cover
Contact Name
I Gusti Made Arya Suta Wirawan
Contact Email
arthasuta@gmail.com
Phone
+628999082913
Journal Mail Official
jurnalpend.sosiologi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11 Kampus Tengah Undiksha Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
ISSN : 26141957     EISSN : 26141965     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jpsu.v2i2
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi . Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian mahasiswa dan hasil pengabdian kepada masyarakat dibidang sosiologi yang secara khusus difokuskan ke tema-tema terkait sosial budaya, pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun
Articles 244 Documents
“HABITUS” BARU DALAM PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SMA AKIBAT PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI SMAN 2 SINGARAJA, BULELENG-BALI) Damayani, Kadek Putri Meita; Sendratari, Luh Putu; Margi, I Ketut
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i2.39076

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan strategi guru sosiologi dan siswa di SMAN 2 Singaraja dalam menghadapi perubahan proses pembelajaran akibat pandemi covid-19, (2) Mendeskripsikan bentuk-bentuk habitus baru dalam proses pembelajaran sosiologi yang dibentuk oleh guru sosiologi dan siswa di SMAN 2 Singaraja pada masa pandemi covid-19, (3) Mendeskripsikan implikasi yang ditimbulkan dari adanya pembentukan habitus baru dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 2 Singaraja akibat pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tahap-tahap pengumpulan data diantaranya purposive sampling dsn snowball sampling, observasi non-partisipatif, wawancara mendalam (in-depht-interviewing), dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan (1) Strategi guru sosiologi dan siswa di SMAN 2 Singaraja dalam menghadapi perubahan proses pembelajaran akibat pandemi covid-19 sangatlah beragam, mulai dari adaptasi metode pembelajaran, adaptasi model pembelajaran atau pendekatan pembelajaran, dan adaptasi evaluasi pembelajaran, (2) Bentuk-bentuk habitus baru dalam proses pembelajaran sosiologi yang dibentuk oleh guru sosiologi dan siswa di SMAN 2 Singaraja juga sangat beragam mulai dari habitus metode pembelajaran, habitus model pembelajaran atau pendekatan pembelajaran, habitus evaluasi pembelajaran, dan habitus protokol kesehatan, (3) Implikasi dari adanya pembentukan habitus baru dalam pembelajaran sosiologi di SMAN 2 Singaraja akibat pandemi covid-19 bagi guru sosiologi, siswa, dan orang tua siswa juga sangat beragam yaitu mulai dari implikasi habitus metode pembelajaran, implikasi habitus model pembelajaran atau pendekatan pembelajaran, implikasi habitus evaluasi pembelajaran, dan implikasi habitus protokol kesehatan
POLA INTERAKSI MASYARAKAT NELAYAN MULTIETNIK DAN POTENSINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA (STUDI KASUS DI PABEAN SANGSIT, SAWAN, BULELENG, BALI) Suryani, Putu; Atmadja, Nengah Bawa; Margi, I Ketut
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.34217

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui latar belakang hubungan masyarakat nelayan di Pabean Sangsit dalam kondisi beda etnik, agama, dan budaya, bisa terbebas dari konflik, (2) Mengetahui pola interaksi yang terjadi dalam masyarakat nelayan multietnik, di Dusun Pabean Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, (3) Mengetahui aspek-aspek yang terdapat dari penelitian ini dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran Sosiologi di SMA. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Latar belakang hubungan masyarakat nelayan di Pabean Sangsit terbebas dari konflik karena masyarakat nelayan di Dusun Pabean Sangsit memiliki nilai-nilai fundamental. Seperti nilai kearifan lokal, agama dan pancasila. Selain itu juga ada sikap komplementer dan hubungan saling menyilang atau loyalitas ganda, (2) Masyarakat nelayan di Dusun Pabean Sangsit memiliki pola interaksi assosiatif meliputi adanya kerjasama, akomodasi serta akulturasi, dan pola interaksi dissosiatif meliputi adanya persaingan dan konflik, (3) Aspek-aspek yang terdapat dari penelitian ini dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran Sosiolgi di SMA berupa power point.
BEBAN GANDA PEKERJA PEREMPUAN PADA PABRIK PANCA MITRA MULTIPERDANA SITUBONDO (STUDI TENTANG LATAR BELAKANG PEMILIHAN PEKERJAAN, MANAJEMEN KELUARGA DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA) Mabruza, Qisti Sofi; Mabruza, Qisti Sofi; Sendratari, Luh Putu; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i3.28956

Abstract

Ideologi gender yaitu konstruksi sosial yang ada di masyarakat dalam membedakan jenis kelamin serta hak-hak dan kewajibannya (Murniati, 2004). Ideoogi gender ini menciptakan kultur antara laki-laki dan perempuan, yang menempatkan perempuan di sektor domestik sedangkan laki-laki di sektor publik. Di zaman modern saat ini ideologi gender tentang pembagian pekerjaan antara laki-laki dan perempuan sudah dianggap kuno. Hal tersebut terjadi di masyarakat Situbondo. Bukan hanya laki-laki saja yang mencari nafkah untuk keluarganya namun ibu rumah tangga juga ikut mencari nafkah untuk keluarganya. Tujuan utama penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan faktor yang melatarbelakangi perempuan di Desa Kedunglo bekerja di PT. Panca Mitra Multi Perdana Situbondo, (2) Mendeskripsikan strategi pekerja perempuan dalam menjalankan peran domestik, (3) Mengidentifikasi aspek yang dapat dijadikan materi untuk dibuatkan media pembelajaran sosiologi. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahap-tahap pengumpulan data yakni (1) Snowball Sampling, (2) observasi, (3) metode wawancara, (4) studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor yang melatarbelakangi perempuan bekerja di Desa Kedunglo yaitu, faktor ekonomi, aktualisasi diri dan status sosial, (2) strategi dalam menjalankan peran domestik yaitu, menjaga komunikasi dengan keluarga terutama dengan suami, quality time dengan keluarga, bekerjasama antara anggota keluarga, mengerjakan pekerjaan rumah sebelum berangkat bekerja, (3) aspek-aspek yang dijadikan sebagai media pembelajaran yaitu aktivitas pekerja perempuan di sektor domestik dan sektor publik. Kata kunci : pemilihan pekerjaan, beban ganda, manajemen keluarga, media pembelajaran.
PEMERTAHANAN BUDAYA BALI PADA UMAT KRISTEN DI DESA BLIMBINGSARI, KECAMATAN MELAYA, KABUPATEN JEMBRANA BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI SMA Viana, Alista Lusia; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta; Purnawati, Desak Made Oka
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i2.39077

Abstract

Desa Blimbingsari merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Melaya yang mayoritas penduduk desa tersebut penganut Kristen Protestan namun masih menggunakan adat Bali dalam kehidupan sosial budaya mereka. Peneliti mengkaji fenomena ini dengan tujuan 1) mengkaji fenomena pemertahanan budaya Bali pada umat Kristen. 2) mengidentifikasi aspek kehidupan budaya Bali yang masih dilestarikan oleh masyarakat Bali Kristen di Desa Belimbingsari. 3) mengidentifikasi strategi pemertahanan sosial budaya masyarakat Bali Kristen di Desa Blimbingsari. 4) menggali aspek-aspek yang sesuai dengan masalah pemertahanan sosial budaya masyarakat Bali Kristen di Desa Belimbingsari yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, dan studi dokumen. Penentuan narasumber menggunakan purposive sampling kemudian menganalisis dan menguji keabsahan data menggunakan pendekatan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini yaitu, 1) adanya pemertahanan budaya Bali yang dilakukan oleh masyarakat Desa Blimbingsari. 2) terdapat beberapa aspek kehidupan budaya Bali yang masih dilestarikan seperti penggunaan penjor, gamelan, baju adat Bali serta penggunaan bahasa Bali dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Blimbingsari. 3) terdapat strategi dalam melakukan pemertahan budaya seperti tetap menggunakan gamelan, bahasa Bali, dan pakaian adat Bali, bahkan arsitektur bangunan adat Bali juga masih dipertahankan. 4) sebagai bahan ajar dimana siswa bisa menjadikan kehidupan sekitar sebagai studi kasus untuk memahami materi perubahan sosial budaya yang mana didalam upaya pemertahanan tidak lepas dari sebuah perubahan.
STEREOTIPE GENDER PADA JURUSAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN DAN OTOMOTIF DI SMK NEGERI BALI MANDARA: IMPLIKASINYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DAN SISWI Pratiwi, Eky; Sendratari, Luh Putu; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.34218

Abstract

Stereotipe atau pelabelan salah satu bias gender yang terdapat didalam aspek pekerjaan maupun Pendidikan. Sains dan teknologi merupakan bidang yang dikenal sebagai “dunia laki-laki”, terutama dalam bidang industri laki-laki sangat diutamakan. Sedangkan perempuan hanya bekerja diranah domestik, yang jurusannya hanya tata boga, tata busana, akutansi. Semakin berkembangnya zaman, akhirnya perempuanpun ikut serta dalam bidang sains dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan latarbelakang perempuan masuk jurusan otomotif, (2) untuk menjelaskan stereotip yang muncul di jurusan Otomotif SMK Negeri Bali Mandara, (3) Untuk mengetahui implikasi terhadap prestasi belajar jurusan Otomotif SMK Negeri Bali Mandara. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data seperti wawancara, observasi dan studi dokumen. Peneliti melakukan wawancara kepada 4 peserta didik dan 2 guru Jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa: (1) Pilihan perempuan masuk jurusan otomotif di SMK Negeri Bali Mandara karena faktor mendapat beasiswa penuh, keinginan sendiri serta dukungan orang tua dan juga karena hasil tes dan bakat, (2) Stereotip yang muncul di jurusan otomotif ini seperti gambar dibrosur lebih dominan laki-laki yang bekerja dibagian teknisi, sedangkan perempuan bagian komputer. Adanya pembatasan kuota bagi perempuan dan laki-laki dikelas maupun saat PKL atau magang. Dan stereotip lainnya adalah laki-laki dianggap lebih unggul bagian keterampilan, sedangkan perempuan pada teori, (3) implikasi terhadap prestasi belajar, untuk aspek keterampilan dan pengetahuan kelas X laki-laki memiliki selisih 0.5  dan perempuan selisih 1.4. Kelas XI laki-laki memiliki selisih 1.3 dan perempuan 13. Kelas XII laki-laki memiliki selisih 1.4 dan perempuan 18.7.Kata kunci: Sains dan teknolgi, Stereotipe gender,  Implikasi prestasi belajar.
STRATEGI ADAPTASI MAHASISWA UNDIKSHA ASAL JAKARTA DALAM KEHIDUPAN SOSIAL DI KOTA SINGARAJA Nola, Alfrida; Nola, Alfrida; Sendratari, Luh Putu; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i3.28955

Abstract

Ogberg mendefinisikan Culture Shock sebagai kegelisahan yang muncul akibat kehilangan semua yang familiar dalam hubungan sosial yang diendapkan menjadi suatu kecemasan yang kehilangan tanda sosial yang dikenal (Irwin:2007). Untuk mengatasi culture shock ini mahasiswa rantau Undiksha asal Jakarta mengatasinya dengan cara melakukan adaptasi sehingga dapat bertahan di lingkungan yang berbeda. Tujuan utama penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui alasan mahasiswa Jakarta perlu melakukan adaptasi, (2) Untuk mengidentifikasi strategi adaptasi yang perlu dilakukan oleh mahasiswa rantau Jakarta, (3) Untuk mengetahui bagaimana proses adaptasi yang dilakukan mahasiswa sehingga dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualititatif dengan tahap-tahap pengumumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik wawancara dan ditambah dengan dokumentasi dan catatan lapangan yang ditemui. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) alasan mahasiswa melakukan adaptasi ditentukan oleh faktor tujuan, motivasi, lingkungan fisik, makanan dan komunikasi, (2) Strategi adaptasi yang dilakukan yaitu menggunakan bahasa Indonesia, Belajar mendengar dan menggunakan bahasa Bali sepatah dua patah kata, punya komunitas/organisasi yang sehat, belajar untuk mencapai tujuan yang dimiliki. (3) Aspek dari strategi adaptasi yang bisa dijadikan sumber belajar sosiologi yaitu pengertian perubahan sosial, aspek yang mempengaruhi perubahan sosial dan bentuk-bentuk perubahan sosial.Kata kunci: Culture shock, strategi adaptasi, kehidupan sosial
POLA ADAPTASI SOSIAL BUDAYA MAHASISWA AFIRMASI PAPUA DI LINGKUNGAN KAMPUS (STUDI KASUS MAHASISWA AFIRMASI PAPUA DI UNIVERSITAS PENDIDIDKAN GANESHA) Jamlean, Gregorius A.S; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta; Putra Yasa, I Wayan
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i2.39078

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pola adaptasi yang di lakukakan mahasiswa Papua di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, (2) untuk mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang di alami oleh mahasiswa Papua di Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, (3) untuk mengetahui peran kampus memberi pendidikan agar mereka merasa nyaman di lingkungan   Universitas Pendidikan Ganesha. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan deskriptif – kualitatif melalui tahap observasi, pengumpulan data, wawancara, dan di lengkapi dengan dokumentasi serta catatan lapangan. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan dikembangkan dengan snowball sampling. Analisis datanya menggunakan model miles huberman meliputi: pengumpulan data, reduksi data, pengumpulan data, penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil penelitian ini yakni : (1) pola adaptasi yang di lakukan mahasiswa yakni, mengikuti berbagai organisasi, aktif dalam kegiatan belajar, memperkenalkan budaya, dan aktif dalam kegiatan keagamaan, (2) hambatan yang dirasakan yakni, minimnya pengetahuan pada jurusan yang ditempuh, penggunaan bahasa, keterlambatan pencairan beasiswa, interaksi dengan mahasiswa dan masyarakat, (3) peran kampus dalam memberikan pendidikan dengan menyediakan fasilitas kampus berupa perpustakaan, wifi, asrama, auditorium, UPT TIK, GOR, kepastian keamanan, kesehatan, dan pendidikan.
STRATEGI SEKOLAH DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA MASYARAKAT PLURAL (STUDI PADA SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA, BALI) Setiawan, Agus Budi; Maryati, Tuty; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i1.34219

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Karakteristik dari peserta didik di SMP Laboratorium Undiksha, (2) Nilai-nilai multikulturalisme apa saja yang ditanamkan, dan (3) Strategi yang diterapkan di sekolah dalam menanamkan nilai-nilai multikulturalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif meliputi: (1) penentuan lokasi penelitian, (2) penentuan informan, (3) pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen, (4) penjaminan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Seluruh warga SMP Laboratorium Undiksha Singaraja terdiri dari berbagai suku, ras, dan agama, (2) Nilai multikulturalisme yang ditanamkan antara lain gotong royong, toleransi, tenggang rasa, dan komunikasi lintas budaya, (3) Dalam penanaman nilai-nilai multikulturalisme sekolah berperan dalam segi akademik, fasilitator, dan pencipta /penegak aturan.Kata kunci: masyarakat plural, nilai-nilai multikulturalisme, pendidikan multikultur, strategi pendidikan multikultur.
PENANAMAN PADI GAGA OLEH PURA PUCAKSARI DI DESA ADAT PEDAWA, BANJAR, BULELENG, BALI (PERSPEKTIF ETNOAGRIKULTUR DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA BERBASIS KURIKULUM 2013) Syafri, Muhammad; Syafri, Muhammad; Sendratari, Luh Putu; Atmadja, Nengah Bawa
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v2i3.28954

Abstract

Modernisasi menyingkirkan pengetahuan tradisional di tandai oleh kemajuan iptek yang menyebabkan menyingkirkan pengetahuan yang dianggap tidak efektif dan tidak berguna. Saintisme adalah manusia yang mendewakan sains segala sesuatu yang tidak sesuai dengan sains tidak akan digunakan. Tetapi ada gejala yang menarik di desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali yaitu justru di sana masyarakat menghidupkan kembali kebudayaan lama yaitu dalam bentuk penanaman padi gaga untuk kebutuhan ritual keagamaan. Fokus atau yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan mengapa masyarakat Desa Pedawa, Banjar, Buleleng, Bali menghidupkan kembali penanaman padi gaga, (2) mendeskripsikan bagaimanakah pengelolaan sistem pertanian penanaman padi gaga dalam perspektif etnoagrikultur yang ada di Desa Pedawa, Banjar, Buleleng, Bali, (3) mendeskripsikan bagaimana cara atau strategi pemanfaatan dari etnoagrikultur padi gaga dapat dijadikan media pembelajaran Sosiologi berbasis Powerpoint. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan tahapan-tahapan pengumpulan data sebagai berikut (1) purposive sampling, (2) observasi non partisipatif, (3) wawancara mendalam. Adapun hasil dari penelitian ini adalah (1) Bahwa yang menjadi alasan utama masyarakat Desa Pedawa menghidupkan kembali penanaman padi gaga karena padi gaga merupakan salah-satu sarana wajib dalam kegiatan ritual keagamaan yang wajib ada didalam beberapa ritual keagamaan masyarakat Desa Pedawa, (2) dalam pengelolaan penanaman padi gaga terdapat beberapa tahapan didalam penanaman padi gaga dibagi menjadi 6 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap membuka lahan, tahap menanam, tahap pemeliharaan, tahap panen, yang terakhri yaitu tahap pasca panen atau setelah panen, (3) dalam penelitian ini ada beberapa aspek yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar mata pelajaran sosiologi di SMA yaitu, aspek kelompok sosial dan interaksi kelompok.Kata kunci: Desa Pedawa, Padi Gaga, Pura Pucaksari, Etnoagrikultur, Media Belajar
EKSISTENSI BUDAYA KAWIN TUNGKU DI KALANGAN PEMUDA MANGGARAI KECAMATAN CIBAL NUSA TENGGARA TIMUR SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA Lapak, Maria Muda Mai Meria; Sendratari, Luh Putu; Wirawan, I Gusti Made Arya Suta
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v3i2.39079

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, penyebab pemuda Manggarai Kecamatan Cibal khususnya di Dusun Wela, Gapong, Longko dan Golonggrong menolak adanya budaya kawin tungku, mengetahui perubahan dan eksistensi dari budaya kawin tungku, dan mengetahui aspek apa saja dari budaya kawin tungku yang bisa dijadikan seebagai sumber beajar Sosiologi. Penelitia ini mengguunakan metode deskrpptif Kualitatif. Kawin tungku adalah budaya lokal dari masyarakat Manggarai, dimana budaya ini adalah budaya perkawinan sedarah. Tujuan dari kawin tungku padda masyarakat Manggarai adalah melanggengkan hubungan keluarga agar tidak putus. Dari penelitian tersebut adapun hasil yang ditemukan adalah Gereja melarang adaya tungku dipicu beberapahal yaitu meninjau dari segi kesehatan dan ajaran Gereja.sebagian besar masyarakat juga mengatakan bahwa aturan Gereja sangat berpengaruh bagi eksistensi budaya tungku ini. Point yang kedua ditemukan bahwa budaya kawin tungku ini mengalami perubahan yaitu Perubaan Prosesi pada budaya tungku dan Perubahan Nilai selain itu dijelaskan pula faktor pemicu perubahan tersebut serta Eksistensi dari budaya ini sudah menurun dikalangan pemuda di Dusun Wela, Gapong, Longko dan Golonggrong. Dari hal tersebut peneliti mengeksplor hal apa saja yang bisa dijadikan dari penelitian budaya kawin tungku yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi SMA kelas XII yaitu terkait perubahan sosial pada sebuah kebudayaan. 

Page 6 of 25 | Total Record : 244


Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha More Issue