cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Kajian Yuridis Transaksi Jual-Beli melalui Facebook Ditinjau dari KUHPerdata Rahman Sofian; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023423

Abstract

This research is aimed to know and comprehend the validity of sale and purchase transactions through facebook reviewed from the Civil Law and to understand the legal protection of the parties in the sale and purchase transactions through facebook in case of default. The type of research with qualitative analysis method that is collecting data based on quality relating to the issues discussed. The findings are: First: the sale and purchase transactions through facebook reviewed from the Civil Law considered valid because Law number 11 in the year of 2008 EIT based on Civil Law. Second: basically, the legal protection of the parties in the sale and purchase transactions through facebook in case of default has been guaranteed and protected by Law number 11 in the year of 2008 Electronic Information and Transaction, Civil Law, and Law number 8 in the year of 1999 Consumer Protection, and has evidence and postulate to prove that there are parties who have been disadvantage.
Penyuluhan Ibu Hamil Dalam Persiapan Persalinan Ditengah Pandemi COVID-19 di Desa Penyengat Olak Titik Hindriati; Rosmaria Rosmaria; Dewi Nopiska Lilis
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023424

Abstract

Salah satu risiko yang dapat terjadi pada ibu hamil jika tidak ada persiapan persalinan yaitu gangguan psikologis, pasca melahirkan ibu akan mengalami beberapa perubahan, baik perubahan fisik maupun perubahan psikologis. Sebagian ibu ada yang bisa menyesuaikan diri dan sebagian lainnya tidak bisa menyesuaikan diri dengan baik. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara pemberian informasi melalui penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi, dan Tanya jawab pada kelompok ibu hamil trimester III yang telah hadir sebanyak 25 orang.  Ibu hamil mengikuti kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya. Kegiatan dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2022, tempat kegiatan dilakukan di Desa Penyengat Olak  kecamatan Jambi luar Kota. Hasil pretest menunjukkan pengetahuan yang baik hanya 3 (12%) ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik tentang persiapan persalinan di tengah pandemi coid-19  dan hasil post test terjadi peningkatan setelah diberikan penyuluhan dan diskusi menjadi 21 (84%)  ibu hamil tentang persiapan persalinan ditengah pandemic COVID-19, hasil evaluasi melalui pengamatan tampak ibu hamil semangat dan antusias dalam berdiskusi. Berdasarkaan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat mampu membuat perubahan masyarakat yang berpengetahuan kurang menjadi meningkat setelah diberikan penyuluhan dengan metoda diskusi dan Brain Storming  serta meningkatkan kepedulian ibu hamil dalam persiapan persalinan  pada masa pandemic COVID-19 di Desa penyengat olak Kecamatan Jambi luar kota.
Pelatihan Self-Control Terhadap Kedisiplinan Remaja di Sekolah X Bayu Sekar Larasati; Fixi Intansari; Rima Wilantika; Hamid Mukhlis; Dewi Karisma; Yusuf Tirta Pamungkas
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023441

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kedisiplinan siswa dengan melaksanakan pelatihan kontrol diri. Subjek pengabdian kepada masyarakat ini yaitu siswa kelas VII di sekolah X. Pelatihan kedisiplinan yang diberikan kepada siswa untuk membantu para siswa mengendalikan perilakunya menjadi lebih baik dan mencegah perilaku yang merugikan. Hasil intervensi menunjukan  bahwa adanya perubahan mengenai tingkat kedisiplinan pada siswa. Pelatihan kontrol diri menunjukan hasil yang positif dimana semua siswa menganggap bahwa pelatihan ini dapat memberikan manfaat untuk mereka.
Penyediaan Materi Pembelajaran Online: Program Pemberdayaan Guru SDN Bantaran II Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rachma Rizqina Mardhotillah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Andini Hardiningrum; Rohmatun Nashirin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023393

Abstract

Salah satu dari sekian banyak alat dalam kotak peralatan pendidikan adalah media pembelajaran. Bahkan di tengah pandemi saat ini, beberapa bentuk media pembelajaran telah ditemukan untuk membantu kegiatan belajar mengajar; ini memiliki implikasi penting untuk strategi yang digunakan oleh pendidik. Karena epidemi saat ini, guru sekolah dasar mengalami kesulitan membuat media pembelajaran online, mencegah mereka memberikan pendidikan online terbaik kepada siswa. Dengan pemikiran tersebut, upaya PPM tim dosen PGSD Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya difokuskan pada penciptaan dan diseminasi sumber daya pembelajaran digital di SDN Bantaran II Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur sangat signifikan. Diharapkan para pendidik memiliki apresiasi yang lebih dalam terhadap evolusi perangkat pembelajaran digital dan lebih terinspirasi untuk mengejar pertumbuhan profesional mereka sendiri sebagai hasil dari partisipasi dalam latihan ini. Strategi tersebut diimplementasikan melalui webinar, model, dan simulasi, serta lokakarya dan pekerjaan rumah, yang semuanya dilakukan secara online. Sebagai hasil dari latihan ini, pendidik akan memiliki lebih sedikit masalah dalam mengumpulkan dan membuat sumber daya pendidikan untuk digunakan secara online.
Tindakan Main Hakim Sendiri (Eigenrechting) dalam Hukum Positif Yaumi Ramdhani; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023425

Abstract

Tindakan main hakim sendiri (eigenrichting) dalam skala nasional masih kerap terjadi didalam masyarakat dan termasuk perbuatan melanggar hukum. Faktanya, dari aspek Kriminologi tindakan ini terjadi Karena adanya ketidakseimbangan hak-hak pelaku dan korban. Bahwa korban tidak menerima konpensasi dalam bentuk pemidanaan pelaku karena kejahatan yang telah dilakukan oleh pelaku terhadap dirinya. Dalam aspek Sosiologis kita melihat bahwa timbul rasa ketidakpercayaan masyarakat dari aparat penegak hukum menjadi alasan utama tindakan main hakim sendiri (eigenrichting) kerap terjadi didalam masyarakat. Terlepas dari itu yang harus kita pahami bahwa adanya pengaruh perkembangan politik reformasi juga menimbulkan arti yang salah untuk beberapa komunitas dimana mereka memiliki kebebasan untuk bertindak tanpa memperhatikan hukum pidana yang ada. KUHP pada dasarnya tidak memuat ketentuan yang secara tegas mengatur mengenai tindakan main hakim sendiri (eigenrichting) karena bentuk perbuatan yang dilarang atau diharuskan disertai dengan ancaman pidananya dalam KUHP tersebut hanya berisi rumusan-rumusan secara garis besarnya saja. Jadi, beberapa ketentuan seperti pada Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP untuk mengancam pelaku main hakim sendiri tersebut dapat digunakan oleh aparat penegak hukum sebagai dasar acuan untuk melakukan proses hukum terhadap pelaku kejahatan.
Analisis Perlindungan Hukum Bagi Pihak Pemegang Sertifikat Hak Milik terhadap Penerbitan Sertipikat Ganda Zulfikar Rangga Utama; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh badan pertanahan nasional dalam hal penerbitan sertifikat ganda. Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif; dimana dalam pencarian teori, peneliti mengumpulkan informasi dari kepustakaan yang berhubungan, menganalisis masalah berdasarkan teori yang telah ada. maka diperoleh beberapa kesimpulan, Penyebab terjadinya sertipikat ganda bisa dikarenakan adanya unsur kesengajaan, ketidaksengajaan dan dikarenakan kesalahan administrasi. Untuk mengetahui keabsahan masing-masing pemilik sertipikat, perlu dilakukan pembuktian terjadinya sertifikat ganda merupakan akibat kelalaian petugas dalam proses pemberian dan pendaftaran hak atas tanah akibat kurangnya pengawasan dan pengendalian atas suatu kebijakan pertanahan yang telah diterbitkan. Sebagai tindak lanjut penyelesaian sengketa sertifikat ganda, maka para pihak menggugat ke pengadilan Negeri Bima untuk memeriksa keabsahan sertifikat hak masing-masing. Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) meletakkan dasar untuk mewujudkan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurut pasal 19 UUPA No.5 tahun 1997 (selanjutnya disebut PP 24 /1997) tentang tujuan pendaftaran tanah. "untuk memberika kepastian hukum dan perlindungan hukum".
Pelatihan Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Untuk Meningkatkan Motivasi Usaha pada UMKM Dimsum Seceng Pajaresuk, Pringsewu, Lampung Riska Agi Sawitri; Eka Nurzanah; Selly Puspita Sari; Cintya Sukma Widita; Annida Dahrul; Rully Afrita Harlianty; Hamid Mukhlis; Yenny Marthalena; Vivi Imelda
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023442

Abstract

The purpose of this training activity is to provide an understanding of accounting information systems so that owners and employees can make good records and bookkeeping and also increase the motivation of owners and employees to run their businesses better and more advanced. The results of this activity can be described in the following indicators: (1) Participants gain basic knowledge regarding preparing simple financial reports for UMKM. (2) Participants gain knowledge regarding the application of accounting information systems to develop UMKM. (3) Participants understand the basic knowledge of accounting software for better financial records. (4) Participants show curiosity by displaying their interest and enthusiasm for the use of accounting software for better recording of financial reports. (5) Participants get the motivation to develop UMKM Abstrak: Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai sistem informasi akuntansi agar pemilik dan karyawan dapat membuat pencatatan dan pembukuan yang baik dan dapat meningkatkan motivasi pemilik serta karyawan untuk menjalanakan usahanya lebih baik dan lebih maju. Hasil dari kegiatan ini dapat diuraikan dalam indikator sebagai berikut: (1) Peserta mendapatkan ilmu dan pengetahuan dasar mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana pada UMKM. (2) Peserta mendapatkan ilmu dan pengetahuan mengenai penerapan sistem informasi akuntansi bagi perkembangan UMKM. (3) Peserta memahami dan memiliki pengetahuan dasar mengenai contoh software akuntansi untuk pencatatan keuangan yang lebih baik. (4) Ketertarikan dan rasa antusias peserta akan keingintahuan mengenai penggunaan software akuntansi untuk pencatatan laporan keuangan yang lebih baik. (5) Peserta mendapatkan motivasi untuk memajukan UMKM
Efektivitas Penanggulangan Tindak Pidana Child Grooming di Indonesia Nadia Rezkina Dilla; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023427

Abstract

Bentuk pelecehan seksual terhadap anak yang sekarang ini banyak terjadi adalah menggunakan motif child grooming. Kasus child grooming di Indonesia pada tahun 2021 berdasarkan catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencapai 859 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas penanggulangan tindak pidana child grooming melalui Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual dan undang-undang. Hasil penelitian menghasilkan bahwa pengaturan hukum bagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak di media sosial (child grooming) tidak dapat dijerat dengan pasal 76E UU perlindungan anak karena dalam pasal tersebut hanya sebatas pada perbuatan cabul yang dimana perbuatan cabul ini merupakan segala perbuatan yang melanggar kesusilaan yang berkaitan dengan fisik dan juga dalam pasal tersebut tidak terdapat unsur penyalahgunaan media sosial. Sehingga perlu adanya pembaharuan hukum mengenai penerapan aturan hukum yang lebih tepat yang dapat digunakan oleh aparat penegak hukum dalam menanggulangi tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak di media sosial (child grooming) khususnya dalam UU perlindungan anak.
Meningkatkan Jaminan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Rahmad Hidayah; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023419

Abstract

Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BPNP2PMI), terdapat kasus hukum yang menimpa pekerja migran Indonesia sepanjang 2016 berjumlah 4.761 kasus. Sementara di tahun 2017 sebanyak 4.349 kasus. Sedangkan di 2018 sebanyak 3.598 kasus. Dengan demikian, total yang ditangani BNP2PMI sebanyak 12.708 kasus. Adapun data kasus pada bulan April–Juni tahun 2019 memperlihatkan terdapat 1.903 kasus dalam kurun waktu tiga bulan saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana perlindungan calon pekerja migran Indonesia dan pekerja migran Indonesia, serta mengkaji upaya peningkatan posisi daya tawar sebagai upaya meningkatkan jaminan perlindungan pekerja migran Indonesia oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode normatif, dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan terbaik kepada calon Pekerja Migran (Pekerja Migran Indonesia) adalah dengan melalui berbagai kebijakan dan program pengelolaan migrasi tenaga kerja yang bertujuan untuk mencapai migrasi yang aman dan adil. Kemudian penting bagi pemerintah untuk meningkatkan skill Pekerja Migran Indoensia khususnya pada tahap pendidikan dan pelatihan dimana calon Pekerja Migran umumnya diberikan pelatihan pendidikan sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dijalani.
Tinjauan Asas Pemaafan dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Indonesia pada Perkara Tindak Pidana Pembunuhan Muhammad Muslih Hisyam; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023420

Abstract

The purposes of this study are, firstly, to find out how the regulation of the crime of murder in Islamic law and the Criminal Code, and secondly, to figure out the principle of non-imposing penalty for the crime of murder in Islamic law and Indonesian Criminal Law. This research uses normative legal analysis. The results of this study explain how the regulation of the crime of murder in Islamic law and Indonesian law, and how the principle of non-imposing penaltyfor the crime of murder in Islamic Criminal Law and Indonesian Criminal Law.