cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2015)" : 7 Documents clear
PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELEGENCE Wildan Nafi'i
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2945.548 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelegence diawali dengan memilah-milah dan mengidentifikasi kecerdasan setiap anak, lalu merumuskan tema/topik pembelajaran kemudian menguraikan kecerdasan apa yang bisa dikembangkan dari topik itu dan kegiatan apa yang bisa dilakukan. Dengan kata lain, pendidik perlu memberdayakan semua kecerdasan pada satu tema pelajaran tertentu. Kemudian mengoptimalkan capaian pada tema/pelajaran tertentu berdasarkan masing-masing kecerdasan siswa. Dan juga pendidik harus membuat kelas sevariatif dan sekreatif mungkin. Pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelegence sebenarnya telah direpresentasikan melalui implementasi kurikulum tematik K13. Namun kurikulum ini tidak dapat survive karena sulitnya menyesuaikan perubahan-perubahan dalam banyak hal, termasuk paradigm kurikulum, kemampuan SDM, ketersediaan sarana dan prasarana serta sumber belajar yang riil, karena pembelajaran tematik sifatnya adalah faktual dan konkret, bukan konseptual abstrak. Sehingga tidak banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang bisa menerapkan pembelajaran berbasis multiple intelegence. Kata Kunci: Kurikulum, Pembelajaran, Multiple Intelegence
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN BAHASA ARAB DI PTAI Muhammad Muchlish Huda
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2709.697 KB)

Abstract

Kemampuan berkomunikasi interpersonal, baik secara aktif maupun pasif bisa diibaratkan as the core of the bahasa Arab, dan begitu juga bahasa-bahasa lain. Namun, fakta berbicara, kurikulum-kurikulum bahasa Arab Madrasah atau pondok pesantren di Indonesia, ternyata sebagian besar masih berorientasi pada pembelajaran bahasa Arab preskriptif bukan deskriptif dan kurang concern terhadap fenomena bahasa Arab yang dewasa ini berkembang pesat dengan segala bentuk transformasi kosakata, maupun pemakaiannya. Bahasa Arab di Indonesia, dalam konteks pembelajaran, sepertinya masih baru diposisikan pada tataran preskriptif saja. Pembelajaran bahasa Arab terutama di pesantren-pesantren tradisional masih saja merangkak dan belum beranjak dewasa. Kurikulum dilihat dari aspek teori hubungannya dengan komponen-komponen penunjangnya, memiliki empat elemen penting, di mana keempat element tersebut dapat dijadikan sebagai “lahan basah” dalam kegiatan pengembangan kurkulum yang berkelanjutan demi terciptanya sebuah formulasi kurikulum yang sesuai dengan landasan filosofis serta selaras dengan tujuan institusional lembaga penyelenggara pendidikan. Keempat elemen tersebut adalah purpose (Goals and Objectives), content or subject matter, methods or learning experiences, evaluation. Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Bahasa Arab, PTAI
SUPERVISI KLINIS SOLUSI MEMPERTEMUKAN IDEALITAS-REALITAS PERILAKU MENGAJAR GURU Arif Shaifudin
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2115.327 KB)

Abstract

Perilaku mengajar guru merupakan salah faktor penting dalam mencetak out put pendidikan yang berkualitas. Banyaknya guru yang belum bisa merealisasikan idealitas perilaku mengajar yang seharusnya dalam perilaku nyata ketika mengajar merupakan pekerjaan rumah serius yang harus segera diselesaikan oleh dunia pendidikan di negara ini. Hal ini penting, karena bermutu tidaknya peserta didik sebagai generasi masa depan bangsa sebagian besar ditentukan oleh berkualitas tidaknya kempetensi mengajar seorang guru. Di sinilah posisi strategis supervisi klinis yang berfungsi untuk memberikan bimbingan kepada guru dalam mengatasi segala problem pengajaran yang mereka alami. Supervisi klinis berupaya membantu para guru dengan proses sistematis untuk menghilangkan kesenjangan antara perilaku nyata mengajar guru dengan perilaku mengajar yang ideal. Kata Kunci: Supervisi Klinis, Idealitas-Realitas, Perilaku Mengajar Guru
PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jepri Nugrawiyati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1911.262 KB)

Abstract

Metode pembelajaran pada hakikatnya adalah tehnik-tehnik dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik yang jenisnya beragam dan pemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan. Begitu pula halnya dengan pembelajaran bahasa Arab khususnya kosakata (mufrodat) ini menuntut adanya metode-metode dasar yang dapat diterapkan tanpa mengharuskan adanya sarana-sarana yang tidak terjangkau oleh lembaga-lembaga pendidikan yang mengajarkan bahasa Arab. Namun bila ada sarana dan media yang memadai tentunya akan lebih baik dan sangat membantu suksesnya metode-metode dan tehnik-tehnik pembelajaran yang digunakan. Pembelajaran bahasa Arab memiliki banyak unsur yang harus dipelajari, karena unsur-unsur tersebut tidak dapat dipisahkan. Salah satu unsur pentingnya adalah unsur kosakata. Meskipun kosakata tidak termasuk dalam empat kemahiran berbahasa, namun ia adalah komponen penting untuk membantu tercapainya kemahiran tersebut. Penguasaan kosakata yang banyak dan mumpuni dapat menentukan keberhasilan seseorang dalam hal menggunakan bahasa itu sendiri, baik lisan maupun tulis. Kata Kunci: Pembelajaran Kosakata, Bahasa Arab
PENDEKATAN PRAGMATIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Kuswoyo Kuswoyo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1354.609 KB)

Abstract

Pendekatan pragmatik berdasar pada fungsi bahasa sebagai alat komunikasi merupakan suatu kajian bahasa dengan melibatkan berbagai aspek di luar bahasa yang mampu memberikan makna. Komunikasi adalah kebutuhan setiap orang. Apapun yang kita katakan, akan dianggap sebagai pesan oleh orang lain yang mencermati gerak-gerik kita dan menganggapnya sebagai simbol dari apa yang kita pikirkan agar kita memperoleh sedikit gambaran atas apa yang sedang orang lain pikirkan. Dengan mempelajari komunikasi, kita bisa melakukan prediksi itu secara lebih terorganisasi dan terstruktur. Biasanya tidak banyak orang yang mempermasalahkan bagaimana bahasa dapat digunakan sebagai media berkomunikasi yang efektif, sehingga sebagai akibatnya penutur sebuah bahasa sering mengalami kesalahpahaman dalam suasana dan konteks tuturannya. Sudut pandang pragmatik merupakan salah satu cara untuk mengetahui tentang hal tersebut. Berdasarkan dari hal-hal tersebut di atas. Dalam makalah ini, akan dipaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan pragmatik dari pendekatan, batasan, prinsip, aspek ujaran dan teori pragmatik serta contoh penerapannya.Kata Kunci: Pendekatan, Pragmatik, Komunikasi
KOMPETENSI HAKIM PENGADILAN AGAMA PONOROGO DI BIDANG EKONOMI SYARIAH Muh. Maksum
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2095.348 KB)

Abstract

Berbagai opini terlontar kepada para hakim Pengadilan Agama atas kemampuan dan kapabilitasnya dalam menangani perkara ekonomi syariah. Walaupun para hakim Pengadilan Agama rata-rata sarjana syariah tapi banyak yang menganggap kemampunnya masih rendah di banding dengan perkara-perkara bidang perkawinan, waris, wasiat dan hibah. Bukti dari anggapan tersebut adalah sangat sedikitnya kasus ekonomi syariah yang diselesaikan di Pengadilan Agama, walaupun kewenangan tersebut telah ditetapkan sejak tahun 2006. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti ingin mengetahui kompetensi para hakim Pengadilan Agama Ponorogo dalam bidang ekonomi syariah, dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana kompetensi hukum formil hakim Pengadilan Agama Ponorogo di bidang ekonomi syariah? (2) Bagaimana kompetensi hukum materiil hakim Pengadilan Agama Ponorogo di bidang ekonomi syariah?Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa (1) Hakim Pengadilan Agama Ponorogo cukup berkompeten dalam hukum formil ekonomi syariah,karena penyelesaiannya sama dengan perkara-perkara perdata lain di luar perkawinan, seperti waris, wasiat dan hibah. (2) Kompetensi hakim Pengadilan Agama dalam hukum materiil ekonomi syariahmasih dalam skala cukup, mengingat walaupun dari segi SDM mumpuni tetapi dari pengetahuan KHES, aplikasi dan praktek tentang penyelesaian sengketa ekonomi syariah masih kurang.Kata Kunci: Kompetensi, Hakim, Pengadilan Agama dan Ekonomi Syariah.
SOSOK ULUL ALBAB DALAM DINAMISASI HUKUM ISLAM Anis Hidayatul Imtihanah
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1951.052 KB)

Abstract

Keberadaan ayat mutasyabih dalam Al-Qur’an merupakan salah satu wujud isyarat Allah kepada manusia untuk “berfikir”. Karena mutasyabih adalah istilah yang merujuk kepada ayat yang bersifat globlal dan sulit dipahami, yang membutuhkan takwil dan rincian. Menginterpretasi dan memahami ayat mutasyabih adalah aktivitas yang hanya bisa dilakukan oleh sebagaian kecil orang. Dalam hal ini sosok ulul albab dirasa memiliki kapasitas untuk melakukan suatu penelusuran hukum yang melampaui teks- teks normatif, inilah yang disebut dengan aktivitas penelusuran yang sifatnya adalah ekstratekstual (the venture beyond the text). Dikatakan bahwa ulul albab adalah juga merupakan sosok intelektual. Kaum intelektual sendiri berarti orang- orang yang mempunyai atau menunjukkan kemampuan nalar (reasoning power) yang baik, yang tertarik pada hal- hal rohani (things of mind). Upaya seperti itu akan senantiasa menjadi pendorong bagi kaum muslimin untuk terus menerus menggali berbagai ilmu menurut batas kesanggupannya dalam memahami ayat-ayat mutasyabih. Dengan demikian diharapkan akan dapat terhindar dari sikap taklid dan ikut- ikutan dalam tradisi hukum Islam. Kata Kunci: Ulul albab, mutasyabih, Semantik, Hukum Islam

Page 1 of 1 | Total Record : 7