cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 58 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2022)" : 58 Documents clear
Restrukturisasi Organisasi untuk Penataan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Desa Mekar Sejahtera Titin Kartini; Devi Komalasari
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.285

Abstract

Restrukturisasi organisasi merupakan langkah penting bagi suatu lembaga usaha sehingga dapat bertahan menghadapi tantangan bisnis. Penataan sumber daya manusia (SDM) dalam melakukan restrukturisasi organisasi adalah salah satu pilar dari perbaikan diluar aspek kelembagaan dan sistem. Desa Cibitung adalah daerah yang berada di Kecamtan Ciater Kabupaten Subang memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan nama BUMDes Cinta Mekar. Pemerintah Desa telah memberikan modal, namun sampai saat ini pemerintah desa belum mendapatkan kontribusi anggaran dari BUMDes Mekar Sejahtera. Pada kegiatan pengabdian ini penulis melakukan pendampingan dalam restrukturisasi pengelola BUMDes tersebut dengan tiga tahapan yaitu observasi, penyebaran undangan, dan musyawarah. Kegiatan tersebut mendapatkan respon positif dari pemerintah desa, pengelola BUMDes dan masyarakat sekitar, sehingga BUMDes tersebut dapat memberikan kontribusi bagi ekonomi masyarakat Cibitung.
Pemberdayaan Usaha Kuliner Rumahan Ikan Bakar Khas Jimbaran I Gusti Lanang Made Parwita; I Putu Mertha Astawa; I Gde Agus Jaya Sadguna
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.286

Abstract

Pandemi Covid19 yang melanda dunia mengakibatkan merosotnya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali, turunnya tingkat hunian hotel, sepinya restoran dan toko souvenir, menurunnya kunjungan ke obyek wisata serta berdampak pada perekonomian masyarakat Bali yang sebagian besar bergantung pada sektor pariwisata. I Made Swandita merupakan salah satu pekerja sektor pariwisata yang terdampak Pandemi Covid19. Hotel tempat Ia bekerja mengalami kondisi sepi dari tamu yang menginap sehingga banyak karyawannya yang terpaksa dirumahkan atau diberikan cuti tanpa diupah. Kondisi ini membuat Bapak I Made Swandita mencoba usaha dengan membuka usaha kuliner Ikan Bakar Khas Jimbaran yang diberi nama Warung Dolpin Lucky 9. Selama ini mitra lebih memfokuskan pemasaran produk ikan bakar khas Jimbarannya dengan memanfaatkan media social seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp. Pemasaran dengan memanfaatkan internet sangat cocok diterapkan di era sekarang ini karena sebagian besar masyarakat sudah sangat akrab dengan internet khususnya media social seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp. Dalam perkembangannya, usaha Warung Dolpin Lucky 9 belum begitu mengembirakan dan masih mengalami beberapa permasalahan seperti keterbatasan peralatan penunjang proses produksi dan penyimpanan bahan baku, jangkauan pemasaran yang dirasa kurang luas serta keterbatasan dalam manajemen keuangan usaha. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, tim pengabdian memberikan solusi diantaranya: memberikan bantuan peralatan penunjang proses produksi dan penyimpanan bahan baku, memberikan pelatihan manajemen dan pemasaran online serta memberikan pelatihan laporan keuangan sederhana. Kegiatan pengabdian ini dimulai dari sosialisasi kegiatan, pemberian bantuan peralatan, pelatihan pemasaran online. Selanjutnya tim pengabdian memberikan pelatihan laporan keuangan usaha dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan produktivitas dan pendapatan usaha mitra sebesar 25% disbanding sebelum dilakukan kegiatan pengabdian.
Pendampingan Pembuatan Media Promosi Berbahasa Inggris sebagai Salah Satu Strategi Pemasaran Melcosh Café, Roastery, dan Glamcamp Rina Astuti Purnamaningwulan; Thomas Wahyu Prabowo Mukti; Fransisca Desiana Pranatasari; Kristia Kristia
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.287

Abstract

Melcosh café, roastery dan Glamcamp adalah salah satu unit usaha yang menopang perekonomian di area wisata Kaliurang, Yogyakarta. Mengusung konsep integrated outing space, kafe ini menyimpan berbagai daya tarik bagi wisatawan lokal dan internasional. Berbagai fasilitas yang tersedia meliputi café, roastery, glamcamp, dan outdoor entertainment space dapat memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan hiburan dan wisata outdoor. Berbagai potensi ini sayangnya belum terinformasikan secara luas kepada masyarakat karena kurangnya media promosi yang cukup memadai. Oleh sebab itu, tim pengabdi memandang adanya urgensi untuk melakukan pendampingan dan edukasi dalam hal pembuatan media promosi berbahasa Inggris bagi tim marketing Melcosh café. Media promosi yang menjadi target pengabdian ini adalah berupa flyer untuk glamcamp dan buku menu untuk café. Program pendampingan ini dilaksanakan dalam kurun waktu 2 bulan, yaitu mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan Oktober 2022, dan dalam tiga tahapan, yaitu pengambilan materi, pendampingan pembuatan media promosi, dan produksi media promosi. Media promosi yang dihasilkan dapat sesuai dengan target, yaitu flyer dan buku menu berbahasa Inggris. Kedua media promosi dibuat dalam bentuk fisik dan digital, sehingga proses distribusi menjadi lebih mudah dan fleksibel.
Peningkatan Usaha Tedung Bali untuk Perangkat Upacara Yadnya di Mengwi Badung I Ketut Parnata; Ni Made Ayu Dwijayanti; I Made Sudana
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.288

Abstract

Adat, budaya, tradisi, dan upakara keagamaannya merupakan beberapa ciri khas yang membuat masyarakat Hindu Bali dikenal. Diperlukan berbagai bentuk dan jenis produk sarana upakara dengan segala fungsinya untuk mendukung berbagai upakara yang diadakan masyarakat Hindu di Bali. Salah satu contoh sarana upakara keagamaan menjadi identitas budaya Hindu di Bali adalah Tedung. Tedung merupakan salah satu jenis sarana upakara keagamaan khususnya di Bali, memiliki beberapa bentuk, ukuran, warna, fungsi dan istilah yang beragam. Meningkatnya kebutuhan dan daya tarik terhadap tedung baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan membuka peluang untuk para pengrajin tedung dalam mengembangkan usaha serta kreativitas menciptakan karya baru yang lebih artistik dan menarik. Mitra pada kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah Bapak I Putu Anom Kartana yang merupakan pemilik UKM Wahdar Tedung Bali yang beralamat di Br. Serangan, Mengwi, Badung. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih menggunakan jasa pihak ketiga untuk menjahit kain tedung karena mesin jahit sudah tua serta lama waktu produksi karena terdapat mesin yang rusak serta pemasaran masih berpatokan secara offline Mengacu pada kendala yang dihadapi tersebut, maka akan dilakukan kegiatan pemberian alat bantu produksi berupa mesin jahit dan mesin bor sehingga produksi bisa dilakukan lebih cepat dan dikelola sepenuhnya oleh mitra serta pelatihan pembuatan dan penggunaan media sosial Instagram untuk pemesanan online. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan kuantitas produksi hingga 50% dan peningkatan pemasaran 50%.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Pengelolaan Pakan Peternakan Kambing di Mengwi Badung Putu Adi Suprapto; I Made Anom Adiaksa; Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.289

Abstract

Ternak kambing merupakan salah satu jenis ternak potensial yang dapat dimanfaatkan bagian tubuhnya, mulai dari daging, susu sampai kulitnya pun bisa dimanfaatkan. Prospek pengembangan kambing cukup baik, di samping untuk memenuhi kebutuhan daging di dalam negeri juga memiliki peluang ekspor, sehingga akan membuka kesempatan kerja dan usaha untuk meningkatkan pendapatan petani. Kambing memiliki tempat tersendiri di kalangan peternak. Perkembangan dan minat dari peternak dalam membudidayakan kambing meningkat pesat dari tahun ke tahun. Bapak I Made Kartawan merupakan mitra kegiatan pemberdayaan yang merupakan pemilik usaha peternakan kambing yang berlokasi di Abianbase Mengwi. Beberapa permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah mesin penghancur pakan rusak sehingga harus dilakukan secara manual, keterbatasan pengetahuan pengolahan dan pengawetan pakan kambing, tidak melakukan pencatatan keuangan dan media pemasaran secara langsung serta melalui Facebook. Solusi dari permasalahan ini dapat diatasi dengan mengimplementasikan beberapa kegiatan yaitu memberikan bantuan mesin pencacah pakan, instalasi dan pelatihan penggunaan mesin pencacah pakan ternak serta pelatihan pengolahan pakan ternak kambing tambahan sebagai alternatif pakan. Dengan diadakannya kegiatan ini mampu mempersingkat waktu pengolahan pakan menjadi 50% dari waktu pengolahan manual, 5 orang karyawan dapat menggunakan mesin pencacah pakan ternak serta bertambahnya jenis pakan ternak sebanyak 2 jenis pakan.
Strategi Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Kolonodale Sherly Pede
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.290

Abstract

Pemanfaatan SIMRS secara operasional berguna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada pasien, memudahkan koordinasi antar unit, dan meningkatkan kemampuan SDM. Namun SIMRS ini masih belum dimanfaatkan secara menyeluruh oleh semua unit dikarenakan ada beberapa kendala lapangan sehingga Pimpinan yang dalam hal ini adalah Direktur Rumah Sakit sulit mendapatkan data yang akurat serta real time yang juga sangat menghambat untuk mengambil kebijakan yang tepat dan cepat, menganalisis faktor yang menghambat dalam penggunaan SIMRS di RSUD Kolonodale serta mengkaji strategi yang tepat agar SIMRS bisa optimal digunakan oleh penyedia layanan dan hasilnya bisa dimanfaatkan oleh pengguna layanan di RSUD Kolonodale. Kegiatan ini memuat hasil analisis yang diperoleh melalui analisis Fish Bone untuk menentukan faktor-faktor penyebab masalah, menetukan prioritas melalui analisis USG dan dilanjutkan dengan penyusunan strategi melalui analisis SWOT. Faktor peningkatan kompetensi SDM menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan pemanfaatan teknologi SIMRS di Rumah Sakit.
Sosialisasi Penanganan dan Pengawetan Daging Segar Bagi Siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Negeri 6 Kabupaten Kendal Adi Sampurno; Rohadi Rohadi
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.291

Abstract

Daging merupakan bahan pangan sumber protein hewani yang tergolong perishable food (makanan yang mudah rusak). Oleh karena itu, pengetahuan tentang penanganan dan pengawetan daging segar sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat umum dan pelaku industri pangan, termasuk siswa Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) di SMK Negeri 6 Kendal yang nantinya akan terjun ke dunia usaha terkait dengan industri pertanian khususnya pangan. Sosialisasi tentang penanganan dan pengawetan daging segar dilakukan dalam rangka menambah wawasan siswa APHP, dimana salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan lulusan yang terampil dan siap kerja di bidang keahliannya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman tentang penanganan dan pengawetan daging segar yang aman dan sesuai dengan aspek ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) kepada siswa APHP di SMK Negeri 6 Kendal. Metode sosialisasinya berupa ceramah tentang penanganan dan pengawetan daging segar serta demonstrasi cara mendapatkan daging melalui paparan audiovisual. Peserta kegiatan sebanyak 45 siswa dan dipilih secara acak 23 siswa untuk mengisi angket pre dan post test (berisi 10 pertanyaan terkait materi sosialisasi). Data hasil pengisian angket diolah secara statistik dengan uji-t (t-test); analisis perubahan perilaku menggunakan parameter Efektifitas Penyuluhan (EP) dan Efektifitas Perubahan Perilaku (EPP). Hasil uji-t data pre dan post test menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan sebelum kegiatan adalah 6,09 menjadi 6,91 setelah kegiatan, meningkat sebesar 0,82 (82%) dengan nilai signifikansi 0,034 (p<0,05). Berdasarkan hasil uji-t diketahui bahwa program pengabdian secara statistik mampu meningkatkan pengetahuan peserta. Nilai EP sebesar 8,26% dan EPP sebesar 21% berada pada kategori rendah atau kurang efektif, dengan kata lain kegiatan penyuluhan kurang efektif dalam mengubah perilaku peserta. Metode dan media yang digunakan dalam penyampaian sosialisasi turut mendukung keberhasilan penangkapan pesan oleh peserta kegiatan.
Pendampingan dan Pembuatan Kimbab (Korean Food) Pada Kelompok Usaha Kemandiriaan Masyarakat Sebagai Alternatif Peluang Bisnis Kuliner di Desa Kalukuang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Andi Amran Asriadi; Firmansyah Firmansyah; Nailah Husain
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.292

Abstract

Korean food adalah bisnis kuliner dengan menggunakan dengan menggunakan makanan ringan/snack dari Korea yang berisi yaitu nasi yang digulung dengan lembaran rumput laut berisi sayuran, mayonnaise dan daging ayam. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan. Metode pelaksanaan dalam pendampingan pembuatan kimbab (korea food) adalah dengan metode ceramah, demonstrasi, praktek dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta. Oleh karena itu, pada kegiatan PKM tim pelaksana hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat maka dapat disimpulkan bahwa pemberian materi yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan adalah materi tentang manfaat bahan baku produk, pembuatan dan pengemasan labeling produk, promosi dan pemasaran produk korea food. Kegiatan pendampingan dan pelatihan ini mendapat tanggapan positif dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta pelatihan di bidang pembuatan produk dan pengemasan. Kegiatan ini dapat dilanjutkan sebagai bagian dari pelatihan internet marketing untuk mengembangkan bisnis. Umpan balik dari peserta pendampingan dan pelatihan yang sangat membantu dalam memperbaiki pelatihan tersebut. Evaluasi dilakukan agar pelaksanaan kegiatan pengabdian bisa lebih baik lagi dan berkelanjutan untuk kedepannya.
Faktor Penyebab Ketidakikutsertaan Pasangan Usia Subur Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi di RT 004/ RW 005 Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur Kota Palopo Nurliana Mansyur; Nur Iva Alistiani; Israini Suriati
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.293

Abstract

Indonesia adalah negara berkembang yang memiliki jumlah penduduk yang besar. Pertumbuhan penduduk di Indonesia menimbulkan masalah yang serius di negara ini. Hasil perhitungan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2019 mencapai 268.074.565 jiwa yang terdiri atas 133.136.131 jiwa penduduk laki-laki dan 133.416.946 jiwa penduduk perempuan. Provinsi Sulawesi Selatan menempati urutan ke-7 penduduk terbanyak di Indonesia dengan jumlah 8.851.240 jiwa. Jumlah ini menempatkan indonesia berada pada peringkat keempat penduduk terbesar dunia, setelah Tiongkok, India, dan Amerika Serikat. Di Kelurahan Salekoe masih banyak Pasangan Usia Subur yang bukan akseptor KB sebanyak 48 PUS. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan PUS dalam ber-KB di Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur Kota Palopo tahun 2022. Terdapat 69 Pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi. Sebanyak 33% Pasangan Usia Subur yang tidak berKB dikarenakan ingin menambah jumlah anak.
Pelatihan Teknik Budidaya dan Pengolahan Daun Kelor Sebagai Supplemen Pakan di Desa Cibatok 2 Heri Ahmad Sukria; Sazli Tutur Risyahadi; Widya Hermana; Hamim Hamim; Nandang Mulyasantosa
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.294

Abstract

Pelatihan Teknik budidaya dan pengolahan tanaman kelor sebagai pakan ternak merupakan kegiatan pengabdian masyarakat dosen IPB University yang bertujuan melatih petani tentang cara-cara budidaya tanaman kelor dan pengolahannya sebagai pakan ternak unggas. Kegiatan ini dilakasanakan pada bulan Mei sampai dengan November 2022 di Desa Cibatok 2 Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor. Tahapan kegiatan meliputi: Identifikasi kelompok sasaran, kegiatan ceramah dan diskusi untuk sosialisasi dan pengenalan tanaman kelor dan manfaatnya baik sebagai pakan ayam juga untuk pangan/tanaman herbal kesehatan. Selain penyampaian teori, para petani juga melakukan praktek menanam tanaman kelor dan Membuat ransum pakan ternak ayam dari bahan pakan lokal (singkong) yang diperkaya dengan daun kelor. Sebanyak 17 petani telah mengikuti kegiatan pelatihan dalam bentuk ceramah dan diskusi serta melakukan praktik penanaman pada lahan demplot seluas 200 m2 dan lahan pekarangan milik petani. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan ini telah berhasil membentuk kelompok pembudidaya kelor dan peternak ayam sebagai kegiatan tambahan bagi petani sebagai mata pencaharian tambahan petani di Desa Cibatok 2.