PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT is a multidisciplinary scientific journal of social and political science that presents the implementation of science and technology in solving problems in society. This journal contains the publication of the results of community service activities, models or concepts and or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of services to the community. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT published regularly twice the year in June and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly the Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Articles
140 Documents
Pola Asuh Efektif Di Era Digital
Hairani Lubis;
Afif Husniyatur Rosyida;
Nikmatul Hidayati Solikhatin
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i2.2967
Pada era digital saat ini para orang tua harus memilih pola asuh yang efektif untuk sang anak agar terhindar dari program distrak yang dapat memicu perilaku menyimpang. Untuk itu dilakukannya sebuah penyuluhan Psikoedukasi pada masyarakat mengenai “pola asuh yang efektif di era digital” yang dilakukan selama 120menit terhadap 50 orangtua/guru di Kecamatan Sungai Pinang serta Kantor Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kalimantan Timur. Orangtua harus memahami bahwasannya perangkat lunak dan media digital tidak dapat lepas sepenuhnya pada era sekarang ini, sehingga orangtua sebaiknya mengawasi anak dengan sebaik mungkin gara anak tidak salah menggunakan perangkat dan media digital tersebut. Hal ini membutuhkan ekstra tanggung jawab karena semakin hari semakin canggih perangkat dan media digital yang digunakan.Awal kesalahan pertama apabila orangtua menyerahkan keputusan menggunakan perangkat dan media digital sepenuhnya kepada anak, sehingga diperlukannya perilaku berkomunikasi internal keluarga untuk melindungi anak dari penggunaan perangkat digital dan paparan media digital. Setelah diberikannya penyuluhan orangtua dapat mengetahui pengaruh gadget pada perkembangan anak, fakotr-faktor anak dapat mengalami kecanduan gadget dan pemilihan pola asuh yang efektif dalam era digital.
Self-Awareness Training untuk Menghadapi Fenomena Pernikahan Dini
Elda Trialisa Putri;
Arina Yahdini Tazkiyah;
Rizki Amelia
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i1.2694
Semakin meningkatnya fenomena pernikahan dini dan tidak hanya ada dikalangan masyarakat adat tetapi telah merambah di kalangan pelajar sekolah yang mestinya fokus menuntut ilmu dan mengembangkan bakat. Untuk itu di program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan Self Awareness Training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman pada remaja tentang pentingnya self-awareness. Agar remaja memiliki kemampuan untuk memahami diri, menentukan hidup, dan menghargai masalah-masalah psikisnya. Peserta pelatihan ini adalah remaja di lingkungan Kecamatan Palaran yang juga merupakan anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) Palaran , yang berjumlah 35 orang. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa terdapat 20 remaja yang memiliki peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini, dan 15 remaja memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang dampak pernikahan dini yang tetap setelah mengikuti self-awareness training untuk menghadapi fenomena pernikahan dini.
Membangun Kepedulian Pada Sesama di Masa COVID-19
Salasiah Salasiah;
Diana Diana;
Maskan Abdul Fatah;
Muhammad Ali Adriansyah
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2 Desember Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v2i2.4973
Pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 ini membawa dampak yang besar bagi negara-negara di dunia, salah satunya yaitu Indonesia. Masyarakat harus siap menghadapi perubahan aktivitas kegiatan sosial, penerapan normal baru serta ketidakpastian yang akan terjadi di kemudian hari. Banyaknya para pekerja yang kehilangan mata pencahariannya, membuat kita diminta untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Perlunya menanamkan sifat peduli pada sesama guna membantu orang lain dalam meringankan sebagian dari beban hidupnya. Melihat fenomena tersebut maka dilaksanakan kegiatan berbagi secara rutin kepada para jamaah setiap hari Jumat dan kepada warga Jalan Batu Besaung ketika bulan Ramadhan 2020. Hasil yang didapatkan yaitu mempererat hubungan silaturahmi antar pemberi dan penerima maupun meningkatkan kebahagiaan.
Pelatihan Komunikasi Interpersonal untuk Komunikasi Efektif
Lisda Sofia;
Maulidya Shalzabila Indah;
Arina Sabila;
Stefanny Ayu Danny Mulyanto
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1 Juni Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v2i1.3826
Komunikasi menjadi sebuah media yang digunakan individu sebagai mahluk sosial untuk mempermudah berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan komunikasi menjadi salah satu kemampuan yang diperlukan untuk menunjang profesi satpam dalam bidang keamanan. Satpam harus selalu siap untuk berkomunikasi dengan lingkungannya, baik itu terhadap masyarakat umum, atasan, rekan kerja, teman dekat, dan keluarga. Kemampuan komunikasi dianggap penting bagi satpam karena mereka harus paham cara bernegoisiasi, menangani dan mengendalikan situasi. Dari penggunaan komunikasi, komunikasi interpersonal dapat dikatakan menjadi kemampuan yang akan berguna bagi satpam. Terutama bila yang diharapkan adalah terjadinya komunikasi efektif, maka komunikasi interpersonal menjadi salah satu metode yang bisa mencapai tujuan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan serta kemampuan komunikasi yang efektif pada lingkungan masyarakat utamanya pada satuan pengaman GADA PRATAMA Kalimantan Timur.
Penelusuran Minat Karir Millennial
Agustin Handayani;
Joko Kuncoro;
Rohmatun Rohmatun
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i2.2988
Banyaknya siswa yang memilih dan masuk jurusan SMK setelah mereka lulus dari SMP salah satu faktor penyebab utamanya adalah rendahnya status sosial ekonomi dari kedua orangtua. Tetapi sayangnya angka keterserapan lulusan SMK di Indonesia masih belum banyak atau masih masuk kategori pengangguran yang tinggi. Kenyataanya tidak sedikit siswa SMK seringkali mengalami hambatan dalam menentukan pengembangan karir masa depannya dikarenakan dalam memilih karisr tidak mempertimbangkan dari segi kemampuan, minat dan juga kepribadian. Dan salah satu tugas perkembangan remaja adalah mempersiapkan karir sesuai dengan minat dan bakatnya. Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat Ji adalah semua siswa SMK Islam Al Bisyri Semarang dengan jumlah 61 siswa. Salah satu strategi solusi yang ditawakan adalah pemberian tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). Pada siswi minat karir yang menonjol adalah mekanik dan medik sedangkan pada siswa adalah musik. Baik siswa maupun siswi mempunyai minat besar yang seimbang pada bidang klerikal.
Upaya Peningkatan Baseline Body Acceptance Melalui Gerakan Say No to Body Shaming di Kalangan Pelajar Kota Mojokerto
Sendhi Tristanti Puspitasari;
Farah Farida Tantiani;
Anggaunita kiranantika;
Ludi Wishnu Wardhana
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i2.2872
Bullyingatau pelecehan verbal di kalangan pelajar semakin sering terjadi. Body shaming adalah perilaku mengkritik atau mengomentari fisik atau tubuh diri sendiri maupun orang lain dengan cara yang negatif. Standar ideal yang ada kemudian memengaruhi citra tubuh dan penerimaan tubuh dalam masyarakat, terutama remaja. Pelatihan ini menggunakan pendekatan ellicitive yang mengutamakan proses interaktif antara fasilitator dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan skill dengan peserta multi dimensi. Kegiatan pelatihan dan pengembangan pengetahuan melalui perempuan yang telah bergabung dalam komunitas yang berjumlah sekitar 5 (lima) komunitas dengan jumlah sekitar 8-20 orang per komunitas. Dalam kuesioner yang terkait dengan body acceptance baseline menunjukkan bahwa hanya sebesar 15% responden menjawab benar di mana memberikan gambaran penilaian positif dan penerimaan terhadap tubuh dan dirinya sendiri. Kemudian sebesar 85% responden menjawab salah terkait pernyataan kuesioner body acceptance baseline, sehingga jawaban responden didominasi oleh jawaban di mana memberikan penilaian negatif terkait gambaran penilaian dan penerimaan terhadap tubuh dan dirinya sendiri. Maka Gerakan Say No to Body Shaming di Kalangan Pelajar Kota Mojokerto perlu dilakukan sebagai salah satu upaya penerimaan tubuh dan sebuah dorongan dalam penyelesaian masalah terkait body image. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui beberapa manfaat yang diperoleh dari peserta setelah mengikuti serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mereka mendapatkan pemahaman dan pengetahuan baru tentang apa itu body shaming dan dampak negatif yang muncul akibat body shaming, sehingga pelajar mulai memahami pentingnya menghindari bullying, dan dapat menekan dan mengurangi jumlah pelaku serta korban bullying terutama body shaming, serta meningkatkan penilaian diri remaja ke arah positif.
Pelatihan penulisan ilmiah sebagai upaya peningkatan keterampilan menulis ilmiah
Arif Wicaksa
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i1.2690
Penulisan ilmiah merupakan elemen penting akademik. Mahasiswa sebagai bagian penting harus aktif dalam kegiatan akademik khususnya penulisan ilmiah. Kegiatan penulisan ilmiah merupakan kegiatan menghasilkan produk ilmiah berupa tulisan. Diantara kaidah penulisan ilmiah yang harus dipenuhi adalah pengutipan dan daftar pustaka. Fakta yang penulis temukan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa yang belum mengerti dan paham mengenai apa itu penulisan ilmiah beserta kaidahnya. Ketidak pahaman tersebut sangat disayangkan mengingat upaya dari pemerintah, instansi pendidikan, termasuk universitas untuk meningkatkan budaya riset kampus. Salah satu upaya penulis dalam meningkatkan budaya riset kampus demi memenuhi tuntutan Tri Dharma perguruan tinggi adalah pemberian pelatihan penulisan pengutipan bagi mahasiswa. Penulis menggunakan metode riset partisipatif dimana mahasiswa dituntut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilakukan selama waktu dua minggu. Hasilnya mahasiswa mampu mengetahui dan mempraktikkan secara langsung menulis ilmiah dan pentingnya menghindari plagiarisme. Penulis menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa harus terus ditingkatkan oleh pihak terkait agar kualitas riset kampus, yang dimulai dari tingkat paling bawah yakni mahasiswa dapat maksimal. Pelatihan yang penulis lakukan tentu tidak sempurna dan perlu kelanjutan untuk semakin meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa
Mengelola Overthinking untuk Meraih Kebermaknaan Hidup
Lisda Sofia;
Ayunda Ramadhani;
Elda Trialisa Putri;
As`liyanti Nor
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2 Desember Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v2i2.4969
Pandemi covid-19 menjadi permasalahan salah satunya adalah keadaan untuk adaptasi kebiasaan baru menuntut individu untuk terus dapat meningkatkan kemampuan bertahan di keadaan saat ini. Belajar dari rumah dapat menjadi suatu hal yang positif namun bisa menjadi hal yang negatif tergantung pemaknaannya, ditambah banyaknya kondisi saat ini yang tidak menentu dan mengalami banyak perubahan. Keadaan seperti hal tersebut sehingga memunculkan banyak sekali pemikiran negatif dan masyarakat menjadi overtinking. Melihat fenomena tersebut maka dilaksanakan pengabdian masyarakat dengan seminar secara daring (webinar) mengelola overtinking untuk meraih kebermaknaan hhidup. Tujuan dari seminar daring ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagaiamana mengelola overtinking agar terhindar dari pemikiran yang berlebihan. Hasil analisis data ditemukan nilai sig (p) = 0.000 (p < 0.05) hal ini bermakna bahwa terdapat perbedaan antara pretest dengan pos test, hal tersebut dilihat dari adanya kenaikan nilai mean skor pretest sebelum webinar sebesar 34.55 mengalami kenaikan menjadi 40.83 setelah mengikuti webinar mengolah overthinking untuk meraih kebermaknaan hidup.
Terapi Membaca Buku Disayang Suami Sampai Mati untuk Meningkatkan Penyesuaian Perkawinan Pada Pasangan Suami Istri
Agung Prabowo Wisnubroto;
Triana Noor Edwina;
Kondang Budiyani
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1 Juni Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v2i1.3822
Lima tahun pertama pernikahan adalah fase transisi dari kehidupan lajang ke kehidupan pernikahan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan tentang membuat penyesuaian perkawinan yang baik dapat memicu konflik yang mengarah pada perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh terapi membaca buku disayang suami sampai mati: tujuh prinsip melanggengkan pernikahan yang dapat dipelajari suami dan istri terhadap peningkatan penyesuaian perkawinan pada pasangan suami istri. Subjek penelitian adalah 2 pasangan suami dan istri yang menikah kurang dari lima tahun yang mengalami distress (skor DAS <100). Data penyesuaian pernikahan dikumpulkan menggunakan Dyadic Adjustment Scale (DAS) yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Teknik analisis data menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan perubahan dalam skor penyesuaian perkawinan antara sebelum dan sesudah menerima intervensi, t = -8,996 dan p = 0,003 (p<0,005). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada pengaruh membaca buku disayang suami sampai mati: tujuh prinsip melanggengkan pernikahan yang dapat dipelajari suami dan istri dalam meningkatkan penyesuaian perkawinan suami-istri pada usia pernikahan kurang dari lima tahun.
Pelatihan Sistem Jurnal Daring (Online Journal System)
Muhammad Ali Adriansyah;
Arif Wicaksa;
Sumarni Sumarni;
Fergie Fernando Hesfie;
Andra Riyandi Dwitama
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/plakat.v1i2.2968
Sistem Jurnal Daring merupakan suatu hal penting dalam institusi pendidikan tinggi dan institusi berbasis penelitian. Dalam sistem tersebut terdapat banyak hal, tugas dan peran yang harus saling bersinergi dalam menciptakan hasil berupa jurnal yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi dunia penelitian. Salah satu peran tugas dan peran penting dalam Sistem Jurnal Daring adalah Peninjau. Namun hal yang disayangkan adalah masih kurangnya sosialisasi dan kemampuan pihak yang terkait khususnya dosen dalam pengelolaan jurnal berbasis daring ini. Salah satu peran penting dosen adalah menjadi peninjau dari suatu jurnal ilmiah. Berdasarkan hal tersebut maka penulis berusaha memberikan pelatihan peninjau jurnal daring dengan menggunakan metode partisipatori dan model Bloom. Sebagai hasilnya, peserta menjadi memiliki pengetahuan dalam peran sebagai peninjau dan pada saat yang sama memiliki kemampuan untuk mengoperasikan aplikasi dan perangkat lunak dasar pada situs jurnal daring yang dijadikan instrumen pelatihan. Pelatihan oleh penulis kali ini bukanlah pelatihan yang sempurna melainkan hanya menjadi pengantar untuk pelatihan pengayaan pemahaman lanjutan terkait penggunaan perangkat daring dalam pengelolaan jurnal.