cover
Contact Name
I Gusti Made Arya Suta Wirawan
Contact Email
arthasuta@gmail.com
Phone
+628999082913
Journal Mail Official
jurnalpend.sosiologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11 Kampus Tengah Undiksha Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
ISSN : 26141957     EISSN : 26141965     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jpsu.v2i2
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi . Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian mahasiswa dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang sosiologi yang secara khusus difokuskan ke tema-tema terkait sosial budaya, pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun
Articles 244 Documents
KEHIDUPAN SOSIAL SEORANG ANAK YANG BERPROFESI SEBAGAI PENAMBAL BAN DI SINGARAJABALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Sri Cahaya Purnamasari; I Ketut Margi; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Latar belakang anak memilih pekerjaan sebagai penambal ban; (2) Pola kerja anak; (3) Kehidupan sosial anak; dan (4) Aspek-aspek apa saja yang terdapat dalam penelitian anak yang berprofesi sebagai penambal ban yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak di bawah umur yang bekerja sebagai penambal ban. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teknik observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar belakang anak memilih pekerjaan sebagai penambal ban dipengaruhi oleh dua faktor yaitu, faktor keluarga dan faktor ekonomi; (2) Anak bekerja dari pukul 11.00 wita sampai pukul 01.00 wita, sedangkan pada hari libur anak bekerja dari pukul 07.00 wita sampai pukul 02.00 wita. Selama bekerja ada beberapa tahap yang dilakukan yaitu, mempersiapkan alat-alat untuk bekerja, membuka tempat tambal ban, serta menutup dan membereskan alat-alat kerja; (3) Kehidupan sosial anak yang berprofesi sebagai penambal ban yaitu, (a) Kehidupan sosial di Sekolah, anak sering melanggar tata tertib sekolah dan tidak memiliki hubungan baik dengan guru; (b) Kehidupan sosial di Tempat tinggal, kurangnya interaksi anak dalam mengikuti kegiatan kompleks seperti pengajian dan gotong-royong; (c) Kehidupan sosial di Keluarga, anak yang berprofesi sebagai penambal ban termasuk anak yang penurut dan peduli dengan keluarga; dan (d) Kehidupan sosial di Tempat kerja, anak yang berprofesi sebagai penambal ban tidak pilih kasih dalam berteman; (4) Aspek-aspek anak yang berprofesi sebagai penambal ban yang berpotensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA terdapat dalam tiga aspek yaitu ranah afektif, ranah kognitif, dan ranah psikomotor.Kata Kunci: Anak, Pola kerja, Kehidupan sosial, dan Potensi sumber belajar
PERANAN SANKSIMAYAH DOSA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI ANGGOTA ORGANISASI SEKAA TERUNAGANGGA TEMAJA BANJAR DEN-YEH, DESA PEGUYANGAN KAJA, KECAMATAN DENPASAR UTARA DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 8 DENPASAR I Gusti Agung Angga; Tuty Maryati; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengapa diperlukan sanksi mayahdosa, (2) Bagaimana pengelolaan sistem sanksi mayah dosa dalam meningkatkanpartisipasi anggota sekaa teruna, (3) Bagaimana dampak dari penerapan sanksi mayahdosa yang diterapkan untuk meningkatkan partisipasi anggotaST.Gangga Temaja BanjarDen-Yeh, (4) Aspek-aspek yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar Sosiologi di SMA N8 Denpasar.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif.Lokasi penelitian di desa Peguyangan Kaja, kecamatan DenpasarUtara.informannya yakni Wayan Sudiasa sebagai ketua ST. Gangga Temaja. Pengumpulandata menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa, (1) Diperlukannya sanksi mayah dosa untuk memberikan efek jerabagi para anggota, memberikan rasa malu bagi para anggota, (2) Pengelolaan sistemsanksi mayah dosadigunakan dalam rangka hari raya Nyepi, PORDES dan HUT- ST.Gangga Temaja, (3) Dampak dari penerapan sanksi mayah dosa yang diterapkan ST.Gangga Temaja Banjar Den-Yeh yakni anggota mulai aktif dalam berbagai kegiatan yangdiselenggarakan, (4) Potensi sebagai sumber belajar terlihat dari beberapa aspek yangmeliputi: kurikulum 2013, mengacu pada materi pelajaran Sosiologi yakni Individu,kelompok dan hubungan sosialKata kunci: Sanksi Mayah dosa, Partisipasi, Sekaa teruna, Sumber Belajar Sosiologi
BIAS GENDER PADA SISTEM PERKAWINAN NYEROD (STUDI KASUS DI DUSUN MUNDUK, DESA BANJAR, BULELENG, BALI) DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI Ida Ayu Komang Dina Lestariani; Luh Putu Sendratari; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26850

Abstract

Penelitian ini berawal dari paswara tahun 1950 yang mengatur perkawinan asu pundung alangkahi karang hulu, sehingga berdampak pada perempuan tri wangsa yang melakukan kawin nyerod. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi faktor yang menyebabkan perempuan tri wangsa di Dusun Munduk melakukan kawin nyerod. 2) Mengetahui sistem perkawinan nyerod. 3) Mengetahui implikasi sosial dari perkawinan nyerod yang dilakukan perempuan di Dusun Munduk, Desa Banjar. 4) Mengetahui bias-bias gender yang muncul pada sistem perkawinan nyerod, yang bisa dijadikan sumber belajar Sosiologi di kelas XI. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Munduk, Desa Banjar tahun 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtitatif bersifat studi kasus, melalui langkah-langka penentuan informan yang terdiri dari pasangan suami istri kawin nyerod, pemangku, klian adat dan klian dusun, bendesa adat dan guru sosiologi. Pengumulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan langkah reduksi, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Faktor yang menyebabkan perkawinan nyerod yaitu faktor cinta, kedekatan, ekonomi, dan hamil diluar nikah. 2) Sebagai sebuah sistem, dalam perkawinan nyerod terdapat mempelai, pemangku, klian dinas, klian dusun, bendesa adat, masing-masing mempunyai tugas dalam pelaksaan kawin nyerod. 3) Implikasi sosial dari perkawinan nyerod yaitu adaptasi sosial, labelling dan bias gender. 4) Bias gender dalam sistem perkawinan nyerod yang bisa dijadikan sumber belajar yaitu pengertian stratifikasi sosial wangsa, marginalisasi, stereotype dan kekerasan. Maka dengan adanya beberapa hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perempuan yang melakukan kawin nyerod mendapatkan perlakuan tidak adil, sehingga untuk memahami fenomena ketidakadilan gender tersebut, dapat diajarkan lewat sumber belajar mata pelajaran sosiologi.Kata kunci: nyerod, bias gender, sumber belajar
STRATEGI SURVIVAL MASYARAKAT NELAYAN DUSUN YEHIBIYU, DESA PATAS, BALI (SEBAGAI SUMBER BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA) Fani Haryadi; I Wayan Mudana; Luh Putu Sendratari
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26851

Abstract

Kemiskinan masyarakat nelayan merupakan suatu permasalahan sosial yang harus mendapatkan perhatian, termasuk juga yang terjadi pada masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas. Strategi survival dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pada musim paceklik datang melanda. Salah satu yang membuat nelayan melakukan hal tersebut karena nelayan berada pada kondisi kemiskinan yaitu dari segi perekonomian yang menyebabkan sangat susahnya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada kondisi tersebut masyarakat nelayan akan melakukan strategi survival untuk mendapatkan pemasukan yang cukup bagi kehidupan keluarganya.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi kondisi kemiskinan masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas. 2) Mengetahui strategi survival masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas. 3) Mengetahui aspek-aspek strategi survival masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar mata pelajaran sosiologi, di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan pendekatan jenis deskriptif. Sampel dalam penelitian ini yaitu tiga orang masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas, Kadus, satu pelajar dan satu guru pengajar sosiologi sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas berada pada kondisi kemiskinan disaat hasil penangkapan ikan sangat berkurang karena adanya musim paceklik. 2) Masyarakat nelayan di Dusun Yehbiyu, Desa Patas melakukan strategi survival untuk dapat bertahan hidup bersama keluarganya. Strategi yang dilakukan antara lain strategi aktif, strategi pasif/mengurangi, dan strategi jaringan. 3) Aspek-aspek strategi survival masyarakat nelayan yang bisa di jadikan sebagai sumber belajar mata pelajaran sosiologi di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berkaitan dengan strategi survival itu sendiri.Kata kunci: Kemiskinan, strategi survival, sumber belajar
PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMA (SEKOLAH MENENGAH ATAS) LUAR BIASA C NEGERI 2 BULELENG, BALI (PERSPEKTIF SOSIOLOGI PENDIDIKAN) Nela Agustin Permata Sari; Luh Putu Sendratari; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26852

Abstract

Penelitian ini berawal dari perdebatan masyarakat mengenai pembelajaran pendidikan seks di sekolah. Namun di tengah perdebatan tersebut, justru pendidikan seks diajarkan di sekolah luar biasa C Negeri 2 Buleleng. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menambah pengetahuan peserta didik SMA Luar Biasa C Negeri 2 Buleleng mengenai pemahaman tentang pendidikan seks, sehingga dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. 2) Mengetahui pola interaksi guru dan peserta didik di dalam kelas maupun di luar kelas dalam konteks pendidikan seks. 3) Mengetahui kendala-kendala guru dalam memberikan pendidikan seks dan cara mengatasinya. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Luar biasa C Negeri 2 Buleleng, Bali dan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui langkah-langkah: pendekatan dan jenis penelitian serta lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Faktor-faktor yang melatarbelakangi diajarkannya pendidikan seks di SMA Luar Biasa C Negeri 2 Buleleng, 2) Pola interaksi guru dan peserta didik di dalam maupun di luar kelas dalam konteks pendidikan seks, 3) Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam memberikan pendidikan seks dan cara guru mengatasi kendala tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan seks diberikan kepada remaja tunagrahita karena memiliki kebutuhan seksual yang sama dengan remaja pada umumnya yang dikategorikan normal.Kata kunci: Pendidikan seks, remaja tunagrahita.
POLA INTERAKSI SOSIAL GURU DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KELAS XI PADA SEKOLAH LUAR BIASA C NEGERI 2 BULELENG, BALI Ni Putu Erna Sri Darmadi; Tuty Maryati; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v1i3.26853

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui pola interaksi sosial guru dengan anakberkebutuhan khusus, (2) Mengetahui kendala pada pola interaksi sosial guru dengan anakberkebutuhan khusus, (3) Mengetahui solusi dalam mengatasi kendala pada pola interaksi sosialguru dengan anak berkebutuhan khusus di kelas XI pada Sekolah Luar Biasa C Negeri 2 Buleleng,Bali. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulandata menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Subyek penelitian ini adalah guruyang tidak memiliki kualifikasi penanganan anak berkebutuhan khusus dan peserta didik di kelas XIpada SMA LB C Negeri 2 Buleleng.Hasil penelitian menunjukkan: (1) pola interaksi sosial yangditerapkan oleh guru di Sekolah Luar Biasa C Negeri 2 Buleleng ialah sebagian besar menggunakaninteraksi satu arah, dengan pelayanan yang berbeda-beda tergantung kebutuhan khusus yangdisandang oleh peserta didik. (2) kendala yang dihadapi oleh guru ialah pola interaksi sosial dengananak berkebutuhan khusus beagam yang terdapat pada kelas XI dengan guru yang tidak memilikikualifikasi penanganan anak berkebutuhan khusus, (3) solusi yang dilakukan oleh guru ialah denganmengikuti pelatihan mengajar anak berkebutuhan khusus yang diselenggarakan oleh pemerintah danmengajar tidak sesuai dengan tuntutan kurikulum yang ada. Dengan demikian dapat disumpulkanbahwa pola interaksi sosial yang diterapkan ialah pola individu dengan individu atau pola interaksisatu arah, dengan pelayanan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan khusus yangdisandangnya.Kata kunci: interaksi,guru non-kualifikasi, anak berkebutuhan khusus
POLA PENGANAN GELANDANGAN PENGEMIS (GEPENG) DI KOTA SINGARAJA, BULELENG, BALI (POTENSI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA) Mevilia Taryo A Dewi; I Ketut Margi; Luh Putu Sendratari
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28044

Abstract

Berdasarkan data mengenai jumlah gelandangan pengemis pada tahun 2015 dan 2016 yang didapat dari dinas sosial mengalami penurunan, yang awalnya hanya 23 menjadi 15 orang. Tidak hanya dari segi jumlah yang berkurang, dari data ini terlihat bahwa jumlah anak-anak dan jumlah perempuan masih terlihat sangat banyak. Tidak hanya itu saja mereka berasal dari satu daerah yang berada di Bali yaitu Desa Munti Gunung, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem yang masih mendominasi. Dapat dilihat pada data jika data mengalami penurunan tapi masih ada gelandangan pengemis yang datang ke Kota Singaraja. Dalam data tahun 2015-2016 orang yang datang lebih sedikit dan orangnya pun berbeda namun persamaan yang ada disini yaitu tentang asal mereka, yaitu dari Desa Munti Gunung yang terletak di Kabupaten Karangasem.Kata kunci: gelandangan, pengemis, Singaraja
Fenomena Membolos Sekolah Di Madrasah Aliyah At-Taufiq Sigaraja Sebagai Bentuk Perilaku Menyimpang dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi di SMA Aizil Mamnun; Luh Putu Sendratari; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28045

Abstract

Sumber belajar adalah segala sesuatu yang bisa digunakan untuk mendukung kegiatan belajar, termasuk sisem pendukung dan materi lingkungan pembelajaran (Musfiqon, 2012: 128). Dalam memberikan materi sosiologi guru Madrasah Aliyah At-Taufiq hanya mengacu pada lembar kerja siswa (LKS) sehingga peserta didik kurang peka dan kurang memahami permasalahan-permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Padahal, banyak sekali permasalahan-permasalahan sosial yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi, salah satu nya perilaku membolos yang dilakukan peserta didik Madrasah Aliyah At-Taufiq pada materi penyimpangan sosial.Kata kunci: sumber belajar, LKS, penyimpangan sosial
PERAN OSIS DALAM KEGIATAN SOSIAL KEAGAMAAN (Studi Kasus: di Madrasah Aliyah Syamsul Huda, Desa Tegal Linnggah, Sukasada, Buleleng, Bali) Abdul Haq; Tuty Maryati; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengapa OSIS Madrasah Aliyah Syamsul Huda terjun ikut berperan, (2) bentuk dan Implementasi kegiatan sosial keagamaan (3) implikasi kegiatan sosial keagamaan oleh OSIS Madrasah Aliyah Syamsul Huda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah OSIS Madrasah Aliyah Syamsul Huda terjun ikut berperan dalam kegiatan sosial keagamaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teknik observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) OSIS Madrasah Aliyah Syamsul Huda terjun ikut berperan berbagai kegiatan sosial keagamaan di dalam ataupun di luar sekolah, (2) bentuk dan implementasi kegiatan sosial keagamaan apa yang dilakukan oleh OSIS Madrasah Aliyah Syamsul Huda pengabdian yang di maksud tugas dan kewajiban hamba sebagai abdi Allah, abdi masyarakat, tugas dan kewajiban seorang mukmin (3) implikasi kegiatan sosial keagamaan mampu mengurangi dampak negatif dalam kegiatan sehari-harinya serta meningkatkan hidup saling memahami.Kata Kunci: Osis, Implementasi dan Kegiatan sosial keagamaan.
PERAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM MENUMBUHKAN NILAI SOLIDARITAS SOSIAL ANTAR MAHASISWA DI LINGKUNGAN FAKULTAS HUKUM DAN ILMU SOSIAL, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Zainullah Zainullah; I Wayan Mudana; Tuty Maryati
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28047

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. (1). Progam kerja apakah yang ada di lembaga organisasi sosial di FHIS yang menumbuhkan nilai solidaritas (2). Apa sajakah hambatan bagi Himpunan Mahasiswa Jurusan dalam menumbuhkan sikap solidaritas antar mahasiswa. (3). Aspek-aspek apa sajakah dari organisasi sosial yang ada di lingkungan FHIS Undiksha yang memiliki potensi sebagai suplemen belajar di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Metode analisis deskriptif dipilih dengan tujuan menggambarkan fenomena yang terjadi sesuai dengan fakta dan apa adanya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1). Progam kerja yang dapat menumbuhkan nilai solidaritas di HMJ adalah: Clio fun day, bakti sosial, clio ajang sana, clio club, suka duka mahasiswa, mks (malam keakraban sejarah), pemeliharaan taman sejarah sedangkan untuk Perpustakaan meliputi, lomba mendongen, ulang tahun jurusan dan menggalang dana serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.2). Hambatan bagi HMJ adalah masalah ekonomi, sumberdaya manusia, kurangnya partisipasi mahasiswa, egois, dan kurangnya rasa disiplin 3). Adapun potesinya yang dapat dijadikan suplemen pembelajaran yaitu nilai toleransi, nilai gotong royong dan rasa tanggung jawaKata kunci: Organisasi Kemahasiswaan, Solidaritas, Mahasiswa FHIS

Page 11 of 25 | Total Record : 244


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha More Issue