cover
Contact Name
Asep Iwan Setiawan
Contact Email
iwanfidkom@uinsgd.ac.id
Phone
+6281320120415
Journal Mail Official
jurnaltadbir@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/tadbir/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
ISSN : 26232014     EISSN : 26543648     DOI : https://doi.org/10.15575/tadbir
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Manajemen Dakwah meliputi: manajemen modern masjid dan pesantren, lembaga zakat dan keuangan Islam, haji, umrah dan ziarah, dan organisasi masyarakat Islam.
Articles 145 Documents
Umrah Service Management PT. Zakiah Dina Tayyibah Muhammad Majdy Amiruddin; Najamiah Amir; Rezky Meilia Sari
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.1964

Abstract

This research is to analyze the strategy of umrah pilgrimage services in PT. Zakiah Dina Tayyibah. This research uses descriptive mothod. The data collection techniques obtained through interviews, observation, and documentation. This research shows that PT. Zakiah Dina Tayyibah can improve services and strengthen a company. PT. Zakiah Dina Tayyibah uses several strategies with brochures, websites, and others so as to improve the quality of the company’s services PT. Zakiah Dina Tayyibah also provides several branch companies in various regions making it easier for pilgrims to access information and to register umrah pilgrims
Penerapan Fungsi Manajemen Dalam Meningkatkan Jama’ah Shalat Shubuh Dan Shalat Jum’at Apriyanti Kartika Agustin; Irfan Sanusi; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.1967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan fungsi manajemen pada Masjid Al-Anshari dalam meningkatkan Jama’ah Shalat Shubuh dan Shalat Jum’at. Secara lebih rinci tujuan penelitian ini adalah untuk pengetahui proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses penggerakan dan proses pengendalian di Masjid Al-Anshari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dipandang tepat untuk digunakan dalam penelitian ini. Adapun metode pengumpulan data yakni dengan cara observasi, wawancara, rekaman audio dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Masjid Al-Anshari di dalam meningkatkan jama’ah Shalat Shubuh dan Shalat Jum’at memiliki proses perencanaan berupa penyusunan unsur tujuan, unsur kebijakan, unsur kemajuan, dan unsur program. Proses pengorganisasian yang dilakukan dengan pembagian kerja melalui struktur organisasi, departementalisasi dengan deksripsi kerjanya, distribusi otoritas, dan koordinasi yang dilakukan setiap Briefing di Coffee Break. Proses penggerakan dilakukan melalui proses motivasi, proses kepemimpinan dan proses komunikasi. Proses pengendalian dilakukan dengan memperbaiki penyimpangan-penyimpangan yang ada. This study aims to determine the application of management functions in the Al-Ansari Mosque in improving Jama'ah Shubuh Prayer and Friday Prayers. In more detail, the purpose of this research is to find out the planning process, the organizing process, the mobilization process and the control process at Al-Ansari Mosque. This study uses a descriptive method with a qualitative approach, considered appropriate for use in this study. The data collection method is by observation, interview, audio recording and documentation study. The results of this study indicate that the Al-Ansari Mosque in improving the congregation of the Shubuh Prayers and Friday Prayers has a planning process in the form of compilation of objectives, policy elements, progress elements, and program elements. The organizing process is carried out with the division of labor through the organizational structure, departmentalization with its work description, distribution of authority, and coordination that is carried out every Briefing at Coffee Break. The mobilization process is carried out through a motivational process, a leadership process and a communication process. The control process is carried out by correcting the existing deviations.
Strategi Pendidikan Dalam Tembang Lir-Ilir Sunan Kalijaga Sebagai Media Dakwah Kultural Mulyono Mulyono
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.1969

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji strategi pendidikan dalam Tembang Lir-Ilir Sunan Kalijaga sebagai media dakwah kultural. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dan teknik analisis isi (content analisys), maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan berikut: Pertama, Sunan Kalijaga menciptakan Tembang Lir-Ilir diperkirakan pada akhir abad 15 M. Kedua, Tembang Lir-Ilir memiliki kandungan bahasa simbolik dan konotatif, terdiri dari 53 kata, 5 kata yang bereduplikasi (pengulangan), 9 makna simbol natural (realitas alam), 3 blank simbol, dan 31 makna konotasi (memiliki makna rasa). Ketiga, strategi pendidikan yang sekaligus sebagai media dakwah kultural dalam Tembang Lir-Ilir, yaitu: 1) Dengan pendekatan kultural, Sunan Kalijaga mengajak masyarakat untuk memeluk Islam sebagai agama baru yang datang ke tanah Jawa sekitar abad 13-15 M.; 2) Secara persuasif, Sunan Kalijaga menyadarkan masyarakat untuk memeluk Islam dengan melaksanakan rukun Islam yang lima seraya meninggalkan segala keyakinan dan perbuatan yang dilarang Islam; 3) Dengan metafora buah blimbing, Sunan Kalijaga menyakinkan masyarakat bahwa barangsiapa yang taat menjalankan perintah Islam, kelak mendapatkan ketentraman dan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Keempat, para juru dakwah dalam berbagai event menggunakan Tembang Lir-Ilir sebagai media dakwah berbasis kultural yang tetap populer di era millineal. The purpose of this study is to examine the educational strategy in the Tembang Lir-Ilir of Sunan Kalijaga as a cultural propaganda media. By using library research methods and content analysis techniques, the results of this study can be concluded as follows: First, Sunan Kalijaga created the Lir-Ilir Song estimated at the end of the 15th century AD. Second, the Lir-Ilir Song had content symbolic and connotative language, consisting of 53 words, 5 duplicated words (repetition), 9 natural symbol meanings (natural reality), 3 blank symbols, and 31 connotation meanings (having sense meanings). Third, the education strategy as well as a cultural propaganda media in the Lir-Ilir Song, namely: 1) With a cultural approach, Sunan Kalijaga invites people to embrace Islam as a new religion that came to Java around the 13-15 century AD; 2) Persuasively, Sunan Kalijaga made people aware of Islam by carrying out the five pillars of Islam while abandoning all beliefs and deeds prohibited by Islam; 3) With the metaphor of Blimbing fruit, Sunan Kalijaga assures people that whoever obeys the commands of Islam, will find peace and happiness in living in this world and the hereafter. Fourth, missionary preachers in various events use Tembang Lir-Ilir as a cultural-based propaganda media that remains popular in the millennial era.
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) Terhadap Kinerja Pegawai Kementerian Agama Kota Bandung Ahmad Bustomi; Irfan Sanusi; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.2002

Abstract

Kinerja yang rendah salah satunya disebabkan oleh ketidakhadiran, suatu pekerjaan akan sulit diselesaikan apabila pegawainya tidak hadir di kantor. Tingkat kepatuhan pegawai terhadap peraturan kantor Kementerian Agama Kota Bandung salah satunya angka keterlambatan dan ketidakhadiran masih melebihi standar yang ditetapkan sehingga perlu adanya monitoring, evaluasi, dan pembinaan yang lebih ditingkatkan lagi. Dengan ketidakhadiran pegawai, maka akan adanya perilaku yang dilakukan oleh pegawai lain, misalnya membantu tugas rekan kerja yang tidak hadir dan hal tersebut termasuk kedalam Organizational Citizenship Behavior (OCB). Tujuan penelitian ini untuk, mengetahui Organizational Citizenship Behavior (OCB) di Kementerian Agama Kota Bandung, mengetahui kinerja di Kementerian Agama Kota Bandung, mengetahui pengaruh Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap kinerja pegawai Kementerian Agama Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel penelitian ini sebanyak 99 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi renier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organizational Citizenship Behavior (OCB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal tersebut dibuktikan dalam Uji F yang memperoleh nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 57.992>3.94. kinerja pegawai kementerian agama kota bandung dipengaruhi oleh Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebesar 37% dan sisanya sebesar 63% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya. One of the low performance caused by absenteeism, a job will be difficult to complete if the employee is not present at the office. The level of employee compliance with the regulations of the Ministry of Religion in Bandung, one of which is the number of delays and absentees still exceeds the set standards, so there is a need for monitoring, evaluation, and guidance that are further enhanced. In the absence of employees, there will be behavior carried out by other employees, for example helping the work of colleagues who are absent and this is included in the Organizational Citizenship Behavior (OCB). The purpose of this study was to find out the Organizational Citizenship Behavior (OCB) at the Bandung City Ministry of Religion, determine the performance at the Bandung City Ministry of Religion, determine the effect of the Organizational Citizenship Behavior (OCB) on the performance of Bandung City Ministry of Religion employees. The research method used was a survey. The sample of this study were 99 people. The analytical method used is a simple renier regression analysis. The results showed that Organizational Citizenship Behavior (OCB) had a positive and significant effect on employee performance. This was proven in the F Test which obtained a Fcount greater than Ftable that is 57,992> 3.94. The performance of Bandung City Ministry of Religion is influenced by the Organizational Citizenship Behavior (OCB) by 37% and the remaining 63% is influenced by other variables.
Dakwah Komunitas (Sinergitas Masjid Nurul Islam Kalijudan Dan Komunitas Bikers Muslim Dalam Membendung Kristenisasi) Asmar Ahmad
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2018

Abstract

Masjid adalah pusat peradaban dan sentral bagi orang islam didalam kehidupan beragama. Berbagai upaya yang dilakukan musuh-musuh islam dalam melemahkan kaum muslim dari berbagai aspek, maka perlu adanya wadah tertentu untuk meluaskan dakwah para ulama, khususnya di indonesia untuk selalu membentengi iman saudara muslim kita di manapun berada menyatukan umat dan saling tolong menolong untuk kesejahteraan bersama. Salah satu yang harus diperhatikan olehkeislaman kepada Allah ta’ala. Satu-satunya masjid di kota surabaya yang bergerak di bidang dakwah berbasis komunitas adalah masjid nurul islam kalijudan surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang sinergitas dakwah masjid dan komunitas yang dilakukan di daerah kristenisasi di lamongan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Dalam sinergitas dakwah, masjid nurul islam kalijudan dan komunitas bikers muslim memperluas jangkauan dakwahnya untuk memberikan kepedulian kepada saudara muslim tertindas dan meperkuat ukhuwah islamiyah. Berbagai upaya yang dilakukan untuk mempertahankan iman saudara muslim kita di daerah kristenisasi dengan tujuan islam rahmatan lil ‘alamin. Mosques are the center of civilization and central to Muslims in their religious life. The various efforts made by the enemies of Islam in weakening the Muslims from various aspects, it is necessary to have a certain forum to expand the preaching of the scholars, especially in Indonesia to always fortify the faith of our Muslim brothers wherever they are to unite the people and help each other for common prosperity. One thing that must be considered by Islam is to Allah Ta'ala. The only mosque in the city of Surabaya that is engaged in community-based da'wah is the Nurul Islam Kalijudan Mosque in Surabaya. The purpose of this study is to describe the synergy of mosque and community preaching carried out in Christianized areas in Lamongan. In this study using a qualitative method with a descriptive qualitative method approach. In the synergy of da'wah, the Kalijudan Nurul Islam Mosque and the Muslim bikers community are expanding the reach of their da'wah to give concern to oppressed Muslim brothers and strengthen Islamic brotherhood. Various efforts have been made to defend the faith of our Muslim brothers in Christianized areas with the aim of Islam rahmatan lil 'alamin.
Sistem Pelayanan Kesehatan Poliklinik Masjid Al-Falah Surabaya Anas Dliya'uddin Haqqoni
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 3 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i3.2020

Abstract

Masjid adalah pusat kegiatan kaum muslimin. Berbagai permasalahan seperti politik, ekonomi, sosial masyarakat, dan peradilan dibahas dan diselesaikan bersama-sama di masjid. Karena fungsi masjid sejatinya adalah untuk menyatukan, melayani, dan mensejahterakan umat. Salah satu yang harus diperhatikan oleh masjid adalah sosial masyarakat, yang membahas mengenai kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Maka masjid sudah seharusnya memiliki sistem yang bergerak di bidang itu, agar fungsi masjid bisa terealisasikan. Penelitian ini membahas sistem pelayanan kesehatan yang ada di Poliklinik Masjid Al-Falah Surabaya. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pelayanan kesehatan yang ada di Poliklinik Masjid Al-Falah Surabaya serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa sistem pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Poliklinik Masjid Al-Falah Surabaya kepada masyarakat dan jama’ah secara keseluruhan sudah baik. Faktor-faktor yang mendukung yaitu adanya dokter-dokter spesialis, peralatan medis yang cukup lengkap, serta tersedianya obat-obatan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah ruang antrian yang kurang luas. A mosque is the hub of Muslim activities. Problems such as politics, economics, social communities, and justice were discussed and settled together in the mosque. For the purpose of mosques is for the unification, service, and welfare of the masses. One of the concerns of mosques is the social community, which talks about the welfare and public health. Then mosques should have a system of movement in that area, for the function of mosques to be realized. The study discussed the health care system found in polyiclinic of the Al-Falah Surabaya Mosque. The goal of this study is to find out how the health-care system in the polyiclinic of the al-falah mosque there is surabaya and its supporting factors and constrainting. The study employs descriptive qualitative methods. From the study, it was concluded that the health care system given by the polyiclinic of the Al-Falah Mosque Surabaya to the community and the jama 'ah overall was good. Supportive factors include doctors, adequate medical equipment, and medical supplies. The retard factor was a small queues
Manajemen Pelayanan Pada KBIH Salman ITB Dalam Meningkatkan Kualitas Calon Jamaah Ai Siti Hapsoh
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pelayanan pada KBIH Salman ITB dalam meningkatkan kualitas calon jamaah haji dan umrah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan, memaparkan, dan menjelaskan data-data mengenai manajemen pelayanan pada KBIH Salman ITB dalam meningkatkan kualitas calon jamaah haji dan umrah yaitu melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi kepada objek penelitian tersebut. Dari hasil temuan penelitian ini dapat diketahui bahwa manajemen pelayanan yang diberikan oleh KBIH Salman ITB terhadap tingkat kualitas calon jamaah sudah memenuhi kebutuhan-kebutuhan calon jamaah. Dan untuk meningkatkan pelayanan kepada para jamaah haji dan umrah KBIH Salman ITB telah bekerjasama dengan pihak yang telah berkompeten, yaitu bekerjasama dengan Safari Suci yang beralamat pada Jl. Taman Citarum No. 11 Bandung, maka dari itu berbagai perlengkapan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para calon jamaah haji dan umrah. Dan untuk pelayanan, KBIH Salman ITB berusaha semaksimal mungkin untuk mendengarkan keluh kesah para calon jamaah haji dan umrah atas ketidaknyamanan ketika pra/sebelum haji dan pasca/setelah haji. Selain daripada itu, kelebihannya pada KBIH Salman ITB ini mengadakan Kafillah Alumni atau ikatan alumni haji untuk sekedar bersilaturahmi antara jamaah haji dengan jamaah haji lainnya sehingga terus terjaganya komunikasi dengan baik, baik itu dengan pihak KBIH Salman ITB maupun dengan jamaah lainnya. This study aims to determine how the service management at KBIH Salman ITB in improving the quality of prospective Haj and Umrah pilgrims. The research method used is descriptive method with a qualitative approach that aims to describe, explain, and explain data about service management at KBIH Salman ITB in improving the quality of prospective pilgrims for Haj and Umrah, namely through interviews, observation, documentation study of the research object. From the findings of this study, it can be seen that the service management provided by KBIH Salman ITB to the quality level of the prospective congregation has met the needs of the prospective congregation. And to improve services to the Haj and Umrah pilgrims, KBIH Salman ITB has collaborated with competent parties, namely in collaboration with Sacred Safari which is located at Jl. Citarum Park No. 11 Bandung, therefore a variety of equipment and facilities to meet the needs of prospective pilgrims and Umrah pilgrims. And for services, KBIH Salman ITB tries its best to listen to the complaints of prospective pilgrims for Hajj and Umrah for the inconvenience of pre / before Haj and after / after Hajj. Apart from that, the advantages of KBIH Salman ITB are holding an Alumni Kafillah or Hajj alumni association to just stay in touch between pilgrims and other pilgrims so that good communication is maintained, both with KBIH Salman ITB and with other congregations.
Kebijakan Pimpinan Dalam Pengembangan Kelembagaan Pesantren Muhammad Imad
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2098

Abstract

Kebijakan merupakan garis pedoman untuk bertindak atau mengaplikasikan suatu strategi untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu dari sebuah lembaga atau organisasi. Pondok Pesantren Al-Basyariyah merupakan suatu lembaga yang mencoba menerapkan sebuah kebijakan dalam upaya pengembangan lembaga pendidikan islam yang dipimpinnya. Hal ini tentunya merupakan suatu wujud kepekaan dan kepedulian terhadap berbagai perkembangan realitas sosial yang seringkali mendatangkan berbagai dampak dalam setiap sisi kehidupan termasuk dalam dunia pendidikan pondok pesantren.Salah satu segi kehidupan organisasional yang amat penting untuk selalu mendapat perhatian pimpinan puncak suatu organisasi adalah menyesuaikan kemampuan organisasi yang dipimpinnya dengan perubahan-perubahan kondisi lingkungan yang pasti selalu terjadi. Untuk dapat menampung akibat dari segala perubahan yang selalu terjadi itu, manajer puncak mutlak perlu mengambil suatu langkah strategis guna mengantisipasi dari dampak perubahan tersebut -positif atau negatif- terhadap keberlangsungan hidup organisasi yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan pengembangan kelembagaan yang dilaksanakan sebagai suatu kebijakan pimpinan Pondok Pesantren Al-Basyariyah dan langkah-langkah pengembangan kelembagaan yang ditempuh di Pondok Pesantren Al-Basyariyah. Policy is a guideline for acting or applying a strategy to get a specific goal from an institution or organization. Al-Basyariyah Islamic boarding school is an institution that tries to implement a policy in the development of the Islamic education institution it leads. This is certainly a form of sensitivity and concern for various developments in social reality which often have various impacts in every aspect of life, including in the world of Islamic boarding school education.One aspect of organizational life that is very important to always get the attention of the top leadership of an organization is to adjust the ability of the organization they lead to changes in environmental conditions that are sure to always occur. To be able to accommodate the consequences of all the changes that always occur, top managers absolutely need to take a strategic step in anticipating the impact of these changes - positive or negative - on the survival of theorganization concerned.The purpose of this study is to determine the institutional development planning implemented as a policy for the leadership of the Al-Basyariyah Islamic Boarding School and the institutional development steps taken at the Al-Basyariyah Islamic Boarding School.
Fundraising Dana Infak dan Sedekah dalam Meningkatkan Kepercayaan Jamaah Masjid Bariek Azka Perdana; Muhammad Zen
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2099

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai macam fundraising dana infak dan sedekah dalam meningkatkan kepercayaan jamaah pada LAZIS MRBJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif. Peneliti memberikan deskripsi dari suatu temuan yang di peroleh dari LAZIS MRBJ. Teknik pengumpulan data melalui observasi di lapangan, wawancara dan dilengkapi dengan data dokumentasi. Hasil dari penelitian fundraising dana infak dan sedekah dalam meningkatkan kepercayaan jamaah pada LAZIS MRBJ yaitu bahwa LAZIS MRBJ membuat pola dalam menghimpun dana infak dan sedekah dengan berbagai program seperti kajian rutin, program anak asuh, program anak yatim, kotak harta riba serta konter infak Ramadhan dan seluruh program yang dirancang mendapat atensi serta antusias dari jamaah yang bisa dibilang cukup tinggi. Hasil perolehannya selalu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Para pengurus LAZIS MRBJ tidak cepat berpuas diri dan akan terus memperbaiki segala lini untuk menjadikan LAZIS MRBJ agar lebih baik lagi dari sebelumnya. The purpose of this research is to find out various kinds of fundraising patterns of infaq and alms in an effort to increase the trust of pilgrims at the LAZIS MRBJ. This research uses a qualitative research approach with descriptive data analysis techniques. Researchers provide a description of a finding obtained from LAZIS MRBJ. This study uses data collection techniques through observation in the field, interviews and is equipped with documentation data. The results of the research into fundraising patterns for infaq and alms funds in an effort to increase the trust of pilgrims at LAZIS MRBJ namely that LAZIS MRBJ made a pattern in raising infaq and alms funds with various programs such as routine studies, foster children programs, orphans programs, usury treasure boxes as well as the Ramadhan infaq counter and all programs designed to get attention and enthusiasm from pilgrims which is arguably quite high. The acquisition results always increase from the previous year. The management of LAZIS MRBJ is not fast complacent and will continue to improve all lines to make LAZIS MRBJ better than before.
Pola Rekrutmen Anggota dalam Mengembangkan Baitul Maal Wa Tamwil Sanama Cileunyi Bandung Muhammad Hudan Amirulloh
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i2.2100

Abstract

Krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia sekarang ini, telah menggugah banyak pihak untuk memikirkan bagaimana mengembangkan usaha menengah kecil sebagai fundamen ekonomi Indonesia mendatang. Bangsa Indonesia yang merupakan kaum mayoritas Islam dituntut untuk berpartisipasi. Kemudian pada tahun 1992 berdirilah Bank Muammalat Indonesia sebagai bukti awal dari kepedulian umat Islam terhadap ekonomi Indonesia. Seiring bergulirnya waktu berdirilah Lembaga Keuangan yang berbasiskan Syari’at, salah satunya yaitu BMT. BMT sebagai Lembaga Ekonomi Syari’ah mempunyai amanah untuk mengembangkan ekonomi Islam, salah satunya dengan cara pengelolaan dan pemanfaatan SDM yang ada, dengan melaksanakan perekrutan sejumlah anggota sebagai staff yang berkualitas dengan tujuan untuk menghasilkan sejumlah anggota yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Karena perekrutan anggota yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap perkembangan BMT itu sendiri. Dengan demikian ekonomi Islam akan ikut berkembang dan maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rekrutmen, fungsi rekrutmen, dan pola rekrutmen yang dilakukan di BMT Sanama Cileunyi Bandung, juga untuk mengetahui upaya penghimpunan dan penyaluran dana sekaligus upaya sosialisasi produk di BMT Sanama Cileunyi Bandung kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang akan menggambarkan bagaimana rekrutmen, fungsi rekrutmen, pola rekrutmen, dan hasil daripada rekrutmen anggota di BMT Sanama Cileunyi Bandung. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data, penulis melakukan teknik wawancara dengan staff dan pengurus BMT Sanama Cileunyi Bandung, teknik observasi, dan studi dokumentasi. Data yang ditemukan menunjukan bahwa fungsi rekrutmen menurut BMT Sanama yaitu: (1) Untuk memikat para pelamar (2) Untuk menyaring calon pelamar (3) Untuk menambah staff (pegawai) bagi BMT Sanama (4) Untuk memperluas jaringan kerja BMT Sanama (5) Agar bisa menambah jenis produk BMT Sanama (6) Agar lebih mudah mensosialisasikan segala jenis produknya. Sedangkan pola rekrutmen anggota yang dilakukan di BMT Sanama dilakukan dengan pola tertutup, dimana hanya pelamar-pelamar yang memenuhi kualifikasi perusahaan lah yang dapat melamar ke BMT Sanama. Adapun hasil yang dicapai dari pola rekrutmen yang diterapkan di BMT Sanama sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan BMT, karena BMT Sanama menggunakan pola rekrutmen tertutup sehingga pelamar kerja yang masuk pun akan sesuai dengan yang diinginkan oleh BMT Sanama. The current economic crisis hitting the Indonesian nation has inspired many parties to think about how to develop small and medium enterprises as the foundation of Indonesia's future economy. The Indonesian nation, which is the majority of Muslims, is required to participate. Then in 1992 Bank Muammalat Indonesia was established as early evidence of the concern of Muslims for the Indonesian economy. As time went on, Syari'at-based financial institutions were established, one of which was BMT. BMT as a Shari'ah Economic Institution has the mandate to develop an Islamic economy, one of which is by managing and utilizing existing human resources, by recruiting a number of members as qualified staff with the aim of producing a number of members who are in accordance with what is expected. Because the recruitment of qualified members is very influential on the development of BMT itself. Thus the Islamic economy will also develop and advance. This study aims to determine recruitment, recruitment functions, and recruitment patterns carried out at BMT Sanama Cileunyi Bandung, as well as to determine efforts to raise and distribute funds as well as efforts to socialize products at BMT Sanama Cileunyi Bandung to the public. This study uses a descriptive method that will describe how the recruitment, recruitment function, recruitment patterns, and results of member recruitment at BMT Sanama Cileunyi Bandung. As for data collection techniques, the authors conducted interview techniques with staff and administrators of BMT Sanama Cileunyi Bandung, observation techniques, and study documentation. The data found shows that the recruitment function according to BMT Sanama is: (1) To attract applicants (2) To screen potential applicants (3) To add staff (employees) to BMT Sanama (4) To expand the work network of BMT Sanama (5) In order to add more types of BMT Sanama products (6) In order to make it easier to socialize all types of products. Meanwhile, the member recruitment pattern at BMT Sanama is carried out with a closed pattern, where only applicants who meet the company's qualifications can apply to BMT Sanama. The results achieved from the recruitment pattern implemented at BMT Sanama greatly influence the development of BMT, because BMT Sanama uses a closed recruitment pattern so that the incoming job applicants will match what BMT Sanama wants.

Page 11 of 15 | Total Record : 145