cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Literature Review: Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Moch Dera
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.306

Abstract

Abstrak Indonesia memiliki risiko bencana yang tinggi akibat letak geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Minimnya kesiapsiagaan masyarakat seringkali memperburuk dampak bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas efektivitas edukasi mitigasi bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari sepuluh jurnal ilmiah yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa edukasi mitigasi bencana secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana. Misalnya, pelatihan mitigasi gempa bumi meningkatkan kesiapsiagaan siswa dari skor 17,36 menjadi 56,20, dan edukasi banjir berhasil meningkatkan kesiapsiagaan dari kategori “Hampir Siap” menjadi “Sangat Siap”. Namun, hambatan seperti kurangnya regulasi dan keterlibatan organisasi eksternal masih menjadi tantangan. Kesimpulannya, edukasi mitigasi bencana efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan, namun memerlukan dukungan regulasi dan pelibatan berbagai pihak. Kata Kunci: Bencana, Gempa Bumi, Kesiapsiagaan, Mitigasi Bencana, Review Literatur. Abstract Indonesia faces high disaster risks due to its geographic position at the convergence of three major tectonic plates. Frequent natural disasters such as earthquakes, floods, landslides, and tsunamis emphasize the need for community preparedness. This study aims to evaluate the effectiveness of disaster mitigation education in enhancing preparedness. The method used is a literature review of ten relevant scientific journals. The results indicate that disaster mitigation education significantly improves knowledge, attitudes, and skills. For example, earthquake mitigation training increased student preparedness scores from 17.36 to 56.20, and flood education elevated preparedness from the “Almost Ready” category to “Very Ready.” However, challenges such as insufficient regulations and external organizational involvement persist. In conclusion, disaster mitigation education effectively enhances preparedness but requires regulatory support and broader stakeholder engagement. Keywords: Education, Disaster Mitigation, Preparedness, Earthquake, Flood. Keywords: Disaster, Earthquake, Preparedness, Disaster Mitigation,Literatur Review.
Pengetahuan Siswa Kelas XII Mengenai Generasi Berencana Di SMA Negeri 25 Kota Bandung Ero; Salsabila
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.307

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya perilaku beresiko pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan siswa kelas XII mengenai Generasi Berencana di SMA Negeri 25 Bandung. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan 422 populasi dan 206 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sebanyak 25 pertanyaan, hasil uji validitas nilai r 0,464 – 0,813 dan reliabilitas cronbach’s alpha 0,902. Hasil penelitian secara umum kategori kurang 55%. Per subvariabel tentang definisi Generasi Berencana kategori kurang 55%, ciri-ciri remaja Generasi Berencana kategori kurang 56%, program Generasi Berencana kategori kurang 54%, tujuan program Generasi Berencana kategori kurang 54%, substansi program Generasi Berencana kategori kurang 55%, maka disarankan kepada Kepala SMA Negeri 25 Bandung dan Pembina PIK-R SMILE mengembangkan program kerja secara teratur seperti pemberian materi setiap seminggu sekali tentang Generasi Berencana untuk memberikan informasi kepada remaja mengenai perencanaan kehidupan yang matang. This study is motivated by the increase in risky behavior in teenagers. The aim of the study was to determine the description of class XII students' knowledge regarding the Planning Generation at SMA Negeri 25 Bandung. This type of study is descriptive with 422 populations and 206 samples using simple random sampling techniques. The study instrument used a questionnaire with 25 questions, the validity test results had an r value of 0.464 – 0.813 and Cronbach's alpha reliability was 0.902. The general study results are in the less than 55% category. Per sub-variables regarding the definition of the Planning Generation in the less than 55% category, the characteristics of the Planned Generation youth in the less than 56% category, the Generation Planning program in the less than 54% category, the objectives of the Planning Generation program in the less than 54% category, the substance of the Planned Generation program in the less than 55% category, it is recommended to the Principal of SMA Negeri 25 Bandung and the PIK-R SMILE Trustees to develop regular work programs such as providing material once a week about the Planning Generation to provide information to teenagers regarding mature life planning.
Tingkat Kecemasan Dan Stres Perpisahan Dengan Orang Tua Pada Santri Kelas VII Di Pondok Pesantren Salsabiila Zainia Cidaun Cianjur Rina; Indra
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.308

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan kasus masalah kesehatan mental pada remaja di Indonesia seperti kecemasan pada tahun 2019 sebanyak 18.373 jiwa dan stres 22.195 jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan stres perpisahan dengan orang tua pada santri kelas VII di Pondok Pesantren Salsabiila Zainia Cidaun. Kecemasan adalah rasa takut yang tidak jelas, isolasi, ketakutan, dan ketidaknyamanan dengan respon yang terkadang tidak diketahui. Stres merupakan respon tubuh yang tidak spesifik terhadap setiap kebutuhan tubuh yang terganggu, berdampak secara total pada individu yaitu terhadap fisik, psikologis, intelektual, sosial dan spiritual. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 99 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner DASS. Kesimpulan penelitian diketahui bahwa santri yang mengalami kecemasan paling banyak yaitu tingkat kecemasan sedang sebanyak 34 responden (34,34%). Sedangkan santri yang mengalami stres paling banyak yaitu tingkat stres ringan sebanyak 33 responden (33,33%). Saran untuk pengurus pesantren selalu menjalin kedekatan, care, dan selalu berinteraksi dengan santri sehingga bisa mengurangi kecemasan santri. Saran untuk stres agar tanggap serta mampu mengatasi permasalahan yang sedang dialami santri agar mereka bisa menjalankan tanggung jawabnya, mengikut proses belajar dengan baik, dan mengikuti kegiatan lainnya sehingga menjadikan mereka seorang santri secara utuh.   This study is motivated by cases of mental health problems in adolescents in Indonesia such as anxiety in 2019 as many as 18,373 people and stress 22,195 people. The study aims to determine the level of anxiety and stress of separation from parents in seventh grade students at Salsabiila Zainia Cidaun Islamic Boarding School. Anxiety is a vague sense of fear, isolation, fear, and discomfort with sometimes unknown responses. Stress is a non-specific response of the body to any disturbed body needs, having a total impact on the individual, namely on physical, psychological, intellectual, social and spiritual. The research design is quantitative descriptive. The research sample was 99 respondents using the total sampling technique. The research instrument used the DASS questionnaire. The conclusion of the study found that students who experienced the most anxiety were moderate anxiety levels as many as 34 respondents (34.34%). While students who experience the most stress are mild stress levels as many as 33 respondents (33.33%). Suggestions for pesantren administrators always establish closeness, caring, and always interact with students so that they can reduce student anxiety. Suggestions for stress to be responsive and able to overcome the problems being experienced by students so that they can carry out their responsibilities, follow the learning process well, and participate in other activities so that they become a complete student.
Evaluasi Resep Obat Anti Tuberkulosis Pada Bulan Oktober – Desember 2023 Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung Dinda Ayu; Famia Dwinta
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.309

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TB merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui udara. Kesalahan dalam pengobatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat merugikan pasien mulai dari resiko ringan hingga serius. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai evaluasi resep obat anti tuberkulosis dengan tujuan mencegah kesalahan pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Evaluasi resep yang dilakukan meliputi skrining resep secara administratif dan klinis, serta kajian mengenai ketepatan dosis dan kemungkinan adanya interaksi obat. Berdasarkan hasil skrining secara administratif terhadap 21 resep obat anti tuberkulosis terdapat 21 resep yang tidak lengkap, yang meliputi tidak adanya paraf dokter (9,52%), alamat pasien (90,47%), umur pasien (71,42%), jenis kelamin pasien (38,09%), dan berat badan pasien (90,47%). Obat anti tuberkulosis yang diresepkan adalah rifampisin (44,11%), isoniazid (32,35%), ethambutol (20,58%), dan pirazinamid (5,88%). Ketepatan dosis obat anti tuberkulosis tidak dapat dianalisis secara keseluruhan karena ketidaklengkapan resep, namun ada enam resep (28,57%) yang dapat dianalisis dan sudah tepat dosis. Terdapat 33,33% potensi interaksi obat dalam resep, serta terdapat 66,66% resep tanpa potensi interaksi obat. Kata Kunci: Tuberkulosis, OAT, resep, interaksi obat
Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK Al-Barokah Kota Bandung Sussanty Cahyaning; Khoirina Nur
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.310

Abstract

ABSTRAK Permasalahan keterlambatan perkembangan motorik kasar di Indonesia pada tahun 2021 masih meningkat sebesar 12,4%, salah satunya di provinsi Jawa Barat yang mencapai 30% pada tahun 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perkembangan motorik kasar pada anak usia 4-6 tahun di TK Al-Barokah Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sampel berjumlah 40 anak, data diperoleh dari hasil observasi menggunakan Denver II dan kuesioner data demografi, data yang diperoleh dimasukan ke dalam rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh dengan kategori normal sebanyak 36 responden (90%) dan kategori suspect sebanyak 4 responden (10%). Kesimpulan bahwa perkembangan motorik kasar pada anak mayoritas normal sebanyak 36 responden (90%). Disarankan kepada kepala sekolah dan guru di TK Al – Barokah Kota Bandung dapat bekerjasama dengan pihak puskeskmas dalam memberikan edukasi dan fasilitas pemeriksaan motorik kasar pada anak menggunakan Denver II. Kata kunci : Anak, Denver II, Perkembangan Motorik Kasar
Pengetahuan Masyarakat Tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Di RW20 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara Kota Cimahi Zustantria Agustin; Deviena
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.311

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi adanya 3 kematian mendadak yang tidak diketahui, disebabkan kurangnya pengetahuan tentang Penggunaan SPGDT PSC 119 di masyarakat RW 20. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Di RW 20 Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi. Sistem Penanggulangan gawat darurat merupakan mekanisme pelayanan Pasien Gawat Darurat yang terintegrasi berbasis Call Center dengan menggunakan kode akses telekomunikasi 119 untuk meningkatkan akses pelayanan kegawatdaruratan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan sebnayak 260 responden Teknik pengambilan Proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner 16 pertanyaan dengan hasil uji validitas r rentang (0,532-0,868) dan uji reliabilitas koefisien Alpha (0,634). Hasil penelitan berdasarkan sub variabel pengertian 56% kategori kurang, sub varabel tujuan 58% kategori kurang, sub variabel cara penggunaan 50% kategori kurang. Kesimpulan penelitian secara umum 45% berkategori kurang. disarankan adanya program penyuluhan tentang sistem Penanggulangan Gawat Darurat terpadu di masyarakat RW 20.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Nelawati; Merry; Nurhalisa Geiby
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.312

Abstract

Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi risiko KEK pada ibu hamil (15- 49 tahun) masih cukup tinggi yaitu sebesar 17,3%, angka tersebut menunjukkan perbaikan dari persentase ibu hamil KEK yang diharapkan dapat turun sebesar 1,5% setiap tahunnya agar dapat mencapai target 10% di tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ranomut Tahun 2024. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional dan jenis penelitian kuantitatif analitik, pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Metode Total Sampling berjumlah 46 responden ibu hamil Trimester 1. Hasil : Uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (p value 0,002), riwayat penyakit infeksi (p value 0,012), pendapatan (p value 0,012), dan paritas (p value 0,027) dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Tahun 2024. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan,riwayat penyakit, pendapatan, dan paritas dengan kejadian KEK pada ibu hamil sehingga diharapkan puskesmas dapat melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap status gizi ibu hamil serta meningkatkan program penanganan dengan cara deteksi dini faktor-faktor yang menyebabkan KEK pada ibu hamil.
Literature Review: Efektifitas Juice Therapy Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Annisa; Kinantika Nur; Heryyanoor
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.313

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya berbagai komplikasi pada kardiovaskular. Perawatan hipertensi umumnya dilakukan dengan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang semakin banyak dikaji yaitu konsumsi jus buah dan sayur yang kaya akan kalium, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas terapi jus dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi berdasarkan kajian literatur. Studi ini menggunakan metode literature review dengan menelusuri berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Artikel yang digunakan dipilih berdasarkan kriteria inklusi, seperti penelitian yang membahas konsumsi jus buah dan pengaruhnya terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi dalam rentang 5 tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk meninjau mekanisme kerja, jenis buah yang efektif, serta hasil penelitian terkait. Berdasarkan hasil telaah literatur, didapatkan sebanyak 8 artikel yang direview, dimana, jus semangka, jus mentimun dan jus seledri menunjukkan efektivitas dalam menurunkan tekanan darah dengan penurunan terbanyak sebanyak 40 mmHg sistolik dan 20 mmHg diastolik pada jus semangka. Kandungan kalium, flavonoid, dan nitrat dalam buah-buahan ini berperan dalam vasodilatasi pembuluh darah serta pengurangan stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, efektivitas terapi ini bergantung pada durasi konsumsi, dosis, serta pola diet secara keseluruhan. Terapi jus dapat menjadi alternatif tambahan yang efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain studi yang lebih kuat untuk memastikan dosis optimal, durasi konsumsi, serta interaksi dengan terapi medis lainnya.
Hubungan Regulasi Emosi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto I Kabupaten Pekalongan Rizqy; Ratnawati; Dafid; Hana
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.314

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan merupakan periode penting bagi seorang ibu yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan berbagai perubahan emosional yang terjadi selama hamil. Oleh karena itu, ibu hamil memerlukan ketrampilan mengelola emosi untuk mengatasi kecemasan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto 1 Kabupaten Pekalongan. Sampel diambil dengan cara cluster random sampling sebanyak 77 responden. Responden pada penelitian yaitu Ibu Hamil trimester 1-3. Instrumen penelitian berupa kuesioner regulasi emosi Emotion Regulation Questionnare Sedangkan kuesioner tingkat kecemasan Perinatal Anxiety Screening Scale. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan regulasi emosi Cognitive reappraisal sebanyak 76 responden (98,7%). Terdapat 52 responden (67,5%) mengalami tingkat kecemasan ringan-sedang. Uji Spearman rank menunjukkan nilai p value 0,644 (p>0,05) artinya tidak ada hubungan regulasi emosi dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Simpulan : Dengan demikian tidak terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dengan kecemasan pada ibu hamil. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk meneliti faktor lain yang terkait dengan kecemasan pada ibu hamil seperti dukungan sosial, status keluarga, dan status pekerjaan. Kata Kunci : Ibu Hamil, Regulasi Emosi, Tingkat Kecemasan
Narrative Review: Analisis Penerapan Internet of Things (IoT) pada Alat Continuous Glucose Monitor Alya Huwaida; Anisa; Dina; Nova Dwi; Shafa; Nunung Siti; Syawalia Fitri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.315

Abstract

ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pemantauan kadar glukosa darah secara rutin untuk mencegah komplikasi. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) berbasis Internet of Things (IoT) telah berkembang sebagai solusi inovatif dalam manajemen diabetes dengan memungkinkan pemantauan kadar glukosa secara real-time. CGM berbasis IoT menawarkan berbagai keunggulan, seperti notifikasi otomatis saat kadar glukosa berada di luar batas normal, integrasi dengan perangkat medis lain, serta akses data jarak jauh yang dapat membantu pasien dan tenaga medis dalam mengambil keputusan lebih cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi IoT pada sistem CGM serta menganalisis manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan mengkaji berbagai studi yang membahas implementasi IoT dalam sistem pemantauan glukosa. Hasil kajian menunjukkan bahwa CGM berbasis IoT dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan serta mengurangi risiko komplikasi akibat fluktuasi kadar glukosa. Namun, tantangan seperti biaya yang tinggi, keterbatasan akses di daerah terpencil, serta risiko keamanan data masih menjadi kendala dalam penerapannya. Oleh karena itu, pengembangan teknologi sensor non-invasif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan sistem keamanan menjadi langkah penting untuk mendukung implementasi CGM berbasis IoT secara lebih luas dan efektif di masa depan. Kata kunci: Internet of Things, Pemantauan Glukosa Berkelanjutan, diabetes mellitus, pemantauan glukosa, teknologi kesehatan