cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B / 9 A, SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter
ISSN : 25410385     EISSN : 25410393     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal acts as a medium of publication the result of research covering the learning innovation theme from the elementary to higher education level. The journal also acts as a medium of disseminating research thought conducted by teachers and lecturers. In substance, the articles published in the journal are projected to inspire circles of education in conducting innovation in the teaching and learning process.
Articles 243 Documents
PENERAPAN STRATEGI THINK-TALK-WRITE DALAM KELOMPOK KECIL SISWA PADA PEMBELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN Hernawati, Krisdiyah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam dalam proses belajar mengajar mempunyai peranan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kemampuan guru dalam menyampaikan materi dan memilih metode yang cocok merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh guru. Memilih metode yang paling cocok untuk kondisi siswa, kelas dan lingkungan tempat belajar yang berbeda-beda, serta sesuai juga dengan tujuan pengajaran. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi think-talk-write dalam kelompok kecil meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 63,6 %  pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 70.9  % dan siklus 3 mencapai 78,9  %  dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi think-talk-write dalam kelompok kecil dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas XI MMA dengan ketuntasan mencapai 100 %, dengan demikian penerapan strategi think-talk-write dalam kelompok kecil efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pelajaran Kewirausaha di SMK Negeri 5 Kota Jayapura .
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI AJAR ALAT PANEN DAN KEMUDAHAN PANEN MELALUI MEDIA VIDEO -, Sabarudin
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran panen dan pasca panen materi alat  panen dan kemudahan panen kelapa sawit melalui media video. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas XI agribisnis tanaman perkebunan dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 5 orang dan perempuan 5 orang. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrumen soal (tes tertulis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari 30 % pada pra penelitian, kemudian meningkat menjadi  50 % pada siklus I pertemuan II, dan meningkat lagi menjadi 80 % pada siklus II pertemuan II. Oleh karenanya, penerapan media video dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Panen dan Pasca Panen pada materi Alat Panen dan Kemudahan Panen.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN BUDAYA BACA TERINTEGRASI PROGRAM SEKOLAH BERBASIS JOB DESCRIPTION -, Sudadi
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pembelajaran pendidikan budaya baca siswa terintegrasi dengan program sekolah berbasis job description dipilih sebagai alternatif pemecahan masalah. Sekolah memprogramkan kegiatan belajar mandiri yang dapat dilacak di perpustakaan. Program tersebut berupa job description yang terdiri dari klub membaca, gazebo cerita, mini book buatan siswa, pojok baca siswa, jumat baca, buku jurnal membaca, bumbung kelas perkaya koleksi bacaan, dan sarapan membaca. Guna membantu guru dalam melaksanakannya disusun silabus dan buku panduan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pendidikan budaya baca siswa SD yang terintegrasi dengan program sekolah berbasis job description yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development)) dengan tahapan dari studi pendahuluan sampai diseminasi. Subjek uji coba di SD Negeri Kandeman 01 dalam penelitian ini meliputi validator ahli (ahli materi dan ahli desain), guru dan siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi, angket respon siswa dan respon guru, serta lembar observasi keterterapan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk pengembangan berupa suplemen silabus memperoleh nilai validasi dari ahli materi sebesar 85,21% dan dari ahli desain sebesar 83,01%. Sedangkan produk pengembangan panduan budaya baca memperoleh nilai validasi dari ahli materi sebesar 88,89% dan dari ahli desain sebesar 87,54%. Data uji coba kepraktisan untuk respon siswa memperoleh nilai sebesar 87,09% dan respon guru mencapai 82,50%. 
PENERAPAN METODE KOOPERATIF SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI PEMBELAJARAN -, Sunardi
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui supervisi pembelajaran dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan metode kooperatif, mengetahui bagaimana langkah-langkah pelaksanaan supervisi pembelajaran dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan metode kooperatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah guru kelas  Tegal selaku peserta workshop penyusunan RPP yang berjumlah 6 orang guru kelas. Metode pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kooperatif sebagai alternatif dapat meningkatkan kinerja guru melalui supervisi pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU MASUK KELAS DALAM MENGAJAR MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT -, Toipah
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan ini dilakukan terhadap Kepala sekolah, guru di SD Negeri Tarub 02 Kecamatan Tarub Kab. Tegal Semester I Tahun ajaran 2019/2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan sekolah yang alurnya, yaitu membuat siklus yaitu dari rencana tindakan, melaksanakan tindakan, observasi dan refleksi pelaksanaan tindakan selama dua siklus. Hasil refleksi tersebut digunakan sebagai pedoman untuk pengambilan keputusan, mengambil keputusan melanjutkan atau menghentikan penelitian. Penelitian dilakukan secara spiral dalam siklus-siklus sampai siklus kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan guru masuk kelas dalam kegiatan pembelajaran meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa penerapan Reward and Punishment selama dua siklus. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam Menyusun program sekolah, melaksanakan, membuat administrasi, melaksanakan evaluasi hingga pada kedisiplinan masuk kelas, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, dan melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah ke arah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru masuk di dalam kelas pada proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SD Negeri Tarub 02 Kecamatan Tarub kab. Tegal. Hasil Penelitian menunjukkan pada siklus kedua, kedisiplinan guru masuk kelas dalam  proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru guru masuk kelas dalam  kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and punishment kepada guru.
PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTERGRATED RADING AND COMPOSITON PADA MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL Mardomo, Bambang
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak siswa yang merasakan Simulasi Digital sebagai momok disebabkan karena penyampaian materi dari guru yang kurang menarik, di samping pengelolaan kelas yang kurang terprogram yang menjadi siswa tidak konsentrasi dalam menerima materi pelajaran. Selain itu siswa tidak mengetahui cara belajar yang baik, saat guru menyampaikan materi siswa tidak memperhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh guru, dan kurangnya siswa mengerjakan soal Simulasi Digital. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Metode CIRC (Cooperative Intergrated Rading And Compositon). Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 62.8 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 71,2 % dan siklus 3 mencapai 78.8 %, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil Penelitian Tindakan Ini Menunjukkan Bahwa Penerapan Metode CIRC dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas X.MMA dengan ketuntasan mencapai 100 %, dengan demikian penerapan pembelajaran dengan metode inquri suchman efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pelajaran Simulasi Digital di SMK Negeri 5  Jayapura.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG -, Nursidik
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi masalah yang dijumpai antara lain pembelajaran dengan metode konvensional dan rendahnya nilai yang didapat dari tes pra siklus. Rumusan masalah apakah pembelajaran matematika dengan model Creative Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang sisi lengkung. Tujuan penelitian adalah mengetahui implementasi pembelajaran dengan model Creative Problem Solving untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi Bangun ruang sisi lengkung. Data Kemampuan pemecahan masalah dianalisis dengan membandingkan data antar siklus. Kemampuan guru mengelola kelas sangat baik, respon siswa positif. Kemampuan pemecahan masalah meningkat dari rata-rata 68 menjadi 77 atau meningkat 13,22%, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 45% menjadi 90%, adanya pengaruh positif aktivitas belajar siswa yaitu meningkat dari 7,5% menjadi 65% atau meningkat sebesar 57,5%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE “TGT” DALAM MATERI AJAR PEMROGRAM MIKROPROSESOR DAN MIKROKONTROLER -, Ramli
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan pemahaman konsep dasar teknik listrik Siswa yang merasakan Pemrogram Mikroprosesor dan Mikrokontroler sebagai momok ini mungkin disebabkan oleh berbagai hal, seperti menyampaikan materi dari guru yang kurang menarik, di samping pengelolaan kelas yang kurang terprogram yang menjadi siswa tidak konsentrasi dalam menerima materi pelajaran. Selain itu siswa tidak mengetahui cara belajar yang baik, saat guru menyampaikan materi siswa tidak memperhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh guru, dan kurangnya siswa mengerjakan soal Pemrogram Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode group investigasi. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran TGT dapat meningkatkan kemampuan atau penguasaan konsep materi  Pemrogram Mikroprosesor dan Mikrokontroler.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA PADA MATERI PENGELOLAAN BISNIS RITEL Sumartini, Betti
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kompetensi siswa pada mata pelajaran pengelolaan bisnis ritel yang  pada semester  ganjil mendorong peneliti untuk melakukan perbaikan melalui penelitian tindakan kelas. Pada tahap awal peneliti melakukan tes pra siklus untuk mengetahui kondisi siswa sebelum dilakukan penelitian. Berdasarkan hal peneliti menerapkan model Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran pengelolaan bisnis ritel. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes evaluasi dengan alat pedoman penilaian untuk mengukur kompetensi kognitif dan observasi dengan alat pedoman observasi yang bertujuan untuk mengukur peningkatan kompetensi afektif. Hasil penelitian siklus I menunjukkan adanya peningkatan kompetensi siswa baik kognitif maupun afektifnya. Namun demikian, masih ada siswa yang belum tuntas sehingga dilanjutkan siklus II. Hasil penelitian siklus II menujukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan kompetensi siswa pada materi pengelolaan bisnis ritel.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI AJAR ADMINISTRASI SARANA PRASARANA KANTOR Murtafiah, Mumun
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 2 (2020): Mei - Agustus 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar yang dicapai siswa belum memenuhi KKM yang ditentukan sekolah yaitu 80 pada materi peran dan fungsi administrasi sarana dan prasarana kantor. Sedangkan hasil prasiklus yang dicapai siswa  pada tahap prasiklus dengan nilai rata-rata 74 dan ketuntasan belajar mencapai 33%. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan  model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 40 Jakarta Semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa 36 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dalam penelitian meliputi empat langkah yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Melalui penerapan model pembelajaran discovery learning hasilnya yaitu pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 85. Berdasarkan atas  pembahasan  yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap mata pelajaran mata pelajaran otomatisasi tata kelola sarana prasarana terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.

Page 10 of 25 | Total Record : 243