cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
Pelatihan Literasi Digital dan Similarity Check Untuk Pembuatan Karya Ilmiah Hasil Penelitian Guru Sekolah Kejuruan Oman Somantri; Musyafa Al Farizi
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.137 KB)

Abstract

Saat ini guru dihadapkan pada kondisi yang dituntut untuk dapat menguasai kemampuan kompetensi lain selain mengajar, salah satunya adalah dapat menggunakan teknologi informasi sebagai sumber informasi pengajaran serta dapat memebuat sebuah karya ilmiah dari hasil penelitian yang dilakukannya. Keadaan inilah yang saat ini menjadi permasalahan hampir semua guru, yaitu terkait dengan pemahaman dan keterampilan dalam pemanfatan teknologi informasi yang dijadikan sebagai literasi digital dan kurang pehamanan terhadap similarity check. Solusi yang disusulkan pada kegiatan pengabdian ini adalah sebuah pelatihan yang diberikan kepada guru sekolah dalam terkait dengan literasi digital dan similarity check. Metode pelaksaan pada kegiatan pengabdian ini adalah dimulai dari tahapan perencanaan, assessment permasalahan mitra, pelaksanaan kegiatan, tahapan pendampingan, dan terakhir adalah evaluasi kegiatan sebagai tolak ukut tingkat keberhasilan program. Pada kegiatan pelatihan ini para peserta kegiatan mendapat peningkatan pengetahuan yang lebih dibandingkan sebelum pelaksanaan pelitahn diberikan, hasil pelatihan menunjukan bahwa 77,9% peserta kegiatan mengatakan bahwa kegiatan pelatihan terkait dengan literasi digital dan cek similarity adalah baik.
Penyuluhan Larangan Pembakaran Hutan di Kampung Pinang Sebatang Berdasarkan Undang-Undang Kehutanan Ardiansah Ardiansah; Bagio Kadaryanto; Silm Oktapani
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.486 KB)

Abstract

Meskipun pemerintah telah memberlakukan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 199 tentang Kehutanan, namun kenyataannya masih terjadi kebakaran hutan di Provinsi Riau sejak Januari hingga Maret 2019 seluas 1.178 hektar. Hal ini disebabkan masyarakat belum memahami aturan dan sanksi yang berlaku. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk ceramah. Sebelum dan sesudah penyuluhan, peserta diminta mengisi kuesioner pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan tampak bahwa meningkat pemahaman masyarakat mengenai larangan membakar hutan. Hal ini terlihat dari hasil penilaian kuesioner dan tanggapan peserta. Peserta telah memahami pengertian hutan larangan membakar hutan, penyebab kebakaran hutan, sanksi pidana dan denda bagi pelaku pembakaran hutan, dan sebagainya. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara rutin agar masyarakat lebih memahami ketentuan Undang-Undang Kehutanan.
Upaya Mengembalikan Budaya Temong Sebagai Media Rekonsiliasi Sangketa Petani Suku Abui - Desa Mataru Utara, Kecamatan Mataru, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur Paulus Edison Plaimo; Isak Alelang; Setia Budi Laoepada; Thomas John Tanglaa; Elia Maruli
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.859 KB)

Abstract

Budaya temong merupakan media rekonsiliasi, walaupun budaya temong sangat bermanfaat dalam menyelesaikan pertikaian tetapi budaya ini mulai ditinggalkan karena tergerus oleh kemajuan zaman setiap persoalan langsung dilimpahkan ke kepolisian. melalui metode wawancara dan diskusi bersama sesama anggota temong, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah ditemukan pola dan faktor-faktor yang mendorong peristiwa rekonsiliasi. adapun pola yang mendorong peristiwa rekonsiliasi antara lain: (a) saat kegiatan temong berlangsung ada ikatan emosional, merasa senasib dan sepenanggungan sehingga perasan bathin antar sesama anggota temong lebih terbuka; (b) ketika kegiatan temong berlangsung ada perasaan sukacita, bergembira bersama sehingga melalui kebersamaan yang ada, suasana bathin para anggota lebih ebih menerima satu dengan yang lain dan saling memaafkan jika ada pertikaian mealui guyonan, berbalas berpantun; (c) setelah kegiatan temong berakhir dilanjutkan dengan makan bersama sehingga jika masih ada persoalan yang tersimpan dibathin dapat segera lebur karena semua anggota saling melayani, menerima kekurangan dan kelebihan antar anggota. selanjutnya ditemukan faktor yang mendorong peristiwa rekonsiliasi dapat berlangsung, seperti (a) keinginan memegang teguh nilai adatia yang diwariskan oleh leluhur melalui budaya temong; (b) apabila rekonsiliasi berhasil dengan mendamaikan pertikaian oleh beberapa pihak saat pelaksanaan kegiatan temong biasanya akan menghasilkan hasil panen yang melimpah; (c) apabila rekonsiliasi berhasil dengan mendamaikan pertikaian oleh beberapa pihak saat pelaksanaan kegiatan temong, di ladang (kebun) tersebut biasanya terbebas dari hama yang dapat merusak tanaman perkebunan. melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kami melakukan pendampingan kepda masyarakat untuk tetap menggunakan budaya temong sebagai media rekonsiliasi.
Kegiatan Penguatan Karakter Siswa Siswi Berbasis Culture Preneur, Agriculture Preneur, dan Enterpreneur Masdani Masdani; Nefi Andriana Fajri; Didin Hadi Saputra; Bunga Agustin; Wisma Widiana Patmil; Ruji Nurul Aini
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.966 KB)

Abstract

Culture preneur, agriculture preneur, dan enterpreneur adalah hal yang penting dalam pembinaan karakteristik siswa dan siswi sekolah menengah. Dalam beberapa tahun belakangan, gerakan entrepreneur di Indonesia sudah mulai berkembang. Di salah satu sekolah di Lombok yang menjadi lokasi pembinaan karakter siswa da siswi dalam hal culture preneur, agriculture preneur, dan enterpreneur adalah SMA Yanmu Praya, yang merupakan salah satu sekolah mitra binaan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Cara penentuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan kunjungan rutin tiap bulan untuk membimbing serta membina dan mengembangkan mental tiga unsur di atas. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah diperuntukkan untuk peningkatan mutu Pondok Pesantren dan pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan.
Pelatihan Service Excellence Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Usaha Griya Lentik Denpasar Riza Wulandari; Ni Nyoman Wulan Antari; I Wayan Gede Lamopia
Madaniya Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.962 KB)

Abstract

Keberhasilan menjalankan usaha pada sebuah perusahaan memerlukan pilar pendukung, pilar terpentingnya adalah sumber daya manusia. Kenyataan terburuk yang dihadapi sebuah perusahaan adalah mempunyai karyawan yang apatis dan memberikan kontribusi minimum kepada perusahaan, hanya untuk memenuhi persyaratan supaya karyawan tersebut tidak dipecat. Hal ini lebih menyedihkan daripada perusahaan yang kehilangan pangsa pasar atau menghadapi kendala modal. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Usaha Nail art dan Eyelash Extension yang diberi nama Griya Lentik. Salah satu kendala yang dihadapi pemilik usaha ini yaitu Ibu Jane Sally adalah kurangnya pelayanan prima para stylist dalam meberikan pelayanan terhadap konsumen. Sehingga menyebabkan pendapatan yang fluktiatif. Dari kendala yang dialami oleh pemilik usaha tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian yaitu pelatihan tentang service excellence dengan tujuan adanya peningkatan kualitas untuk stylist dan kuantitas dari sisi pelanggan maupun pendapatan di Griya Lentik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5