cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2024)" : 36 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai Kurma “SUDEMA” dalam Upaya Meningkatkan Mikroba Baik Saluran Pencernaan di Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Timur Mursyida, Eliya; Surya, Alfin; Widiasari, Santi; Oktariani, Eva; Sidoretno, Wahyu Margi; Wedyawatifitri, Riana Adelaide; Suryandhi, Guntur; Al-Basyari, M. Habib Mifta
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024797

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki sekitar 71 varietas kedelai. Kedelai diketahui memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan susu sapi. Protein pada kedelai dapat mempernagruhi komunitas mikroba usus dan dapat juga digunakan sebagai prebiotik. Selain kedelai, kurma juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Bahkan susu kedelai dan kurma dikombinasi diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan. Masyarakat RT 02 RW 06 Lembah Sari masih minim terhadap kombinasi pengolahan susu kedelai kurma. Pengabdian bertujuan untuk melatih masyarakat dalam membuat susu kedelai kurma yang berstandar secara mandiri. Pengabdian ini dilakukan di RT 02 RW 06 Lembah Sari dengan cara melatih secara langsung pembuatan susu kedelai kurma yang disertai penyebaran leaflet tentang cara pembuatan susu kedelai kurma, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab, dan pengisian kuesioner terkait kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan pengabdian. Hasil pengabdian didapatkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan pelatihan ini dan dibuktikan dengan data dari pengisian kuesioner yang didapatkan bahwa masyarakat sangat setuju dan setuju dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini.
Edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja Febriyanti, Hellen; Suparni, Hetty Endang; Yulinasari, Yulinasari; Pratiwi, Setyo; Ismiyati, Ismiyati; Rini, M.Eka; Prastiwi, Prastiwi; Triyana, Yuli
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024773

Abstract

Remaja merupakan transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai sejumlah perubahan biologis, kognitif, dan emosional. Perubahan biologis yaitu pertambahan tinggi badan, perubahan hormonal, dan kematangan seksual. Perubahan kognitif yang terjadi adalah meningkatnya berpikir abstrak, idealistis, dan logis. Perubahan sosio emosional meliputi tuntutan untuk mencapai kemandirian, konflik dengan orang tua dan keinginan untuk meluangkan waktu bersama teman sebaya. Oleh karena itu, masa remaja adalah masa yang lebih banyak membutuhkan zat gizi. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi adiksi Anemia pada remaja. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti remaja di desa podosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak terjadinya anemia bagi tubuh beserta bahayanya dan memberikan hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya anemia. Pentingnya program pencegahan anemia yang dilakukan secara regular agar bisa menyadarkan dan mengingatkan kembali tentang pentingnya waspada tentang anemia
Pemanfaatan dan Pendampingan Metode Pemberian Tugas Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini (AUD) bagi Guru PAUD di TK Kreatif Cendekia Surabaya Asmara, Berda; Shari, Destita; Rulyansah, Afib
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024762

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini fokus pada peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini (AUD) di TK Kreatif Cendekia, Surabaya, melalui pelatihan metode pemberian tugas bagi tujuh guru PAUD. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang mendukung perkembangan motorik halus AUD. Melalui serangkaian workshop, diskusi interaktif, dan sesi praktik, guru-guru dibekali dengan teori dan praktik pengajaran inovatif yang berorientasi pada pengalaman belajar anak. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru mengintegrasikan metode baru ke dalam kurikulum dan pembelajaran sehari-hari, yang tercermin dalam keterlibatan yang lebih tinggi dan perkembangan keterampilan motorik halus pada anak-anak. Kesuksesan ini juga menggarisbawahi pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru PAUD untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Program ini tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan profesional guru tetapi juga menyoroti pentingnya kerjasama antar lembaga pendidikan dalam mendukung inisiatif pendidikan anak usia dini.Abstract: This community service program focuses on enhancing the fine motor skills of early childhood (EC) students at Kreatif Cendekia Kindergarten in Surabaya, through training methods for task delivery for seven early childhood education (ECE) teachers. The training is designed to improve teachers' understanding and skills in developing learning activities that support the fine motor development of EC students. Through a series of workshops, interactive discussions, and practice sessions, teachers are equipped with both theory and practice of innovative teaching oriented towards the children's learning experience. The training results show a significant improvement in teachers' ability to integrate new methods into the curriculum and daily learning, reflected in higher engagement and development of fine motor skills in children. This success also underscores the importance of ongoing training for ECE teachers to enhance the quality of early childhood education. This program not only contributes to the professional development of teachers but also highlights the importance of collaboration between educational institutions in supporting early childhood education initiatives.
Faktor Predisposing, Enabling, dan Reinforcing dalam Pemberian ASI Eksklusif Octamelia, Mega; Wahyudi, Donny Tri
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024872

Abstract

Pemberian ASI eksklusif didefinisikan dengan pemberian ASI saja pada bayi selama 6 bulan tanpa pemberian makanan tambahan, kecuali bayi dengan kondisi khusus yang membutuhkan pemberian larutan rehidrasi oral, vitamin, maupun obat-obatan oral. Capaian pemberian ASI eksklusif di dunia hanya 40% sedangkan target yang diharapkan 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menelaah berbagai faktor predisposing, enabling, dan reinforcing yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Literature review ini menggunakan artikel tahun 2018-2023. Literature ini dilakukan pada 12 artikel yang memenuhi kriteria. Hasilnya didapatkan faktor predisposing yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah pendidikan, usia, paritas, etnis, pengetahuan ibu, motivasi ibu, jumlah antenatalcare (ANC), Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta pengalaman ibu. Faktor enabling yaitu; adanya konseling, pendapatan, pembatasan iklan susu formula, pemberian cuti melahirkan, serta pendapatan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Selain itu, faktor reinforcing yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah adanya dukungan suami, dukungan orang tua/mertua, serta dukungan petugas kesehatan. Diharapkan masyarakat lebih meningkatkan kesadaran dalam mendukung ibu menyusui agar tetap memberikan ASI eksklusif.
Peningkatan omzet usaha umkm melalui tehnik pembukuan sederhana dalam Komunitas Maju Kuliner (KOMAKU) Marlinah, Aan; Rahayuningsih, Deasy Ariyanti; Deborah, Deborah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024767

Abstract

The community service activities  with the title “A simple bookkeeping” was held by Trisakti School of Management (TSM) cooperation with MSMEs associated with KOMAKU on July, 5, 2023  time 19.00 WIB until finish through zoom meeting. The purposes of the activity is to increase the knowledge of  MSMEs actors in bookkeeping technic until they have a capability in setting the financial statement. The training activity was intended to MSMEs actors to understand the accounting role especially in financial transaction bookkeeping techniques in MSMEs. Komunitas Maju Kuliner (KOMAKU) which spread all over cities in Indonesia as a community under supervision of chef Desi, a master chef from cooking competition on television. Furthermore, the speaker of TSM explained the material about the accounting cycle and the simple bookkeeping process. The material can increase the curiosity participant in joining the question and answer session. At the end of program, participant has shown the sense of satisfaction in understanding the series of bookekeeping stages through explaination of speaker in order to be implemented in their MSMEs. Finally, MSMEs actors in KOMAKU are able to understand the financial aspect such as the process of simple bookkeeping  even though  there is such another important aspect as the center of attention such as financial planning and marketing strategy of product that can help the actors to make success of MSMEs activities.
Faktor determinan perilaku remaja putri dalam mengatasi dismenore di sekolah MTs Nuryatna, Dedih
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024757

Abstract

These determinant include knowledge, attitudes, family support, anxiety and behavior of adolescent girls coping with dysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the predictor factors of adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency in 2023. The research method used was cross sectional with a sample of 75 respondents using total sampling. The results of the study almost most (52.0%) showed high knowledge, (54.7%) showed unfavorable attitudes, (56.0%) showed supportive family support, (53.3%) showed no anxiety and (50.7%) showed good behavior. There is no relationship between knowledge and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.175). There was no relationship between attitudes and behavior of adolescent girls in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.734). There is a relationship between family support and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.017). There is a relationship between anxiety and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.021). The factor most associated with adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea was family support (p = 0.045). It takes efforts to provide motivation and exposure to media information about dysmenorrhea to improve behavior in overcoming dysmenorrhea.

Page 4 of 4 | Total Record : 36