, on this look at diverse pile configurations might be completed with the aid of using modelling exclusive configurations with the equal wide variety of piles as the development of this flat. Furthermore, the sporting ability and performance values might be as compared that is the first-class value. Calculations on this look at had been the usage of the direct method (Direct One) and the pile performance component for the evaluation of the pile bearing ability. The calculation is accomplished primarily based totally at the soil statistics received withinside the shape of sondir statistics. The significance of the pile performance value (Eg) in a pile organization is encouraged with the aid of using the pile arrangement, the wide variety of rows, the wide variety of piles in a single row, and the pile distance inclusive of the three pile configuration of the project (V3) has an performance value (Eg) = 0,817 and (Qg) = 205.27 whilst the evaluation of the layout pile (V3-1) has an performance value (Eg) = 0.861 and (Qg) = 216.32. From the calculation effects it could be concluded that the affect of organization pile configuration at the pile bearing ability is encouraged with the aid of using the significance of the pile performance (Eg), the more the pile performance, the more the sporting ability.
Intensitas Pencahayaan Alami dan Kenyamanan Visual Untuk Aktivitas Kerja pada Area Semi-Outdoor Cafe di Kota Bandung
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i1.2806

Abstract

Cahaya alami maupun buatan memiliki peran penting bagi kehidupan manusia untuk beraktivitas, salah satunya adalah bekerja. Indonesia yang terletak di wilayah beriklim tropis mendapatkan cahaya matahari yang banyak. Salah satu peran cahaya alami adalah menciptakan kenyamanan visual pada ruang kerja. Dengan munculnya virus Covid-19 di Indonesia, terjadi perpindahan ruang kerja dari kantor ke rumah dan café. Para pengunjung yang bekerja di café lebih memilih area terbuka untuk menghindari penularan virus Covid-19. Namun area terbuka juga tidak terlepas dari pengaruh cuaca sehingga area semi-outdoor dapat menjadi pilihan yang tepat untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas pencahayaan alami pada area semi-outdoor di sebuah café yang ada di kota Bandung. Data pencahayaan pada studi kasus didapatkan dengan bantuan luxmeter, sedangkan analisis dilakukan dengan bantuan Analisis dilakukan dengan membandingkan antara data pengukuran langsung maupun data software dengan standar yang telah ditetapkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa intensitas cahaya pada studi kasus ini berada di atas standar yang telah ditentukan. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain orientasi dan bentuk bangunan, material yang digunakan pada elemen pelingkup ruang arsitektur dan furniture, jenis bukaan, dan strategi desain bukaan yang dipakai untuk memasukkan cahaya ke dalam bangunan.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 22 No. 26 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 21 No. 25 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 20 No. 24 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 19 No. 23 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 18 No. 22 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 17 No. 21 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 16 No. 20 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 15 No. 19 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 13 No. 17 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 12 No. 16 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 11 No. 15 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 10 No. 14 (2011): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 9 No. 13 (2011): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12A (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12 (2010): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 7 No. 11 (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 6 No. 10 (2009): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 5 No. 9 (2008): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 5 No. 9.A (2008): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 4 No. 8 (2007): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 7 (2006): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 2 No. 6 (2003): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 5 (2003): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 2 No. 4 (2002): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 3 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2001): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR More Issue