cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL LA MULI KARYA NUNUK Y. KUSMIANA DAN IMPLIKASI DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Nur Zakhya Nabilla; Ade Hikmat
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.9040

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan bentuk kritik sosial dalam novel La Muli karya Nunuk Y. Kusmiana dan implikasi dalam pembelajaran sastra di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif lalu menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan menggunakan teori Alan Swingwood. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik pustaka, teknik simak dan catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan menjurus kepada teknik analisis kualitatif ialah menjurus pada penunjukan sebuah makna, deskripsi, penjelasan, serta penempatan data pada konteks masing-masing dan menuangkannya dalam bentuk kata dibandingkan angka. Hasil dalam penelitian ini berbentuk masalah serta kritik sosial didalamnya ialah sebagai berikut ini : (1) kritik Sosial Kemiskinan, (2) kritik sosial kejahatan, (3) kritik sosial pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah terdapat tiga jenis kritik sosial di dalam novel La Muli karya Nunuk Y. Kusmiana sehingga dapat diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber referensi dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA.Kata kunci: kritik sastra, novel, implikasi pembelajaran sastra
IMPLIKATUR PERCAKAPAN SISWA DAN GURU DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI TAMANAGUNG Elisa Kurnia Putri; Hasan Suaedi; Yerry Mijianti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.9191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk lingual dan makna dari bentuk implikatur guru dan siswa berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tamanagung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa percakapan atau tuturan antar guru dan siswa berkebutuhan khusus yang mengandung implikatur. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data model Miles dan Hubermen. Aktivitas dalam menganalisis data yaitu: reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian berupa bentuk lingual kalimat pernyataan dan bentuk lingual kalimat perintah. Makna implikatur pada penelitian ini meliputi: meminta, menginformasikan, melaporkan, dan memerintah.Kata kunci: Implikatur, siswa, guru, Sekolah Luar Biasa
DISFEMIA DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM ABOUTTNG_OFFICIAL KASUS PEMBUANGAN BAYI DI WILAYAH BANTEN Khaeriyah Khaeriyah; Mayang Santika Dewi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.9192

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang disfemia pada kolom komentar di akun tentangtng_official berjudul Kasus Bayi Terlantar Di Wilayah Banten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk disfeaemia pada kolom komentar abouttng_official pada kasus penelantaran bayi di wilayah Banten. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Peneliti digunakan dengan menyimak kolom komentar pada akun instagram abouttng_official bertemakan kasus pembunuhan bayi di wilayah Banten. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik mencatat yaitu merekam hasil proses mendengar di kolom komentar kasus pembunuhan bayi di wilayah Banten. Peneliti membaca komentar netizen pada kolom komentar akun instagram abouttng_official, kemudian menentukan komentar netizen yang mengandung disfemia sesuai kriteria. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode menyimak, percakapan bebas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode distribusi dengan teknik sorting element determinasi (PUP). Penyajian hasil analisis disajikan secara informal dan formal. Hasil dari total 244 data yang dianalisis ditemukan 16 bentuk disfemia, 3 bentuk frasa, dua bentuk disfemia klausa, dan 5 bentuk disfemia kalimat. Keberadaan bentuk disfemik ini dimaksudkan untuk mempertajam dan menguatkan makna dalam aspek tafsir.Kata kunci: Disfemia, Kolom Komentar, Akun Instagram
KESALAHAN KONSTRUKSI SEMANTIS AKIBAT INTERFERENSI BAHASA DAERAH NGADHA PADA MASYARAKAT BAJAWA Bertholomeus Jawa Bhaga; Gustia Haryati; Fatmawati Fatmawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.9341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kesalahan konstruksi semantis akibat interferensi bahasa daerah Ngadha pada masyarakat Bajawa. Kesalahan ini terjadi ketika penutur bahasa Ngadha atau masyarakat Bajawa ketika menggunakan bahasa Indonesia dalam berkomunikasi. Mereka akan secara langsung menerjemahkan konstruksi bahasa daerah tersebut ke dalam bahasa Indonesia dan inilah yang menyebabkan terjadinya kesalahan konstruksi semantis. Tidak ada hubungan makna yang langsung antara bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia. Metode yang dipakai adalah metode deskriptif yang berusaha mendeskripsikan kesalahan konstruksi semantis tersebut. Teknik analisis data berupa mengumpulan data, data direduksi, data disajikan lalu dianalisis. Hasil yang diperoleh ditemukan bahwa ternyata ketika penutur bahasa Ngadha berkomunikasi dalam bahasa Indonesia sering terjadi kesalahan konstruksi semantis akibat menerjemahkan secara langsung konstruksi makna kalimat dari dalam bahasa daerah Ngadha.Kata kunci : Kesalahan konstruksi semantik, interferensi
Pendidikan Karakter Pada Permainan Tradisional Karet Yuliyanti Yuliyanti; Ujang Jamaludin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9919

Abstract

Permainan tradisional karet merupakan salah satu permainan tradisional yang diturunkan oleh nenek moyang. Permainan tradisional karet menggunakan bahan dari karet gelang yang disusun menjadi anyaman karet gelang. Permainan karet menjadi salah satu permainan yang digemari oleh anak-anak. Permainan ini mengandung nilai-nilai pendidikan yang dapat diteladani oleh anak-anak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pendidikan karakter yang muncul dalam permainan karet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif etnografi. Data dalam penelitian ini yaitu mengenai pendidikan karakter yang muncul dalam permainan, sedangkan sumber data dari penelitian ini yaitu siswa SDN Sukadiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian permainan tradisional karet anak tidak hanya sebagai sarana bermain, tetapi juga sebagai media untuk membentuk karakter anak seperti; : 1) religius, 2) jujur, 3) toleransi, 4) disiplin, 5) kerja keras, 6) kreatif, 7) mandiri, 8) demokratis, 9) rasa ingin tahu, 10) semangat kebangsaan, 11) cinta tanah air, 12) menghargai prestasi, 13) bershabat/ komunikatif, 14) cinta damai, 15) peduli lingkungan, 16) peduli sosial, dan 17) tanggung jawab.Kata kunci: nilai karakter, permainan karet.
PENDIDIKAN SEBAGAI ILMU DAN SENI Mar'atun Najiah; Widia Indah Rahayu; Soleh Hidayat; Ratna Sari Dewi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9920

Abstract

Pendidikan dapat dipelajari, studi ilmiah tentang pendidikan telah menghasilkan ilmu pendidikan. Ilmu pendidikan berfungsi sebagai landasan dan petunjuk tentang caracara melaksanakan pendidikan. Praktek pendidikan menuntut diaplikasikannya ilmu pendidikan, tetapi di samping itu praktek pendidikan juga sekaligus adalah seni. Pendidikan merupakan suatu keharusan bagi manusia karena pada hakekatnya manusia lahir dalam keadaan tidak berdaya, dan tidak langsung dapat berdiri sendiri, dapat memelihara dirinya sendiri. Manusia pada saat lahir sepenuhnya memerlukan bantuan orang tuanya. Sebagai makhluk yang secara kodrati dianugrahi akal pikiran, manusia merupakan sosok makhluk yang memiliki kesadaran dan rasa ingin tahu tentang segala sesuatu yang dihadapi dan dialami dalam kehidupannya. Berbagai cara dan usaha dilakukan manusia untuk memenuhi rasa ingin tahunya tersebut,sehingga kalau mungkin berbagai hal dalam hidupnya ingin diketahuinya. Baik itu segala sesuatu yang berkenaan dengan dirinya, tujuan hidupnya, dari mana ia berasal, dan ia juga ingin mengetahui banyak tentang lingkungan hidupnya,dan bagaimana memanfaatkannya.Kata Kunci: Pendidikan, Seni dan Ilmu
ANALISIS WACANA PADA IKLAN BISKUAT VERSI MY BUDDY MENGGUNAKAN PENDEKATAN SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Abdul Halim; Yuyun Widiawati; Nani Solihati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9921

Abstract

Perkembangan iklan tidak hanya terjadi dari segi pengambilan gambarnya saja. Namun, dari segi artis, ragam jenis iklannya, hingga penafsiran makna dari iklan yang dilihat oleh masyarakat. Iklan yang baik ialah iklan yang memiliki pesan, yang pesan tersebut dipahami dengan baik oleh penerima. Maksud dan tujuan yang disampaikan di dalam iklan tersebut dipahami oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang pemanfaatan makna tanda (semiotik). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan yang bersifat kualitatif. Telaah yang telah dipakai dalam metode penelitian ini adalah analisis semiotika yang dipelopori oleh Ferdinand De Saussure. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah semiotika De Saussure untuk menganalisis makna pesan dalam iklan Biskuat Versi My Buddy. Adapun tahapan telaah data yang telah dilakukan oleh peneliti, adalah dengan menggunakan cara menafsirkan objek iklan sebagai langkah pertama untuk memaknai iklan. Lalu peneliti melakukan telaah iklan untuk mengamati tiap penggalan iklan. Setelah itu peneliti menggabungkannya dengan petunjuk tambahan penelitian yang telah didapat sebelumnya. Sehingga didapatkan nilai positif dalam produk yang ingin dipublikasikan kepada konsumen melalui iklan tersebut. Hasil penelitian pada iklan Biskuat Veri My Buddy memberikan pesan bahwa sisi positif atau bakat terpendam dari anak yang memiliki kekurangan (disabilitas). Siswa disabilitas juga memiliki kemampuan atau potensi yang sama dengan yang lain. Sehingga tidak seharusnya anak yang memiliki kekurangan (disabilitas) hanya berdiam diri tanpa menggali bakat atau kemampuan yang ia miliki.Kata kunci: wacana, iklan, semiotik Ferdinand De Saussure
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN GUESSING GAME MAP UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS X SMA ISLAM AL-ULUM TERPADU MEDAN Yulia Afni; Edy Suprayetno
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9922

Abstract

Penelitian ini tentang keefektifan permainan tebak-tebakan melalui peta untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas X. Penelitian ini termasuk penelitian kuasi eksperimen dengan memakai nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X, sampel penelitiannya yaitu X A sebagai kelompok eksperimen dan X B sebagai kelompok kontrol, terdapat 27 siswa kelompok eksperimen dan 26 siswa kelompok kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu Permainan Menebak sebagai variabel bebas dan keterampilan berbicara siswa sebagai variabel terikat. Instrumen penelitian ini adalah tes lisan. Hasil data tes menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Nilai rata-rata pre-test pada kelompok eksperimen adalah 64,15, dan nilai rata-rata pre-test pada kelompok kontrol adalah 67,38. Sementara itu, nilai rata-rata postes kelompok eksperimen adalah 79,85 dan nilai rata-rata postes kelompok kontrol adalah 72,15. Hal ini berarti permainan tebak-tebakan melalui peta berhasil mengembangkan keterampilan berbicara siswa. Dari perhitungan independent sample t-test pada post test, diperoleh hasil bahwa nilai thitung > t tabel (3,750 > 2,000). Karena nilai t-test > t-tabel menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) valid serta hipotesis nol (H0) tidak valid. Sesuai temuan serta pembahasan penelitian, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa permainan tebaktebakan melalui peta efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di Kelas X SMA Islam Al-Ulum Terpadu Medan.Kata Kunci: Guessing Game Map, Keterampilan Berbicara
PEMANFAATAN KARYA SASTRA PROFETIK DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Fatmawati Fatmawati; Bertholomeus Jawa Bhaga; Israyanti Israyanti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9933

Abstract

Profil pelajar pancasila merupakan bentuk terjemahan dari tujuan pendidikan nasional yang menempatkan pendidikan karakter sebagai jantungnya pendidikan. Pembentukan dan pengembangan karakter peserta didik dapat dilakukan melalui pemanfaatan karya sastra profetik. Sebab karya sastra profetik adalah karya sastra yang dialektik, yang berhadap-hadapan dengan realitas dan dapat memberi arah realitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan karya sastra profetik dalam penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konsep. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, yakni dengan cara membaca peraturan perundang-undangan, buku, artikel, dan bahan-bahan lain yang relevan. Adapun simpulan dari penelitian ini ialah karya sastra profetik dapat digunakan dalam penguatan profil pelajar pancasila, karena nilai-nilai yang terkandung di dalam karya sastra yang berupa nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi selaras dengan dimensi profil pelajar pancasila. Karya sastra profetik dapat dijadikan sebagai materi dan bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui kegiatan aspresiasi sastra. Nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra profetik dapat memperkaya batin dan jiwa, sehingga peserta didik mampu berinteraksi secara horisontal dengan lingkungan dan sesama manusia. Pada saat yang bersamaan, sebagai manusia yang beragama, peserta didik dapat melakukan interaksi secara vertikal dengan Sang Pencipta.Kata kunci: Karya sastra, profetik, pelajar pancasila
ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL PADA LIRIK LAGU MENGHAPUS JEJAKMU KARYA BAND NOAH Syahna Luthfia Hakim; Intan Sari Ramdhani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i3.9934

Abstract

Lagu adalah ungkapan yang eksperif dan alami, karena kealamiannya terkadang menyebabkan berbagai kesalahan berbahasa. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal yang terbentuk dalam lirik lagu Menghapus jejakmu karya Band Noah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan sumber data yaitu lirik lagu band Noah yaitu Menghapus Jejakmu. Data penelitian ini adalah tema penelitian, kalimat yang mengandung aspek gramatikal dan leksikal yang terdapat pada lirik lagu Grup Band Noah Menghapus Jejakmu. Dalam penelitian ini, kami melakukan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian yaitu aspek gramatikal yang terdapat dalam lagu Menghapus Jejakmu karya Grup Band Noah yaitu referensi (pengacuan) ditandai dengan kata ku, mu dan engkau, pelepasan (ellipsis) ditandai dengan kata tak dan tuk, dan konjungi (perangkaian)nya ialah ditandai dengan kata untuk. Sedangkan aspek leksikal yang terdapat dalam lirik lagu Menghapus Jejakmu ditandai dengan repetisi (pengulangan) yaitu perlahan mimpi dan kucoba serta sinonim (padanan kata) ialah usai dan kata semua berlalu dan antonim (lawan kata)nya ialah kata usai dengan lanjutkan.Kata kunci: gramatikal, leksikal, lirik lagu