cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK PADA PEKERJAANPEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika; Ketut Laksmi Maswari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal sebagai tempat tinggal atau hunian bagi individu atau keluarga berfungsi sebagai tempat berlindung, berkumpul, beristirahat, dan melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Rumah tinggal dapat berbentuk sederhana atau kompleks, tergantung pada kebutuhan dan keinginan penghuni serta anggaran yang tersedia. Pembangunan rumah tinggal adalah proses konstruksi atau pembangunan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal. Proses ini mencakup berbagai tahapan mulai dari perencanaan, desain, pemilihan bahan bangunan, hingga pelaksanaan pembangunan fisik rumah. Pembangunan rumah tinggal bertujuan untuk menciptakan sebuah hunian yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan serta keinginan pemilik rumah. Manajemen Proyek sangat penting dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, karena maju mundurnya suatu pekerjaan ditentukan oleh mutu manajemennya. Oleh karena itu penerapan azas manajemen yang baik merupakan suatu hal yang mutlak untuk mencapai tujuan pekerjaan secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan sebagai data sekunder dan observasi sebagai data primer dengan menganalisis penerapan manajemen proyek pada Pekerjaan Pembangunan Rumah Tinggal dengan menganalisis aspek manajemen proyek yang terdiri atas aspek perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan penyelesaian. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan manajemen proyek pada pembangunan rumah tinggal. Manajemen proyek didefinisikan sebagai suatu bentuk atau cara dalam proses pembangunan industri konstruksi dimana tahapan perancangan, perencanaan dan pelaksanaan sebagai suatu kesatuan sistem membangun.
PENGARUH KNOWLEDGE SHARING, PENGALAMAN KERJA DANPERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN TEKNIKINDUSTRI I Dewa Nyoman Usadha; Mardiki Supriadi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi sumber daya manusia di industri saat ini memerlukan keahlian teknik industri yang dimulai dengan pengembangan pola pikir sumber daya manusia yang mengintegrasikan pengujian fungsional karakteristik sumber daya manusia, termasuk berbagi pengetahuan, pengalaman kerja industri, dan kerjasama yang berkaitan dengan kinerja teknik industri. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif yang menguji dampak parsial dan simultan dari karakteristik sumber daya manusia teknik industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagi pengetahuan, pengalaman kerja, dan kerjasama tim memiliki dampak signifikan terhadap kinerja latar belakang ilmiah teknik industri. Ketiga variabel ini, secara simultan, juga memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja sumber daya manusia dengan latar belakang teknik industri. Penelitian ini juga menunjukkan bagaimana pengelolaan sumber daya manusia melalui pendekatan teknik industri, seperti lean manufacturing, six sigma, dan sistem informasi kolaboratif, dapat lebih meningkatkan kinerja individu dan tim di industri.
ANALISIS TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT TERHADAPPEMILAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI LINGKUNGANPERKOTAAN (STUDI KASUS DI DESA SUMERTA KELODKECAMATAN DENPASAR TIMUR KOTA DENPASAR) I Made Alit Widnyana; Azizah Azis; Ayuni Harianti
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesadaran masyarakat Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, terhadap pemilahan sampah rumah tangga serta menganalisis faktor-faktor penghambat yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner kepada 342 kepala keluarga sebagai sampel penelitian yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat berada pada kategori sedang hingga tinggi, dengan persentase masingmasing sebesar 44,12% dan 32,35%. Faktor penghambat utama yang ditemukan adalah kurangnya fasilitas pemilahan sampah (58,82%), keterbatasan waktu (23,53%), dan kurangnya edukasi terkait pengelolaan sampah (17,65%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kesadaran masyarakat sudah cukup baik, masih diperlukan peningkatan infrastruktur pendukung dan kampanye edukasi yang lebih intensif untuk mendorong partisipasi aktif dalam pemilahan sampah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengambil kebijakan dalam merancang strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah perkotaan.
KONSEP PENATAAN SUNGAI BADUNG SEBAGAI RECREATIONALWATERFRONT PADA KAWASAN TAMAN PANCING, DENPASAR A. A. Ayu Sri Ratih Yulianasari; Desak Made Sukma Widiyani; Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja; Frysa Wiriantari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waterfront adalah daerah/bagian kota yang berbatasan dengan air, yang menyediakan sarana-sarana dan prasarana untuk kegiatan rekreasi, seperti taman, arena bermain, tempat pemancingan, dan fasilitas untuk kapal pesiar. Adanya upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui pemberberdayaan masyarakat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kawasan waterfront, Sungai Badung pada Kawasan Taman Pancing, Denpasar berkembang menjadi salah satu objek recreational waterfront yang ramai dikunjungi oleh masyarakat. Tingginya daya tarik sungai pada kawasain ini ternyata menimbulkan persoalan tersendiri bagi lingkungan. Belum tertatanya peruntukan kawasan sekitar menimbulkan permasalahan yang jika tidak segera diatasi akan memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melahirkan konsep penataan bagi kawasan sekitar Taman Pancing yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi masyarakat dan pemangku kebijakan terkait kemana arah pembangunan sungai di kawasan Taman Pancing ini. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif, penelitian ini memaparkan permasalahan yang terjadi dan memberikan alternatif pemecahan dari permasalahan tersebut. Konsep penataan yang direkomendasikan terdiri dari tiga aspek utama: arsitektur, keteknikan, dan sosial-budaya-ekonomi. Aspek arsitektur membagi zona inti sungai dirancang sebagai ruang terbuka hijau dengan fasilitas jogging track, dermaga kecil, dan spot memancing. Zona penunjang menyediakan pusat kuliner dan perbelanjaan untuk menjaga ekosistem sungai dari pencemaran. Zona parkir disebar di beberapa titik untuk mengurangi kemacetan dan mendorong perekonomian lokal. Aspek keteknikan menekankan pengelolaan drainase dan pengelolaan sampah dengan pendekatan ekologis. Konsep ini tidak hanya memperkaya pengalaman wisata masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan sungai.
STUDI PENGARUH PEMASANGAN SISTEM COUNTERPOISE PADALIGHTNING ARRESTER DI GARDU DISTRIBUSI BERBASISSOFTWARE ETAP IG Suputra Widharma; Putri Alit WS; DA Indah Cahya Dewi; IM Sajayasa; IN Sunaya; IGN Sangka; IGK Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat diperlukan untuk menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik dari gardu induk sampai ke pelanggan melalui gardu distribusi. Ini terjadi karena lightning arrester yang mengalami kegagalan dalam menyalurkan tegangan impuls ke tanah karena resistansi pembumian yang cukup tinggi. Pada bagian ini transformator merupakan komponen terpenting dari gardu distribusi. Oleh sebab itu, transformator harus dilindungi oleh lightning arrester dengan nilai resistansi pembumian yang kecil yaitu ≤3 Ω. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil perhitungan counterpoise di Gardu Induk. Dalam menentukan efisiensi penyaluran daya listrik dipergunakan simulasi dengan memanfaatkan perangkat lunak ETAP sehingga diperoleh besarnya efisiensi penyaluran daya listrik pada gardu tersebut. Kualitas tegangan yang diamati di sisi beban dari penyulang yang diperoleh dari hasil simulasi menggunakan program ETAP diketahui sebesar 95,65%. Berdasarkan hasil pengujian ketiga konstruksi pembumian counterpoise untuk memperbaiki nilai resistansi pembumian lightning arrester, maka yang paling efektif dan tepat diimplementasikan di lapangan yaitu konstruksi III dengan hasil perhitungan counterpoise didapat hasil 2,5 Ω, sedangkan pengujian di lapangan diperoleh hasil 2,78 Ω dengan persentase penurunan yaitu 87,96% dari resistansi awal sebesar 23,1 Ω. Memperhatikan hasil analisis dan kesimpulan, maka disarankan kepada pihak terkait agar melakukan kajian lebih mendalam untuk mendapatkan nilai yang lebih sesuai (actual). Analisis ini juga bisa menjadi bahan pertimbangan kepada pihak terkait untuk pengembangan jaringan ke depannya.
ANALISIS DESAIN REVETMENT BATU ARMOR DALAMPENANGGULANGAN KERUSAKAN PANTAI TEGAL BESAR DIKABUPATEN KLUNGKUNG I Wayan Diasa; I Gusti Agung Bagus Semarabawa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Tegal Besar berlokasi di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, merupakan salah satu pantai di Bali yang mengalami abrasi cukup parah akibat gempuran gelombang. Di lokasi studi bangunan-bangunan yang ada seperti vila-vila dan pura sudah sangat dekat dengan laut sehingga hampir tidak ada sempadan pantai. Pada lokasi studi sudah terdapat revetment dengan batu armor sepanjang 230 m untuk mencegah atau mengurangi abrasi yang lebih parah. Tujuan dari studi ini ialah untuk menentukan desain bangungan batu armor pada penanggulangan kerusakan Pantai Tegal Besar,sesuai data yang ada pada pantai tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data angin dan peramalan gelombang, analisis kala ulang gelombang rencana, analisis pasang surut, dan analisis refraksi/defraksi yang menggunakan data sekunder diperoleh dari BMKG Bali, Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS-BP) dan konsultan perencana. Selanjutnya hasil analisis digunakan untuk perhitungan perencanaan desain revetment batu armor. Hasil analisa menunjukkan bahwa abrasi di Pantai Tegal Besar disebabkan oleh gelombang yang cukup tinggi yaitu kala ulang 25 tahun sebesar 3,679 m dan menyusur pantai. Gelombang ini menyebabkan terjadinya perpindahan sedimen menyusur pantai, sehingga direncanakan bangunan revetment dengan lapis batu armor untuk mencegah kemunduran garis pantai di lokasi tersebut. Adapun hasil analisis desain revetment lapis batu armor yang didapat yaitu : tinggi revetment adalah 5,20 m dari LWL dengan sudut kemiringan bangunan 1:2, lapisan utama digunakan batu andesite dengan berat 1500 kg dengan tebal 1,8 m, lapisan kedua menggunakan batu andesite dengan berat 375 kg dengan tebal 1,2 m, lapisan pengisi digunakan batu andesite dan geotextile dengan berat 15 kg dengan tebal 2,2 m, lebar puncak 1,97 m dengan elevasi puncak 5,2 m, tinggi toe protection 1,8 m dengan panjang 3,0 m dan total panjang revetment rencana 750 m.
ANALISA PENGARUH ROBEK DECK SEAL PADATRANSFORMATOR DISTRIBUSI DENGAN MANAJEMEN TRAFO DIPT. PLN (PERSERO) ULP KUTA I Made Sajayasa; IN Sunaya; ING Sangka; IGS Widharma
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik merupakan salah satu kebutuhan utama bagi seluruh masyarakat. Hampir disetiap sektor kegiatan masyarakat membutuhkan energi listrik untuk menjalankan kehidupan sehari-hari. Untuk itu baik secara kualitas, kuantitas, dan kontinuitas, perusahaan listrik negara PT PLN (Persero) diharapkan mampu untuk menyediakan dan menyalurkan energi listrik bagi pelanggan dan masyarakat. Seiring bertambahnya penduduk dan berkembangnya teknologi serta pariwisata, maka penggunaan energi listrik sangatlah penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, di Bali Selatan khususnya. Salah satu material utama jaringan distribusi untuk menyalurkan tenaga listrik ke pelanggan adalah gardu distribusi yang di dalamnya terdapat transformator. Transformator sebagai alat penyaluran energi listrik rentan mengalami gangguan. Sebuah metode yang dapat dilakukan untuk menindaklanjuti gangguan tersebut adalah manajemen trafo. Pada penulisan laporan tugas akhir ini menganalisa tiga gardu distribusi yang mengalami gangguan akibat robek pada bagian deck seal yaitu pada gardu KA 3796 (penyulang camplung tanduk), KA 1643 (penyulang dewa ruci) dan KA 2273 (penyulang kedonganan). Kemudian didapat analisa bahwa kondisi ketiga transformator tersebut dalam kondisi buruk dimana pada bagian deck seal robek dan terdapat rembesan atau tetesan pada oli transformator tersebut. Lalu untuk nilai persentase pembebanan ketiga transformator didapat hasil masing-masing sebesar 3,74%, 3,32% dan 37,67%. Keuntungan yang didapat dalam kajian finansial dengan menggunakan metode manajemen trafo ini yaitu sebesar Rp. 120.617.324 Untuk biaya pemulihan gangguan transformator. Pada ketiga gardu yang mengalami gangguan tersebut dapat diatasi dengan waktu penyelesaian dibawah 180 menit dan gangguan yang dialami PT. PLN (Persero) ULP Kuta semakin berkurang sehingga kinerja operasi yang dimiliki menjadi meningkat.
PERTIMBANGAN FUNGSI DAN ERGONOMI DALAMPERANCANGAN GEDUNG PUSKESMAS PEMBANTU DI PULAUNUSA CENINGAN I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Ceningan adalah sebuah pulau yang terletak di Kabupaten Klungkung Provinsi Bali. Kondisi pulau yang tidak terhubung dengan Bali daratan dan belum belum ada kelancaran transportasi material bangunan secara masif. Pulau dengan luas 300,6 Ha, yang terdiri dari 2 Dusun (sekarang banjar Dinas) dengan jumlah penduduk 1523 jiwa dari 300 KK memerlukan fasilitas kesehatan berupa puskesmas pembantu dengan kondisi baik dan layak operasional. Perancangan puskesmas pembantu menggunakan pedoman berupa Peraturan Menteri Kesehatan nomor 43 tahun 2019 tentang pusat kesehatan masyarakat dan dikombinasikan dengan fasilitas yang ada sebelumnya serta dengan pertimbangan budget yang disediakan oleh pemerintah daerah untuk pembangunan fisik gedungnya. dalam desain tata ruang dan tampilan bangunan tetap menerapkan peraturan pemerintah provinsi bali tentang pelestarian arsitektur tradisional bali dengan tetap menerapkan kaidah bangunan tropis dengan pencahayaan dan penghawaan alami. Dalam pemilihan material juga harus menerapkan peraturan pemerintah tentang kandungan produksi dalam negeri. Sehingga dengan kendala di anggaran dan lokasi tetap didapat desain bangunan yang seimbang dan layak antara fungsi bangunan puskesmas dengan biaya yang dianggarkan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK BOSS GEARSHIFT 4NS DENGAN METODE DMAIC Helena Sitorus; Achmad Muhazir; Bima Fahri Santoso
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang automotive parts; salah satu produk yang dihasilkan Boss Gear Shift 4NS. Pada produksi Boss Gear Shift 4NS periode Oktober 2022–September 2023 terjadi rata-rata defect sebesar 2,7% melebihi batas toleransi perusahaan yaitu 2.5%. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan menentukan akar rmasalah dominan penyebab defect, selanjutnya menentukan usulan perbaikan dan mengetahui perkiraan sigma level setelah perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect yang dominan terjadi adalah mentok shaft, lolos shaft, dan slitting miring. Ketiga defect tersebut mempunyai akar masalah dominan yang sama yaitu berada pada faktor mesin (machine) dan faktor metode (method). Usulan perbaikan telah ditentukan untuk mengatasi akar masalah dominan penyebab defect. Perkiraan rata-rata kenaikan sigma level setelah upaya perbaikan dilakukan adalah sebesar 6,83% yaitu sebesar 4,38 dimana sebelumnya sebesar 4,10.
PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK PADA PEKERJAANSOFTSCAPE HOTEL Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika; Ketut Laksmi Maswari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel adalah salah satu sarana akomodasi sebagai tempat menginap atau beristirahat yangdibutuhkan wisatawan. Hotel sebagai tempat menginap dan beristirahat sebaiknya memiliki Lansekapyang baik dan nyaman untuk para wisatawan. Lansekap merupakan keseluruhan bagian yang beradadi luar bangunan struktur Hotel, baik berupa elemen keras / hardscape dan elemen lunak / softscape.Lansekap sebuah Hotel dapat meningkatkan nilai keindahan Hotel tersebut. Untuk menjaga keindahanLansekap maka diperlukan pemeliharaan Lansekap agar keindahan dan kenyamanan Lansekap dapatterjaga dengan baik.Hotel Alantara Sanur adalah salah satu Hotel bintang 4 yang berlokasi di Sanur Bali. Hotel Alantaramemiliki lahan seluas 58 Are, dengan persentase bangunan 40%, dan area terbuka sebanyak 60%.Persentase ruang terbuka yang lebih dominan dibandingkan bangunan. Salah satu bagian dariLansekap yang akan ditingkatkan pada Hotel Alantara ini adalah pada bagian Softscape khususnyaTaman Hotel.Untuk mewujudkan suatu proyek atau pekerjaan sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai, dibutuhkansuatu manajemen proyek yang bermutu sebagai pengendali pelaksanaan proyek tersebut. Penerapanazas manajemen yang baik merupakan suatu hal yang mutlak untuk mencapai tujuan pekerjaan secaraefektif dan efisien. Khususnya dalam bidang industri jasa pertamanan, dalam hal ini “pekerjaansoftscape pada area Hotel”.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Penerapan Manajemen Proyek PadaPekerjaan Softscape Hotel. Softscape merupakan Taman Hotel, dengan pemilihan jenis tanaman yangsesuai konsep taman tropis dan menciptakan taman dengan konsep hutan, untuk menghasilkansuasana yang teduh, tenang dan menyegarkan.

Page 3 of 18 | Total Record : 173