cover
Contact Name
Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M
Contact Email
dewamangku.undiksha@gmail.com
Phone
+6282242137685
Journal Mail Official
dewamangku.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Ganesha Civic Education Journal (GANCEJ) Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Jalan Udayana No. 11 Singaraja - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL
ISSN : 27147967     EISSN : 27228304     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Ganesha Civic Education Journal jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran . Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 2 kali setahun.
Articles 212 Documents
PENGEMBANGAN WAYANG KULIT BALI PUNAKAWAN TUALEN DAN MERDAH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA Dinata, Kadek Agus Kusuma
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan wayang kulit Bali punakawan tualen dan merdah sebagai media pembelajaran PPKn untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan pemyampaian pesan kepada peserta didik menjadi efisien dan proses pembelajaran menjadi efektif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan RND (Research and Development), model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Menurut Sivasailam Thiagarajan dkk (1974:5). Subjek penelitian ini adalah Siswa kelas IX.11 SMP Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 28 Orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) teknik observasi, (2) wawancara, (3) kuisioner, (4) dokumentasi dan (5) studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses perancangan draft dilaksanakan tahapan berupa: (1) membuat ide konsep, (2) penyusunan script, (3) shooting, (4) editing dan (5) sound editing. Pada video pembelajaran PPKn menggunakan wayang kulit bali punakawan tualen dan merdah mendapatkan uji validatas oleh 3 orang ahli yaitu Ahli Materi Pelajaran PPKn memberikan nilai sebesar 76%, Ahli Seniman Pewayangan memberikan nilai sebesar 80% dan Ahli Guru Mata Pelajaran memberikan nilai sebesar 94%. Dalam penilaian mendapatkan nilai rata-rata persentase yaitu 83%. Sedangkan uji kepraktisan siswa kelas IX.11 SMP Negeri 2 Singaraja mendapatkan nilai persentase yaitu sebesar 90%. Hal ini menyatakan bahwa video pembelajaran PPKn menggunakan wayang kulit Bali punakawan tualen dan merdah layak digunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran PPKn.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS Marwa, Adeline Fellita; Najicha, Fatma Ulfatun
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Nama Pancasila sendiri diambil dari Bahasa Sansekerta yaitu kata Panca yang artinyalima dan kata Sila yang berarti prinsip atau asas. Lalu setelah sejarah terbentuknya Pancasila, terdapat juga fungsi dan peranan Pancasila, kemudian yang terakhir terdapat penerapan nilai-nilai Pancasila terhadap mahasiswa. Metode yang akan digunakan adalah metode studi pustaka dengan instrumen kunci dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri. Metode penelitian ini menggunakan analisis pendekatan kualitatif, karena data yang dipaparkan berupa deskripsi yang diuraikan dalam bentuk pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi nilai-nilai pancasila bagi mahasiswa di lingkungan universitas bisa dilaksanakan dengan menumbuhkan sifat nasionalisme pada mahasiswa. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda, hari kemerdekaan, hari pahlawan, dan hari besar nasional lainnya.
ANCAMAN BUDAYA ASING TERHADAP IDENTITAS NASIONAL BANGSA INDONESIA Meidiana, Cahya; Ashari, Michelle; Irfan, Ahmad
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5140

Abstract

Era globalisasi membawa ancaman lunturnya indentitas nasional bangsa Indonesia karena pengaruh budaya asing. Budaya asing yang masuk ke Indonesia sebagai akibat dari era globalisasi (penyebaran metode sosial antar benua) juga mengubah perilaku dan budaya Indonesia, baik budaya nasional maupun budaya murni yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mengetahui tujuan penelitian budaya asing membawa ancaman lunturnya identitas nasional bangsa Indonesia, menggunakan metode penelitian studi ilmiah ini adalah studi literatur. Pengaruh kebudayaan asing bagi bangsa Indonesia dapat berdampak positif fan negatif, makadari itu proses penyaringan budaya asing yang masuk perlu dilakukan supaya kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia tidak akan merusak identitas kebudayaan nasional bangsa kita.
DIMENSI MORAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI TENGAH PANDEMI CORONA VIRUS Fikri, Alfarobi Brillian; Setya, Makhasin Ariffi
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5141

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menelaah tentang bagaimana dimensi moral Pendidikan Kewarganegaraan dalam menghadapi rintangan kala Revolusi Industri 4.0 di tengah pandemi coronavirus saat ini. Metodologi penelitian ini ialah literature review dan bersifat deskriptif analitis. Upaya pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan kala Revolusi Industri 4.0 dan di tengah pandemi coronavirus ini, memerlukan penyiapan calon pendidik yang memiliki wawasan dan visi yang sesuai yaitu mempunyai sikap fleksibelitas dalam mengatasi bermacam problematika, serta memprioritaskan pendidikan moral sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kemajuan zaman. Pendidikan Kewarganegaraan dengan dimensi pendidikan moralnya merupakan inti dan wajah utama dalam pendidikan yang memiliki visi yang khas dalam memproteksi generasi muda dari impak negatif globalisasi yang semakin pesat dengan cara membentuk generasi muda yang bermoral dan berbudi pekerti yang luhur, sehingga sanggup menyongsong segala bidang secara universal pada masa Revolusi Industri 4.0 dan di tengah pandemi coronavirus ini.
GERAKAN MAHASISWA DALAM BENTUK DEMONSTRASI SEBAGAI BAGIAN DARI DEMOKRASI PADA MASA ORDE BARU Bunajar, Habib; Wardhani, Novia Wahyu
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan pada tanggal 11 April 2022. Diharapkan hal ini dapat menjadikan sebuah temuan yang bermanfaat bagi pembaca, baik peneliti, praktisi, maupun masyarakat secara umum dalam menanggapi serta mengkaji mengenai gejolak demokrasi yang dengan ragam kebijakan-kebijakan pemerintah dalam rangka stabilitas nasional maupun keselamatan dan kesehatan masyarakat. Penelitian menggunakan metode studi pustaka. Metode Studi pustaka dilakukan dengan mencari sumber referensi online di berbagai situs penyedia artikel, jurnal, buku, dan referensi lain yang berkaitan dengan topik yang diangkat penulis. Setelah referensi terkumpul, akan digunakan untuk membantu dalam penyusunan hasil penelitian dan analisis data yang diperoleh sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi yang meyakinkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara demakrasi sudah sewajarnya jika masyarakat ikut serta dalam pengambilan keputusan oleh pemerintahan baik secara langsung atau melalui wakil masyarakat. Apabila pemerintah melenceng dari yang semestinya, masyarakat harus berani menyuarakan aspirasinya. Untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, para mahasiswa akan berkorban untuk turun ke jalan memprotes pemerintah. Misalnya pada masa Orde Baru, banyak sekali penyimpangan- penyimpangan yang terjadi saat itu. Maka mahasiswa pada saat itu turun ke jalan demi memperjuangkan keinginan rakyat. Hingga akhirnya perjuangan mahasiswa membuahkan hasil dengan hengkangnya Presiden Soeaharo dari kursi presiden pada tahun 1998.
PEMBENTUKAN KARAKTER WARGA NEGARA DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL Indriani, Leni
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5144

Abstract

Kemajuan dalam teknologi telah membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Saat ini, komunikasi dan informasi saling terkait melalui perangkat yang selalu ada digenggaman manusia yang dimiliki berbagai kalangan dari anak-anak sampai orang yang sudah tua. Kemajuan ini telah membentuk area lokal berbasis online. sederhana untuk terhubung dengan orang lain tanpa batasan. Namun, sayangnya kemajuan teknologi telah membuat banyak pelanggaran diidentifikasi, misalnya, berita tipuan, wacana penghinaan dan perilaku berprasangka yang dapat dengan mudah ditemukan melalui media online. Untuk itu diperlukan character building agar pemanfaatan teknologi yang maju menghasilkan sesuatu yang positif dan memberikan banyak manfaat. dalam diri sendiri, orang lain, dan kemajuan Nusa dan Bangsa agar dapat unggul dan memiliki daya saing yang tinggi dengan Negara lain. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan sebagai pengumpulan data bersifat kepustakaan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pengumpulan data literal yaitu bahan pustaka yang sesuai dengan isi pembahasan yang dimaksud dengan analisis dalam library research ini adalah analisis isi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa di era teknologi digital setiap warga negara harus bertransformasi menjadi warga negara digital. Warga Negara digital harus memiliki karakter yang mencerminkan warga Negara yang baik.Warga Negara harus sadar akan hak dan kewajibannya mampu mengkritisi, serta berpartisipasi,dan bertanggungjawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
PENANGANAN PEMBERANTASAN KORUPSI MASA PEMERINTAHAN JOKOWI Ulwiyyah, Zuniatul
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5145

Abstract

Pemberantasan korupsi telah lama disuarakan dan pemerintah telah mengupayakan berbagai cara untuk memberantas tindak kejahatan korupsi. meskipun demikian, tindakan korupsi terus meluas dan mendalam, sehingga. cita-cita bangsa yang luhur belum dapat dicapai. Oleh karena itu, perlu adanya optimalisasi dalam pemberantasan korupsi. Penegak hukum harus menerapkan komitmen yang tegas dalam menjalankan tindakan penegakan hukum. Konsistensi dan integrasi merupakan langkah penting agar keadilan dapat dijalankan, memberikan kepastian hukum dan bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa optimalisasi pemberantasan korupsi di era pemerintahan Joko Widodo dan cara membangun sikap anti korupsi generasi muda melalui pendidikan anti korupsi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) untuk menganalisis penanganan pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dapat dilakukan dipemerintahan Jokowi dalam memberantas korupsi adalah dengan menjatuhkan sanksi paling berat kepada pelaku korupsi yaitu sanksi pidana, denda, tindakan pidana pencucian uang (TPPU) serta sanksi sosial. Oleh karena itu, untuk membangun kesadaran hukum seseorang, pendidikan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan. Melalui pendidikan diharapkan masyarakat dapat mengembangkan karakter yang memahami dan taat hukum. Dengan munculnya pemerintahan Presiden Joko Widodo strategi anti korupsi akan segera dimulai dengan memperkuat berbagai strategi dan keseriusan untuk menyelamatkan perekonomian nasioanl, keuangan nasional, dan memperkuat mobilitas masyarakat Indonesia.
Implikasi Pembangunan Pltu Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Dan Karakter Kebangsaan Masyarakat Celukan Bawang, Kab.Buleleng Sinta Ainayah Putri1; I Wayan Landrawan; Dewa Bagus Sanjaya
Ganesha Civic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2022): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v4i1.1302

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui implikasi pembangunan PLTU terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat, (2) Untuk mengetahui nilai-nilai karakter masyarakat Celukan Bawang setelah dibangunnya PLTU. Penelitian ini merupakan Penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian ditentukan dengan tehnik purposive sampling. Yang menjadi subjek penelitian yaitu: kepala desa, ketua nelayan, tokoh masyarakat, dan masyarakat di desa Celukan Bawang. Hasil penelitian ini adalah: (1) Adanya pembangunan PLTU di desa Celukan Bawang membawa implikasi yang positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga masyarakat desa Celukan Bawang, dan menjadikan kehidupan warga masyarakat menjadi sejahtera karena tersedianya lapangan pekerjaan dan terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat; (2) Adanya pembangunan PLTU di desa Celukan Bawang tidak membuat karakter kebangsaan masyarakatnya berubah, karakter itu diantaranya: toleransi, disiplin, demokratis/demokrasi, cinta damai, peduli Lingkungan, menghargai keberagaman, menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila, dan peduli sosial.
Peran Guru Ppkn Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Sma Negeri 2 Cibal (Studi Kasus Di Sma Negeri 2 Cibal Kec. Cibal Barat Kab. Manggarai) Ledwina Ajung; I Negah Suastika; Dewa Bagus Sanjaya
Ganesha Civic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2022): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v4i1.1303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa pada saat pandemic covid-19, dalam hal ini penelitian ini mengunakan metode penelitian deskripsi kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, siswa/siswi kelas X di SMA Negeri 2 Cibal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ini selanjutnya dianalisis secara deskripsi kualitatif. Tujuan penelitia ini untuk mengetahui (1) Bagaiman peran guru di SMA Negeri 2 Cibal dalam meningkatkan motivasi, ( 2) Kegitan apa saja yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan otivasi belajar pada masa pandemi covid 19, (3) Masalah apa yang dihadapi guru di SMA Negeri 2 Cibal pada masa pandemic covid 19. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Pada masa pandemi covid 19 di SMA Negeri 2 Cibal pembelajaran dilakukan dari rumah yaitu daring, motivasi guru dalam hal ini sangat penting, bukan hanya guru saja yang memberikan motivasi tapi orang tua dan lingkungan sekitar juga sangat dibutuhkan, (2) Kegiatan yang dilakukan oleh guru pada masa pandemic covid untuk memberikan motivasi pada siswa yaitu degan mengadakan pertemuan setiap hari lewat daring, (3) Masalah yang dihadapi oleh guru dan siswa di SMA Negeri 2 Cibal yaitu yang pertama, jaringan internet yang kurang bersahabat, kedua kouata internet dan arus HP dikarena sampai saat ini di SMA ini belum masuk PLN.
Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Berkarakter Siswa Dalam Pembelajaran Di Smp Negeri 6 Singaraja Emanuel Deon; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Ganesha Civic Education Journal Vol. 4 No. 1 (2022): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v4i1.1304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui strategi internalisasi nilai-nilai karakter disiplin siswa, (2) Mengetahui strategi internalisasi nilai-nilai karakter mandiri, (3) Mengetahui kendala internalisasi nilai karakter disiplin dan mandiri, (4) Menemukan solusi mengatasi kendala internalisasi nilai karakter disiplin dan mandisi siswa di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru, Pegawai, dan Siswa. Objek penelitian adalah aspek-aspek karakter disiplin dan karakter mandiri. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara deskriptif meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi karakter disiplin melalui membiasakan hadir tepat waktu, membiasakan mematuhi aturan, menggunakan pakaian sesuai dengan ketentuan. Strategi internalisasi karakter mandiri melalui sikap yang bertanggung jawab, percaya diri, inisiatif, mampu mengambil keputusan sendiri, mampu untuk bersaing dengan teman, dan mampu memimpin diskusi jika guru tidak masuk kelas. Kendala internalisasi karakter disiplin dan mandiri yakni siswa datang ke sekolah tidak tepat waktu, keluarga tidak mendukung anak untuk disiplin, siswa sepakat untuk tidak masuk kelas, dan tidak ada usaha untuk mengumpulkan tugas. Solusi untuk mengatasi internalisasi karakter disiplin dan mandiri adalah dengan melakukan sosialisasi aturan secara intens kepada seluruh civitas sekolah.

Page 11 of 22 | Total Record : 212