cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Preeklampsia dan Dukungan Suami : Studi Korelasional Di Wilayah Kerja Puskesmas Sragi II Kabupaten Pekalongan: Preeclampsia and Spousal Support: A Correlational Study in the Working Area of Sragi II Public Health Center, Pekalongan Regency Ratnawati Ratnawati; Rika Amalia Dewi; Dyah Putri Aryati; Dian Kartikasari
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.327

Abstract

Introduction:Preeclampsia remains a significant maternal health challenge, more commonly found in developing countries than in developed ones. In Indonesia, the prevalence of preeclampsia is reported to be 3.3%. This condition is a serious pregnancy complication characterized by elevated blood pressure and the presence of protein in the urine. This study aims to assess the relationship between Spousal support and the incidence of preeclampsia among pregnant women in the working area of Sragi II Public Health Center, Pekalongan Regency. Methods:This research employed a descriptive design with a cross-sectional approach. Data collection used a total sampling technique, involving 66 pregnant women in their second and third trimesters. The research instruments included a questionnaire to assess husband support, as well as blood pressure measurements and urine protein tests. Data were analyzed using the Fisher Exact Test. Results:The findings revealed that 51.5% (34 respondents) received good support from their husbands. The majority of participants (98.5% or 65 individuals) did not experience preeclampsia. Based on statistical analysis using the Fisher Exact Test, a significance value of 1.000 was obtained, indicating no association between husband support and the incidence of preeclampsia among pregnant women in the Sragi II Health Center area. Recommendation:This study recommends that nursing professionals implement interventions involving Spousal support in the care of pregnant women, especially those experiencing or at risk of preeclampsia during pregnancy.
Pengetahuan Masyarakat Tentang Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor Ero Haryanto; Nurhaeni Diniah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.328

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus tuberkulosis di masyarakat sehingga angka kenaikan kasus tuberkulosis meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor. pengetahuan adalah suatu dasar untuk manusia dalam melakukan sesuatu. Masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama di Wilayah tertentu. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycrobacterium Tuberculosis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi masyarakat sebanyak 2.287 penduduk. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling didapatkan sebanyak 342 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan uji validitas pada 30 responden deengan nilai r hasil 0,477-0,876 nilai uji reliabilitas diperoleh α= 0,969. Hasil penelitian secara umum diperoleh 217 responden (63%) berpengetahuan kurang. Hasil pengetahuan berdasarkan sub variabel definisi Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan baik, penyebab Tuberkulosis 129 responden (38%) pengetahuan kurang, penularan Tuberkulosis 146 responden (43%) berpengetahuan kurang, faktor resiko 146 responden (43%) pengetahuan baik, gejala Tuberkulosis 142 responden (42%) pengetahuan kurang, pencegahan Tuberkulosis 137 responden (40%) pengetahuan kurang, pengobatan Tuberkulosis 147 responden (44%) pengetahuan kurang. Kesimpulan penelitian pengetahuan masyarakat di Wilayah kerja Puskesmas Parung Panjang memiliki pengetahuan yang kurang. Disarankan kepada Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor memberikan penyuluhan terhadap kader dalam rangka menanggulangi Tuberkulosis.
Hubungan Self Efficacy Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kelurahan Baros Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Baros ady waluya; Asmarawanti; siti Paridah; Dedi Wahyudin; Nunung Liawati
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.330

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi yang umum dialami oleh lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani secara optimal. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Baros Kota Sukabumi, tingkat kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh rendahnya keyakinan diri (self efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 207 responden yang dipilih melalui metode cluster sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self efficacy rendah (59,9%) dan tingkat kepatuhan yang juga rendah (58%). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara self efficacy dan kepatuhan minum obat (p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa lansia dengan self efficacy yang lebih tinggi cenderung memiliki kepatuhan minum obat yang lebih baik. Intervensi berupa edukasi serta dukungan psikososial diperlukan untuk meningkatkan self efficacy lansia.
Hubungan Dukungan keluarga Dengan Self Care Management Pada Pasien Hipertensi Di Poli Klinik Kamala Rumah Sakit Hermina Kabupaten Sukabumi Nunung Liawati; Nurun Nisa; Reni Suherman; Ady waluya
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.331

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Hipertensi masuk 10 besar penyakit terbanyak di RSU Hermina. Pengelolaan hipertensi tidak cukup hanya dengan obat, tapi perlu self care management yang baik dan didukung oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan self care management pada pasien hipertensi Dukungan keluarga adalah keterlibatan keluarga dalam bentuk bantuan emosional, informasi, tindakan langsung, dan penghargaan. Self care management merupakan kemampuan pasien dalam mengelola kesehatannya secara mandiri, sedangkan hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang perlu dikelola jangka panjang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 85 responden dalam data perbulan dipilih melalui teknik total sampling, dan pengambilan data dilakukan secara accidental sampling. Menggunakan kuesioner PSS-FA dan HSM-Q dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga dan self care management yang baik. Terdapat hubungan yang signifikan terhadap keduanya (p = 0,000 <0,05). Dukungan keluarga berpengaruh terhadap self care management apda pasien hipertensi. Rumah sakit disarankan meningkatkan edukasi kepada keluarga agar lebih terlibat dalam mendukung pengobatan dan perubahan gaya hidup pasien.
Pengaruh Pemberian Video Be-Fast Terhadap Pengetahuan Keluarga Pasien Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuin Raya Izma Daud; anas nasrullah; Zaqyyah Huzaifah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.333

Abstract

Stroke is one of the leading causes of death worldwide, ranking third after coronary heart disease and cancer. There are two main types of stroke: ischemic and hemorrhagic, which can affect various aspects of the lives of those affected. Timely and appropriate treatment during the golden window, which lasts about three hours after a stroke occurs, is crucial to reducing the risk of disability. In Indonesia, public awareness regarding stroke symptoms and initial management steps remains relatively low, contributing to the high incidence of stroke. This study aims to analyze the impact of BE-FAST educational videos on the knowledge of families of stroke patients at Puskesmas Kuin Raya. The research method employed is a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The results indicate that before the intervention, 56.38% of family members of stroke patients had a sufficient level of knowledge, while after the intervention, 61.70% showed an improvement to a good level of knowledge. The Wilcoxon test yielded a p-value of 0.001, indicating a significant effect of the BE-FAST educational video on enhancing the knowledge of families of stroke patients. This study recommends that Puskesmas provide more engaging and effective educational media to increase public awareness and knowledge about stroke.
Uji In-Vitro Kandungan Sun Protection Factor (Spf) Ekstrak Etanol Kulit Pisang Nangka (Musa Paradisiaca L.) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Tantriska Wijanti; Eva Pahlani; Saniyah Nur Hasanah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.334

Abstract

Ultraviolet (UV) radiation consists of UV-A, UV-B, and UV-C rays. Exposure to UV radiation can cause skin damage, thereby necessitating protection in the form of sunscreen. The peel of jackfruit banana (Musa paradisiaca L.) has potential as a natural sunscreen agent due to its content of secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, tannins, and polyphenols. This quantitative study aims to determine the Sun Protection Factor (SPF) value of the ethanol extract of jackfruit banana peel. The extraction process was carried out using maceration and remaceration methods with 70% ethanol. The SPF value was tested in vitro using the Mansur method with UV-Vis spectrophotometry at wavelengths of 290–320 nm with 5 nm intervals. The results showed that the macerated extract at a concentration of 2000 ppm had an average SPF value of 7.762, categorized as providing extra protection. Meanwhile, the remacerated extract showed an average SPF value of 3.102, categorized as providing minimal protection. It can be concluded that the macerated extract has a higher effectiveness in protecting against UV radiation.
Hubungan Lama Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Pada Pasien Anak Penderita Ispa Di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Wilda Nur Jannah; Yosra Sigit Pramono; Yurida Olviani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.336

Abstract

dapat menimbulkan perasaan tidak aman. Peran orang tua tidak terputus bagi anak saat mereka berada di Rumah Sakit pada kenyataannya, anak akan lebih membutuhkan peran orang tua dalam situasi ini daripada saat mereka tidak sakit. Tentu saja, hal itu memengaruhi kesehatan mental orang tua ketika mereka menanyakan kondisi anak mereka saat mereka menerima perawatan jika anak tersebut menunjukkan tandatanda ketidaknyamanan, kegelisahan, tangisan, atau kerewelan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi penelitian ini 368 orang tua yang anaknya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil berjumlah 79 responden. Analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p value (0,001) < (0,05) dapat disimpulkan adanya hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya perawat yang ada diruangan merak agar bisa memberikan penjelasan kepada orang tua terkait lama perawatan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita anak.
Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Pada Mencit Jantan Putih (Mus Musculus L.) Yang Diinduksi Aloksan Asep Edi Sukmayadi; Dede Imas Delia Putri; Dinda Ayu Deliana
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.338

Abstract

Daun kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan salah satu tanaman obat yang bermanfaat sebagai antidiabetes. Daun kemangi mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin yang dapat menghambat dan menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antidiabetes ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap mencit yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Mencit dibuat hiperglikemi dengan pemberian aloksan. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok perlakuan ekstrak daun kemangi dosis 100, 200 dan 300 mg/kg BB, dan kelompok positif (glibenklamid 0,7472 mg/kg BB). Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif dengan melihat jumlah penurunan kadar glukosa darah mencit pada hari pertama (H1) dan hari ke (H8). Hasil rata-rata persentase penurunan glukosa darah pada kelompok kontrol negatif sebesar 4,95%, kelompok dosis ekstrak 100 mg/kg BB sebesar 27,24%, kelompok dosis ekstrak 200 mg/kg BB sebesar 32,31%, kelompok dosis ekstrak 300 mg/kg BB sebesar 34,36%, dan kelompok kontrol positif sebesar 53,90%. Berdasarkan hasil tersebut yang paling mendekati kontrol positif dengan persentase rata-rata sebanyak 34,36% yaitu kelompok dosis III (300 mg/kg BB) dengan nilai persentase rata-rata kontrol positif sebesar 53,90%
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah Di Paudqu Itqaan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Desi Sundari Utami; Memey Widia Melisa
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.340

Abstract

  Berdasarkan penelitian (Roesli 2020) di Puskesmas daerah Jawa Barat didapatkan bahwa data yang memiliki gangguan motorik halus sebanyak 14,3%.  Tujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah di PaudQu ItQan Kecematan Cimenyan Kabupaten Bandung. Desain penelitian menggunakan deskriptip kuantitatif, populasi adalah seluruh anak dan orang tua di paudQu ItQan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung sebanyak 76 orang responden dengan menggunakan Teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola asuh (Buri,1991) dan DDST. Hasil penelitian secara umum diperoleh Distribusi frekuensi Pola Asuh Orang Tua kategori demokratis 22 responden (58%) dan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia kategori normal sebanyak 23 orang (58%). Penelitian ini menunjukan nilai p value  < 0,030 yang artinya ada Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah di PaudQu ItQan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. Saran bagi paudQu ItQan segera melakukan sosialisasi kepada orang tua tentang pentingnya pola asuh.    
Faktor Faktor-Faktor yang Beruhubungan dengan Kejadian Gagal Jantung di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Fitri; Solikin; Diah Retno Wulan; Izma Daud
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.343

Abstract

Gagal jantung merupakan masalah kesehatan global yang serius dan tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, termasuk di Indonesia. Kondisi ini merupakan manifestasi klinis akhir dari berbagai gangguan kardiovaskular seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperlipidemia, kebiasaan merokok, riwayat keluarga, serta adanya komorbiditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gagal jantung di RSUD Sultan Suriansyah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 113 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara hipertensi (p=0,005), merokok (p=0,022), diabetes melitus (p=0,027), hiperlipidemia (p=0,005), riwayat keluarga (p=0,003), dan komorbiditas (p=0,042) dengan kejadian gagal jantung. Faktor-faktor tersebut terbukti berkontribusi terhadap terjadinya gagal jantung. Oleh karena itu, faktor risiko ini perlu dipertimbangkan dalam strategi pencegahan dan intervensi kesehatan, khususnya pada populasi berisiko tinggi di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini dan manajemen komprehensif faktor risiko untuk mengurangi beban gagal jantung.