cover
Contact Name
Asep Iwan Setiawan
Contact Email
iwanfidkom@uinsgd.ac.id
Phone
+6281320120415
Journal Mail Official
jurnaltadbir@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/tadbir/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
ISSN : 26232014     EISSN : 26543648     DOI : https://doi.org/10.15575/tadbir
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Manajemen Dakwah meliputi: manajemen modern masjid dan pesantren, lembaga zakat dan keuangan Islam, haji, umrah dan ziarah, dan organisasi masyarakat Islam.
Articles 145 Documents
Penerapan Manajemen Pelatihan Dakwah Dalam Meningkatkan Mutu SDM Santri dan Pondok Pesantren Dede Nurkamilah; Aep Kusnawan; Dewi Sa'diah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 3 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.491 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i3.1802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui (1) perencanaan (2) pengorganisasian, (3) pelaksanaan, (4) pengawasan dan evaluasi pelatihan dakwah di Pondok Pesantren Al-Ihsan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan manajemen pelatihan dakwah dalam meningkatkan mutu SDM santri dan pondok pesantren, (1) Perencanaanya: analisis kebutuhan pelatihan, tujuan pelatihan, peserta pelatihan, anggaran biaya yang diperuntukan untuk fasilitas peserta, sarana dan prasarana peserta dan pelatihan, waktu dan jadwal kegiatan pelatihan, penentuan pemateri dan kurikulum pelatihan. (2) Pengorganisasiannya: penyusunan struktur kepanitiaan, penataan kebutuhan pelatihan dan pembagian kerja. (3) Pelaksanaannya: merealisasikan program yang telah dibuat dan disepakati.(4)Pengawasan dan evaluasinya: melibatkan pembimbing, dan pengurus dalam setiap kegiatan pelatihan. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen pelatihan dakwah di UKS FOSDAI telah dilakukan dengan baik dan dapat meningkatkan mutu SDM santri dan pondok pesantren. Kata Kunci : Penerapan Manajemen; Pelatihan dan Mutu SDM The Purpose of this study is: to find out (1) planning, (2) organizing, (3) implementing, (4) supervising and evaluating da’wah training at Al-Ihsan Islamic Boarding School. The method used is this study is a qualitative descriptive method. Based on the result of the study, based on the results of the study, the application of da’wah training management in improving the quaity of human resouurces of santri and islamic boarding school, (1) Planning: analysis of research needs, research objectives, trainees, budget for participants facilities, facilities and infrastructure of participants and training, time and schedule of training activities, determination of speakers and training curruculum. (2) Organizing: organizing committee structures, structuring training needs, and division of labor. (3) Implementation: realizing the program that has been made and agreed upon. (4) Supervision and evaluation, invloving supervisors, and administrators in each training activity. It can be concluded that the implementation of the da’wah training management at UKS FOSDAI has been carried out well and can improve the quality of human resources of santri and islamic boarding schools. Keywords : application of management; training, and Quality HR
Strategi pondok pesantren dalam meningkatkan kompetensi program tahfidzul qur'an septianingsih septianingsih; ruhiyat ruhiyat; asep iwan setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.489 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i2.1813

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian di Pondok Pesantren Al-fatah adalah untuk mengetahui strategi pondok pesantren dalam meningkatkan kompetensi program tahfidzul qur’an yang di dalamnya meliputi formulasi strategi, implementasi strategi dan evaluasi strategi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, sehingga penulis hanya menggambarkan apa adanya secara sistematis. pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-falah Ciuluk ini memiliki formulasi dengan mengembangkan misi, melakukan analisa terhadap lingkungan internal berupa kelemahan yang dimiliki oleh pesantren dan lingkungan eksternal berupa peluang serta ancaman yang dihadapi. Implementasi yang dilakukan dalam penerapan program tahfidzul Qur’an ini menerapkan implementasi yang sesuai dengan budaya lembaga, budaya ini merupakan kebiasaan, identitas dan ciri khas lembaga. Evaluasi yang dilakukan pun sifatnya terjadwal mulai dari evaluasi harian, mingguan dan tahunan di mana evaluasi ini dilakukan oleh internal penggurus, baik tim pengelola, pembina dan para guru dengan harapan agar pondok pesantren Al-Fatah dapat berkembang dan tumbuh lebih baik lagi. Kata Kunci : Pondok Pesantren; Kompetensi Tahfidzul Qur’an ABSTRACT A The purpose of research at Al-fatah Islamic Boarding School is to find out the strategy of Islamic boarding schools in improving the competence of the tahfidzul quran program which includes strategy formulation, strategy implementation and strategy evaluation. The research method used is descriptive method, so the writer only describes it systematically. Data collection was carried out, namely observation, interviews, and documentation studies. From the results of research conducted at Al-Falah Ciuluk Islamic Boarding School, it has a formulation by developing a mission, analyzing the internal environment in the form of weaknesses owned by the pesantren and the external environment in the form of opportunities and threats faced. The implementation carried out in the application of the program tahfidzul Qur’an implements an implementation that is in accordance with the culture of the institution, this culture is the habits, identities and characteristics of the institution. The evaluation that was carried out was scheduled, starting from the daily, weekly and annual evaluations where the evaluation was carried out by the internal management, both the management team, the coaches and the teachers in the hope that the Al-Fatah Islamic boarding school could develop and grow even better. Keywords: Islamic boarding school respondents; tahfidzul Qur’an
Manajemen Strategik Bimbingan Manasik Haji dalam Meningkatkan Kualitas Jemaah Ni'mah Nurfadillah; Ahmad Sarbini; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.539 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i2.1827

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen strategik Bimbingan Manasik Haji KBIH Masjid Raya Bandung melalui tahapan perumusan strategi, pelaksanaan strategi dan evaluasi strategi untuk meningkatkan kualitas jemaah calon haji. Agar didapatkan data yang valid penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategik Bimbingan Manasik Haji di KBIH Masjid Raya Bandung yaitu melakukan pengembangan visi, misi dan tujuan untuk menjadikan jemaah haji yang mandiri, dengan melakukan Bimsik Haji yang memfokuskan terhadap teori dan praktik. Pada pelaksanaan strategi, bimsik dilakukan semaksimal mungkin oleh para pembimbing yang ahli di bidangnya. Prosedur yang dijalankan oleh KBIH Masjid Raya Bandung dimulai dari pendaftaran sampai dengan pelaksanaan ibadah haji (bimbingan di tanah air, di Arab Saudi dan pasca ibadah haji yang dikumpulkan melalui wadah Jamiatul Hujjaj). Tahapan manajemen strategik dilakukan untuk membantu KBIH menjadikan jemaah haji berkualitas. Kata Kunci: Manajemen, Strategik, Manasik, Kualitas, Jemaah ABSTRACT This study aims to determine the strategic management of the Hajj Ritual Guidanceby KBIH Bandung Great Mosque through the stages of strategy formulation, strategy implementation and strategy evaluation to enhance the quality of prospective pilgrims. In order to obtain a valid data, this study uses descriptive methods with interview, observation and document analysistechniques for collecting the data. The results shows that the strategic management of Hajj Ritual Guidance in KBIH Masjid Raya Bandung is to develop a vision, mission and goals to make an independent pilgrims, by conducting Hajj Ritual Guidancethat focuses on theory and practice. In the implementation of the strategy, Hajj Ritual Guidance carried out as much as possible by the supervisors who are experts in their fields. The procedure that is carried out by the KBIH Bandung Great Mosque starts from registration to the implementation of the pilgrimage (guidance in the homeland, in Saudi Arabia and after the pilgrimage collected through the Jamiatul Hujjajorganisation). The stages of strategic management are carried out to help KBIH make qualified pilgrims. Keywords : Management, Strategic, Manasik, Quality, Pilgrims.
Peran Kepemimpinan KH Muhammad Ridwan dalam Pengembangan Dakwah di Pondok Pesantren Al-Islamiyyah ahmad dian ulumudin; ahmad dian ulumudin
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 4 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.166 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i4.1831

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana metode yang digunakan pimpinan pesantren, untuk mengetahui program-program dan bentuk peran pimpinan pesantren dalam pengembangan dakwah di Pesantren. Penelitian ini berlandaskan pada sebuah teori hasibuan bahwa kepemimpinan merupakan intisari manajemen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriftip karena metode ini dipandang relevan untuk menggali dan menganalisis fenomena empiris yang terjadi dijaman sekarang. Teknik penelitian yang digunakan adalan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dalam analisis datanya menggunakan jenis analisis data kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa dalam mengembangkan dakwah di Pondok Pesantren KH Muhammad Ridwan mengambil keputusan dengan metode yang tidak lepas dari standar dakwah, memperhatikan lingkungan dan kemampuan dewan kiai atau dewan guru, menjalankan program-program yang telah direncanakan dengan objek yang menyeluruh. Bentuk peran yang di gunakan sebagai pimpinan semuanya sesuai dengan kondisi para santri guru dan masyarakat. Hal demikian di pandang mampu dalam pengembangan dakwah dipesantren dengan peran pemimpin sebagai individu terbaik bagi kelompoknya, sebagai tauladan bagi anggota dalam oraganisasinya dan sebagai pemimpin imformal di Pesantren dan di lingkungan masyarakat. Kata Kunci: Peran; Kepemimpinan; Pesantren ABSTRACT The purpose of this study was to determine how the methods used by leaders of pesantren, to find out the programs and forms of role of leaders of pesantren in developing da'wah in Pesantren. This research is based on a theory of fate that leadership is the essence of management. The method used in this study is to use a descriptive method because this method is considered relevant to explore and analyze empirical phenomena that occur today. The research technique used is observations, interviews, documentation, in the analysis of data using qualitative data analysis types. The results of research conducted show that in developing da'wah at the Islamic Boarding School KH Muhammad Ridwan took decisions with methods that can not be separated from the standards of preaching, pay attention to the environment and the ability of the kiai council or teacher council, run programs that have been planned with a comprehensive object. The forms of roles used as leaders are all in accordance with the conditions of the students, teachers and the community. This is seen as being able to develop da'wah in the pesantren with the role of the leader as the best individual for the group, as a role model for members in their organizations and as an informal leader in the pesantren and in the community. Keywords: Leadership; Role forms; Pesantren
Manajemen Strategik Pondok Pesantren Dalam Upaya Membentuk Santri Yang Berkarakter Hasanudin Hasanudin; Dadang Kusnawan; Dewi Sadiah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 3 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.881 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i3.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kejelasan tentang formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi serta pengendalian strategi pada Pondok Pesantren Al-Masthuriyah dalam upaya membentuk santri yang berkarakter. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatana kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga data dapat terkumpul dan dianalisis dengan baik. Penelitian ini menemukan bahwa manajemen strategik Pondok Pesantren Al-Masthuriyah telah diterapkan sesuai dengan tahap-tahap manajemen strategik, yaitu formulasi strategi yang didasarkan pada hasil analisis SWOT, kemudian dituangkan dalam keputusan strategi-strategi yang menjadi nilai jual inti pondok pesantren. Implementasi strategi telah berjalan dengan baik, yaitu dengan melaksanakan program-program yang tersusun, serta penerapan tata tertib santri. Evaluasi dan pengendalian strategi dilkaukan secara terus menerus oleh pimpinan, pengurus, dan karyawan dengan agenda dan jenis rapat yang berbeda. Akhirnya dari seluruh tahapan manajemen strategik yang telah ditetapkan dapat disimpulkan bahwa manajemen strategik pada Pondok Pesantren Al-Masturiyah telah dijalankan dengan baik dan menunjukan keberhasilan yang cukup signifikan dalam upaya membentuk santri yang bekarakter. This study aims to find clarity about strategy formulation, strategy implementation, and evaluation and strategy control at Al-Masthuriyah Islamic Boarding School in an effort to form santri with character. The method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. Data collection is done by observation, interview, and documentation techniques so that the data can be collected and analyzed properly. This study found that the strategic management of Al-Masthuriyah Islamic Boarding School has been applied in accordance with the stages of strategic management, namely the formulation of strategies based on the results of the SWOT analysis, then poured into decisions on strategies that are the core selling points of Islamic boarding schools. The implementation of the strategy has been going well, namely by implementing structured programs, as well as the application of the santri code of conduct. Strategy evaluation and control are carried out continuously by leaders, management and employees with different agendas and types of meetings. Finally, from all the stages of strategic management that have been determined, it can be concluded that the strategic management at Al-Masturiyah Islamic Boarding School has been carried out well and has shown significant success in the effort to form students with character.
Peran Kepemimpinan H. Ahmad Jayani dalam Meningkatkan Kinerja Staf Pengajar Dadan Marathon
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 4 No 3 (2019): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.983 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v4i3.1890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan H. Ahmad Jayani dalam meningkatkan kinerja staf pengajar. Melalui pertama, peran pribadi yaitu peran sebagai figur head, leader, dan liasion. Kedua, peran sumber informasi yaitu peran sebagai monitor and desiminator, dan spoke person. Ketiga peran pembuat keputusan yaitu peran sebagai enterpreneur, distreubance handler dan negotiator. This study aims to determine the leadership role of H. Ahmad Jayani in improving the performance of teaching staff. Through the first, a personal role that is the role as a figure head, leader, and liasion. Second, the role of the source of information is the role of monitor and desiminator, and spoke person. The three roles of decision makers are roles as entrepreneurs, distrubance handlers and negotiators.
Manajemen Strategik Pondok Pesantren dalam Mencetak Kader Da’i Multi Bahasa Winda Siti Mardiana Syifa; Dindin Solahudin; Arif Rahman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 4 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i4.957

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategik yang terdiri dari formulasi, implementasi serta evaluasi strategi Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah dalam rangka mencetak kader da’i multi bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik observasi, studi dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Manajemen Strategik Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah terdiri dari 3 unsur: Pertama, formulasi dilakukan dengan membuat berbagai program kegiatan yang mendukung dalam mencetak kader da’i multi bahasa. Kedua, implementasi berupa pelaksanaan berbagai program disertai prosedur program yang telah ditentukan, serta adanya pembentukan dan pelaksanaan organisasi santri untuk membantu merealisasikan setiap program kegiatan. Ketiga, evaluasi yang dilakukan Pondok Pesantren dalam mencetak kader da’i multi bahasa yaitu dengan melakukan berbagai penilaian, seperti penilaian tertulis melalui berbagai ujian tulis, serta penilaian secara lisan mengenai kebahasaan. This paper aims to analyze strategic management which consists of the formulation, implementation and evaluation of strategies in Al-Ihsan Baleendah Islamic Boarding School in order to produce multi-language cadres. The method used in the research is descriptive method with a qualitative approach. Data collection is done by using observation techniques, documentation studies, interviews, and literature studies. The results of the study show that the Strategic Management of Al-Ihsan Baleendah Modern Islamic Boarding School consists of 3 elements: First, the formulation is carried out by making various program activities that support the printing of multi-language cadres. Second, implementation in the form of implementing various programs accompanied by program procedures that have been determined, as well as the establishment and implementation of santri organizations to help realize each activity program. Third, the evaluation conducted by Pondok Pesantren in printing multi-language cadres is by conducting various assessments, such as written assessments through various written examinations, and verbally evaluating linguistics.
Peran Pemimpin dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Digit Eka Wahyudi; Arif Rahman; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 4 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i4.1074

Abstract

The purpose of this research is to find out the leader policy in BAZNAS Karawang in improving employee performance. To find out the implementation of leadership in BAZNAS Karawang. And to find out the leadership evaluation at BAZNAS Karawang. This study included qualitative research using descriptive methods. Data collection used was interviews, observation and documentation. For research subjects, the chairman of BAZNAS Karawang and his staff. The results found in this study are that the BAZNAS leaders in Karawang have been able to make their employees continue to improve their performance, performance improvements are formed through general and specific policies that are made so that employees remain disciplined, besides implementing leadership by making training, creating harmonious situation, giving awards and also emphasizing the motivation of worship makes the employees not only capable in working but also loyal to BAZNAS so work by wholeheartedly, and through the evaluation made all the mistakes that have occurred can be minimized in the future. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebijakan pemimpin di BAZNAS Karawang dalam meningkatkan kinerja pegawai. Untuk mengetahui implementasi kepemimpinan di BAZNAS Karawang. Dan Untuk mengetahui evaluasi kepemimpinan di BAZNAS Karawang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk subyek penelitian adalah ketua BAZNAS Karawang beserta staffnya. Adapun hasil yang ditemukan dari penelitian ini yaitu bahwa pemimpin BAZNAS Karawang telah mampu menjadikan para pegawainya untuk terus meningkatkan kinerjanya, peningkatan kinerja tersebut dibentuk melalui kebijakan umum dan spesifik yang dibuatnya agar para pegawai tetap disiplin, selain itu mengimplementasikan kepemimpinannya dengan cara membuat membuat pelatihan, menciptakan situasi harmonis, memberikan penghargaan dan juga menekankan motivasi ibadah menjadikan para pegawai tidak hanya mumpuni dalam bekerja namun juga loyal terhadap BAZNAS sehingga bekerja dengan sepenuh hati, dan melalui evaluasi yang diadakannya menjadikan segala kesalahan yang pernah terjadi dapat diminimalisir untuk kedepannya.
Proses Pengawasan Dewan Kemakmuran Masjid dalam Peningkatan Kegiatan Santri Muhammad Fajar Taufiq; Dewi Sadiah; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.1933

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan proses pengawasan DKM Rahmatan Lil’alamin dalam perumusan standar pengawasan, hasil pengawasan, dan tindakan perbaikan DKM Rahmatan Lil’alamin terhadap penyimpangan yang ada dalam kegiatan santri untuk meningkatkan kegiatan santri. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung ke lapangan dan analisis dokumen sehingga diperoleh data yang valid. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pengawasan terhadap kegiatan santri telah diterapkan dengan baik dilihat dari penetapan standar-standar pengawasan yang terbukti dengan adanya Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang dijadikan standar dalam proses pengawasan. Kemudian hasil pengawasan terhadap kegiatan santri dibuat laporan yang tersusun rapih dalam bentuk Laporan Pencapaian Sasaran (LPS) yang akan dibahas untuk bahan evaluasi ketika diselenggarakan rapat. Kemudian ada tindakan perbaikan yang dilakukan oleh DKM Rahmatan Lil’alamin yaitu tindakan perbaikan langsung dan tidak langsung. Tindakan perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan kegiatan agar lebih baik dan produktif. The purpose of this research is to know and describe the DKM supervision process of Rahmatan lil'alamin in formulating the standards of supervision, supervision, and corrective action of DKM Rahmatan lil'alamin against the irregularities present in the activities Students to increase the students ' activities. The research method used is a descriptive method, with the technique of collecting data through interviews, direct observation to the field and analysis of documents so that the data obtained valid. The results of this study showed that the supervision of the students ' activities has been properly applied in the determination of the supervisory standards proven by the standards of the oprational procedures (SOP) as standard in monitoring process. Then the results of supervision on the activity is made a report that arranged neatly in the form of Target Achievement Report (LPS) that will be discussed for evaluation material when held tightly. Then there is a corrective action performed by DKM Rahmatan Lil'alamin which is a direct and indirect corrective action. This corrective action is performed to improve activities to be better and productive.
Urgensi Sosialisasi Pendaftaran Ibadah Haji Diusia Muda Sebagai Upaya Pemerintah Menghadapi Waiting List Haji Di Indonesia Rizki Khairun Nisa
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2020): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v5i1.1953

Abstract

Haji merupakan salah satu ibadah yang sangat populer atau masyhur bagi seluruh umat muslim di dunia, yaitu sebagai bentuk implementasi rukun Islam yang ke-lima. Di Indonesia sendiri minat masyarakat umat muslim untuk dapat menunaikan ibadah haji selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal Ini mengakibatkan waiting list yang terbilang lama yaitu mencapai 41 tahun sehingga mayoritas jemaah haji Indonesia berada pada usia lansia pada saat keberangkatan. Berkaca dari waktu tunggu (waiting list) yang terjadi di Indonesia maka perlu adanya upaya dalam menghadapinya, baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat. Tulisan ini membahas tentang upaya pemerintah dalam menghadapi waiting list di Indonesia dengan cara mensosialisasikan pentingnya pendaftaran ibadah haji diusia muda. Upaya sosialisasi dari permerintah tersebut diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk mempersiapkan pendaftaran ibadah haji diusia muda yang bertujuan mengurangi berbagai risiko pada masa keberangkatan, seperti kondisi kesehatan, usia lanjut, risiko tinggi, dan daya tangkap yang berkurang. Hal tersebut tentunya dapat menganggu proses perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji. Metode yang digunakan dalam penulisan ini yaitu deskriptif kualitatif melalui studi literatur, dengan menjabarkan faktor penting dalam pendaftaran ibadah haji diusia muda dan sosialisasi pemerintah terkait urgensi pendaftaran ibadah haji diusia muda sebagai upaya menghadapi waiting list di Indonesia. Hajj is one of the most popular or famous forms of worship for all Muslims in the world, namely as a form of implementation of the fifth pillar of Islam. In Indonesia, the interest of the Muslim community to be able to carry out the pilgrimage has always increased from year to year. This resulted in a fairly long waiting list, reaching 41 years, so that the Indonesian Hajj was at an elderly age when he disappeared. Reflecting on the waiting time (waiting list) that occurs in Indonesia, it is necessary to deal with it, both from the government and society. This paper discusses the government's efforts in dealing with waiting lists in Indonesia by socializing the importance of registering the Hajj pilgrimage at a young age. The socialization efforts of the government are expected to be able to make the public aware of the registration of Hajj pilgrimage registration at a young age which aims to reduce various risks during the validity period, such as health conditions, old age, high risk, and reduced catching power. This of course can disrupt the travel process and the implementation of the pilgrimage. The method used in this study is descriptive qualitative through literature studies, by explaining important factors in the registration of youth worship and related government socialization urging the registration of youth worship as an effort to face waiting lists in Indonesia.

Page 10 of 15 | Total Record : 145