cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Kajian Literatur: Terapi Musik Gamelan Untuk Mengurangi Tingkat Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Nikmah Nurul; Supratman
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.317

Abstract

Lansia yang tidak dikelola masalah kesehatan mental dapat menyebabkan depresi. Salah satu terapi non-farmakologis yang sederhana dan murah adalah pemberian pengobatan dengan terapi musik gamelan. Terapi musik adalah kumpulan suara yang diputar, termasuk melodi, ritme, harmoni, warna, warna, bentuk, gaya, dan banyak lagi, karena musik diterapkan pada terapi dan dipulihkan dengan musik dan menjaga kesehatan biografi, psiko, masyarakat, dan budaya individu. Pendahuluan: Salah satu depresi yang dikendalikan secara non-farmakologis yang telah diuji keberhasilannya adalah penggunaan terapi musik. Perawatan dapat membantu lansia yang tertekan tentang suasana hati, kebahagiaan, interaksi, hubungan sosial dan berbagi pengalaman. Tujuan: Kajian literatur ini bertujuan untuk menjelaskan efek bermain instrumen gamelan pada tingkat depresi di antara lansia dalam sistem sosial. Metode: Metode yang digunakan adalah pencarian artikel Google Scholar menggunakan kata kunci yaitu terapi musik gamelan, lansia, dan depresi. Artikel ini kemudian dipilih dengan PRISMA. Data yang dihasilkan diatur secara sistematis dan diskusi dilakukan. Hasil: Terapi musik gamelan efektif dalam mengurangi depresi pada lansia. Terapi musik tidak memiliki batasan, sehingga perawatan ini berlaku untuk semua individu yang terkena. Kesimpulan: Kajian literature telah menunjukkan lima artikel bahwa terapi musik gamelan efektif dalam mengurangi depresi pada lanjut usia di panti sosial.
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia Nazella Indira; Siti; Nuryati
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.318

Abstract

Pendahuluan: Bronkopneumenia menyebabkan perubahan pernafasan pada anak sehingga membutuhkan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. teknik fisioterapi dada merupakan salah satu jenis terapi yang umum diberikan pada pasien dengan bronkopneumonia dengan tujuan untuk mengurangi frekuensi pernapasan, meningkatkan kadar O2, dan memperbaiki saturasi oksigen. Tujuan: untuk melaporkan efektifitas pemberian terapi Teknik fisioterapi dada dalam membantu menurunkan frekuensi pernapasan dan memperbaiki pola pernapasan pada pasien bronkopneumonia. Metode: Teknik observational yang melibatkan 5 anak dengan Bronkopneumonia di Rumah Sakit yang menerima intervensi Fisioterapi Dada dari perawat dengan kriteria anak yang mengalami kondisi sesak nafas dan terdiagnosis bronkopneumonia. Pasien diberikan teknik fisioterapi dada selama 15 menit di ruang perawatan. Observasi pernafasan dilakukan dengan memonitor frekuensi nafas dan saturasi oksigen setelah 15 menit dilakukan Fisioterapi Dada dengan menggunakan lembar pencatatan status pernapasan. Analisa data dilakukan dengan melihat perubahan nilai frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen sebelum dan setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada. Hasil : Terjadi penurunan pada frekuensi pernapasan secara bertahap setelah diberikan terapi fisioterapi dadaselama 15 menit Kesimpulan: Implementasi Teknik fisioterapi dada memiliki dampak positif pada pasien bronkopneumonia. Dengan mengurangi frekuensi pernapasan yang berlebihan dan mengajarkan pasien untuk mengontrol pernapasan mereka, teknik ini membantu mengendalikan gejala bronkopneumonia, meningkatkan kontrol bronkopneumonia, dan meningkatkan kualitas hidup pasien
Hubungan Pengetahuan Ibu Postpartum Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomuut Kota Manado Merri; Anggun; Putri Novenia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.319

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, dengan komposisi kompleks yang mendukung pertumbuhan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kolostrum, sebagai ASI pertama yang dihasilkan pascapersalinan, memiliki manfaat signifikan dalam menurunkan risiko infeksi pernapasan dan gangguan pencernaan. Namun, pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian kolostrum masih bervariasi dan dapat memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan : untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu pascapersalinan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Ranomuut. Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 27 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang kolostrum serta praktik pemberian kolostrum kepada bayi mereka. Hasil : analisis menggunakan uji Chi-Square dengan nilai Fisher's Exact Test (p=0,002) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum. Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu, semakin besar kemungkinan mereka untuk memberikan kolostrum kepada bayi mereka. Kesimpulan : penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan edukasi kepada ibu pascapersalinan mengenai manfaat kolostrum sangat penting untuk mendukung kesehatan bayi baru lahir. Oleh karena itu, program penyuluhan dan edukasi yang lebih intensif di fasilitas pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan guna memastikan pemberian kolostrum yang optimal.
The Impact Of Illness Perception Among People Living With Hiv: A Scoping Review Nida; Iqbal; Hasniatisari
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.320

Abstract

Illness perception is important and directly affects the health outcomes of people living with HIV (PLHIV). It impacts their psychological well-being, ART adherence, and quality of life. This scoping review aims to analyze the impact of illness perception among PLHIV. A literature study was conducted using Scopus, EBSCOhost, and PubMed databases with relevant keywords. Inclusion criteria included studies involving an HIV population, published in English between 2009 and 2024 and available in free full text. The result showed that negative illness perception was consistently associated with poorer quality of life, increased psychological distress, and reduced ART adherence. Conversely, interventions such as cognitive-behavioral therapy (CBT) and psychoeducation improved illness perception, leading to enhanced health outcomes. Therefore, illness perception interventions are important in HIV care strategies because they improve mental health, quality of life, and adherence to treatment, which in turn improves long-term health outcomes for people living with HIV. Keywords: illness perception, PLHIV, scoping review
Picky Eater Dan Asupan Nutrisi Anak Prasekolah Desa Tanjungsari Sumedang Sintya Aulia; Adelse Prima; Ema Arum
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.321

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Perilaku picky eater pada anak prasekolah dapat memengaruhi asupan nutrisi dan perkembangan optimal. Sekitar 74% anak prasekolah global mengalami picky eater, yang berdampak pada status gizi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku picky eater dan asupan nutrisi harian anak prasekolah di TK/PAUD Desa Tanjungsari, Sumedang. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Dari 211 siswa di enam TK/PAUD, dipilih 153 sampel dengan teknik proportionate stratified sampling. Data dikumpulkan menggunakan Children Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) untuk mengidentifikasi picky eater dan 24 Food Recall yang dianalisis dengan Nutrisurvey. Hasil disajikan dalam distribusi frekuensi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan 15% anak mengalami picky eater, sementara 85% tidak. Sebanyak 0,7% anak mengalami defisit protein, 34,6% kekurangan karbohidrat, dan 37,9% kelebihan lemak. Sebagian besar anak memiliki asupan protein normal atau berlebih. Kesimpulan : Ditemukan variasi dalam asupan nutrisi anak prasekolah, dengan beberapa mengalami defisit karbohidrat dan kelebihan lemak. Oleh karena itu, diperlukan penerapan pola makan dengan gizi seimbang untuk memastikan kecukupan nutrisi yang mendukung pertumbuhan optimal.   ABSTRACT Background : Picky eating behavior in preschool children can impact their nutritional intake and overall development. Approximately 74% of preschool children worldwide experience picky eating, which affects their nutritional status. Objective : This study aims to describe picky eating behavior and the daily nutritional intake of preschool children in TK/PAUD Tanjungsari Village, Sumedang. Method : This study employed a quantitative approach with a descriptive design. A total of 153 samples were selected from 211 students across six TK/PAUD using proportionate stratified sampling. Data were collected using the Children Eating Behavior Questionnaire (CEBQ) to identify picky eaters and a 24-hour Food Recall, which was analyzed using Nutrisurvey. The results were presented as a frequency distribution. Results : The findings revealed that 15% of children exhibited picky eating behavior, while 85% did not. Additionally, 0.7% of children had a protein deficit, 34.6% experienced carbohydrate deficiency, and 37.9% had excessive fat intake. Most children had normal or excessive protein intake. Conclusion : There were variations in the nutritional intake of preschool children, with some experiencing carbohydrate deficits and others consuming excess fat. Therefore, implementing a balanced diet is essential to ensure adequate nutrition and support optimal growth.  
Literature Review: Hambatan dan Strategi Membangun Caring serta Berpikir Kritis Dalam Keperawatan Allyssa Rizky; Astri; Muhammad Aghna Firdaus; Siti; Popon
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.322

Abstract

Praktik keperawatan di era modern menghadapi tantangan kompleks yang memengaruhi dua kompetensi penting, yaitu kemampuan berpikir kritis dan perilaku caring. Masalah utama yang dihadapi adalah tingginya beban kerja, tekanan waktu, serta kurangnya pelatihan dan refleksi praktik yang menghambat pengembangan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perawat dapat membangun perilaku caring dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan praktik keperawatan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel dari database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect selama 10 tahun terakhir. Seleksi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat menggunakan panduan PRISMA. Hasil menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan perilaku caring. Faktor dominan yang memengaruhi antara lain tingkat pendidikan, pengetahuan, motivasi, dan pengalaman klinis. Strategi seperti pelatihan berkelanjutan dan pendekatan pembelajaran berbasis masalah direkomendasikan untuk meningkatkan kedua kompetensi tersebut.
Motivasi Akseptor KB Tentang Penggunaan Alat Kontrasepsi Pil Di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Eli Rusmita; Elsa Novianti
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.323

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya tiga akseptor KB Pil di Desa Sukajaya Kecamatan Lembang yang mengalami kegagalan dalam menggunakan kontrasepsi pil sehingga menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui motivasi akseptor KB pil tentang penggunaan alat kontrasepsi berjenis pil. Motivasi merupakan suatu pendorong yang mengubah energi dalam diri seseorang kedalam bentuk aktivitas nyata untuk mencapai tujuan. Motivasi terdiri dari dua jenis yaitu motivasi internal dan motivasi eksternal. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan populasi 590 akseptor KB pil dan sampel 85 responden dengan menggunakan teknik sampel acak sederhana. Instrument yang digunakan berupa kuesioner dengan jumlah 16 pernyataan. Hasil uji validitas diperoleh nilai r hitung (0,382-0,680) dan uji reliabilitas didapatkan hasil cronbach’s alpha (0,805). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden 60 orang (70,59%) termasuk kedalam kategori motivasi tinggi, yang terdiri dari sejumlah 65 orang (76,47%) memiliki motivasi internal yang tinggi dan sejumlah 58 orang (68,23%) memiliki motivasi eksternal yang tinggi. Kesimpulannya yaitu motivasi akseptor KB tentang penggunaan alat kontrasepsi pil paling banyak memiliki tingkat motivasi tinggi yaitu 60 responden (70,59%). Maka saran ditujukan untuk kader Desa Sukajaya diharapkan dapat lebih aktif lagi dalam melakukan penyuluhan atau memberikan informasi mengenai penggunaan alat kontrasepsi. Kata Kunci : Akseptor KB, Kontrasepsi Pil, Motivasi
Hubungan antara Sleep Hygiene dengan Gangguan Tidur pada Remaja di SMP Muhammadiyah 2 Banjarmasin Della Ramanda; Mariani Mariani; Rita Kirana; Kristina Yuniarti; Muhsinin Muhsinin
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.324

Abstract

Sleep Hygiene merupakan serangkaian kebiasaan yang mendukung kualitas tidur yang baik. Namun, banyak remaja mengalami gangguan tidur akibat praktik Sleep Hygiene yang buruk, seperti tidur larut malam, konsumsi kafein berlebih, tidak melakukan rutinitas kebersihan sebelum tidur. Faktor seperti adanya aktivitas fullday, serta keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler turut memperburuk pola tidur. Gangguan tidur yang terjadi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan psikologis, seperti mudah mengantuk di siang hari, penurunan konsentrasi, serta gangguan emosi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis apakah ada Hubungan antara Sleep Hygiene dengan gangguan tidur pada Remaja Di SMP Muhammadiyah 2 Banjarmasin. Metode Penelitian memakai model analisa korelasi melalui pendekatan cross sectional dengan metodelogi kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 76 orang dengan menggunakan teknik total sampling dengan hasil berjumlah 76 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data hasil pemeriksaan Sleep Hygiene dan gangguan tidur menggunakan uji chi square didapatkan hasil p value (0,000)<a(0,05) dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan antara Sleep Hygiene dengan gangguan tidur pada Remaja Di SMP Muhammadiyah 2 Banjarmasin. Saran bagi teoritis penelitian ini bisa meningkatkan pengetahuan orang tua beserta remaja agar kualitas tidur remaja menjadi lebih baik melalui penerapan Sleep Hygiene yang baik.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Bahaya Kehamilan di UPTD Puskesmas Ongkaw Christine Wongkar; Widia Shofa Ilmiah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.325

Abstract

Kesadaran ibu hamil terhadap bahaya kehamilan merupakan aspek penting dalam mencegah munculnya komplikasi yang berisiko bagi keselamatan ibu dan janin. Salah satu faktor yang berperan dalam membentuk pengetahuan tersebut adalah tingkat pendidikan. Penelitian ini bertujuan menelaah keterkaitan antara tingkat pendidikan ibu hamil dan pemahaman mereka tentang risiko kehamilan di Desa Ongkaw Dua, wilayah kerja UPTD Puskesmas Ongkaw. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang (cross‑sectional), melibatkan 40 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasilnya memperlihatkan korelasi signifikan antara jenjang pendidikan dan tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai bahaya kehamilan (p < 0,05), yang berarti semakin tinggi pendidikan, semakin baik pula pemahaman terhadap tanda‑tanda berisiko selama kehamilan. Berdasarkan temuan ini, tenaga kesehatan di Puskesmas diharapkan semakin intensif menyelenggarakan kegiatan edukasi terutama bagi ibu dengan latar pendidikan rendah—untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan mereka mengenai potensi risiko kehamilan.
Pengaruh Kejadian Abortus Terhadap Kualitas Hidup Pasca Keguguran di Wilayah Kerja Puskesmas Posi Posi Indrawati; Widia Shofa Ilmiah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.326

Abstract

Abortus merupakan masalah reproduksi yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis, sosial, dan lingkungan kehidupan perempuan. Penelitian ini mengkaji pengaruh kejadian abortus terhadap kualitas hidup pasca keguguran di wilayah kerja Puskesmas Posi Posi. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik, studi ini melibatkan 45 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,004 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan bermakna antara pengalaman abortus dan kualitas hidup pasca keguguran; semakin berat pengalaman yang dialami, semakin menurun kualitas hidup setelahnya. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial dan edukasi berkelanjutan oleh tenaga kesehatan untuk mendukung proses pemulihan dan meningkatkan kesejahteraan perempuan pasca keguguran.