cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2020)" : 9 Documents clear
Pemberdayaan Usaha Loloh Melalui Pemanfataan Teknologi Tepat Guna, Media Pemasaran Online, dan Pengelolaan Keuangan Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; I Kadek Ervan Hadi Wiryanta; I Gusti Agung Oka Sudiadnyani
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Loloh kunyit merupakan minuman tradisional yang terbuat dari kunyit dengan bahan campuran lain. Mitra dalam kegiatan ini adalah usaha Bonotis yang merupakan produsen pembuat loloh kunyit. Mitra berasal dari Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar Bali. Pada saat ini, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan alat bantu produksi, kurangnya pemahaman mengenai aspek K3 dalam proses produksi, kemasan produk, kurangnya manajemen keuangan serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen produksi sampai pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pemberian teknologi tepat guna yaitu peralatan sebagai alat bantu produksi seperti mesin penghancur bahan baku, Pelatihan aspek K3, pelatihan labeling kemasan, pelatihan manajemen keuangan, pembuatan sosial media dan website serta pelatihan penggunaan sosial media dan website. Indikator capaian adalah peningkatan peningkatan jumlah produksi hingga 50%, 80% produk berisi label kemasan dengan melibatkan 2 orang karyawan, mitra mempunyai media sosial facebook dan instagram sebagai media pemasaran, 2 orang anggota usaha dapat menerapkan aspek K3 dalam proses produksi, 1 orang anggota usaha dapat mengelola pembukuan dan pencatatan keuangan dan 1 orang anggota usaha dapat melakukan pengelolaan terhadap content media sosial. Berdasarkan evaluasi dari kegiatan yang dilakukan keseluruhan target tercapai berupa peningkatan jumlah produksi sebesar 75%, 2 orang karyawan menerapkan aspek K3, 1 orang karyawan dapat membuat laporan keuangan sederhana, 2 orang karyawan dapat menggunakan media sosial sebagai media pemasaran online serta 80% produk siap jual telah berisi label.
Pemanfaatan Media Pemasaran Online dan Diversifikasi Produk Untuk Keberlangsungan Usaha Telur Asin I Dewa Made Cipta Santosa; Ni Luh Putu Norma Dewi Abdi Pradnyani; Putu Adi Suprapto; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telur merupakan salah satu makanan yang sangat digemari masyarakat untuk dikonsumsi. Telur dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengawetkan dan mengasinkan telur tersebut yang disebut dengan telur asin. Mitra dalam kegiatan ini adalah Sari Asin. Sari Asin merupakan usaha yang menghasilkan produk telur asin yang berdiri pada tahun 2015. Sari Asin terletak di Jalan Rajawali Subamia Kelong Tabanan. Pada saat ini ditengah pandemi COVID-19, terdapat beberapa kendala berupa keterbatasan alat bantu produksi, variasi produk, kemasan dan labeling produk, serta keterbatasan dalam hal pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi dan untuk tetap menjaga keberlangsungan usaha telur asin, maka akan dilakukan kegiatan bertahap mulai manajemen produksi dan pemasaran. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi, pendampingan diversifikasi produk, pemberian peralatan sebagai alat bantu produksi seperti kompor dan oven, pelatihan pengemasan dan desain label kemasan, pelatihan manajemen pemasaran seperti pelatihan media sosial. Indikator capaian adalah peningkatan jumlah produksi hingga 50%, penambahan 1 variasi jenis produk mitra, kemasan produk menjadi lebih menarik dan 50% kemasan produk berisi label kemasan dan expired date, peningkatan pasar produk sebanyak 50%. Berdasarkan hasil evaluasi, target penambahan variasi produk, peningkatan jumlah produksi, pengisian label kemasan produk dan peningkatan pasar produk tercapai
Membangun Kesehatan Mental Dalam Keluarga Pada Pasangan Menikah di Desa Tanjung Belit, Kec. Rambah, Rokan Hulu, Riau Juliarni Siregar; Didik Widiantoro; Wan Nur Hikmah
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi sosial masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah tersebut mengindikasikan kerentanan akan kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan jiwa, sementara tidak ditemukan fasilitas kesehatan jiwa atau professional kesehatan jiwa di desa tersebut. Masih banyak masyarakat Desa Tanjung Belit yang tidak memahami pentingnya pencegahan dan pengobatan terhadap mereka yang mengalami gangguan jiwa. Pengabdian masyarakat di Desa Tanjung Belit, Kec. Rambah, Rokan Hulu, Riau dilaksanakan dengan metode psikoedukasi secara klasikal pada kelompok ibu-ibu (perempuan). Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan dan diperoleh hasil masyarakat desa Tanjung Belit kurang memahami mengenai gangguan mental dan masih terdapatnya diskriminasi terhadap orang-orang dengan gangguan mental dan mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan mental dalam keluarga dapat ditingkatkan melalui psikoedukasi.
Pendampingan Lansia Dalam Meningkatkan Fungsi Kognitif Dengan Metode Senam Otak Lilik Pranata; Sri Indaryati; Aniska Indah Fari
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah lansia di indonesia, menjadi dampak yang berati bagi pemerintah atau masyarakat, lansia yang mengalami penurunan secara fisik maupun mental, salah satu penurunan yang di alami adalah penurunan fungsi kognitif, ini akan menjadi masalah bagi lansia jika tidak dilakukan pencegahan atau penatalaksanaan, adapun salah satu yang dapat dilakukan secara mandiri adalah senam otak. Kegiatan dilakukan untuk membantu lansia yang mengalami gangguan kognitif, dengan cara melakukan pendampingan senam otak, pelaksanaan dengan melakukan edukasi tentang fungsi kognitif kemudian mengajarkan secara mandiri dan pendampingan tentang senam otak pada lansia, hasil yang capai pada kegiatan ini dengan mengunakan intrument MMSE terdapat peningkatan fungsi kognitif pada lansia, setalah di dampingi dalam senam otak. Maka dengan hasil kegiatan ini perlunya seorang keluarga yang memiliki lansia atau pengurus panti sosial lansia untuk memberikan senam otak, mulai dari pelatihan dan pendampingan secara mandiri lansia yang dilakukan secara konsisten dan teratur.
Pengaruh Mewabahnya Corona Virus Disease (Covid-19) Terhadap Implementasi Ritual Ibadah di Masjid Pada Masyarakat Islam di Luwu Raya Tenri Jaya; Lilis Suryani; Dodi Ilham
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 menjadi perhatian yang sangat besar di Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan di tempat-tempat umum antara lain masjid. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui tanggapan masyarakat islam di Luwu Raya tentang larangan melakukan sholat berjamaah di masjid akibat mewabahnya Corona Virus Disease, (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Larangan pemerintah melakukan ibadah di masjid pada masyarakat islam di Luwu Raya akibat mewabahnya Corona Virus Disease. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode literature situs online, wawancara dengan menggunakan media sosial dengan analilis data kuantitatif dikarenakan dengan melihat situasi dan kondisi sekarang ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) 5,1% total responden yang Sangat Setuju yaitu berjumlah 4 orang. 51,3% responden yang Setuju yaitu berjumlah 40 orang. 35,9% yang artinya total responden yang Tidak Setujut yaitu berjumlah 28 orang. 7,7% yang artinya total responden yang Sangat Tidak Setuju yaitu berjumlah 6 orang. Berdasarkan data diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa kebanyakan masyarakat setuju dengan adanya larangan pemerintah untuk tidak melaksanakan ibadah secara berjamaah di masjid. (2) Pengaruh larangan pemerintah melakukan ibadah di masjid pada masyarakat Luwu Raya akibat mewabahnya Corona Virus Disease dapat di tarik kesimpulan bahwa adanya aturan pemerintah mengeluarkan himbauan atau larangan untuk tidak melakukan kegiatan apapun di masjid selama Corona Virus Disease masih mewabah di Indonesia terkhusus di Kabupaten Luwu Raya ternyata berpengaruh di wilayah-wilayah yang ada di Kabupaten Luwu Raya ini karena telah di temukan masjid-masjid yang telah ditutup oleh masyarakat setempat untuk sementara waktu ,dan ada yang masih beroprasional namun jumlah jamaahnya yang sangat kurang. Menunjukkan bahwa kebanyakan masyarakat mematuhi aturan pemerintah tersebut yang enggan untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid di tengah pandemi COVID-19.
Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ESP Bagi Pegawai Museum La Galigo Burhanuddin Burhanuddin; Rizkariani Sulaiman
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penggunaan Bahasa Inggris dengan pendekatan ESP (English for Specific Purposes) adalah suatu pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan Bahasa Inggris sesuai bidang ilmu atau profesi. Dalam hal ini, materi ESP didesain dan disampaikan sesuai dengan analisis kebutuhan pegawai museum. Metode Pendekatan yang dipilih dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan bahasa Inggris bagi pegawai museum La Galigo dengan metode ceramah, tanya jawab, FGD, demonstrasi dan pemberian tugas. Kegiatan ini diadakan selama tiga bulan bulan dengan frekuensi pertemuan tiga hingga empat kali seminggu. Setiap pertemuan dilaksanakan selama 90 menit dan diikuti oleh 20 pegawai museum. Dengan memperoleh materi Bahasa Inggris berbasis ESP, pegawai museum mampu memahami informasi dari buku–buku berbahasa Inggris, benda-benda bersejarah yang tersedia di museum dan berinteraksi serta mengkomunikasikannya kepada wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke museum La Galigo.
Pelatihan Gerakan Dasar Tari Tradisional dalam Meningkatkan Keterampilan Menari Siswa Kelas X SMA LPP UMI Nurfathana Mazhud
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menari merupakan kesenian yang efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa. Hal yang menjadi acuan untuk melaksanakan pelatihan gerakan dasar tari bagi siswa yakni menunjukkan cara menari yang benar dan mudah dicontoh agar siswa tidak menganggap sulit untuk mengikuti atau belajar tari jika langsung dihadapkan pada satu rangkaian tari. Pemberian pelatihan bertujuan menghidupkan komunikasi yang baik dengan siswa, membuka wawasan berpikir yang beragam dari seluruh siswa. Berdasarkan hasil pelaksanaan pelatihan gerakan dasar tari tradisional di SMA LPP UMI dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen UMI dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan lancar dan sesuai harapan. Hal ini ditandai dengan jumlah peserta pelatihan yang mengikuti dari pertemuan I-III tetap yaitu 10 orang siswa dan keterlibatan tim pengabdi yang melakukan koordinasi dengan baik dalam setiap pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pelatihan yang dilaksanakan juga mendapatkan respon yang sangat positif dari pimpinan sekolah, guru pamong, dan siswa.
Pemanfaatan Teknologi Untuk Penelitian Tindakan Kelas dan Pemahanan Angka Kreditnya Untuk Penilaian Jabatan Fungsional Guru Ganjar Ndaru Ikhtiagung; Oman Somantri; Andesita Prihantara; Ilma Fadlilah; Nurlinda Ayu Triwuri; Dodi Satriawan
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pemahaman terhadap metode dan penerapan teknologi penelitian tindakan kelas serta pemahaman guru dalam menilai kredit untuk promosi jabatan fungsional merupakan sebuah permasalahan yang harus segera diselesaikan. Permasalahan yang ada tersebut diakibatkan oleh kurangnya pemahaman terhadap metode dan penerapan teknolgi penelitian tindakan kelas serta pemahaman guru dalam menilai kredit untuk promosi jabatan fungsional guru. Pada artikel ini diusulkan sebuah kegiatan pelatihan yang difokuskan pada mitra dampingan yaitu guru-guru yang berada di wilayah Kabupaten Cilacap untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara berjenjang dimulai dari tahapan asesmen awal, persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan yang dilaksanakan memberikan sebuah peningkatan ilmu pengetahuan bagi peserta yang menunjang pelaksanaan pembelajaran di sekolah serta karir guru yang bersangkutan. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan, hasil evalusi penilaian yang diberikan kepada peserta kegiatan 80% peserta diklat menilai bahwa pelatihan yang telah dilaksanakan dapat memberikan ilmu yang data diterapkan.
Pemberdayaan Masyarakat Towuti melalui Pengolahan Limbah Agroferestry Muhammad Rusli Baharuddin; Wakifatul Hisani
Madaniya Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Towuti dikenal sebagai kawasan agroforestry dalam artian sistem pertanian yang diterapkan adalah mengkombinasikan pemanfaatan lahan tanaman holtikulultur dengan perkebunan. Akan tetapi sumberdaya alam dan potensi pertanian yang melimpah tidak berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan. Setidaknya ada beberapa permasalahan yang akan menjadi fokus yaitu belum adanya sistem budidaya pertanian yang berorientasi pasar tetapi hanya sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi musiman, belum optimalnya pengelolaan kawasan agroforestry untuk tujuan pemberdayaan masyarakat, limbah pertanian kawasan agroforestry tidak dikelola dengan baik, dan adanya pola pikir pemenuhan ekonomi rumah tangga yang masih jangka pendek. Solusi yang disepakat bersama mitra adalah program pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan limbah agroferesty. Bentuk kegiatan atau metode pelaksanaan yaitu pengolahan limbah kawasan agroforestry dan penyuluhan pertanian holticultur organik. Luaran dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra dalam pengolahan limbah, pertanian holticultur organik, dan budidaya pertanian berorientasi pasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 9