cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jalan Sampangan Baru IV B / 9 A Semarang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia
ISSN : 24772240     EISSN : 24773921     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 331 Documents
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MATERI ORGAN PERNAPASAN MANUSIA DAN HEWAN MELALUI MODEL PICTURE AND PICTURE -, Sudarti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya nilai IPA dalam materi organ pernapasan pada manusia dan hewan, serta masih rendahnya tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti proses belajar. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah  meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui model Lerning Cycle materi organ pernapasan manusia. Penelitian ini menggunakan model Spiral dari Kemmis dan Mc Taggart.  Penelitian  dilaksanakan  dalam  dua  siklus.  Metode  pengumpulan  data dalam  penelitian   ini  menggunakan   tes  dan  observasi.  Data  yang  diperoleh dianalisis dengan teknik Statistik Deskriptif Kuantitatif.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi alat pernapasan manusia dan hewan  Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar IPA pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
PEMBINAAN TERSTRUKTUR DALAM MENYUSUN DOKUMEN PORTOFOLIO PERANGKAT PEMBELAJARAN Sunarto, Agus
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang muncul dan terjadi pada saat diadakan supervisi kelas di Sekolah Binaan adalah masih banyak guru (khususnya guru Bahasa Indonesia) yang belum menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan standar proses berdasarkan Permendiknas Nomor 41 tahun 2007. Pembinaan terstruktur merupakan aktivitas yang dilakukan oleh pengawas sekolah  berupa rancangan pembinaan secara terprogram baik waktu maupun capaian target sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru menyusun dokumen portofolio perangkat pembelajaran. Pendekatannya melalui dua siklus perlakuan. Subyeknya guru-guru Bahasa Indonesia di SMP  Binaan tahun pelajaran 2016/2017. Data awal menunjukkan rata-rata kemampuan guru dalam kelengkapan dokumen portofolio sebesar 45,6. Siklus I berupa pembinaan kelompok besar, siklus II berupa pembinaan kelompok kecil berdasarkan jenis mata pelajaran. Teknik pengumpulan data menggunakan parameter kelengkapan dokumen setiap akhir siklus. Hasil rata-rata skor siklus I 70,6 dan skor siklus II 83,4. Dapat disimpulkan bahwa dengan melalui pembinaan terstruktur dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam  penyusunan dokumen portofolio perangkat pembelajaran.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PECAHAN MELALUI MEDIA FILM ANIMASI PADA SISWA TUNAGRAHITA -, Suyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika tentang bilangan pecahan sederhana melalui media film animasi pada siswa kelas VI tunagrahita ringan SLB Negeri Wiradesa Kabupaten Pekalongan tahun 2017/2018. PTK ini berlangsung dua siklus dengan empat kali pertemuan. Nilai rata-rata pada pratindakan 50,7. Pada Siklus I 68,5 terjadi peningkatan 17,8.  Siklus II dengan rata-rata nilai mencapai 91,4. Jadi ada peningkatan yang signifikan yaitu 22,9. Dengan prosentase ketuntasan belajar 100% dari 7 siswa. Hasil penelitian menujukan bahwa aktivitas belajar siswa dalam pembejalaran matematika melalui media film animasi, mengalami peningkatan 57 % dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan 42,86 %.
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN SIKAP PESERTA DIDIK MELALUI SUPERVISI AKADEMIK -, Haryanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil supervisi awal pengawas sekolah terhadap guru di sekolah binaannya diperoleh data/informasi bahwa kinerja guru dalam melaksanakan penilaian sikap masih tergolong rendah dengan rata-rata kinerja sebesar 66,88% dan tingkat ketuntasan kelompok sebesar 12,50%. Tujuan dari penelitian tindakan kepengawasan ini adalah (1) untuk mengetahui peningkatan kinerja  guru PPKn dalam melaksanakan penilaian sikap melalui supervisi akademik pengawas sekolah, (2) untuk mengetahui efektivitas penerapan supervisi akademik oleh pengawas sekolah dalam meningkatkan kinerja  guru PPKn dalam melaksanakan penilaian sikap di SMP Binaan Kabupaten  Brebes. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus melalui pembinaan pengawas sekolah berupa supervisi akademik. Hasil penelitian terbukti dapat meningkatkan kinerja guru PPKn dalam melaksanakan penilaian sikap secara signifikan. Dari kondisi awal rerata kinerja guru sebesar 66,88% setelah memperoleh tindakan pembinaan Pengawas Sekolah sampai dengan siklus III meningkat menjadi 85,00% atau terdapat peningkatan kinerja guru sebesar 18,12%. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan supervisi akademik Pengawas sekolah efektif meningkatkan kinerja  guru PPKn dalam melaksanakan penilaian sikap secara kelompok pada siklus III dengan ketuntasan mencapai 100 %.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MATERI CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP MELALUI MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION (PBI) Mualim, Moh
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 2, No 4 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum bervariasinya metode pembelajaran pada proses pembelajaran IPA serta rendahnya nilai IPA pada siswa kelas III SDN Tanjung Anom. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningkatkan  kualitas belajar terhadap materi ciri-ciri makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang memiliki empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi atau pantulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI GAMES COMPETITION Nugroho, Setiawan Eko
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya aktivitas siswa dalam pembelajaran berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dari analisis nilai hasil belajar IPS kelas VII B SMP Negeri 1 Kramat dengan KKM 70, diperoleh 24 siswa atau 75% belum mencapai ketuntasan, sedangkan 8 siswa atau 25% sudah mencapai ketuntasan. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan strategi games competition. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus melalui 4 langkah tindakan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dengan mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif dengan strategi games competition dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa hingga meningkat 8% yaitu dari siklus 1 sebesar 59% dengan kriteria cukup aktif menjadi 67% pada siklus 2 dengan kriteria aktif. Implementasi model pembelajaran kooperatif dengan strategi games competition ini juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa, meningkat menjadi 18,75% yaitu pada siklus 1 sebesar 68,75% meningkat menjadi 87,5% pada siklus 2.
PENINGKATAN KEDISIPLINAN BERSERAGAM SAAT UPACARA BENDERA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK Sumarni, Sri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak siswa yang melakukan pelanggaran tata tertib berseragam saat upacara bendera, berdasarkan data yang diperoleh terdapat 28 siswa yang tidak memakai seragam sekolah lengkap saat upacara bendera, hal ini menunjukkan bahwa siswa di SMP Negeri 1 Kramat tingkat disiplin berseragam saat upacara bendera masih perlu ditingkatkan. Layanan bimbingan kelompok adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kedisiplinan berseragam saat mengikuti upacara bendera sesuai dengan tata tertib. Penelitian ini merupakan penelitian bimbingan konseling (PTBK) yang dilakukan sebanyak dua siklus dengan metode pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi dan wawancara. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan disiplin berseragam saat upacara bendera siswa SMP Negeri 1 Kramat. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya prosentase siswa yang tidak melakukan pelanggaran disiplin berseragam saat upacara bendera yang tinggi yaitu dari 0 % saat pra tindakan, menjadi 75 % pada Siklus I dan meningkat lagi menjadi 100 % pada Siklus II.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA MATERI PENYEMBELIHAN HEWAN Kosim, Abu
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran PAI dijumpai adanya beberapa masalah diantaranya adalah kurangnya guru menggunakan pendekatan dan metode yang tepat. Sehingga siswa kurang aktif dan bergairah dalam mengikuti pembelajaran di kelas. Hal tersebut memberi efek pada hasil belajar siswa yang belum maksimal, masih banyak siswa yang nilainya di bawah KKM. Sehingga hasil belajar siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran NHT pada mata pelajaran PAI materi penyembelihan hewan. Model pembelajaran  yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dengan masing-masing siklus dilaksanakan dengan 4 tahapan yaitu; perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi sehingga diperoleh permasalahan baru kemudian dilakukan diagnosis ulang dilanjutkan dengan terapi ulang yang dilaksanakan dengan langkah tindakan lagi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 adalah 65,62% meningkat menjadi 87,50% ada peningkatan sebesar 21,88%.
PENGARUH KELUARGA TERHADAP JUVENILE DELINQUENCY MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA PESERTA DIDIK -, Mulyani; Isliana, Mirnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh keluarga sangat dominan dalam menentukan pilihan remaja (siswa) dalam bersosialisasi di mana kalau pengaruhnya positif akan berperilaku positif tetapi sebaliknya jika pengaruhnya negatif akan berperilaku negatif. Perilaku negatif yang sering dilakukan di sekolah misalnya, bolos pada jam pelajaran, tawuran antar sekolah/berkelahi dengan teman, sudah mengenal lawan jenis, sudah bisa mengakses video/gambar porno. Dari perilaku – perilaku diatas kalau dibiarkan dapat membentuk suatu perilaku pada juvenile delinquency (kenakalan remaja) sehingga diperlukan suatu layanan untuk menanggulangi terjadinya juvenile delinquency (kenakalan remaja) berupa layanan bimbingan kelompok dan layanan informasi mengenai pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency.Populasinya siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Randudongkal sejumlah 315 dan Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 13% dari jumlah populasi yang berjumlah 315 peserta didik = 40 peserta didik kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sample. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode angket sebagai metode utama dalam penelitian ini, metode angket untuk memperoleh data tentang perkembangan biologis serta pembentukan konsep diri. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji t-test yaitu berupa pemberian pre-test untuk mengetahui pemahaman anak mengenai juvenile delinquency kemudian diberi layanan berupa layanan bimbingan kelompok. Untuk melihat hasil dari layanan bimbingan kelompok siswa diberi post-test, ternyata siswa cukup berpengaruh dengan layanan yang diberikan. Hasil perhitungan statistik pada uji t-test diperoleh 6,01 kemudian dikonsultasikan ke t0,05 dengan harga ttabel = 2,04 serta dk = 40 adalah 6,01 ini terlihat bahwa thitung > ttabel atau 6,01 > 2,04 sehingga hipotesis diterima yaitu ada pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency melalui bimbingan kelompok pada peserta didik kelas VIII  SMP N 2 Randudongkal.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency melalui bimbingan kelompok. Saran dalam penelitian ini adalah agar guru BK dapat memberikan konseling secara periodik mengenai juvenile delinquency (kenakalan remaja) berupa layanan bimbingan kelompok.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR METABOLISME MELALUI GROUP INVESTIGATION Fatimah, Siti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar metabolisme dengan Group Investigation bagi siswa kelas XII IPA 3 semester 1 SMA Negeri 1 Purwanegara tahun pelajaran 2017/2018. Subyek penelitian ini berjumlah 21 siswa dengan metode pengumpulan datanya menggunakan tes, pengamatan dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Hasil  penelitian yaitu penerapan metode gruop investigation dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar metabolisme. Saran yang diberikan yaitu pelaksanaan penelitian baru sampai  siklus II, peneliti selanjutnya dapat menambah sampai silkus III untuk mendapatkan hasil yang lebih signifikan.