cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+6285725630249
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Avicenna : Journal of Health Research
ISSN : 26156458     EISSN : 26156466     DOI : https://doi.org/10.36419
Core Subject : Health,
Avicenna : Journal of Health Research published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Published twice a year in March and Oktober. Contains the writings of research results with the theme health. ISSN print: 2615-6458, ISSN Online: 2615-6466. Avicenna : Journal of Health focuses on the main problems like Midwifery, Nursing, Radiology, Physiotherapy, Health Analyst, Nutrition, Health Management, Health Psychology, Anastesiologi and other related thopics. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Avicenna : Journal of Health Research.
Articles 226 Documents
Korelasi pajanan timbal dan kadar hemoglobin darah pada petugas pengatur lalu lintas di Kota Surakarta Sih Prabandari, Anggraeni; Novita sari, Ajeng
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 1 (2025): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i1.1358

Abstract

Analisis kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu Sab’ngatun, Sab’ngatun; Setyorini, Catur; Hanifah, Lilik; Aulia Fitriani, Eliza
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1611

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu di Jawa tengah tahun 2024 tercatat 428 kasus, penyebab AKI di Jawa Tengah disebabkan banyaknya jumlah kehamilan resiko tinggi, masih rendahnya deteksi dini masyarakat serta kurang mampunya kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan rujukan kehamilan resiko tinggi, Salah satu upaya yang dapat dilakukan melaui peningkatan kualitas pelayanan antenatal care menjadi 6 kali dengan memberikan pelayanan terstandart dengan 10T. Tujuan : untuk menganalisis hubungan antara kepuasan ibu hamil terhadap pelayanan antenatal  care (anc) terpadu. Metode: penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling sehingga sampel dalam penelitian ini sebagian dari ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan di PMB Noris Hadi pada bulan April – Mei 2025 yang ditemui pada saat penelitian sebanyak 45 responden, analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan fisher exact. Hasil : Mayoritas responden merasa puas sebanyak 42 responden (93,3%), mayoritas pemeriksaan antenatal care terpadu lengkap sebanyak 40 responden (88,9%), ada hubungan yang signifikan antara kepuasan ibu hamil terhadap pemeriksaan antenatal care terpadu dengan nilai p-value = 0,029 < 0,05. Simpulan: ada hubungan antara kepuasan ibu hamil terhadap pemeriksaan antenatal care terpadu. Saran anc sesuai standart tetap dilaksanakan pada setiap kali pemeriksaan.
Efektifitas prenatal massage terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III Di RSUD Malinau Frensida, Frensida; Yulianti, Ika; Farahdiba, Idha
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1602

Abstract

Latar belakang: Ketidaknyamanan pada kehamilan muncul akibat dari perubahan adaptasi fisiologis. Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dirasakan oleh ibu hamil trimester III. Ibu hamil trimester III yang melakukan ANC di poliklinik kandungan RSUD Malinau, Kabupaten Malinau Kalimantan Utara, 89 orang mengalami nyeri punggung. Tujuan penelitian: Untuk menilai efektifitas Prenatal Massage terhadap penurunan nyeri pungung pada ibu hamil trimester III di RSUD Malinau. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan menggunakan uji statistic non parametrik dengan Wilcoxon. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest post-test design. Subjek diobservasi sebelum diberikan Prenatal Massage. Pemberian Prenatal Massage 1 kali selama 40 menit dengan menggunakan teknik effleurage, petrisage,accupresure dan love kneading, kemudian diobservasi lagi setelah 30 menit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil Trimester III yang melakukan kunjungan antenatal ke poliklinik kandungan RSUD pada bulan Mei-Juni 2024. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu hanya ibu hamil yang memenuhi kriteria saja yang dijadikan sampel. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, variabel independent  yaitu prenatal massage dengan menggunakan lembar observasi dan variabel independent yaitu penurunan nyeri punggung menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada perubahan tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Prenatal Massage yaitu terjadi penurunan tingkat nyeri dengan nilai rata-rata 2,67. Uji Hipotesis didapatkan Asymp. Sig. (2-tailed)= <0,001. Hasil penelitian tingkat efektifitas pemberian Prenatal Massage dalam penurunan nyeri punggung yaitu terdapat perbedaan nyeri sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan menunjukkan p-value=0.001<α(0.05). Simpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prenatal Massage efektif mengurangi keluhan nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III di RSUD Malinau.
Breastfeeding Self-Efficacy berhubungan dengan keberhasilan pemberian Asi Eksklusif pada bayi 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta Dwi Setyorini1, Dinanda; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1607

Abstract

Latar Belakang: Selama enam bulan, pemberian ASI eksklusif bermanfaat bagi kesehatan bayi dan ibu, tetapi cakupannya di Indonesia belum mencapai target WHO, termasuk di Yogyakarta. Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), yaitu keyakinan diri ibu dalam menyusui yang menentukan komitmen, upaya, pola pikir, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan, adalah salah satu komponen yang memengaruhi keberhasilan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keberhasilan ASI eksklusif pada bayi berusia enam hingga dua belas bulan di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Metode: Studi deskriptif kuantitatif ini menggunakan metode cross-sectional. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 50 ibu yang memiliki bayi yang berusia antara enam dan dua belas bulan. Metode penelitian terdiri dari kuesioner yang diberikan kepada responden, yang kemudian diuji dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat BSE rendah (48%). Sementara itu, hanya 44% responden yang menerima ASI eksklusif. dengan usia ibu yang paling umum antara 26 dan 30 tahun. Dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kemampuan ibu untuk mengonsumsi ASI eksklusif dan keberhasilan pemberian ASI. Simpulan: Studi ini menemukan hubungan signifikan antara keberhasilan ibu yang memberi ASI eksklusif dan keefektifan ASI sendiri. Diharapkan bahwa penelitian ini akan membantu ibu menyusui, terutama yang berstatus primipara, untuk lebih aktif memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang pemberian ASI secara eksklusif melalui konseling laktasi, kursus ibu hamil, dan kelompok pendukung sesama ibu menyusui. Ingatlah bahwa pengalaman pribadi adalah salah satu komponen utama yang memengaruhi tingkat kepercayaan diri Anda dalam menyusui.
Efektivitas ekstrak gel sirih cina (peperomia pellucida) terhadap bendungan ASI Aprilia Mayabubun, Paskalina; Nuraini, Indria; Khoirul Waroh, Yuni
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1598

Abstract

Latar belakang: Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh ibu post partum, ditandai dengan pembengkakan payudara akibat tersumbatnya vena dan pembuluh limfatik yang menghambat aliran ASI, sehingga menyebabkan tekanan pada alveoli meningkat. Kondisi ini menimbulkan nyeri, rasa panas, dan ketidaknyamanan saat menyusui. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang berpotensi efektif adalah penggunaan daun sirih cina (Peperomia pellucida), yang mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa-senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan analgesik yang dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri pada payudara, sehingga mampu mempercepat penyembuhan bendungan ASI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak gel daun sirih cina (Peperomia pellucida) terhadap bendungan ASI pada ibu post partum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 30 ibu post partum yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak gel daun sirih cina dan kelompok kontrol yang diberikan kompres daun kubis. Intervensi dilakukan selama tiga hari, dan penilaian tingkat bendungan ASI dilakukan menggunakan skala SPES (Six Point Engorgement Scale). Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor bendungan ASI pada kelompok gel sirih cina sebelum intervensi adalah 4,28 dan menurun menjadi 1,00 setelah intervensi. Pada kelompok daun kubis, rerata skor menurun dari 4,35 menjadi 1,14. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (<0,05) pada kedua kelompok, yang menandakan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Sementara itu, uji Anova menunjukkan nilai signifikansi p=0,038, yang berarti terdapat perbedaan efektivitas antara kedua kelompok intervensi. Simpulan: pemberian ekstrak gel daun sirih cina efektif dalam mengatasi bendungan ASI dan lebih unggul dibandingkan kompres daun kubis.
Pengaruh kursus calon pengantin terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi calon pengantin Nur Fauziah, Ani; Maesaroh, Siti; Rejo, Rejo; Novita Sari, Meliana
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1612

Abstract

Latar Belakang : Pemerintah saat ini terus berupaya mencapai target penurunan prevalensi stunting, salah satu diantaranya program perencanaan kehamilan untuk menjaga jarak kehamilan yang juga menentukan kualitas anak dan perencanaan pra nikah. Persiapan pra nikah memberi konseling pra nikah mencegah terjadinya stunting memberi pemahaman tentang kesehatan reproduksi Tujuan : untuk mengetahui pengaruh kursus calon pengantin terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi calon pengantin. Metode : Jenis penelitian analitik crossecsional. Populasi dalam penelitian semua calon pengantin di wilayah KUA Kecamatan Laweyan Surakarta bulan Nopember 2023 - Januari 2024. Tehnik sampling incidental sampling yaitu calon pengantin yang mengikuti kursus calon pengantin pada bulan Nopember 2023– Januari 2024 sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi sedangkan analisis bivariat menggunakan Paired Samples T Test / Uji t sampel berpasangan. Proses pengolahan data menggunakan program IBM spss 25. Hasil : mayoritas jenis kelamin responden yang mengikuti kegiatan kursus calon pengantin adalah perempuan sebanyak 16 orang (53,3%) , tingkat Pendidikan sebagian besar adalah sarjana yaitu 17 orang (56,7%) dan mayoritas pekerjaan responden adalah karyawan swasta sejumah 20 orang (66,7%)., rata-rata pengetahun responden/ calon pengantin tentang kesehatan reproduksi sebelum bimbingan pranikah sebesar 14.0333 sedangkan sesudah bimbingan pranikah sebesar 15.2000 yang artinya ada peningkatan sebesar 1.1667. Rata-rata sika responden/ calon pengantin tentang kesehatan reproduksi sebelum bimbingan pranikah sebesar 9.0333 sedangkan sesudah bimbingan pranikah sebesar 9.2667 yang artinya ada peningkatan sebesar 0.2334. Simpulan : Ada pengaruh kursus calon pengantin terhadap pengetahuan dan sikap tentag kesehatan reproduksi.
Potensi asuhan komplementer berbasis kearifan lokal jus kurma tarap terhadap peningkatan hemoglobin Ibu hamil di Kota Tarakan Imas Andini, Nenden; Yulianti, Ika; Farahdiba, Idha
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1603

Abstract

Latar belakang: Ibu hamil berisiko mengalami kekurangan gizi. Gangguan gizi pada ibu hamil meliputi anemia, pertambahan berat badan yang kurang, dan gangguan pertumbuhan janin. Prevalensi anemia di Indonesia meningkat, dengan 48,9% ibu hamil mengalami anemia, terutama di provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan. Anemia dapat menyebabkan komplikasi seperti solusio plasenta, kelahiran prematur, dan kematian ibu. Kadar hemoglobin bisa ditingkatkan dengan konsumsi tablet fe dan makanan bergizi seperti kurma dan biji buah tarap. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat jus kurma tarap dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan penelitian: Mengetahui adanya potensi olahan Jus Kurma Tarap terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil di Kota Tarakan. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian pre-test dan post test dengan control group design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden. Dalam kelompok perlakuan diberikan jus kurma tarap kombinasi dengan tablet tambah darah selama 7 hari. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan alat pengukur kadar hemoglobin. Hasil: Hasil analisa bivariat menunjukkan analisis uji Paired Samples Test dengan p value sebesar 0,000>0,05 maka Ha  diterima dan Ho ditolak, sehingga ada potensi jus kurma tarap terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kota Tarakan. Simpulan: penelitian menunjukkan adanya pengaruh jus kurma tarap terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil
Fraksi kaya antioksidan ciplukan (physalis angulata) sebagai kandidat terapi komplementer diabetes melitus tipe 2: Literature Review Sih Prabandari, Anggraeni; Novita Sari, Ajeng
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1608

Abstract

Latar Belakang: Tanaman ciplukan (Physalis angulata) telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya diabetes melitus. Tanaman ini kaya akan fitokimia yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan yaitu flavonoid, fenolik, tannin, saponin dan steroid sehingga potensial dijadikan sebagai obat herbal penyakit diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian: untuk mendata dan mengumpulkan informasi kandungan fitokimia serta efek ekstrak ciplukan (Physalis angulata) pada penyakit DM tipe 2. Metode:  penyusunan artikel menggunakan literature review yang diperoleh melalui pencarian di laman Google scholar, Researchgate dan perpusnas dengan rentang tahun 2015-2025. Hasil: Diperoleh 8 artikel penelitian pengaruh senyawa aktif pada ciplukan terhadap parameter klinis pada DM tipe 2. Senyawa antioksidan yang terkandung dalam ciplukan mampu menurunkan kadar glukosa darah melalui dua mekanisme utama yaitu menghambat enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme karbohidrat dan meningkatkan ekspresi gen yang berkaitan dengan pengambilan glukosa pada otot. Simpulan: Ciplukan kaya antioksidan sehingga potensial digunakan sebagai terapi komplementer DM tipe 2.
Perbedaan perlakuan butterfly pose dengan cat and cow pose terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III Dwi Nur Antika, Andini; Winarni, Sri; Kostania, Gita
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1599

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan janin yang terjadi di dalam uterus sejak terjadinya konsepsi sampai permulaan persalinan. Prevelensi nyeri punggung ibu hamil trimester III di Indonesia sebanyak 60-80%. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengurangi atau membebaskan rasa nyeri, mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot, memberikan rasa nyaman. Selain itu, salah satu terapi komplementer untuk mengatasi ketidaknyaman pada ibu hamil trimester III adalah dengan prenatal yoga. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Butterfly Pose dengan Cat and Cow Pose terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode: Jenis penelitian ini mengunakan rancangan Quasy Eksperimen. Teknik sampling menggunakan Total Sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari kelompok perlakuan Butterfly Pose sebanyak 8 orang dan kelompok perlakuan Cat and Cow Pose sebanyak 8 orang pada bulan Maret- April 2024. Jenis instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi yang digunakan untuk mengukur intensitas nyeri punggung pada ibu hamil dengan skala nyeri Visual/Verbal Analog Scale (VAS) dan metode wawancara untuk mengetahui data karakteristik responden. Pengujian hipotesis menggunakan uji Pairet T-Test didapatkan hasil p-value = (0,001), <a= 0,05 (5%). Hasil: Hasil nilai t didapatkan hasil yoga dengan metode Cat and Cow Pose lebih efektif dan berpengaruh secara signifikan untuk mengurangi intensitas nyeri pada ibu hamil trimester III. Simpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian yoga Butterfly Pose dan Cat and Cow Pose terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Faktor - faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok Purnamasari, Agus; Sabaniah, Sabaniah; Retnowati, Yuni; Yulianti, Ika
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1604

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan perawakan pendek berdasarkan panjang atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 Standar Deviasi pada kurva pertumbuhan yang disebabkan kekurangan gizi kronik yang berhubungan dengan status sosioekonomi rendah, asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, riwayat sakit berulang dan praktik pemberian makanan pada bayi dan anak yang tidak tepat. Stunting merupakan masalah gizi kronis dan menjadi salah satu masalah terpenting yang harus ditangani pemerintah di dunia maupun di Indonesia. Tujuan penelitian: Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita dan mengetahui pengaruh pengetahuan, usia, pendidikan dan pekerjaan ibu terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analitik observasional dengan pendekatan case control, tehnik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Populasi sebanyak 1059 balita, sampel penelitian sebanyak 102 responden. Pengambilan sampel dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok bulan Maret-April 2024. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis Multivariat menggunakan uji Regresi Logistic Berganda. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh ibu dengan pengetahuan baik sebanyak 57 responden dan pengetahuan kurang sebanyak 45 responden, usia ibu dengan kategori beresiko sebanyak 52 responden dan tidak beresiko sebanyak 50 responden, pendidikan ibu dengan kategori dasar sebanyak 59 responden, kategori atas 40 responden dan kategori tinggi sebanyak 3 responden. Pekerjaan ibu sebagai IRT sebanyak 94 responden dan wiraswasta 8 responden. Hasil uji statistik menggunakan Chi-Square diperoleh hasil yang berpengaruh adalah usia dengan nilai p-value = 0,003 dan pengetahuan dengan nilai p-value = 0,005 Hasil uji dengan regresi logistik berganda didapatkan 2 variabel yang berpengaruh secara signifikan yaitu usia dengan nilai OR= 0,27 dan pengetahuan dengan nilai OR=3,4. Simpulan: Variabel yang mempengaruhi kejadian stunting adalah usia dan pengetahuan sedangkan pendidikan dan pekerjaan ibu tidak berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita diwilayah kerja Puskesmas sebengkok tahun 2024.