cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 703 Documents
Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Filantropi Melalui Gerakan Sedekah Sampah Magelang (GEMMA) Anastasia Adiwirahayu; Aulia Widya Sakina; Oelin Marliyantoro
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.217

Abstract

Sebagian besar masyarakat masih menganggap sampah sebagai sesuatu yang tidak berguna, menjijikan sehingga berhubungan dengan sampah dianggap “rendah derajatnya.” Pola-pola pikir yang lain seperti kegemaran memproduksi sampah, menghilangkan sampah, dan kasus membuang sampah berbahaya tidak pada tempatnya, menambah rumit problematika sampah. Diperlukan upaya strategis untuk mengurai problematika sampah yang kompleks, salah satunya melalui inovasi pengelolaan sampah berbasis filantropi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya strategis dengan memberikan motivasi, edukasi dan penyuluhan melalui focus grup disscussion, lokakarya, serta pendampingan secara berkelanjutan dalam rangka mengawal gagasan baru pengelolaan sampah berbasis filantropi hingga terbentuk gerakan sedekah sampah yang diharapkan bisa menciptakan iklim “eco-innovation” dan “eco-sociopreneurship” di masyarakat. Metode yang digunakan adalah melalui kolaborasi aksi multi stakeholders dengan menggunakan strategi Integrated Community Development. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat bahwa pengelolaan sampah berbasis filantropi memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Transformasi pengetahuan dan kecakapan 3R dalam pengelolaan sampah berbasis filantropi telah tersampaikan dan menginspirasi masyarakat untuk bersedekah atas dasar keikhlasan membantu sesama. Hal ini kemudian memunculkan komitmen masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi langsung dalam mengawal keberadaan Gerakan Sedekah Sampah Magelang (GEMMA) yang dimotori oleh kelompok pemuda (JPK) dan dibina oleh Yayasan Al Fath Islamic Centre.
Optimalisasi Manajemen Bisnis Kobamie Jaya Kendal (Koperasi Bakery Dan Mie) Melalui Peningkatan Kompetensi Wirausaha Koperasi Nina Farliana; Khasan Setiaji; Rusdarti Rusdarti
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.218

Abstract

Koperasi membutuhkan manajemen yang baik agar tujuan koperasi tercapai dengan efektif efisien. Permasalahan yang dihadapi oleh Kobamie Jaya (Koperasi Bakery dan Mie) Kendal, diantaranya: rendahnya kualitas SDM koperasi, kurangnya jejaring kerjasama, serta rendahnya ketertarikan pelaku UMKM di Kabupaten Kendal untuk menjadi wirausaha koperasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk menganalisis dan optimalisasi kapabilitas SDM dan manajemen bisnis koperasi melalui pengembangan kompetensi wirausaha koperasi agar memiliki kemandirian dan mampu mengembangkan usahanya. Solusi yang ditawarkan adalah: pengembangan cooperative entrepreneur, yaitu memunculkan dan meningkatkan jumlah wirausaha koperasi melalui pengelolaan bisnis yang baik dan benar. Peserta kegiatan pengabdian adalah pengurus dan pengawas koperasi dan anggota Kobamie Jaya Kendal sejumlah 20 orang. Metode pelaksanaan pengabdian berupa pendampingan yang menghasilkan keterampilan melalui diskusi dan workshop. Optimalisasi manajemen bisnis Kobamie Jaya Kendal melalui peningkatan kompetensi wirausaha koperasi dilakukan dengan workshop, yang dimulai dari koordinasi awal dan pemetaan kebutuhan mitra, workshop pembelajaran, diskusi, pendampingan berkala serta diakhiri dengan monitoring dan evaluasi kegiatan. Pengabdian ini telah dikatakan berhasil, dengan indikator: keberhasilan target jumlah peserta pelatihan, ketercapaian tujuan workshop, ketercapaian target materi yang telah direncanakan, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Saran pengembangan pengabdian selanjutnya adalah adanya program yang berfokus pada pengembangan kompetensi pemasaran berbasis digital.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengembangan e-Book Berekstensi e-Pub sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) Shalom Semarang Siska Narulita; Prihati Prihati; Aji Priyambodo; Ninik Dwi Atmini; Martinus Apun Heses
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.219

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kemajuan teknologi informasi sangat bermanfaat dalam kegiatan pembelajaran. Sumber informasi konvensional dalam bentuk buku yang tersedia belum dapat memenuhi dan memberikan kepuasan bagi peserta didik untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan sebagai referensi belajar. Selain itu, ketersediaan buku yang yang masih terbatas atau belum memadai. e-Book dapat menjadi salah satu solusi dalam menumbuhkan budaya literasi digital di dunia pendidikan. Dengan berbagai daya tarik dan keunggulan dari e-Book, diharapkan dapat menumbuhkan minat membaca sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan para pendidik dalam penyusunan media pembelajaran berbentuk digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para peserta didik, selain itu juga sebagai upaya meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi, pelatihan, dan diskusi. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu masih rendahnya minat membaca para siswa terhadap materi pelajaran, keterbatasan informasi bagi para pendidik atau guru terkait penggunaan teknologi dalam pembuatan media pembelajaran digital, dan budaya literasi digital yang masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan para pendidik dalam penyusunan media pembelajaran berbentuk digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi para peserta didik, meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah, menumbuhkan minat membaca sehingga mampu meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia pada umumnya, memberikan kontribusi pada bidang pendidikan dalam memfasilitasi sarana kegiatan belajar mengajar yang dilakukan baik secara online maupun secara offline, dan membantu Pemerintah dalam upaya meningkatkan budaya melek literasi digital.
Transformasi Internet Marketing dan Labeling Produk Pada Usaha Frozen Food di Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember Dessy Putri Andini; Oktanita Jaya Anggraeni; R. Alamsyah Sutantio; Amar Subagiyo; Alwan Abdurrahman
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.220

Abstract

Kondisi sektor perdagangan, indutri dan berbagai sektor lainnya sedang mengalami penurunan sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Para pelaku UMKM seperti makanan kemasan dan oleh-oleh, souvenir, batik, dan berbagai industri rumahan di beberapa kabupaten di Jawa Timur terpaksa gulung tikar. Pengembangan bisnis UMKM saat ini sangat memerlukan kreativitas terutama bagi para pelaku UMKM agar lebih semangat untuk menciptakan inovasi dimasa pandemi ini sehingga akan membantu dalam pertumbuhan ekonomi dan agar dapat bertahan. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan manajemen pemasaran melalui labeling produk dan internet marketing. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan, tahap evaluasi. Kegiatan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yaitu dengan meningkatkan kemampuan manajemen pemasaran melalui penyuluhan pentingnya labeling sebagai identitas produk dan pemasaran melalui internet marketing antara lain media sosial (WhatsApp, Facebook, Instagram) serta platform yang lainnya serta pelatihan pembuatan label produk dan cara pemasaran melalui internet marketing. Mitra pengabdian sangat terbantu dengan kegiatan pengabdian yang dilakukan. Kegiatan pengabdian telah memberikan wawasan baru akan pentingnya promosi produk melalui labeling dan internet marketing. Penggunaan media sosial dan platform lainnya dalam promosi dan pemasaran produk dapat mempercepat penyerapan produk dan memperluas jangkauan pasar.
Pengembangan Keterampilan Guru melalui Pelatihan Khutbah Jumat di SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta Rohmansyah Rohmansyah; Kunnu Purwanto
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.221

Abstract

Problem yang dihadapi masyarakat dewasa ini adalah semakin kurangnya minat dan bakat umat Islam terhadap penguasaan ilmu agama apalagi pada era digital dan global seperti sekarang ini. Hal ini berimplikasi kepada sebagian masyarakat yang kurang percaya diri dalam menyampaikan dakwah Islam baik dalam bentuk ceramah pengajian maupun khutbah jumat. Karena itu pengetahuan dan wawasan keilmuan umat Islam terutama dalam berkhutbah perlu dilatih. Pelatihan khutbah jumat ini dilatikan kepada para guru SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Pengabdian ini bertujuan agar para guru bisa menjadi khatib jumat yang ada di sekitar sekolahnya. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktik khutbah jumat. Ceramah berisi penjelasan tentang tata cara khutbah berdasarkan tuntunan syariat, kemudian praktik khutbah yang nanti bisa ditiru oleh para guru laki-laki untuk praktik di depan dengan teks khutbah. Hasil dari pengabdian ini tentunya memberikan kontribusi positif bagi para guru SMP Muhammadiyah 9, yaitu: Pertama, para guru dapat memahami khutbah jumat yang baik berdasarkan Alquran dan hadis. Kedua, para guru mengetahui tata cara dan langkah yang dilakukan dalam melakukan khutbah jumat yang sesuai dengan tuntunan. Ketiga, para guru dapat mempraktekkan khtbah jumat dengan baik. Keempat, para guru dapat mengetahui setelah langsung dengan mempraktekkan khutbah jumat di hadapan semua orang. Kelima, sebagian dari mereka menjadi terbiasa melaksanakan khutbah jumat yang sesuai dengan tuntunan. Kelima, para guru antusias dan menjadi khazanah pengetahuan yang selama ini hanya berkhutbah tanpa didasari dengan ilmunya.
Pendampingan Peningkatan Keterampilan Kader Dalam Perawatan Mandiri Ibu Nifas di Kelurahan 3-4 Ulu Palembang Maliha Amin; Aguscik Aguscik; Hanna Derita Lasmaria Damanik; Intan Kumalasari; Maksuk Maksuk; Rahmad Aswin Juliansyah; Sulaiman Sulaiman
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.222

Abstract

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan bidang kesehatan adalah menurunnya angka kematian ibu. Peran.tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam penurunan angka kematian ibu. Penyebab kematian ibu paling banyak adalah perdarahan yang terjadi selama masa persalinan dan nifas. Hasil studi pendahuluan di Kelurahan 3-4 Ulu, setelah ibu melahirkan maka orang tua akan meminta bantuan dengan dukun beranak untuk merawat ibu nifas dan bayi baru lahir selama 40 hari. Sementara saat ini dukun beranak yang berpengalaman sudah tidak banyak lagi sedangkan ibu nifas masih tetap ada dalam siklus kehidupan. Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan khususnya pengetahuan dan keterampilan kader tentang perawatan mandiri ibu nifas. Kegiatan pelatihan ini dilakukan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, pemutaran video dan demonstrasi diperoleh hasil bahwa ada peningkatan pengetahuan kader setelah diberikan pelatihan ketermapilan perawatan masa nifas. Diharapkan kegiatan ini menjadi awal terjalinnya kerjasama agar terlaksana pelatihan lanjutan, sehingga dihasilkan para kader yang terampil dan cakap dalam melakukan tugas sebagai pendamping di masyarakat, untuk mewujudkan kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu dan bayi.
Pemberdayaan Kader dan Ibu-Ibu Balita dalam Mengatasi Infeksi Saluran Pernapasan Atas Pada Balita Maksuk Maksuk; Sri Endriyani; Intan Kumalasari; Sherli Shobur; Maliha Amin; Sumitro Adi Putro
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.223

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan penyakit saluran pernapasan atas yang banyak menyerang anak-anak dan menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita di Indonesia. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu cara untuk melibatkan masyarakat agar dapat berperan aktif terutama dalam mengatasi kasus ISPA pada balita. Program pengabdian masyarakat ini fokus pada edukasi terhadap ibu-ibu balita, kader posyandu agar berdaya dan mandiri, sehingga diharapkan para kader posyandu dapat menjadi dalam mencegah dan mengatasi penyakit ISPA di keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RT 07 Kelurahan 27 Ilir Wilayah Kerja Puskesmas Makrayu Kota Palembang dengan metode penyuluhan kesehatan kepada kader dan ibu-ibu balita. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama adalah tahap persiapan yaitu meliputi perizinan, pendataan, analisis situasi, dan brainstorming; tahap kedua adalah pelaksanaan edukasi mengenai cara mengatasi ISPA pada balita. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan observasi pada kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan ibu-ibu balita dan kader posyandu, karena itu keberlanjutan dari kegiatan ini perlu difasilitasi oleh kader dan petugas puskesmas.
Implementasi Hipnoterapi Menghentikan Kebiasaan Buruk Oral Anak TK di Kecamatan Sukarami Palembang Sri Wahyuni; Nur Adiba Hanum; Ismalayani Ismalayani
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.227

Abstract

Anak yang memiliki perilaku kebiasaan buruk oral dan memiliki kelainan pada dentofacialnya, maka biaya perawatan yang dibutuhkan sangat mahal. Saat ini telah dikenal metode perawatan untuk merubah perilaku yang cepat yaitu hipnoterapi. Hipnoterapi merupakan salah satu terapi psikologis yang diterapkan oleh terapis (hipnosan) dengan metode hipnosis atau mengunakan sugesti berupa kata-kata (saran) kepada klien yang langsung menyentuh alam bawah sadar yakni pada saat tidur trans atau disaat pikiran klien hanya terfokus pada kata-kata terapis (hipnosan) dengan tujuan menyembuhkan permasalahan klien (gangguan psikosomatis). Metode pelaksanaan yaitu pelatihan pada orang tua dan observasi secara langsung pada anak-anak sekolah TK di Kecamatan Sukarame Palembang yang berjumlah 156 Orang, terdiri dari 78 anak TK dan orang tua yang berjumlah 78 orang. Hipnoterapi terbukti dapat dijadikan sebagai metode menghilangkan kebiasaan buruk oral, kebiasaan buruk oral yang paling banyak adalah minum susu dengan menggunakan botol atau dot dan paling mudah dihentikan terbukti 14 (43%) anak berhasil berhenti minum susu dengan botol atau dot dalam 2 kali hipnoterapi.
Pengenalan Bahasa Inggris Dasar Berbasis Audiovisual Pada Siswa SDN Tepusen 2 Kabupaten Temanggung Yulia Mutmainnah; Diana Hardiyanti; Budi Tri Santosa; Daffa Arullah Afif; Ayunda Dwi Ramadanti; Lufi Hendra; Almira Utami; Ismika Putri Nur Safitri; Ulin Nimah; Susanti Susanti; Hesti Dwi Rahayu
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.228

Abstract

Program pengabdian masyarakat di SD Negeri Tepusen 2 Kabupaten Temanggung bertujuan untuk memperkenalkan bahasa Inggris kepada para siswa di SD N Tepusen 2 Kab. Temanggung terutama kosakata bahasa Inggris yang sering digunakan untuk komunikasi sehari-hari menggunakan media audiovisual. Pemakaian media audiovisual dipilih dengan alasan untuk mengimplementasikan salah satu program utama Kampus Mengajar 2, yakni membantu adaptasi teknologi. Selain itu, pemakaian media ini juga karena media audiovisual dirasa sangat atraktif dan dapat menarik minat para siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Fokus pengabdian ini juga berdasarkan roadmap Program Stusi di masa tahun pengembangan 2020-2024. Selain itu, para siswa di SD N Tepusen 2 sama sekali belum pernah mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris karena mata pelajaran ini tidak ada di dalam kurikulum yang diterapkan di Sekolah Dasar. Adapun permasalahan yang dihadapi siswa adalah para siswa tidak memiliki bekal saat memasuki bangku SMP dimana terdapat mata pelajaran Bahasa Inggris di kurikulum SMP. Selain lokasi wilayah mitra yang jauh dari pusat perkotaan, akses mempelajari bahasa Inggris juga sangat terbatas bagi para siswa. Dari permasalah yang dihadapi mitra tersebut, maka Tim IbM dengan mitra menentukan prioritas yang harus ditangani, yaitu: pengenalam bahasa Inggris dasar bagi para siswa khususnya kosakata bahasa Inggris yang sering digunakan sehari-hari. Pengabdian masyarakat ini mengaplikasikan metode ceramah, pemutaran video, diskusi kelas, praktik speaking, dan role play. Pengabdian masyarakat pengenalan Bahasa Inggris dasar berbasis audiovisual pada siswa SD N Tepusen 2 Kab. Temanggung diterima dengan baik oleh pihak mitra dan telah terlaksana dengan baik dan lancar. Lebih jauh lagi, para siswa SD N Tepusen 2 Kab Temanggung sudah mulai mengimplementasikan kosakata yang telah mereka dapatkan pada percakapan sehari-hari.
Penguatan Kemampuan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Pada Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Merdeka Palembang Muliyadi Muliyadi; Azwaldi Azwaldi; Rahmad Aswin
Madaniya Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.229

Abstract

Penyakit Infeksi masih menjadi masalah dalam pelayanan kesehatan di Indonesia. Hasil Riskesdas (2018) memperoleh gambaran bahwa ISPA sebesar 4,4 %, pneumonia 2%, TBC paru 245/100.000 penduduk, diare 6,8% dan diare pada balita 11%. Upaya pencegahan infeksi dapat diperkuat dengan program hand hygiene dan hand wash, peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam pencegahan infeksi melalui Hand Hygiene dan Hand Wash. Metode kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan kader kesehatan tentang pengendalian dan pencegahan infeksi melalui cuci tangan/hand hyegiene dan hand wash, dilanjutkan kader kesehatan mentransfer kemampuan pengendalian dan pencegahan infeksi melalui hand hygiene dan handwash kepada individu atau anggota masyarakat dengan ketentuan seorang kader kesehatan mentranfer kemampuan yang diperolehnya dari training kepada 5 anggota masyarakat dan dicatat pada buku kader Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Hasil analisis menunjukkan rata rata kader kesehatan berusia 41 tahun dengan standar deviasi 11,14 tahun dengan umur termuda 17 tahun dan tertua 53 tahun, sebagian besar kader kesehatan berpendidikan SLTA 11 (73,3%). Untuk pengetahuan kader kesehatan tentang pencegahan dan pengendalian infeksi sebelum training/pelatihan rata-rata 3,53 dan setelah dilakukan training/pelatihan adalah 8,73. Hasil analisis didapatkan p-value 0,0005. Melalui kegiatan ini terjadi meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader kesehatan tentang infeksi dan upaya pencegahaannya, berikut peran sertanya dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang upaya pencegahan pengendalian infeksi melalui cuci tangan/ hand hygiene dan hand wash.