cover
Contact Name
Fatkhul Imron
Contact Email
fatkhul.imron@lecture.utp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fatkhul.imron@lecture.utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Spirit
ISSN : 14118319     EISSN : 23016647     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah SPIRIT (JIS) per Vol.20 No.1 (2020) menggunakan cover dengan desain baru, sebagai representasi progresivitas jurnal menuju pengajuan akreditasi jurnal. Desain dengan warna dominasi biru dan font berwarna orange menyala melambangkan bahwa JIS semakin luas kemanfaatannya bagi khazanah keilmuan khususnya dibidang pembelajaran,pendidikan, olahraga dan kesehatan
Articles 364 Documents
IMPLEMENTASI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) 2006 MUH. YUSUF
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 12 No. 3 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v12i3.168

Abstract

Luasnya materi mata pelejaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di tingkat satuan pendidikan dan sedikitnya alokasi waktu yang tersedia, dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan  menjadi hambatan dalam  mencapai standat kompetensi. Standar kompetensi kemudian dijabarkan dalam kompetensi dasar-kompetensi dasar.  Dimana peserta didik disamping  harus mempraktikkan berbagai teknik dasar permainan, dan olahraga, dituntut juga  mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya berupa dampak pengiring, atau karakter,( soft skill). Sementara indikator karakter tidak nampak didalam setiap rencana maupun pelaksanaan pembalajaran. Kurikulum KTSP merupakan strategi pengembangan kurikulum untuk mewujudkan sekolah yang efektif, produktif, dan berprestasi. Dalam KTSP, pengembangan kurikulum dilakukan oleh guru, kepala sekolah, serta Komite sekolah dan Dewan Pendidikan. Dalam pelaksanaanya tentu akan menyita tenaga, waktu  dan guru disibukkan dengan bergabai administrasi dengan menyusun silabi dan rencana pembelajaran sehingga tugas mengajar dan mengevaluasi menjadi berkurang. Dalam pelaksanaannya kurikulum 2006 masih mengalami berbagai permasalahan diantaranya: (1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (2) Kompetensi belum menggambarkan secara menyeluruh antara  domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; (3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (4) Kurikulum 2006 dirasa belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala  (7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
TINDAKAN SOSIAL PELAKU OLAHRAGA DALAM MEMAKNAI KEMENANGAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF FENOMENOLOGIS SHODIQ HUTOMONO
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 12 No. 3 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v12i3.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan kesadaran intersubyektif dalam dunia olahraga prestasi di KONI DIY dengan melihat dari segi: (1) tindakan sosial pelaku olahraga dalam memaknai kemenangan yang difokuskan pada pola pembinaan dan penanaman nilai, (2) latar belakang yang mempengaruhi tindakan sosial tersebut yang difokuskan pada kontribusi sistem nilai dan realitas globalisasi yang mempengaruhinya. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, sebagai teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan analisis dokumen, kemudian data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis data tematik dari Colaizzi. Peneliti sebagai instrumen kunci  memilih dan menentukan informan kunci berdasarkan ketentuan dari Endraswara. Hasil penelitian menemukan bahwa:  (1) Sebagai Institutions KONI DIY telah melakukan pola pembinaan yang baik hal ini terlihat pada kesadaran intersubyektif pelaku olahraga dalam menerapkan program pembinaan di lapangan, sehingga target KONI DIY dalam PON Kaltim yaitu minimal mendapatkan 13 medali emas dapat tercapai. (2)  Penanaman nilai dalam upaya mencapai kemenangan telah gagal dilakukan oleh KONI DIY terbukti dengan terjadinya kasus yang utama di cabang balap motor dimana ditengarai ada aktor yang mempunyai peran ganda kecuali sebagai atlet DIY ternyata juga sebagai guru atlet Kaltim. (3) Kontribusi sistem nilai yang mempengaruhi tindakan sosial pelaku olahraga dalam memaknai kemenangan sangat lemah sehingga pelaku olahraga termasuk KONI DIY sendiri tidak begitu mengetahui lambang KONI, bendera KONI, dan lagu KONI yang begitu sarat makna nilai-nilai luhur yang bisa didapatkan via olahraga. (4) Dalam era globalisasi ini, dunia olahraga prestasi DIY telah terkontaminasi kapitalisme dimana pembina olahraga berperan sebagai kaum borjuis, pelatih sebagai kaum feodal dan atlet berperan sebagai kaum buruh yang berimbas pada pemenuhan kebutuhan sesaat dan pemikiran pragmatis
PENGARUH PERMAINAN BEREGU DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PENINGKATAN KESEGARAN AEROBIK AGUS SUPRIYOKO
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 11 No. 2 (2011): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v11i2.195

Abstract

The purpose of this study is to determine: (a) Effect of team games to increase aerobic fitness student sons and daughters of grade IV and V SD Muhammadiyah 1 Surakarta academic year 2004/2005. (2) The difference of the influence of team games to increase aerobic fitness between boys and girls grade IV and V SD Muhammadiyah 1 Surakarta academic year 2004/2005. To achieve the above objectives used the experimental method, namely to investigate whether there is any treatment effect is tested. The experiment was conducted in an SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Total sample of 30 children from a population of 249 students grouped by gender. Treatment was given 3 times a week seelama six weeks and carried out gradually sesuuai with treatment programs that have been determined. Data collected by the test and measurement techniques Modified Harvard Step Test. Engineering data analysis techniques with statistical analysis using t test at 5% level of significance. Based on the results of data analysis concluded the following things: (1) There is the influence of team games to increase aerobic fitness in students the children of class IV and V SD Muhammadiyah Surakarta year 2004/2005, with t count equal = 8.269134473 and t table value 1701. (2) There are differences in the effect of team games to increase aerobic fitness in boys and girls grade IV and V SD Muhammadiyah 1 Surakarta year 2004/2005, with t count equal = 0.086716172 and t tables for 1701. So the t count equal <t table.
ATASI KEMISKINAN DENGAN PENDIDIKAN “LIFE SKILLS” SYAHRI ALHUSIN
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v2i2.233

Abstract

Wakil Presiden Bank Dunia untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik, Jemal-ud-din Kassum, mengingatkan bahwa saat ini terdapat sekitar 60% penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Sementara, 10 – 20% hidup dalam kemiskinan absolute (extreme Proverty). Mereka dalam posisi rentan, baik dari sisi pendapatan/sosial, termasuk tak adanya akses kependidikan, kesehatan dan ancaman kurang gizi (malnutrion). Jemal-ud-din mendefinisikan kemiskinan dengan tingkat pendapatan kurang dari US $ 2 (Rp. 20.000,-) per hari. Hal ini dikemukakan dalam pertemuan CGI di Bank Indonesia pada hari Rabu, 7 Nopember 2001 (Kompas, 8 Nop. 2001).
MENGHITUNG RELIABILITAS DENGAN METODE ANALISIS OF VARIANCE NURUDDIN PRIYA BUDI S.
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v2i2.234

Abstract

Pada dasarnya tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagi para mahasiswa, guru pendidikan jasmani/pelatih olahraga, tentang pengukuran dan evaluasi keolahragaan, agar dalam membuat suatu keputusan dapat secara tepat dan obyektif. Sesuai dengan hal tersebut tes merupakan alat ukur/instrument yang dapat dipakai untuk membantu dan atau dapat dipakai sebagai pedoman dalam pengambilan keputusan. Sebagai instrumen, tes harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu antara lain : 1. Reliabilitas 2. Validitas 3. Obyektivitas 4. Diskriminitas 5. Praktikabilitas
MENINGKATKAN PRESTASI OLAHRAGA DENGAN TEORI PERHITUNGAN GOLDEN AGE MUH. YUSUF
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v2i2.235

Abstract

Prestasi olahraga tidak bisa dicapai hanya dengan mengandalkan bakat alam. Olahraga modern memerlukan sentuhan ilmu pengetahuan yang modern pula. Untuk membina dan melahirkan seorang yang berprestasi tinggi diperlukan proses pembinaan jangka panjang yang memerlukan penanganan secara sistematis, terarah, terencana, terprogram dan konsisten serta dilakukan sejak usia dini atau usia sekolah dasar. Melalui pendekatan teori perhitungan Usia Emas atau ”The Golden Age”, prestasi puncak dari berbagai cabang olahraga dicapai sekitar usia 14 – 25 tahun, dan proses pembinaan atlet untuk mencapai prestasi puncak dibutuhkan waktu kurang lebih 6 – 10 tahun. Dengan demikian, orientasi pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini yaitu sejak masih duduk di Sekolah Dasar. Pembinaan olahraga tersebut harus dilakukan dengan memperhatikan karakteristik anak, proses pertumbuhan dan perkembangan anak
NOTASI ILMIAH DAN ETIKA AKADEMIKA USMANI HARYANTI
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v2i2.236

Abstract

Sebagai seorang yang berkecimpung dalam dunia ilmiah tidak lepas dari kegiatan penulisan ilmiah. Untuk menuju pada penulisan ilmiah kita pun dituntut pula mengetahui tentang cara-cara penulisan ilmiah tersebut, secara baik dan benar serta konsisten. Notasi ilmiah termasuk sub bagian dari Epistemologi disamping sub-sub yang lain. Dalam notasi ilmiah itu sendiri ada beberapa bagian yang saling terkait satu sama lainnya, sehingga dalam menyebutkan sumber dari pengetahuan ilmiah yang terdapat dalam penulisan dapat dikomunikasikan secara ilmiah dengan tepat dan jelas. Selain mengetahui notasi ilmiah, ternyata seorang penulis karangan ilmiah juga dituntut untuk mengutamakan kebenarannya dan perlu memegang teguh etika dan kejujuran. Kedua hal tersebut merupakan kriteria di dalam pelaksanaan tugas dalam penulisan karangan ilmiah. Sesuai uraian di atas, makalah ini akan membahas tentang “NOTASI ILMIAH DAN ETIKA AKADEMIKA” yang pada dasarnya tidak bisa lepas dalam kegiatan penulisan karangan ilmiah.
PEMBELAJARAN/LATIHAN FISIK BAGI ANAK USIA DINI/SEKOLAH DASAR (Guru/Pelatih sebagai Perancang Program) M. FURQON
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v2i2.237

Abstract

Munculnya tulisan ini dilatarbelakangi oleh pengamatan di lapangan bahwa sebagian besar para guru pendidikan jasmani di sekolah dasar masih sangat terpaku dengan materi yang tersaji dalam kurikulum. Padahal dalam kurikulum tersebut hanya menyajikan pokok-pokoknya dan ada beberapa materi yang sulit diterapkan yang antara lain disebabkan oleh terbatasnya fasilitas dan sarana. Di samping itu, sebagian besar para pelatih pada anak usia dini, memandang anak sebagai “orang dewasa kecil”, sehingga sering terjadi kecenderungan memaksakan aktivitas tanpa mempertimbangkan aspek metodik dan perkembangan anak. Tulisan ini bertujuan memberikan alternatif pembelajaran dan latihan fisik bagi anak yang disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak.
Menghitung Validitas Dan Reliabilitas Tes Ketepatan Tusukan Dalam Permainan Anggar NURUDDIN PRIYA BUDI S.
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 13 No. 1 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v13i1.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1). Untuk mengetahui validitas tes ketepatan tusukan dalam permainan Anggar. (2). Untuk mengetahui reliabilitas tes ketepatan tusukan dalam permainan Anggar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penyusunan tes dari Strand and Wilson 2011. Langkah-langkahnya sebagai berikut : (1) review the criteria of good tests, (2) analyzesport to be tested, (3) preview literature, (4) select test items, (5) Establish procedures, (6) peer review, (7) pilot study, (8) determine validity reliability Objectivity, (9) develop norms, (10) construct a test manual. Populasi yang digunakan adalah atlet UTP Fencing club, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 22 atlet, teknik pengambilan sampel menggunakan Purpousive sampling. Teknik analisis data dengan statistik korelasi product moment dari K. Pearson. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian disimpulkan (1). Validitas tes ketepatan tusukan Anggar adalah 0.62, hasil korelasi antara ketepatan tusukan Anggar dengan hasil kompetisi bermain Anggar, bila dikonsultasikan dengan tabel validitas dari Bookwalter termasuk dalam katagori cukup dan dapat diterima. (2). Reliabilitas tes ketepatan tusukan adalah 0,87, hasil korelasi antara tes dengan retes, bila dikonsultasikan dengan tabel reliabilitas dari Bookwalter termasuk dalam katagori tinggi dan dapat diterima. Dengan demikian berarti tes ketepatan tusukan Anggar tersebut telah memenuhi kriteria alat ukur yang valid dan reliabel.
PENGEMBANGAN BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DOSEN DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA NURUDDIN PRIYA BUDI S.
Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 13 No. 2 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v13i2.239

Abstract

Pengembangan budaya organisasi untuk meningkatkan kemandirian dosen di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas tunas Pembangunan. Surakarta tahun 2012. Penelitian ini bertujuan (1). Untuk mengetahui berbagai budaya berorganisasi sudah terbangun di FKIP UTP . (2). Untuk mengetahui budaya-budaya yang meningkatkan kemandirian dosen di FKIP UTP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan konseptual dan procedural. Tiga tahap penelitian sebagai berikut : studi pendahuluan dan perancangan model perancangan hipotetik melalui survey dan studi pustaka, pengembangan dan pengujian model awal secara rasional oleh tim, model lebih lanjut dilapangan dan deseminasi. Subyek penelitian yang digunakan adalah dosen dilingkungan FKIP UTP Surakarta. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, angket dan tes. Teknik analisia data dengan analisis interaktif oleh Miles dan Hiberman (1984) (dalam Lexy J. Moleong, 2001 : 50). Model analisis tersebut memiliki tiga komponen, yaitu reduksi data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Penelitian tersebut menyimpulkan : 1. Budaya berorganisasi telah terbangun di FKIP UTP, hal ini dapat diketahui bahwa para dosen telah mengetahui dan memahami sistem pengelolaan organisasi berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian FKIP UTP Surakarta. 2. Kemandirian kerja dosen dalam budaya berorganisasi dilingkungan FKIP UTP berdasarkan criteria skor termasuk katagori tinggi yaitu rata-rata sebesar 191.46

Page 10 of 37 | Total Record : 364


Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 25 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 24 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 23 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 23 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 22 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 21 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 21 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 20 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 20 No. 1 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 19 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 19 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 3 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 2 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 17 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 17 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 16 No. 2 (2016): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 16 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 3 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 3 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 2 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 1 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 3 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 2 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 1 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 3 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 2 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 1 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 11 No. 3 (2011): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 11 No. 2 (2011): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 11 No. 1 (2011): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit More Issue