cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B / 9 A, SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
ISSN : 25410385     EISSN : 25410393     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal acts as a medium of publication the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in the teaching and learning process.
Articles 243 Documents
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS MASALAH SEDERHANA -, Rodiyah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 1 (2019): Edisi Agustus 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis masalah sederhana dengan penggunaan media gambar seri pada siswa kelas III SD Negeri Tembokluwung 01. Variabel yang menjadi sasaran perubahan adalah keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia, sedangkan variabel tindakan yang digunakan adalah media pembelajaran gambar seri. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sebagai subjek berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif untuk data yang berupa angka (kuantitatif) dan deskriptif kualitatif untuk data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia setelah dilaksanakan tindakan kelas dengan penggunaan media gambar seri. Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya keterampilan siswa dari sebelum dan sesudah tindakan. Peningkatan rata-rata nilai keterampilan menulis paragraf bahasa Indonesia melalui penggunaan media gambar seri pada  kondisi awal sebesar 58,87%  siswa dapat mencapai KKM, pada siklus I meningkat menjadi 66,43% siswa dapat mencapai KKM, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 80,17% siswa dapat mencapai KKM.
PENERAPAN MEDIA PAFOSNALA (PAST FORMS IN SNAKES AND LADDERS) DALAM MATERI SIMPLE PAST TENSE Kadarsih, Titik
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 1 (2019): Edisi Agustus 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan penerapan media PAFOSNALA (Past Forms in Snakes and Ladders) untuk meningkatkan keterampilan menulis serta sikap positif peserta didik terhadap materi Simple Past Tense. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data  menggunakan lembar observasi, lembar soal dan lembar catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penguasaan kosa kata dari kondisi pra siklus yang mencapai rerata klasikal 60,61 menjadi 87,67 pada siklus 1 dan 91,39 pada siklus 2. Peningkatan aspek kemampuan menulis kalimat mencapai rerata  86,11 pada siklus1 dan 95,67 pada siklus 2. Pada aspek sikap positif peserta didik dari indikator keaktifan dan kerja sama dalam kelompok menunjukkan keaktifan siswa yang semula pasif pada kondisi awal meningkat pada siklus 1 yaitu sebanyak 22 siswa terlibat aktif dalam pembelajaran dan bertambah menjadi 34 siswa pada siklus 2. Pada aspek kerja sama dalam kelompok, 26 siswa mampu bekerja sama dengan siswa lain pada siklus 1 dan 34 siswa menunjukkan kerja sama yang baik pada siklus 2. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media PAFOSNALA efektif meningkatkan keterampilan menulis serta sikap positif peserta didik pada materi Simple Past Tense.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONALISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS BAGI GURU -, Waeningsih
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 1 (2019): Edisi Agustus 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa banyak guru yang belum profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian tindakan Sekolah ini adalah apakah dengan melaksanakan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tindakan apa yang harus dilaksanakan oleh Kepala Sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk  meningkatkan profesionalisme guru dan meminimalkan kesalahan-kesalahan pada guru dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah semua guru berjumlah 8 orang guru. Penelitian tindakan sekolah ini ada empat tahapan pada setiap siklusnya, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi (pengamatan), dan refleksi. Simpulan yang diperoleh setelah penelitian ini adalah dengan menerapkan supervisi klinis dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGHITUNG PENJUMLAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Hastuti, Pudji
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh guru dari hasil ulangan materi menghitung penjumlahan, hasil belajar siswa masih rendah. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menghitung penjumlahan melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas I. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis model deskriptif  interaktif yang terdiri dari tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah: Adanya peningkatan nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa dari sebelumnya pada tes awal 67; kemudian pada tes siklus pertama 72,6; menjadi 89 pada siklus kedua,  adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa yang pada tes awal hanya 37,50%; dan pada tes siklus pertama 67,00%; kemudian pada siklus kedua menjadi 100%. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung penjumlahan.
PEMBELAJARAN MODEL JIGSAW DENGAN MEDIA JARING LABA-LABA PADA KOMPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI KEBERAGAMAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DI SEKOLAH Indah, Sri
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi siswa adalah belum semua siswa memahami keberagaman karakteristik individu di sekolah serta mengidentifikasikannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran model jigsaw. Berdasarkan temuan yang ada pada saat pembelajaran pra siklus diperoleh data bahwa tingkat penguasaan siswa belum sesuai yang diharapkan. Dari 38 siswa kelas II, hanya 22 anak atau 56,7 % yang tuntas. Pada pembelajaran siklus I tingkat penguasaan siswa belum sesuai yang diharapkan. Dari 38 siswa setelah dilaksanakan evaluasi, hanya 29 anak atau 76,7% yang memperoleh ketuntasan. Pada siklus II setelah dievaluasi yang memperoleh ketuntasan mencapai 35 anak atau 93,3 %, sedangkan yang belum tuntas hanya 3 anak atau 6,7 %. Penggunaan pembelajaran model jigsaw dengan media jaring laba – laba dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn kompetensi dasar mengidentifikasi keberagaman karakteristik individu di sekolah siswa kelas II SDN Kedungbanteng 01.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KOMPETENSI MENYUSUN RANCANGAN AWAL PTK MELALUI BIMBINGAN DAN PEMANFAATAN NARASUMBER Suprapto, Edi
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kenyataannya banyak guru yang belum melakukan penelitian tindakan ini karena belum pernah mendapatkan bimbingan menulis rancangan awal PTK tersebut. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan motivasi guru untuk aktif mengikuti kegiatan pembimbingan dengan menggunakan dua narasumber yang berbeda. Pada kondisi awal, motivasi dan kompetensi guru-guru SD Negeri Padasari 01 Kecamatan Jatinegara dalam menyusun rancangan awal PTK tersebut belum memuaskan. Dari 6 guru Kelas dan 2 guru mapel yang menjadi fokus penelitian, baru 3 orang (37,5%) pernah mendapatkan bimbingan penulisan laporan PTK sedangkan 5 orang (62,5%) belum terlibat aktif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklusnya berlangsung dua jam dengan menerapkan strategi workshop bimbingan penyusunan rancangan awal PTK. Akhir siklus pertama terjadi peningkatan dimana 3 guru (37,5%) termotivasi, sedangkan pada siklus kedua berkembang menjadi 7 orang (87,5%). Kompetensi guru dalam menyusun rancangan awal PTK juga semakin meningkat. Pada siklus pertama baru 6 guru (75%), siklus kedua mencapai 7 orang (87,5%). Penerapan strategi workshop bimbingan dengan memanfaatkan narasumber intern yang dilakukan ternyata mampu mengubah pola berpikir guru yang menganggap menyusun rancangan awal PTK itu sulit menjadi sesuatu yang mudah dan perlu dilakukan.
PEMANFAATAN MEDIA KARTU KUIS “WHO AM I” PADA MATERI AJAR IPS JENIS-JENIS PEKERJAAN -, Juhdiyah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi Jenis-Jenis Pekerjaan. Seperti pada saat evaluasi dilaksanakan, hasil belajar siswa tidak memuaskan, sebagian besar siswa kelas III mendapatkan nilai di bawah 60. Dengan rata-rata 56,8  ulangan harian untuk materi Jenis-jenis pekerjaan. Padahal Kriteria Ketuntasan Minimal untuk mata pelajaran IPS pada adalah 7,50. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dengan pemanfaatan media kartu kuis who Am I.. Dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan dalam rangka meningkatkan minat dan hasil belajar  IPS melalui media kartu kuis Who Am I. Berdasarkan analisis hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan peneliti dan kolaborator dalam 2 siklus tindakan, dapat disimpulkan bahwa hasil akhir pada siklus-2 melebihi target pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu hasil  belajar siswa dengan rata-rata nilai 75,0. Pemanfaatan media kartu kuis Who Am I dapat meningkatkan minat siswa dari rendah menjadi tinggi dan hasil belajar siswa dari rata-rata 56,8 pada prasiklus, menjadi 71,6 pada siklus I dan 80,9 pada siklus II.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN SOAL MELALUI METODE BIMBINGAN DAN LATIHAN TERPUMPUN -, Muftikha
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah masih rendahnya kemampuan guru dalam menyusun Soal penilaian, khususnya pada aspek pengetahuan. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya adalah penerapan metode bimbingan dan latihan terpumpun. Tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pelaksanaan tugas pokoknya, terutama kemampuan melaksanakan penilaian hasil belajar peserta didik yang sesuai dengan tuntutan standar proses. Pelaksanaan penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dalam bentuk tindakan siklus. Tahapan kegiatan pada setiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian membuktikan adanya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Soal penilaian pengetahuan melalui tindakan penerapan metode bimbingan dan latihan terpumpun yang ditunjukkan capaian nilai pada siklus tindakan. Peningkatan kemampuan pada siklus 1 sebesar 7,9% dengan capaian nilai rata-rata sebesar 72,15 atau kategori predikat cukup, nilai tertinggi 91,18 dan nilai terendah 54,41, peningkatan kemampuan pada siklus II sebesar 10,6% dengan capaian nilai rata-rata 76,15 atau kategori predikat baik, nilai tertinggi 91,18 dan nilai terendah 58,82. Peningkatan kemampuan guru dalam menyusun Soal penilaian secara keseluruhan tindakan mencapai 18,5% (siklus = 7,9% dan siklus II = 10,6%).
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR MELALUI TEKNIK SUPERVISI INDIVIDUAL JENIS OBSERVASI KELAS PADA GURU Widiyanto, Slamet
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompetensi kemampuan guru kelas di SD Negeri Kertasari 04 dalam mengajar masih rendah. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru kelas dalam pembelajaran kurang layak, sehingga diperlukan kegiatan supervisi individual. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru kelas. Penelitian ini menggunakan metode observasi kelas dan study dokumen. Sedangkan metode analisis data menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian di SD Negeri Kertasari 04 UPTD Dikbud Kecamatan Surdadi Kabupaten Tegal. Obyek tindakan dalam penelitian ini adalah kemampuan mengajar pada guru kelas. Penelitian ini berlangsung selama 4 bulan mulai bulan Januari sampai dengan bulan April 2018. Subjek penelitian ini adalah guru kelas I s.d VI sebanyak 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Supervisi Individual dapat meningkatkan kemampuan guru kelas dalam kegiatan pembelajaran. Kemampuan guru dalam siklus I mencapai 50/%, pada akhir siklus II mencapai 100% terjadi peningkatan 50%. Pemahaman guru terhadap kemampuan mengajar siklus I mencapai nilai rata-rata 69,8 pada akhir siklus II mencapai nilai rata-rata 78,8 terjadi peningkatan sebesar 12,89 poin. Melalui Supervisi Individual dapat meningkatkan kemampuan guru dalam kegiatan pembelajaran.
PENDEKATAN JOYFUL LEARNING DENGAN TEKNIK PERMAINAN POHON PINTAR PADA MATERI AJAR PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA Andarwati, Sri
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 4, No 2 (2019): Edisi Desember 2019
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil prestasi belajar siswa rendah. Terbukti hasil ulangan harian mengenai proklamasi kemerdekaan menunjukkan nilai rata-rata 54,35  dari 31 siswa yang tuntas hanya 7 dan yang belum tuntas 24 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan indikator kinerja: (1)  80% siswa kelas V memperoleh nilai ulangan harian 70; (2) rata-rata kelas pelajaran IPS  mencapai minimal 70; (3) sekurang-kurangnya 80% siswa kelas V merasa senang dalam pembelajaran IPS; dan (4) guru kelas memperoleh pengalaman baru dalam pembelajaran IPS. Dari kegiatan penelitian tindakan ini diperoleh hasil, jumlah anak yang mencapai KKM bertambah dari 7 siswa pada penjajagan menjadi 22 siswa pada siklus I Karena nilai rata–rata masih di bawah indikator berarti dilanjut pada siklus II. Pada siklus II ada peningkatan menjadi 30 siswa tuntas atau 98 % dengan nilai rata-rata 83,23. Ini berarti 98% siswa telah mencapai KKM dan rata-rata kelas telah melampaui 70  sehingga sudah mencapai indikator kinerja; dan dengan pembelajaran yang menggunakan pendekatan Joyful learning permainan pohon pintar guru memperoleh pengalaman baru. Dari hasil perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan selama 2 siklus dapat disimpulkan beberapa hal antara lain: 1) Hasil belajar  siswa dalam pembelajaran IPS dapat ditingkatkan dengan permainan pohon pinta 2) Meningkatkan minat siswa dalam belajar  karena pembelajaran lebih menarik  3) Siswa belajar dengan rasa senang.

Page 8 of 25 | Total Record : 243