cover
Contact Name
I Gusti Made Arya Suta Wirawan
Contact Email
arthasuta@gmail.com
Phone
+628999082913
Journal Mail Official
jurnalpend.sosiologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11 Kampus Tengah Undiksha Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
ISSN : 26141957     EISSN : 26141965     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jpsu.v2i2
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi . Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian mahasiswa dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang sosiologi yang secara khusus difokuskan ke tema-tema terkait sosial budaya, pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun
Articles 244 Documents
HUBUNGAN SOSIAL MAHASISWA PERANTAU DALAM PAGUYUBAN JONG JAVA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA (STUDI KASUS PAGUYUBAN JONG JAVA DI UNDIKSHA ) Eky Hardiyana; I Ketut Margi; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28048

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Latar belakang mahasiswa perantau dari jawa untuk membentuk Jong Java di Undiksha, (2) Hubungan sosial yang terjadi antar mahasiswa perantau Jawa di Undiksha yang tergabung di dalam Jong Java, (3) Peran Jong Java terhadap mahasiswa perantau di Undiksha, (4) Aspek-aspek Paguyuban Jong Java yang dapat digunakan sebagai sumber belajar di SMA. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Universitas Pendidikan Ganesha sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, Undiksha terletak di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. Teknik penentuan informan menggunakan Random Sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode dan Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Latar belakang Paguyuban Jong Java memiliki 2 faktor yaitu: faktor kegelisahan dan kebutuhan, (2) Hubungan sosial mahasiswa yang tergabung pada Paguyuban Jong Java terjalin dengan baik hal ini dapat dibuktikan pada kegiatan-kegiatan seperti memperingati hari besar nasional dan hari besar islam (3) peran Jong Java yaitu sebagai tempat berkumpul dan tempat untuk berdiskusi serta sebagai pemenuhan kebutuhan (4) Aspek-aspek dalam paguyuban Jong Java yang digunakan sebagai sumber belajar yakni terdapat pada 3 ranah yaitu : ranah kongnitif, afekti dan Psikomotorik.Kata Kunci : Mahasiswa perantau, paguyuban dan sumber belajar
Pemertahanan Desa Adat Berbasis Kontrol Sosial Terhadap Sumber Daya Tanah ( Studi Kasus di Desa Tista, Abang, Karangasem-Bali ) I Putu Gede Sriada; Nengah Bawa Atmadja; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28049

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk 1) Menjelaskan alasan Mengapa Desa Adat Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali melarang jual/beli tanah pada orang luar desa.2) Menganalisis pengelolaan sumber daya tanah di Desa Adat Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali.3) Menjelaskan Aspek-aspek yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran sosiologi mengenai permasalahan tanah di Desa Adat Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dengan tahap-tahap; 1) Teknik penetuan lokasi penelitian, penelitian ini berlokasi di Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali.2) Jenis dan sumber data, melalui data primer dengan teknik purposive sampling, Data Skunder.3) Teknik pengumpulan data, melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen.4) Teknik keabsahan data dengan cara tirianggulasi dengan sumber, trianggulasi dengan metode dan trianggulasi dengan teori.5) Teknik analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Desa Adat Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali melarang jual/beli tanah pada orang luar desa. Adapun faktor-faktor yang melatar belakangi hal tersebut ialah pemertahanan budaya/agama, kemajuan ekonomi masyarakat lokal, pemertahanan keajegan desa/identitas desa, Adapun Strategi Pengelolaan Sumber Daya Tanah Yang Dilakukan di Desa Adat Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem-Bali adalah dengan Penetapan ayaahan desa, patokan jumlah tanah yang boleh dibeli. Surat tanah menggunakan pemohon/atas nama Desa Tista. Kemudian kasus yang diangkat dalam penelitian ini memiliki kelayakan untuk dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi pada jenjang SMA.Kata Kunci: Fenomena, Kearifan Lokal, Identitas, Budaya.
KEHARMONISAN SOSIAL PADA MASYARAKAT MULTIETNIS DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI (DI DESA CELUKANBAWANG, BULELENG, BALI) Firawati Ariska; Nengah Bawa Atmadja; I Ketut Margi
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28050

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Faktor-fakor pendukung terciptanya masyarakat harmonis di Desa Celukanbawang; (2) Strategi yang digunakan oleh masyarakat Desa Celukanbawang untuk menjadikan masyarakat yang harmonis; (3) Cara pemanfaatan keharmonisan sosial di Desa Celukanbawang yang memiliki potensi sebagai sumber belajar di SMA/MA. Konsep yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah tersebut yakni Integrasi sosial, sosialisasi, dan teori AGIL Talcott Parsons. Pendekatan yang digunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan langkah: penentuan informan yang terdiri dari masyarakat Desa Celukanbawang yang bercorak multietnis serta tokoh agama Hindu, Islam yang merupakan warga Desa Celukanbawang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen.Analisa data dilakukan dengan langkah pengorganisasian data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Terciptanya masyarakat multietnis yang hidup harmonis di Desa Celukanbawang 2) Pembentukan keharmonisan masyarakat multietnis yang harmonis dengan dibentuk melalui pendidikan didalam keluarga, sekolah serta masyarakat. 3) Aspek-aspek sosiologi yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi pada masyarakat celukanbawang dalam kehidupan masyarakat multietnis antara lain: integrasi sosial, sosialisasi, toleransi dan aktivitas sosial. Aspek ini dapat dikaitkan dengan materi pembelajaran Sosisologi SMA pada topik Perbedaan, Kesetaraan dan Harmoni Sosial.Kata Kunci : Harmonisasi, Masyarakat Multietnis dan Sumber Belajar.
PENYALAHGUNAAN OBAT BATUK KOMIX SEBAGAI FENOMENA PERILAKU PENYIMPANGAN SOSIAL DI KALANGAN REMAJA DESA SAPEKEN, SAPEKEN, SUMENEP DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Agus Salim; Tuty Maryati; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28051

Abstract

AbstrakFenomena penyalahgunaan Obat Batuk Komix yang dilakukan remaja Desa Sapeken semakin meluas. Meluasnya peilaku penyalahgunaan Obat yang dianggap hanya dilakukan oleh remaja perkotaan, kini telah menyebar. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh buruk yang terjadi secara meluas. Penelitian ini bertuan untuk 1) Menjelaskan alasan remaja Desa Sapeken, Sapeken, Sumenep melakukan penyalahgunaan Obat Batuk Komix. 2) Menganalisis upaya yang dilakukan oleh tokoh masyarakat, keluarga, kelompok masyarakat dan pemerintah dalam menanggulangi penyalahgunaan Obat Batuk Komix yang terjadi di Desa Sapeken. 3) Menjelaskan aspek-aspek yang terdapat dari peri penyalahgunaan Obat Batuk Komix sebagai fenomena perilaku penyimpangan sosial di kalangan remaja Desa Sapeken, Sapeken, Sumenep yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber belajar Soiologi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahap-tahap; 1) Teknik penetuan lokasi penelitian. 2) Jenis dan sumber data, melalui data primer dengan teknik purposive sampling, Data Skunder. 3) Teknik pengumpulan data, melalui teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. 4) Teknik keabsahan data dengan cara analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Kata kunci: Fenomena, Penyalahgunaan Obat Batuk Komix, Perilaku Penyimpangan Sosial, Sumber Belajar.
POLA INTERAKSI SOSIAL PENGEMUDI TRANSPORTASI ONLINE GRAB DI KOTA SINGARAJA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Delfin Reza Pahlefi; I Wayan Mudana; I Nyoman Sila
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i2.28053

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memiliki rumusan masalah (1) faktor apakah yang memengaruhi munculnya penggunaan fake gps dikalangan pengemudi Grab Singaraja? (2) bagaimana pola interaksi antara pengemudi Grab yang menggunakan aplikasi fake gps dengan yang tidak menggunakan aplikasi fake gps? (3) aspek-aspek apa sajakah dari interaksi sosial diantara pengemudi Grab Singaraja yang dapat dijadikan sumber belajar sosiologi kelas X di SMA?. Dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan faktor pengemudi Grab menggunakan aplikasi fake gps dan yang tidak menggunakan aplikasi fake gps, (2) mendeskripsikan pola interaksi antara pengemudi yang menggunakan aplikasi fake gps dan yang tidak menggunakan aplikasi fake gps, (3) mendeskripsikan bahwa kelompok dalam masyarakat bisa dijadikan sumber belajar sosiologi kelas X di SMA. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penentuan informan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling (1) observasi, (2) wawancara in-dept interview, (3) studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) faktor munculnya penggunaan aplikasi fake gps di Kota Singaraja adalah untuk mempermudah dalam mendapat pelanggan akan kebutuhan pencapaian syarat insentif Grab, (2) pola interaksi pengemudi Grab yang menggunakan fake gps dan yang tidak mengunakan fake gps terbagi menjadi dua bentuk yaitu interaksi yang asosiatif dan disosiatif, (3) terdapat aspek-aspek sosiologis yang dapat dijadikan sumber belajar sosiologi di SMA yakni bentuk pola interaksi pengemudi transportasi online Grab yang asosiatif dan disosiatif. Penelitian ini berimplikasi kepada pengemudi transportasi online, terbentuknya pola interaksi dan pendidik mata pelajaran sosiologi.Kata kunci: Grab, fake gps, Pola Interaksi, penyimpangan, sumber belajar
Interaksi Antara Kaum Muhammadiyah dan Kaum Nahdatul Ulama di Kelurahan Seririt, Buleleng, Bali (Diferensiasi Sosial dan Pemanfaatan sebagai Sumber Pembelajaran Sosiologi di SMA Berbasis Kurikulum 2013) Didin Samsul Maarif; I Wayan Mudana; Hardiman Hardiman
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i2.28054

Abstract

ABSTRAKInteraksi antara manusia sejatinya selalu berubah-ubah, hal ini di pengaruhi oleh individu, kelompok, zaman, maupun yang lainnya. Tujuan utama penelitian ini adalah( 1) mendiskripsikan terjadi diferensiasi sosial perbedaan tradisi agama pada Kaum Muhammadiyah dan Kaum Nahdatul Ulama sebagai mana tercermin pemilihan tempat ibadah untuk melakukan sholat lima waktu, (2) mendiskripsikan dampak diferensiasi sosial yang terjadi akibat konflik sosial antara Kaum Muhammadiyah dan Kaum Nahdatul Ulama bagi masyarakat Kelurahan Seririt, (3) mendiskripsikan Aspek-aspek yang terkandung dari konflik sosial antara Kaum Muhammadiyah dan Kaum Nahdatul Ulama yang berpotensi menjadi bahan ajar pada materi pelajaran Sosiologi di jenjang SMA. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tahapan-tahapan pengumpulan data yakni (1) purposive sampling dan snowboll sampling, (2) observasi partisifatif, (3) in-depth interviewing, (4) studi dokumen. Hasil penelitian dari rumusan masalah pertama.1) Perbedaan Dalam Hal Furuiyah (Perbedaan Ibadah) dan Khilafiyah (Perbedaan Pendapat),2) Konflik Di Masa Lampau, 3) Lahan Yang Sudah Tidak Cukup Menampung Masyarakat Muslim Secara Keseluruhan. Hasil Penelitian dari rumusan masalah kedua, 1) Dalam Aspek Ekonomi, 2) Dalam Aspek Sosial, 3) Dalam Aspek Agama. Dan rumusan masalah ketiga, 1) Nilai religius, 2) Nilai toleran, 3) Niali bersahabat atau komunikatif,4) Nilai kerja keras, 5) Nilai peduli sosial dan tanggung jawab.Kata Kunci : Interaksi anatara Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama di Kelurahan Seririt, masyarakat, sumber pembelajaran
PENGETAHUAN TRADISIONAL PENGOLAHAN GULA AREN DALAM PERSPEKTIF PERUBAHAN SOSIAL DI DESA PEDAWA, BULELENG, BALI NI Putu Swandewi; I Wayan Mudana; Luh Putu Sendratari
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i2.28055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Latar belakang masyarakat desa Pedawa mempertahankan pengetahuan tradisional pengolahan gula aren, (2) Memahami dinamika pengolahan gula aren dalam perspektif perubahan sosial, (3) Mengidentifikasi unsur-unsur pengetahuan tradisional tentang gula aren dalam perspektif perubahan sosial yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA Negeri 2 Banjar. Pendekatan yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskripsif kualitatif dan jenis penelitian etnosains, penentuan informan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik porposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1)Latar belakang masyarakat Desa Pedawa mempertahankan pengetahuan tradisional pengolahan gula aren ada tiga faktor yaitu, ekonomi, religius, dan cultural. (2)Pengolahan gula aren di Desa Pedawa mengalami perubahan yakni, perubahan pada lahan pohon aren, alat-alat yang digunakan, pemasaran dan bentuk gula aren. (3)Unsur-unsur yang dijadikan sumber belajar Sosiologi pada penelitian pengetahuan tradisional pengolahan gula aren dalam perspektif perubahan sosial yakni, perubahan pada lahan pohon aren, alat-alat yang digunakan, pemasaran dan bentuk gula aren.Kata kunci: Pengetahuan, Perubahan Sosial, Sumber Belajar
HUBUNGAN PENGINTEGRASIAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DENGAN PERSEPSI DAN SIKAP KEMULTIKULTURAN SISWA (Studi Kasus: SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, Bali) Wayan Pina Nangraini; I Ketut Margi; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i2.28056

Abstract

AbstrakIndonesia memiliki masyarakat yang sangat multikultur, sehingga peluang terjadinya konflik sangat besar. Salah satu upaya pemeritah untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan memperbaiki kurikulum yang didalamnya terdapat pengintegrasian pendidikan multikultural.Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Menganalisis hubungan pengintegrasian pendidikan multikultural dengan persepsi siswa, 2) Menganalisis hubungan pengintegrasian pendidikan multikultural dengan sikap kemultikulturan siswa dan 3) Menganalisis bentuk nyata pengintegrasian pendidikan multikultural di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode mix dan jenis data yang digunakan data primer dan data skunder. Hasil penelitian menunjukan : 1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengintegrasian pendidikan multikultural pada mata pelajaran sosiologi dengan persepsi siswa, 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengintegrasian pendidikan multikultural pada mata pelajaran sosiologi dengan sikap kemultikulturan siswa, 3) Bentuk nyata pengintegrasian pendidikan multikultural di sekolah dilakukandengan pengintegrasian pendidikan multikultural di kelas dan di luar kelas.Kata kunci: Pendidikan Multikultural, Persepsi, Sikap Multikultural.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL PADA SEKAA TRUNA TRUNI PARA GOTRA SENTANA DALEM TARUKAN (STT PGSDT) SEBAGAI MODEL INTERAKSI BERBASIS IT DI BANJAR DINAS MELAKA BULELENG, BALI Gede Wiga Anggara Ariasa; Luh Putu Sendratari; I Gusti Made Arya Sutha Wirawan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i2.28057

Abstract

AbstrakMedia sosial merupakan media online dengan para penggunanya mudah berinteraksi dalam dunia virtual (dunia maya). Zaman semakin berkembang dengan terciptanya media sosial, yang memudahkan masyarakat berkomunikasi tanpa terhalang jarak dan waktu. Media sosial saat menjadi kebutuhan wajib bagi masyarakat, karena tanpa adanya media sosial, masyarakat tidak bisa mengetahui berita dan informasi yang terbaru. Media sosial memiliki beberapa fungsi yaitu digunakan dalam bisnis, hiburan dan termasuk juga dalam organisasi kepemudaan. Organisasi kepemudaan merupakan lembaga yang menghimpun segenap potensi anak muda yang akan mendidik mereka dengan tujuan menjadi berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Organisasi kepemudaan berdiri bersama dengan visi, misi dan beberapa aturan yang mengikat para anggotanya. Organisasi kepemudaan menggunakan media sosial sebagai alat bantu komunikasi dengan tujuan mempermudah komunikasi yang dilakukan oleh para anggota organisasi. Para anggota yang mayoritas sudah mempunyai sosial media akan dengan cepatnya mendapatkan informasi terkait dengan kegiatan di organisasi.Kata Kunci : Media Sosial, Organisasi Kepemudaan, Interaksi Sosial
PENERAPAN FULL DAY SCHOOL DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA (LATAR BELAKANG PENERAPAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI DI KELAS XI IIS) Ema Maulidya Bawazir; I Wayan Mudana; Luh Putu Sendratari
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i1.28058

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan Full Day School di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Singaraja, (2) Pengaruh Full Day School terhadap prestasi belajar sosiologi kelas XII IIS. Konsep yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah yaitu Penerapan dan Pengaruh Full Day School, prestasi belajar. dengan langkah penentuan informan yang terdiri dari siswa kelas XI IIS yang menerapkan Full Day School, Kepala Sekolah, Guru sosiologi SMA Negeri 1 Singaraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teknik observasi langsung, wawancara, dan studi dokumen, angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan Full Day School di SMA Negeri 1 Singaraja telah berjalan dengan baik, dengan segala penunjang yang ada di SMA Negeri 1 Singaraja dan dari hasil data penyebaran kuesioner ke siswa 70% siswa memberikan respon positif terhadap penerapan ini dengan menyetujui penerapan lima hari sekolah ini. Penerapan lima hari sekolah ini juga berpengaruh terhadap prestasi belajar anak dan pengaruh nya cukup signifikan. Jika dilihat dari hasil pengamatan dan nilai raport siswa kelas XI IIS, Namun prestasi belajar siswa tidak hanya dilihat dari faktor dari dalam diri individu saja melainkan faktor dari luar individu, yaitu terdiri dari faktor lingkungan dan faktor instrumental. Dan Full Day School termasuk ke dalam faktor dari luar karena berupa kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah.Kata Kunci: Lima Hari Sekolah, Kebijakan Pemerintah, Prestasi, Belajar, Sosiologi.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha More Issue