cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 19 Documents clear
Capacity Building Mitra Dalam Ceruk Pasar Kerajinan Untuk Meningkatkan Exposure Produk Etnik Salma Fauziyyah; Deasy Wulandari; N. Ari Subagio; Nurhayati Nurhayati; Agus Priyono
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.170

Abstract

Bisnis UKM mampu tetap berdiri tegak dan perlahan membantu negara untuk membangkitkan perekonomiannya pada kondisi ekonomi negara yang sempat mengalami keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Banyak UKM yang mulai dikembangkan oleh masyarakat Indonesia pada bidang kerajinan salah satunya di Jember adalah Zayyan Art Design. Selama sepuluh tahun menjalankan bisnis ini, terdapat beberapa permasalahn yang dialami oleh Zayyan Art Design. Permasalahan tersebut utamanya terkait bidang pemasaran. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka solusi yang akan dilakukan melalui upaya menargetkan pasar serta pelanggan baru dan memasuki sistem penjualan baru. Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan analisis segmentasi pasar untuk mengidentifikasi pelanggan potensial. Selain itu upaya memasuki sistem penjualan baru dilakukan sebagai upaya untuk memasuki dunia bisnis baru yakni ke pemasaran online. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan marketplace online yang sudah ada dan dengan strategi peningkatan SEO (Search Engine Optimization) untuk memudahkan pelanggan dunia maya menemukan produk mitra yang dipasarkan. Video promosi Zayyan art Design digunakan sebagai upaya untuk peningkatan exposure produk mitra. Semakin produk mitra banyak diketahui oleh khalayak masyarakat, diharapkan dapat semakin meningkatkan potensi penjualannya yang pada akhirnya memperbesar bisnis mitra.
Pemberdayaan Kader Dalam Program Ketahanan Keluarga di Posyandu Jeruk, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kota Depok Ika Rahayu Satyaninrum; Nur Rahma Alfiah; Wafa Izzati; Nurkomalasari Nurkomalasari; Feni Kurnia; Rusmini Rusmini; Atik Mardianti; Ratna Widaryati Yuliastuti
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.173

Abstract

Ketahanan keluarga merupakan kondisi dinamis dalam suatu keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi serta mengatasi segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang dapat membahayakan keharmonisan, kelangsungan, serta keutuhan keluarga. Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu cara jitu untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, yaitu melalui kader posyandu. Program pengabdian masyarakat ini fokus pada edukasi terhadap kader posyandu agar berdaya dan mandiri, sehingga diharapkan para kader posyandu dapat menjadi fasilitator untuk melakukan identifikasi dan menyelesaikan permasalahan ketahanan keluarga yang terjadi di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan dua metode, yaitu: offline dan online di lingkungan RW 03 Kelurahan Rangkapan Jaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama adalah tahap persiapan yaitu meliputi perizinan, pendataan, analisis situasi, dan brainstorming; tahap kedua adalah pelaksanaan yaitu meliputi focus group discussion, sharing session keterampilan pemantauan kesehatan, edukasi mengenai kesehatan dan gizi, penyuluhan dan sharing session ketahanan keluarga, dan pembuatan buku saku; dan tahap ketiga yaitu tahap evaluasi program. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan observasi pada perubahan sikap dan perilaku yang mencerminkan karakter kader Posyandu yang dapat menjadi fasilitator dalam meningkatkan ketahanan keluarga. Untuk meningkatkan ketahanan keluarga bukan hanya tangguung jawab individu akan tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten dan kontinu dengan melibatkan semua pihak.
Pelatihan Dasar Membuat Bahan Ajar Interaktif Bagi Pengajar Santri SMPTQ Al Azka Cisauk Yudi Santoso; Ari Saputro; Nurwati Nurwati
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.176

Abstract

Pandemi covid-19 telah mengubah proses belajar mengajar yang semula tatap muka di kelas (berada di satu tempat sama, dengan waktu yang sama) berubah menjadi tatap muka online (berada di tempat yang berbeda, dengan waktu yang sama). Media ajar yang disampaikan pun menjadi interaktif bukan hanya menampilkan kalimat dan gambar namun ditambahkan suara untuk menarik perhatian peserta didik. Pengajar dituntut terus menambah kemampuan diri untuk beradaptasi dengan keadaan ini. Kompetensi diri berupa mengusai software multimedia salah satunya software Macromedia Flash 3,0. Pelatihan membuat media bahan ajar yang interaktif ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktek dan diskusi tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini sesuai yang diharapkan yaitu pengajar santri di SMPTQ mampu membuat animasi gerak sederhana dan membuat animasi yang sudah disertai suara internal dan eksternal dari suara asli pengajar. Umpan balik yang diperoleh adalah sebagai berikut 70% peserta puas dalam penyampaian materi pelatihan, 60% peserta memahami materi pelatihan dan 60% peserta menguasai materi dengan praktek langsung.
Kelompok Ibu Rumah Tangga Browtan dan Pietan Jaman Now di Desa Pakatto Sulastri Sulastri; Ratnawati Ratnawati; Sitti Halijah
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.177

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa (PKMD) Browtan dan Pietan untuk kelompok ibu rumah tangga ini dilaksanakan di Kecamatan Bontomarannu Desa Pakatto Dusun Pakatto Lompo tersebut berjarak 21 km dari kampus Universitas Muslim Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah: 1) memberikan pelatihan pembuatan Browtan dan Pietan; 2) Pemberian materi manajemen usaha dan pemasaran; dan 3) penerapan pembuatan desain kemasan dan label yang mana seluruh kegiatan tersebut merupakan pengayaan yang nantinya diharapkan menjadi kreatifitas ibu rumah tangga untuk menambah income ekonomi keluarga. Khalayak sasaran dari mitra sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan untuk IPTEKS kepada mitra adalah metode pedagogik dan pemberian materi disajikan dan diberikan dalam bentuk ceramah dengan memberikan praktik langsung yang mana melibatkan mitra dalam kegiatan tersebut. Metode ini juga diharapkan dapat menggali potensi masyarakat maupun sumber daya alam lingkungannya yang belum termanfaatkan dengan baik. Hasil observasi kami menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di lingkungan tersebut masih berada di tingkat ekonomi lemah merujuk kepada profesi yang mereka tekuni seperti buruh, berkebun, hingga penjual buah rambutan, penghasilan para ibu rumah tangga hanya sebagai penjual buah rambutan namun wawasan pengetahuan dan keterampilan masih minim.
Pelatihan Sistem Administrasi Manajemen Pelayanan Publik Desa Selebung Bersama FINA Fondation Masdani Masdani; Didin Hadi Saputra; M. Nasuhi; Ziadatul Aulia; Herlina Herlina
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.178

Abstract

Desa dengan segenap atribut pemerintahannya adalah arena yang berhadapan langsung dengan rakyat. Metode yang dilakukan oleh tim pengabdian dimulai dari tahap persiapan, penyuluhan, pendampingan, serta demonstrasi kegiatan. sejak dimulainya kegiatan pengabdian, seluruh unsur yang terlibat dalam proses pengabdian ini sangat antusias dan sangat menginginkan pendampingan secara intensif. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan para apartur sipil Negara mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengetahuan berupa teknologi baru dalam dunia kearsipan, yakni dunia administrasi.
Pelatihan Model Pembelajaran Multiple Intelligences bagi Guru SMA LPP UMI Makassar Andi Puspitasari; Akmal Hamsa
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.181

Abstract

Sebuah proses pembelajaran sebagai sistem dapat dipengaruhi dari berbagai faktor. Salah satunya yakni seorang guru yang menjadi pelaksana utama suatu pendidikan di lapangan. Kualitas dari seorang guru baik dilihat dari kualitas akademiknya maupun non akademik juga dapat ikut mempengaruhi kualitas dari proses pembelajaran. Untuk mewujudkan kualitas pembelajaran, perlu ditempuh upaya-upaya yang bersifat komperehensif terhadap kemampuan guru dalam mengembangkan model-model pembelajaran yang akan digunakan di dalam kelas. Model Pembelajaran Multiple intelligences merupakan model pembelajaran yang melibatkan kecerdasan siswa dalam mengelola kemampuan untuk memecahkan masalah atau melakukan sesuatu yang ada nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan dari siswa bukanlah sesuatu yang bisa dilihat ataupun dihitung, namun melainkan adalah potensi sel otak aktif dan nonaktif tergantung dari pengalaman hidup setiap hari, baik dirumah, disekolah ataupun di tempat lain. Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam hal penerapan model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan penerapan model pembelajaran multiple intelligences yang dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang menyenangkan di ruang-ruang kelas. Secara khusus, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru SMA LPP UMI tentang pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan penerapan model pembelajaran multiple intelligences, peningkatan kemampuan guru SMA LPP UMI Makassar dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi dengan menggunakan model pembelajaran multiple intelligences, terimplementasinya model pembelajaran multiple intelligences di sekolah menengah atas sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki siswa. Metode yang digunakan dalam keseluruhan program pelatihan ini meliputi metode ceramah, tanya jawab, diskusi, latihan, dan pemberian tugas.
Pemberdayaan Karang Taruna dalam Meningkatkan Potensi Alam Desa Lonjokboko Kabupaten Gowa Ihramsari Akidah; Rizkariani Sulaiman
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.182

Abstract

Karang taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Keberadaan kelompok pemuda yang tergabung dalam karang taruna di desa menjadi satu wadah inti, untuk menyamakan paradigma dan membangkitkan minat dan bakat agar memberdayakan para pemuda, hal ini tidak lepas dari dorongan pemerintah setempat dan masyarakat agar para pemuda karang taruna menjadi wadah produktif demi kemajuan dan kelestarian Desa Lonjoboko. Dilihat dari kondisi alam Desa Lonjoboko memiliki ragam kekayaan alam yang harusnya dapat dipelihara dan dikembangkan bahkan dapat dijadikan lahan pendapatan yang bernilai ekonomis bagi individu dan kelompok masyarakat setempat, lingkungan yang indah, air terjun hingga perbukitan serta tambang batu yang sangat menjanjikan. Hal inilah yang dijadikan dasar permasalan untuk diselesaikan sebagai upaya untuk tercapainya tujuan yang diharapkan. Salah satu desa yang kaya potensi alam tetapi belum dioptimalkan. Berdasarkan permasalahan mitra, maka permasalahan dapat diselesaikan dengan beberapa metode pendekatan, yakni observasi dan sosialisasi program dan tujuan; ceramah; diskusi; tukar pendapat dan tanggapan; dan evaluasi. Kegiatan workshop memberikan dampak yang baik terhadap peserta karang taruna. Hal tersebut dibuktikan dengan dengan antusias dari anggota karang taruna mengikuti workshop dan banyaknya pertanyaan yang masuk untuk mengetahui lebih lanjut lagi tentang pengembangan potensi alam di desa wisata Lonjokboko. Selain itu, adanya studi wisata yang dilakukan untuk melihat tempat-tempat yang baik untuk melakukan pengembangan potensi alam desa wisata dengan mengkombinasikan berbagai jenis produk wisata yang dimiliki Desa Lonjokboko seperti wisata air yang ada dan penggabungan antara wisata trekking dengan wisata spiritual, dimana paket penggabungan tersebut digabungkan dalam satu peta paket wisata.
Pengembangan Kemampuan Manajemen Guna Peningkatan Produktivitas Usaha Kuliner Jember Gusti Ayu Wulandari; Ema Desia Prajitiasari; Fivien Muslihatiningsih
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.180

Abstract

Kuliner adalah usaha yang paling banyak memberikan peluang bagi pengusaha masa kini khususnya di masa pandemi. Pelaku usaha pada bisnis ini dituntut untuk banyak belajar tentang proses pengelolaan usaha yang mencakup kegiatan proses produksi, pengelolaan keuangan serta kegiatan pemasaran guna mempertahankan dan mengembangkan usaha kuliner hasil olahan ayam UMKM di Jember. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan membantu memberi solusi terhadap permasalahan riil yang dihadapi mitra di bidang manajemen produksi, pemasaran dan keuangan secara sederhana untuk meningkatkan produktivitas penjualan dan pemasaran usaha kuliner itu sendiri. Tim pengabdian memberikan pendampingan bagaimana kegiatan produksi yang efektif dan efisien, pemanfaatan sosial media sebagai sarana promosi dan pemasaran, serta pencatatan keuangan sederhana. Dengan adanya pendampingan dan pemberian bantuan alat produksi sesuai kebutuhan mitra, kini mitra dapat berproduksi lebih banyak, memiliki akun sosial media sebagai sarana promosi dan pemasaran, serta membuat pencatatan keuangan sederhana agar mitra sendiri dapat mengetahui posisi modal dan laba usaha dengan lebih tepat.
Speak Up Confidently: Pelatihan English Public Speaking Bagi Siswa-Siswi English Club SMAN 1 Kotagajah E. Ngestirosa Endang Woro Kasih; Suprayogi Suprayogi; Dian Puspita; Rindi Nur Oktavia; Dimas Ardian
Madaniya Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.189

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan siswa merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill siswa. Akan tetapi, semenjak masa COVID-19, siswa memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan pelatihan, terutama bagi siswa baru. Hal ini yang melatarbelakangi perlunya pelatihan ekstrakurikuler kembali untuk siswa English Club SMAN 1 Kotagajah. Pada era normal, sekolah ini seringkali mengikuti berbagai perlombaan Bahasa Inggris oleh siswa mereka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa aktivitas; pelatihan speech, pelatihan storytelling, pelatihan newscasting. Berdasarkan kuesioner yang diberikan pada tiap divisi pelatihan, terlihat bahwa rerata pengetahuan dan kemampuan siswa meningkat setelah mengikuti pelatihan. Sebagai rekomendasi, kegiatan serupa dapat dilakukan secara mandiri dengan lebih intensif untuk memperoleh hasil lebih maksimah dengan poin kunci bahwa siswa memiliki tujuan latihan yang sama, kemandirian dalam belajar, dan keterbukaan terhadap masukan.

Page 2 of 2 | Total Record : 19