cover
Contact Name
Asep Iwan Setiawan
Contact Email
iwanfidkom@uinsgd.ac.id
Phone
+6281320120415
Journal Mail Official
jurnaltadbir@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/tadbir/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
ISSN : 26232014     EISSN : 26543648     DOI : https://doi.org/10.15575/tadbir
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Manajemen Dakwah meliputi: manajemen modern masjid dan pesantren, lembaga zakat dan keuangan Islam, haji, umrah dan ziarah, dan organisasi masyarakat Islam.
Articles 145 Documents
Strategi Pemberdayaan Wakaf Produktif Dalam Upaya Memakmurkan Umat Ani Nurbayani
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2101

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan di Wakaf Daarut Tauhid ini berfokus untuk menjawab bagaimana sasaran, tujuan dan hasil yang diperoleh dari pelaksanaan pemberdayaan wakaf secara produktif di Wakaf Daarut Tauhid.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Karena penelitian ini bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau lukisan secara sistematis dan akurat mengenai usaha-usaha yang dilakukan dalam pemberdayaan wakaf secara produktif dalam upaya memakmurkan umat. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data nya, melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan dengan reduksi data kemudian klarifikasi data lalu verifikasi data dan langkah terakhir yaitu menarik kesimpulan.Hasil penilitian menunjukkan bahwa dana wakaf yang telah terhimpun diberdayakan secara produktif dan diperuntukkan untuk penyediaan sarana-sarana, baik sarana ibadah, sarana untuk kegiatan pendidikan, dan sarana ekonomi umat. Meskipun dalam penyediaan sarana-sarana tersebut belum sepenuhnya menjangkau masyarakat secara luas.Dari berbagai data yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa strategi-strategi pemberdayaan dana wakaf di wakaf Daarut Tauhid dilaksanakan secara produktif, meskipun kemakmuran umat belum sepenuhnya tercapai. The research that has been carried out in Daarut Tauhid Wakaf focuses on answering how the goals, objectives and results obtained from the productive implementation of waqf empowerment in Daarut Tauhid Waqf. The method used in this research is descriptive method. Because this research aims to create a systematic and accurate description, description, or painting of the efforts made in productively empowering waqf in an effort to prosper the people. As for the data collection techniques, through observation, interviews and documentation study. Then the data analysis was carried out by reducing the data, then clarifying the data, then verifying the data and the final step, namely drawing conclusions. The results of the research show that the accumulated waqf funds are used productively and are earmarked for the provision of facilities, both religious facilities, educational facilities and the economic means of the people. Even though the provision of these facilities has not fully reached the wider community. From the various data obtained, it can be concluded that the strategies for empowering waqf funds in the Daarut Tauhid waqf are carried out productively, even though the prosperity of the people has not been fully achieved.
Peran Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pengembangan Dakwah Afifatu Fachrudin; Herman Herman; Saeful Anwar
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pimpinan pondok pesantren YPI An-Nur Garut dalam penentuan metode dan program pengembangan dakwah dan bentuk pelaksanaan serta evaluasi dalam kegiatan pengembangan dakwah. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini karena metode ini dipandang relevan untuk menggali dan menganalisis fenomena yang terjadi secara empiris. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data kualitatif. Berdasarkan pengamatan dan analisis data penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa peran KH. Ahmad Badruddin dalam pengembangan dakwah, dipandang sebagai seorang tokoh, pemimpin teladan, juga penghubung. Dalam penentuan metode dalam peningkatan kualitas para da’i, menggunakan tiga. Kemudian program yang dikembangkan, meliputi pengembangan pondok pesantren, madrasah, ekstrakulikuler, serta pembinaan dan pengembangan organisasi. Bentuk pelaksanaan dan evaluasi kegiatan tarbiyatul mubalighin memiliki beberapa mekanisme sendiri, diantaranya dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. The purpose of this study was to determine the role of the leadership of the YPI An-Nur Garut Islamic boarding school in determining methods and programs for the development of da'wah and the form of implementation and evaluation in the development of da'wah activities. Descriptive method is used in this research because this method is considered relevant for exploring and analyzing phenomena that occur empirically. The research technique used was observation, interviews, documentation, and qualitative data analysis. Based on observations and analysis of research data, it is concluded that the role of KH. Ahmad Badruddin in the development of da'wah, is seen as a figure, a role model, as well as a liaison. In determining the method of improving the quality of the da'i, using three. Then the program developed includes the development of Islamic boarding schools, madrasas, extracurricular activities, as well as coaching and organizational development. The form of implementation and evaluation of tarbiyatul mubalighin activities has several mechanisms of its own, including from planning to evaluation.
Strategi KBIH Dalam Memberikan Pelayanan Prima Terhadap Calon Jemaah Haji Tahun 2016 Lilis Latifah; Fisher Zulkarnaen; Arif Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: konsep strategi pelayanan yang di lakukakan di KBIH LHM, dan implementasi dan evaluasi strategi pelayanan yang dilakukan oleh KBIH LHM. Metode yang dilakukan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara langsung dengan pihak dalam KBIH yang memiliki kompetensi dalam bidang-bidang yang penulis teliti, studi dokumentasi berupa laporan catatan dan dokumen-dokumen lainnya yang relevan. Hasil data peneliti menunjukan bahwa pertama, konsep strategi yang dilakukan LHM yaitu memberikan pelayanan program bimbingan haji baik di tanah air maupun di tanah suci. Kedua, implementasi strategi pelayanan yang dilakukan LHM yaitu dari mulai persiapan sampai pemulangan haji. Ketiga, evaluasi strategi pelayanan yang dilakukan LHM sudah termasuk kepada excelent service karena dapat memuaskan semua pelanggannya. This study aims to find out about: the concept of service strategies implemented in KBIH LHM, and implementation and evaluation of service strategies carried out by KBIH LHM. The method used is descriptive method with a qualitative approach. The research was conducted through observation, direct interviews with parties within the KBIH who have competence in the fields the author is researching, documentation studies in the form of notes reports and other relevant documents. The results of the research data show that first, the concept of strategy carried out by LHM is to provide Hajj guidance program services both in the homeland and in the holy land. Second, the implementation of the service strategy carried out by LHM, starting from the preparation to the return of the hajj. Third, the evaluation of service strategies carried out by LHM includes excellent service because it can satisfy all its customers.
Manajemen Pondok Pesantren Dalam Membentuk Santri Yang Berjiwa Entrepreneur Aceng Abdul Aziz
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2104

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses manajemen yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Ittifaq meliputi kegiatan bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan yang dilakukan Pondok Pesantren Al-Ittifaq. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, adapun teknik pegumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pondok Pesantren Al-Ittifaq dalam membentuk santri yang berjiwa entrepreneur dalam menerapkan pola manajemen sudah cukup berhasil melalui perencanan yang meliputi konsep dan strategi yang matang, memiliki patokan sasaran yang ingin dicapai, serta jelasnya garapan dan program kegiatan santri yang akan dilaksanakan. Pengorganisasian yang dilakuan meliputi pembagian kerja pengurus dan pembagian tugas ke dalam sebuah struktural, serta penempatan kerja sesuai keahlian yang dimiliki santri. Pengarahan yang di lakuan meliputi kegiatan pengajian malam selasa, tausiyah subuh pada hari Selasa, kegiatan pelatihan, dan ada juga terdapat pada slogan dan pepatah-pepatah yang di keluarkan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ittifaq. Pengawasan yang dilakuan meliputi kegiatan pemantauan langsung ke lapangan yang di lakukan pemimpin atau pengurus pesantren, pantauan tidak langsung melalui kegiatan rapat evaluasi, serta adanya tolak ukur dan faktor pendukung keberhasilan berupa faktor fisik dan non fisik sehingga tercapailah tujuan pondok pesantren yang telah direncanakan sebelumnya. This study is to determine the management process carried out by the Al-Ittifaq Islamic Boarding School which includes the activities of planning, organizing, directing, and monitoring carried out by Al-Ittifaq Islamic Boarding School. This study used a descriptive method with a qualitative approach, while the data collection techniques used were interview observation and documentation study techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that the Al-Ittifaq Islamic Boarding School in forming students with entrepreneurial spirit in implementing management patterns has been quite successful through planning which includes mature concepts and strategies, has a target benchmark to be achieved, as well as a clear plan and program of activities for the students to be. implemented. The organization that is carried out includes the division of work for the management and the division of tasks into a structural, as well as job placement according to the expertise of the students. The briefing includes recitation activities on Tuesday night, dawn tausiyah on Tuesday, training activities, and there are also slogans and proverbs issued by the leadership of the Al-Ittifaq Islamic Boarding School. The supervision carried out includes direct monitoring activities in the field carried out by the leaders or administrators of the pesantren, indirect monitoring through evaluation meeting activities, as well as the existence of benchmarks and success supporting factors in the form of physical and non-physical factors so that the goals of the pesantren that have been planned before are achieved.
Optimalisasi Fungsi Perencanaan pada Program Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Keagamaan di Balai Diklat Keagamaan Bandung Yini Adicahya
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana optimalisasi fungsi perencanaan pada program pendidikan dan pelatihan tenaga teknis keagamaan di Balai Diklat Keagamaan Bandung. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dari hasil penelitian ini, diperoleh informasi bahwa proses perencanaan yang dilakukan Balai Diklat Keagamaan Bandung meliputi: melakukan AKD, melakukan rapat koordinasi dengan satuan organisasi di wilayah kerja Balai Diklat, menentukan panitia, mengadakan rapat persiapan, menentukan waktu dan tempat, menetapkan peserta, narasumber dan moderator, menyusun jadwal dan panduan, menyiapkan sarana prasarana, dan terakhir membuat laporan persiapan. Adapun yang menjadi factor pendukung perencanaan diklat tenaga teknis keagamaan adalah tenaga kediklatan, program diklat, kurikulum, sarana prasarana, metode, media, materi, dan lain-lain. Sedangkan yang menjadi factor penghambat adalah terbatasnya anggaran dari pemerintah dan peserta yang seringkali tidak sesuai dengan anggaran. Selanjutnya, strategi yang diterapkan BDK Bandung dalam mengoptimalkan proses perencanaan pada program diklat tenaga teknis keagamaan adalah dengan senantiasa mengikuti standar kediklatan yang telah ditentukan, mengadakan sistem penjaminan mutu diklat teknis, berlandaskan pada pedoman penyelenggaraan diklat, menyelenggarakan Diklat Kerja Sama, dan senantiasa melakukan koordinasi dengan satuan organisasi di wilayah kerja Balai Diklat. The purpose of this study was to determine how to optimize the planning function in the education and training program for religious technical personnel at the Bandung Religious Education and Training Center. The method used in this research is descriptive method. From the results of this study, information was obtained that the planning process carried out by the Bandung Religious Education and Training Center included: conducting AKD, conducting coordination meetings with organizational units in the work area of ​​the Education and Training Center, determining committees, holding preparatory meetings, determining time and place, assigning participants, resource persons and moderator, compiling schedules and guidelines, preparing infrastructure, and finally making a preparatory report. As for the supporting factors for the planning of training for religious technical personnel are education and training programs, curriculum, infrastructure, methods, media, materials, and others. Meanwhile, the inhibiting factor is the limited budget from the government and participants, which often does not match the budget. Furthermore, the strategy applied by BDK Bandung in optimizing the planning process in the training program for religious technical personnel is to always follow predetermined educational standards, establish a quality assurance system for technical education and organizational units in the work area of ​​the Training Center.
Optimalisasi Fungsi Manajemen Dalam Meningkatkan Peran Dan Fungsi Masjid Mochamad Rifqi Taufik Hidayat
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2106

Abstract

Masjid memang mesti berkembang dinamis, ia tidak semestinya dibiarkan tanpa upaya perbaikan dan penyempurnaan. Inovasi tanpa henti selalu dibutuhkan agar masjid dapat senantiasa selaras dengan perkembangan zaman dan karenanya, tidak ditinggalkan umat.. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui optimalisasi fungsi-fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, controlling) yang diterapkan oleh pengurus Masjid Istiqamah dalam sebuah organisasi kelembagaan serta melakukan berbagai kegiatan guna meningkatkan peran dan fungsi masjid. Manajemen masjid secara garis besar terbagi menjadi dua bidang; pertama, physical management dan kedua, functional management. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif, melalui pendekatan kualitatif. Peneliti terlibat langsung melakukan penelitian di lokasi Masjid Istiqamah. Teknik penelitian yang ditempuh oleh peneliti untuk memperoleh data yang dibutuhkan dengan cara; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan fungsi manajemen pada Masjid Istiqamah, yakni: Penerapan fungsi perencanaan pada setiap kegiatan dan program yang meliputi peramalan, penentuan sasaran, penjadwalan, pengganggaran dan penentuan prosedur kerja; Penerapan fungsi pengorganisasian yang meliputi pengorganisasian alat, pengelompokan kerja, penentuan dan pelimpahan tanggung jawab dan wewenang; Penerapan fungsi penggerakan pada Masjid Istiqamah yang meliputi pimpinan memberikan motivasi dan mengkoordinasi; Penerapan fungsi pengendalian yang meliputi pemimpin melakukan penilaian dan evaluasi pada setiap kegiatan maupun kepengurusan. Mosques must indeed develop dynamically, they should not be left without efforts to repair and perfect. Continuous innovation is always needed so that the mosque can always be in tune with the times and therefore, the people are not left behind. This research was conducted to determine the optimization of management functions (planning, organizing, actuating, controlling) implemented by Istiqamah Mosque administrators in an organization. institutions and carry out various activities to improve the role and function of the mosque Mosque management is broadly divided into two areas; first, physical management and second, functional management. The method used in this research is descriptive method, through a qualitative approach. Researchers were directly involved in conducting research at the Istiqamah Mosque location. Research techniques used by researchers to obtain the required data by means of; observation, interview, and documentation. Thus it can be concluded that the implementation of management functions at the Istiqamah Mosque, namely: Implementation of planning functions in every activity and program which includes forecasting, targeting, scheduling, budgeting and determining work procedures; Implementation of the organizational function which includes organizing tools, grouping work, determining and delegating responsibilities and authorities; The implementation of the movement function at the Istiqamah Mosque which includes the leadership to provide motivation and coordination; The implementation of the control function, which includes the leader evaluating and evaluating each activity and management.
Manajemen Strategik Customer Relationship Management (CRM) dalam Menjaga Loyalitas Donatur Dewi Awaliah; Arif Rahman; Dadang Kuswana
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 4 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i4.2125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen strategik Customer Relationship Management (CRM) dalam menjaga loyalitas donatur di lembaga zakat Sinergi Foundation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian manajemen strategik Customer Relationship Management (CRM) dalam menjaga loyalitas donatur di Sinergi Foundation dilakukan dengan baik sesuai dengan teori tahapan manajemen strategik yaitu pengamatan atau analisis lingkungan yang terdiri dari kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dilakukan oleh Sinergi Foundation sebagai bahan untuk perumusan strategi. Perumusan strategi dilakukan dengan membentuk visi misi, implementasi strategi dilakukan dengan memperkuat sisi kelembagaan dan sistem organisasi dengan meningkatkan peran divisi masing-masing, evaluasi dan pengendalian dengan melihat analisa jumlah donatur dari tahun ke tahun serta mengadakan rapat evaluasi bulanan internal. Dengan demikian, ini menunjukan bahwa manajemen strategic Customer Relationship Management (CRM) Sinergi Foundation dalam menjaga loyalitas donaturnya sudah berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang optimal. This research aims to determine the strategic management of Customer Relationship Management (CRM) in maintaining the loyalty of donors in the zakat institutions of Sinergi Foundation. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach. The result of strategic management of Customer Relationship Management (CRM) in maintaining donor loyalty in Sinergi Foundation is done well in accordance with strategic management stage theory that is observation or environmental analysis consisting of strengths, weaknesses, opportunities and threats done by Sinergi Foundation as material for strategy formulation. Strategy formulation is done by establishing mission vision, strategy implementation is done by strengthening institutional and organizational system by increasing the role of each division, evaluation and controlling by looking at the analysis of the number of donors from year to year and holding monthly internal evaluation meetings. Thus, this shows that the strategic management of Customer Relationship Management (CRM) Sinergi Foundation in maintaining donor loyalty is running well and get optimal results.
Gaya Kepemimpinan K.H. Tatang Astarudin dalam Menumbuhkan Akhlak Mulia di Kalangan Santri Herry Catur Razak; Atjep Muhlis; Moch Fakhruroji
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 6 No 1 (2021): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v6i1.2297

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi, motivasi dan cara pengambilan keputusan K.H. Tatang Astarudin dalam menumbuhkan akhlak mulia di kalangan santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, melalui observasi dan wawancara sebagai langkah pengumpulan data, serta menganalisis dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian yang diperoleh bahwa dalam menumbuhkan akhlak mulia di kalangan santri tidak lepas dari peran seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan demokratis dan karismatik. Dalam kepemimpinan demokratis di tuntut untuk tidak melakukan keputusan dengan cara sepihak dan mempunyi sifat musyawarah. Karismatik yaitu gaya kepemimpinan yang dapat mengambil simpatik para santri. Komunikasi dan memotivasi juga sangat berperan penting dalam membentuk sebuah keperibadian yang baik. This paper aims to find out how communication styles, motivations are given and ways of making decisions K.H. Tatang Astarudin, in cultivating noble character among students. The method used in this research is descriptive, through observation and interviews as a step to collect data, and analyze with qualitative means. The results of the research obtained that in cultivating noble character among students cannot be separated from the role of a leader with a democratic and charismatic leadership style. In democratic leadership, it is demanded not to make decisions in an arbitrary or one-sided manner, because in a democratic leadership the emphasis is on leadership who can hear the aspirations and sound the nature of deliberation. Charismatic is a style of leadership that can take sympathy. Communication and motivation also play an important role in shaping a good personality.
Penerapan Model Dakwah Inklusi dalam Mengubah Paham Radikal Berbasis Masjid Amin Hamdani; Rojudin Rojudin; Siti Sumijaty
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 4 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i4.2304

Abstract

This study aims to determine; the objective conditions of the development of the understanding and behavior of radical groups in society, the effectiveness of the application of the inclusive dakwah model for radical groups in society, and finding solutions to solve problems to the obstacles faced in the process of serving radical groups. The method used in this research is descriptive with a qualitative approach. Data collection was done by using observation, interview and documentation techniques. The inclusive approach to da'wah is a strategic step in an effort to change their understanding of their way of religion, because the approach to them is treated inclusively (openly, specifically and involved with the community). This model will consciously influence and practically lead to them as a material for evaluating the level of change, both in the context of religious understanding as well as the way of religion and behavior with the surrounding community. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui; kondisi objektif perkembangan paham dan tata prilaku kelompok masyarakat paham radikal, efektifitas penerapan model dakwah inklusi bagi kelompok masyarakat paham radikal, dan Menemukan solusi pemecahan masalah terhadap kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pengabdian terhadap kelompok masyarakat paham radikal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatana kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan model dakwah inklusi merupakan langkah strategis dalam upaya merubah pemahaman cara beragama mereka, karena pendekatan terhadap mereka diperlakukan secara inklusi (terbuka, khusus dan terlibat beserta masyarakat). Model ini secara sadar akan mempengaruhhi dan secara praktis akan mengarahkan kepada mereka sebagai bahan evaluasi tingkat perubahannya, baik dalam konteks pemahaman agama maupun cara beragama dan berprilaku dengan masyarakat sekitarnya.
Kepemimpinan Kiai Tatang Isakandar dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Raudatul Falah Nurdin Nurdin; Ahmad Sarbini; Yuliani Yuliani
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 4 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i4.2305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe kepemimpinan, cara pengambilan keputusan dan hubungan pemimpin terhadap santri dan lingkungan masyarakat, yang diterapkan K. Tatang Iskandar dalam mengembangkan Pondok Pesantren Raudatul Falah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui interprestasi dan dihubungkan dengan konteks empiris pemimpin Pondok Pesantren Raudatul Falah. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa tipe pimpinan Kiai Tatang Iskandar dalam mengembangkan Pondok Pesantren Raudatul Falah adalah kepemimpinan Demokratis dan Karismatik. Hal tersebut dapat dilihat dari cara beliau dalam pengambilan keputusan yang selalu menggunakan kebersamaan, musyawarah untuk mencapai kata mufakat. Kepemimpinan Kiai Tatang Iskandar sangat menjadi panutan yang baik bagi seorang pemimpin, itu terbukti dengan keberadaan Pondok Pesantren Raudatul Falah yang sampai saat ini masih berdiri kokoh di lingkungan masyarakat. ABSTRACT This research is in accordance with the idea that to achieve certain goals, cooperation between management and leaders is needed. In this case the leader is very significant to achieve these goals. This leadership includes coordination, organizing and controlling members who determine goals and directions to achieve fulfilling goals to carry out activities and connect with other activities, in addition, the leader is also a direction set, an effective, rational, objective and effective communicator. neutral . This research uses descriptive-qualitative research methods. The research steps taken include; Determination of research locations, research methods, determination of data types, collection of data types, data observation is done through observation and in-depth interviews. Data analysis was carried out through interpretation and related to the empirical context of the leader of the Raudatul Falah Islamic Boarding School. The results of the research data indicate that the leadership of Kiai Tatang Iskandar in developing the Raudatul Falah Islamic Boarding School is Democratic and Charismatic leadership. This can be seen from the way in which decisions always use togetherness, deliberation to reach a consensus. The leadership of Kiai Tatang Iskandar is a very good role model for a leader, it is proven by the existence of the Raudatul Falah Islamic Boarding School which is still standing firmly in the community.