cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+6285725630249
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127 | email : info@stikesmus.ac.id | web : www.stikesmus.ac.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Avicenna : Journal of Health Research
ISSN : 26156458     EISSN : 26156466     DOI : https://doi.org/10.36419
Core Subject : Health,
Avicenna : Journal of Health Research published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Published twice a year in March and Oktober. Contains the writings of research results with the theme health. ISSN print: 2615-6458, ISSN Online: 2615-6466. Avicenna : Journal of Health focuses on the main problems like Midwifery, Nursing, Radiology, Physiotherapy, Health Analyst, Nutrition, Health Management, Health Psychology, Anastesiologi and other related thopics. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Avicenna : Journal of Health Research.
Articles 241 Documents
Penerapan artificial intelligence dalam praktik pendidikan keperawatan Tri Atmojo, Joko; Kuntari, Saras; Tri Darmayanti, Aquartuti; Ernawati, Ernawati; Yulianti, Ika; Pradana Putri, Anggie; Tri Handayani, Rina; Widiyanto, Aris; Rejo, Rejo; Nurhayati, Isnani; Yuniarti, Tri; Iswahyuni, Sri; Syauqi Mubarok, Ahmad; Anasulfalah, Hakim; Orchida, Tidy; Krisna, Sindu; Setyaningsih, Yunita
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1609

Abstract

Latar belakang: Artificial Intelligence (AI) semakin banyak diterapkan dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dan efisiensi praktik keperawatan. Implementasi AI dalam konteks keperawatan juga diterapkan dalam dunia pendidikan. Namun masih memerlukan kajian komprehensif untuk memahami jenis AI dan penerimaannya pada mahasiswa keperawatan. Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis penerapan AI dalam praktik pendidikan keperawatan, termasuk penerimaan, sikap dan perilaku mahasiswa. Metode: Tinjauan sistematis mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus dan PubMed yang dipublikasikan antara 2018-2025. Kriteria inklusi meliputi studi yang meneliti penerapan AI dalam praktik pendidikan keperawatan. Skrining dilakukan secara bertahap pada judul/abstrak dan full-text. Data diekstraksi menggunakan form terstruktur dan dianalisis secara naratif. Protokol tinjauan ini telah terdaftar di PROSPERO (CRD420251135389).Hasil: Dari 479 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria inklusi. Tiga tema utama penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam keperawatan ditemukan, yaitu (1) Mahasiswa keperawatan mayoritas menerima keberadaan AI. Namun sumber daya pengajar perlu ditingkatkan; (2) Sikap mahasiswa sangat positif terhadap keberadaan AI dan pembelajaran terkait AI; dan (3) Mahasiswa keperawatan mayoritas tidak menganggap AI sebagai ancaman atau pengganti asuhan keperawatan, asalkan diimbangi dengan kemampuan mengoperasikannya. Simpulan: Penerapan AI dalam pelayanan kesehatan merupakan isu kesehatan yang penting. Studi ini menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan memiliki sikap positif terhadap AI secara keseluruhan. Karena kurangnya pengetahuan ini, terdapat kebutuhan untuk memasukkan AI ke dalam kurikulum mahasiswa  atau menambah pelatihan yang relevan.
Efektivitas sinar ultraviolet terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus dan Escherichia coli di laboratorium IMLTD Dagaina Koten, Rosadalima; Widyaswara, Gravinda; Rahman, Aulia; Rahmawati Zain, Kumara
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1600

Abstract

Latar Belakang: Laboratorium IMLTD adalah laboratorium yang harus bebas dari kontaminasi bakteri. Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli merupakan bakteri yang umum ditemukan di udara dan dapat hidup dalam tubuh manusia. Pertumbuhan kedua bakteri ini bisa dapat dikendalikan menggunakan sinar ultraviolet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sinar ultraviolet terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan periode waktu penyinaran 10, 20 dan 30 menit. Media yang digunakan untuk pertumbuhan bakteri adalah NA. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian ekperimen dengan pendekatan cross sectional yaitu hasil penelitian memberikan perbandingan jumlah koloni yang tumbuh antara sampel kontrol dan sampel yang disinarai ultraviolet. Data yang diperoleh kemudian dianalisi secara deskriptif menggunakan microsoft excel. Hasil: Hasil yang diperoleh, pada kontrol tanpa penyinaran bakteri yang tumbuh >350 CFU. Setiap periode waktu paparan terhadap kedua bakteri mengalami penurunan jumlah koloni. Setiap periode paparan terjadi penurunan jumlah koloni. Penurunan jumlah bakteri paling banyak yaitu pada penyinaran 30 menit dengan jarak penyinaran 30 cm dan penurunan jumlah koloni paling sedikit yaitu pada penyinaran 10 menit dengan jarak 100 cm. Simpulan: Berdasarkan dari penelitian ini adalah sinar ultraviolet efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Periode waktu 30 menit jarak penyinaran 30 cm memberikan hasil yang efektif dibandingkan dengan periode paparan yang lain.
Korelasi kepatuhan minum obat dan perubahan perilaku terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Musuk Boyolali Riyanto, Riyanto; Jayak Pratama, Kharisma; Siska Wardani, Tatiana
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1605

Abstract

Latar belakang : Beberapa pasien hipertensi mengeluh kualitas hidupnya semakin menurun karena penyakit yang semakin memburuk, yang ditandai dengan naiknya angka tekanan darah pada orang yang sakit tersebut. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dan perubahan perilaku terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Musuk Boyolali. Metode : Penelitian ini memakai cara kuantitatif dengan metode potong lintang dengan jumlah sampel 60 responden, menggunakan teknik sampling accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner MMAS, WHOQOL-BREF, dan HPLP II. Analisis untuk menilai hubungan antara kepatuhan dan kualitas hidup serta hubungan perubahan sikap dengan kualitas hidup memakai cara korelasi Spearman yang digabung dengan Chi Square. Hasil : Penelitian ini memperlihatkan bahwa di Puskesmas Musuk Boyolali, pasien tekanan darah tinggi sangat patuh minum obat sebanyak 63,3%; cukup patuh 23,3%, dan kurang patuh 13,3%. Pasien tekanan darah tinggi di Puskesmas Musuk Boyolali juga memperlihatkan perubahan sikap yang sangat baik sebanyak 48,3%; sikap cukup baik 36,7%, dan sikap kurang baik 15%. Selain itu, pasien tekanan darah tinggi di Puskesmas Musuk Boyolali merasa kualitas hidupnya baik dengan angka 48,3%; sangat baik 28,3%; kualitas hidup cukup baik 16,7%, dan kualitas hidup sangat buruk 6,7%. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan minum obat dan perubahan perilaku terhadap kualitas hidup pasien hipertensi di Puskesmas Musuk Boyolali.
Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III menjelang persalinan Indah Wulandari, Dwi; Setyorini, Catur; Dewi Lieskusumastuti, Anita; Dwi Lestari, Dwi Lestari; Ananda Pratiwi, Mardani
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1610

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan fase yang rentan bagi keberlangsungan hidup ibu dan janin. Perubahan fisik dan psikologis berpean penting dalam kesejahteraan hidup ibu dan bayi. Dukungan fisik dan psikologis dari suami, serta bantuan dalam menghadapi proses persalinan, akan berdampak positif dalam mengurangi gangguan psikologis ibu. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan suami terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester ketiga pada saat menjelang persalinan. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan analisis bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil: Diperoleh skor min sebesar 42,00 dan maks 72,00. Rata-rata skor dukungan suami adalah 54,37 dengan st.d 8,25. Nilai koefisien korelasi sebesar -0.386 menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel ini adalah negatif. Simpulan: Nilai rata-rata menunjukkan bahwa secara umum para ibu hamil dalam penelitian ini merasakan dukungan suami pada tingkat sedang hingga cukup tinggi dan semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh suami, maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dirasakan oleh ibu hamil. Sebaliknya, jika dukungan suami rendah, maka tingkat kecemasan ibu hamil cenderung lebih tinggi.
Efektivitas sinar ultraviolet terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri escherichia coli dan bacillus subtilis di laboratorium seleksi donor Efiana Mida, Maria; Widyaswara, Gravinda; Tirtana, Arif; Rahmawati Zain, Kumara
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1601

Abstract

Latar Belakang: Laboratorium seleksi donor merupakan laboratorium yang digunakan untuk menyeleksi calon pendonor dan harus bebas dari kontaminasi bakteri. Sterilisasi adalah proses membebaskan suatu alat, bahan dan media dari mikroorganisme bersifat patogen. Salah satu sterilisasi yang  digunakan adalah sterilisasi ultraviolet. Uji Efektivitas penyinaran sinar ultraviolet menggunakan media Nutrien Agar  dengan teknik streak  plate. Tujuan:  Mengetahui efektivitas hambatan pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Basillus subtilis pada waktu paparan sinar ultraviolet selama periode waktu 5, 10 dan 15 menit di laboratorium seleksi donor. Metode: Metode penelitian yang digunakan  yaitu True Eksperiment dengan pendekatan cross sectional. Data kemudian dianalisis secara deskritif menggunakan microsoft excel untuk melihat perbedaan jumlah koloni setelah disinari oleh ultraviolet. Hasil : Hasil yang didapatkan dari penelitian menunjukan bahwa kontrol tanpa penyinaran memiliki jumlah pertumbuhan bakteri  > 350 CFU. Hasil penelitian paparan sinar ultraviolet selama periode waktu 15 menit terhadap bakteri Escherichia coli dan Basillus subtilis menunjukan efektivitas dalam menghambat pertumbuhan bakteri, sementara penyinaran dengan periode  5 dan 10 menit masih terdapat banyak bakteri setelah dilakukan penyinaran. Simpulan : Kesimpulan paparan sinar ultraviolet efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Basillus subtilis pada periode 15 menit dibandingkan dengan durasi paparan selama 5 dan 10 menit.
Hubungan antara gaya pengasuhan dan status gizi balita di Desa Sorosutan, wilayah kerja Pusat Kesehatan Umbulharjo I, Kota Yogyakarta Alfaini, Anggi; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1606

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi pada balita masih menjadi isu serius di bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Faktor-faktor yang berperan antara lain cara pengasuhan keluarga, tingkat pengetahuan gizi orang tua, serta akses terhadap makanan sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara pola pengasuhan dengan kondisi gizi balita di wilayah Sorosutan, area kerja Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sebanyak 77 responden dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis dengan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil: Ditemukan bahwa gaya pengasuhan demokratis diterapkan oleh 31 orang tua (40,3%), otoriter 25 (32,5%), permisif 16 (20,8%), dan kombinasi 5 (6,5%). Kondisi gizi balita menunjukkan 59 anak (76,6%) bergizi baik, 9 anak (11,7%) kurang gizi, 6 anak (7,8%) gizi buruk, dan 3 anak (3,9%) berisiko kekurangan gizi. Uji Spearman menghasilkan nilai          p = 0,004 (α = 0,03), yang menegaskan adanya hubungan signifikan antara gaya pengasuhan dan status gizi balita. Simpulan: Pola pengasuhan demokratis memiliki kecenderungan mendukung status gizi yang lebih optimal pada anak. Hasil ini diharapkan menjadi rujukan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung gizi balita.
Spiritual mindfulness in supporting pregnant women for the prevention of low birth weight Juwita, Septiana; Risnawati, Indah; Kulsum, Ummi; Astuti, Dwi; Zumrotun Nisak, Ana
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1742

Abstract

Background: Spiritual mindfulness plays a role in reducing pregnancy-related stress and supporting favorable birth outcomes, thereby representing a potential strategy for prevention of low birth weight (LBW). The aimed to analyze necessity for spiritual mindfulness among pregnant women as an effort to prevent LBW. Methods: A qualitative designed with a phenomenological approach to explore subjective meanings, lived experiences, and spiritual mindfulness practices of pregnant women in relation to LBW prevention. Participants were selected using purposive sampling based on predefined inclusion and exclusion criteria. Key informants were pregnant women who met the eligibility criteria, while village midwives served as the main subjects, and community health volunteers acted as supporting informants. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs). Instruments study included researcher as primary instrument, a semi-structured interview guide, and informed consent forms. Data analysis used thematic analysis. Validity was ensured through the application of trustworthiness criteria. Results: LBW cases are still present and associated with various maternal and obstetric risk factors, particularly hypertensive disorders of pregnancy, anemia, premature rupture of membranes, and chronic energy deficiency. Psychosocial factors also contribute to risk of LBW. Maternal stress and anxiety, especially in unplanned pregnancies, may adversely affect maternal and fetal health. Social support from family members and supportive approaches from healthcare providers emerged as important protective factors in maintaining maternal well-being. Additionally, they demonstrated limited understanding of LBW. Conclusion: Spiritual mindfulness emerged as a psychosocial necessity that supports pregnant women in managing stress, enhancing inner calmness, and promoting positive health behaviors during pregnancy.
Efektivitas sentuhan pijat bayi sebagai pendekatan holistik terhadap peningkatan berat badan bayi prematur Oktaviana, Diah; Andriani, Diah; Indrianingrum, Irawati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1747

Abstract

Latar Belakang : Prematuritas masih menjadi salah satu masalah utama kesehatan anak di dunia. Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. World Health Organization melaporkan bahwa sekitar 13,4 juta bayi lahir prematur setiap tahun, dan komplikasi yang ditimbulkan merupakan penyebab utama kematian anak di bawah usia lima tahun. Tujuan : Menganalisis efektivitas sentuhan pijat bayi sebagai pendekatan holistik terhadap peningkatan berat badan bayi prematur. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one group pretest–posttest design. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 bayi prematur yang diambil secara purposive sampling. Kriteria inklusi yaitu bayi yang lahir prematur, orang tua mengijinkan untuk diberikan intervensi pada bayinya, dan kondisi bayi dalam keadan normal. Kriteria ekslusi yaitu bayi dalam kondisi tidak normal. Variabel penelitian yaitu berat badan bayi prematur. Intervensi yang dilakukan adalah pemberian pijat (sentuhan ringan) pada badan bayi prematur. Data menunjukkan tidak berdistribusi normal dan analisis dilanjutkan menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : hasil penelitian dari 30 responden 28 responden mengalami kenaikan berat badan setelah dipijat dan 2 responden  mengalami penurunan berat badan setelah dipijat. Hasil uji Wilcoxon  p-value 0,000 (<0,05). Simpulan: Pijat bayi efektif dalam peningkatan berat badan bayi prematur. Pijat bayi sangat direkomendasikan untuk meningkatkan berat badan bayi prematur.
Uji aktivitas anti diabetes flakes tepung jantung pisang kepok kuning (musa paradisiaca linn.) pada mencit yang terinduksi streptozotocin Presilia, Fanesa; Noerlita Ningrum, Andriani; Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1752

Abstract

Latar beakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pendekatan pengelolaan yang aman dan berkelanjutan. Jantung pisang kepok kuning (Musa paradisiaca Linn.) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional antidiabetes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia serta mengevaluasi aktivitas antidiabetes flakes tepung jantung pisang kepok kuning pada mencit yang diinduksi streptozotocin. Metode: Penelitian eksperimental in vivo dilakukan menggunakan mencit jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol normal, kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (glibenklamid), serta kelompok perlakuan flakes dengan konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50%. Induksi diabetes dilakukan menggunakan streptozotocin. Parameter yang diamati meliputi skrining fitokimia dan perubahan kadar glukosa darah selama 14 hari. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil: Skrining fitokimia menunjukkan bahwa tepung dan flakes jantung pisang mengandung flavonoid, tanin/saponin, kumarin, dan senyawa fenolik. Secara deskriptif, pemberian flakes tepung jantung pisang menunjukkan penurunan kadar glukosa darah pada mencit terinduksi streptozotocin, dengan kecenderungan efek yang lebih baik pada konsentrasi 25% dan 50%. Simpulan: Flakes tepung jantung pisang kepok kuning berpotensi sebagai pangan fungsional pendukung dalam pengelolaan diabetes melitus.
Peran Ganda Asam Urat Sebagai Biomarker Mortalitas Pada Pasien Stroke Iskemik Imama Rasyada, Imama Rasyada; Mahdi Cahya Kusuma, Bahtiar
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1743

Abstract

Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia. Asam urat, produk akhir metabolisme purin, memiliki peran ganda yang kontroversial sebagai antioksidan neuroprotektif dan pro-oksidan yang dapat memperburuk hasil klinis. Tujuan: Penelitian ini menganalisis peran kadar asam urat sebagai biomarker mortalitas pada pasien stroke iskemik. Metode: Studi deskriptif-analitik potong lintang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan total 150 pasien stroke iskemik yang dikonfirmasi melalui computed tomography. Data usia, jenis kelamin, kadar asam urat serum, dan status mortalitas diekstrak dari rekam medis. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji Mann–Whitney U untuk perbandingan bivariat, dan regresi logistik biner untuk analisis multivariat. Signifikansi statistik ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Lima dari 150 subjek (3,3%) meninggal. Uji Mann–Whitney U menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada median asam urat serum antara pasien yang meninggal dan yang selamat (p=0,441). Regresi logistik menemukan bahwa baik asam urat serum maupun jenis kelamin tidak signifikan memprediksi mortalitas. Usia merupakan prediktor independen yang signifikan: setiap peningkatan usia satu tahun dikaitkan dengan penurunan peluang bertahan hidup. Simpulan: Kadar asam urat tidak terbukti sebagai prediktor signifikan terhadap mortalitas pasien stroke iskemik. Sebaliknya, usia lanjut ditemukan sebagai satu-satunya faktor independen yang berhubungan dengan penurunan peluang bertahan hidup.