cover
Contact Name
Sovi Septania
Contact Email
sovi.septania@gmail.com
Phone
+628117205670
Journal Mail Official
jurnalpsikologipsyche@gmail.com
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No. 14 Kedaton Labuhan Ratu Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Psyche: Jurnal Psikologi
ISSN : 26860430     EISSN : 26556936     DOI : https://doi.org/10.36269/psyche.v2i2.171
PSYCHE: Jurnal Psikologi published by Psychology Faculty Universitas Muhammadiyah Lampung. Psyche aims to facilitate the process of interaction, discussion, and further discussion of the development of psychology in Indonesian society. Psyche consist topics related to clinical psychology, industry and organization, education, development, social and islamic psychology. Psyche accepts various research methods, both quantitative and qualitative methods. Psyche will be published bi-annually every February and August and consist of 8 selected articles.
Articles 117 Documents
PENGARUH PENGALAMAN KERJA, KEPUASAN KERJA DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP EMPLOYABILITY PADA GURU SMK MUHAMMADIYAH DALAM KRISIS COVID 19 Rara Salsabila Syani; Fatwa Tentama; Ahmad M. Diponegoro
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v3i2.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengalaman kerja, kepuasan kerja dan dukungan sosial terhadap employability pada guru SMK Muhammadiyah dalam krisis COVID 19. Subjek penelitian adalah guru SMK Muhammadiyah Moyudan, Sleman, Yogyakarta (N=80). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan skala likert dan semantik diferensial sebagai alat pengumpulan data. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda. Berdasarkan proses analisis, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang sangat signifikan dari pengalaman kerja, kepuasan kerja dan dukungan sosial terhadap employability dengan nilai (p<0,01). Analisis pada hipotesis minor juga diperoleh hasil yaitu pengalaman kerja, kepuasan kerja dan dukungan sosial masing-masing memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap employability dengan nilai (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman kerja, kepuasan kerja dan dukungan sosial memiliki kontribusi dalam memengaruhi employability pada guru SMK Muhammadiyah dalam krisis COVID 19 dan kepuasan kerja menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi employability.
IMPLEMENTASI PSIKOLOGI PENDIDIKAN MENUJU RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA Alma Yulianti; Mudjiran Mudjiran; Herman Nirwana
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v3i1.323

Abstract

 Resilience is a personal quality that allows individuals to rise up when facing difficulties, especially for students who are undergoing their final semester in college. Various challenges and difficulties caused by thesis work are problems that cannot be avoided for every student. This study is focused on studying the role of academic resilience in final year students. The research subjects consisted of 7 undergraduate students from 19 to 24 years of age. Students are expected to have resilience in facing academic challenges called academic resilience. Academic resilience is defined as the ability of students to withstand difficult conditions, bounce back from adversity, overcome difficulties, and adapt positively to academic pressure and demands. Keywords: Implementation, Academic Resilience, Education
BIBLIOTERAPI UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN PADA KLIEN GENERAL ANXIETY DISORDER (GAD Lale Agit Arini; IGAA Novikayati
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v3i2.311

Abstract

ABSTRACTGAD or generalized anxiety disorder can occur in someone who is overly anxious about their life situation. These disorders are usually overcome by providing Bibliotherapy which aims to provide information, insight into the problem, stimulate discussion about problems, communicate new values and attitudes, create awareness. This case study used 1 female 45 years of age who experienced a generalized anxiety disorder (GAD). Intervention on the subject was carried out for 30 days in 5 phases, namely book introduction, book reading, incubation, follow-up and the last phase of creative writing. The results of observations and interviews method show that bibliotherapy is effective in reducing anxiety symptoms in people with GAD (generalized anxiety disorder).ABSTRAKGAD (generalized anxiety disorder) atau  gangguan kecemasan menyeluruh dapat terjadi pada seseorang yang mencemaskan secara berlebihan keadaan hidup mereka. Gangguan tersebut biasanya diatasi dengan memberikan Biblioterapi yang bertujuan adalah memberikan informasi, insight tentang masalah, menstimulasi diskusi tentang masalah, mengkomunikasikan nilai-nilai dan sikap - sikap baru, menciptakan suatu kesadaran. Studi kasus ini menggunakan 1 orang perempuan usia 45 tahun yang mengalami gangguan berupa GAD (generalized anxiety disorder). Intervensi pada subjek dilakukan selama 30 hari sebanyak 5 fase yakni perkenalan buku, membaca buku, inkubasi, tindak lanjut dan yang terakhir fase menulis kreatif. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa Biblioterapi efektif untuk menurunkan gejala kecemasan pada penderita GAD (generalized anxiety disorder). 
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE, KEPUASAN KERJA, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA PERAWAT RSUD GENERASI Y Reza Fazan Dihaq; Fatwa Tentama; Khoiruddin Bashori
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah work-life balance, kepuasan kerja, dan efikasi diri berpengaruh terhadap komitmen organisasi pada karyawan generasi y, baik secara simultan maupun secara partial. Subjek dalam penelitian ini adalah staf perawat ruang inap Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Kota Bengkulu (N=70) dengan kriteria yaitu karyawan yang masuk kedalam rentang umur pada generasi y. Sampel penelitian berjumlah 60 staf ruang inap Rumah Sakit Umum Daerah XX. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji regresi berganda dengan bantuan program SPSS 25.0 for macOS. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri memiliki pengaruh terhadap komitmen organisasi dengan nilai (p < 0,01). Secara parsial terdapat pengaruh positif yang signifikan pada work-life balance terhadap komitmen organisasi, terdapat pengaruh positif yang signifikan pada kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi, dan terdapat pengaruh positif yang sangat signifikan pada efikasi diri terhadap komitmen organisasi pada karyawan generasi y dengan nilai (p < 0,01 dan p < 0,05). Temuan ini menjadi bukti bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri yang menjadi faktor eksternal dan faktor internal cukup mampu dalam meningkatkan komitmen organisasi. Berdasarkan pemaparan diatas  dapat disimpulkan bahwa work-life balance, kepuasan kerja dan efikasi diri merupakan faktor penting untuk meningkatkan komitmen organisasi pada karyawan generasi y.
GENERASI Z DAN NILAI-NILAI YANG DIPERSEPSIKAN DARI ORANGTUANYA Muhammad Zulfa Alfaruqy
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.658

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkonstruksi nilai-nilai dan proses sosialisasi nilai remaja generasi Z yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya. Penelitian indigenous psychology ini menggunakan pendekatan grounded theory. 202 subjek yang terkategorisasi sebagai remaja, generasi Z, dan berstatus mahasiswa dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dipersepsikan berasal dari orangtuanya ialah nilai personal (42,92%), nilai interpersonal (31,14%), nilai ketuhanan (17,86%), dan nilai politik-budaya (8,11%). Nilai kebangsaan yang disosialisasikan oleh orangtua dari yang terkuat ke yang terlemah yaitu ketuhanan, kemanusiaan, demokrasi, keadilan sosial, dan nasionalisme. Remaja generasi Z mempersepsi bahwa proses sosialisasi nilai dari orangtua didominasi oleh pembiasaan perilaku yang mencerminkan nilai tertentu, yang diikuti dengan pengingatan kembali pada perilaku, pemberian keteladanan, pelibatan diskusi dua arah, ajakan bersama pada perilaku tertentu, pelibatan diskusi satu arah, serta pemberian reward dan punishment. Penelitian berimplikasi pada kebijakan yang mendorong peran orangtua dalam proses sosialisasi nilai-nilai mulia dalam keluarga.
GAMBARAN KONFLIK ANTAR KELOMPOK PENGGEMAR KOREAN POP DI MEDIA SOSIAL Narulita Sahara; Rosleny Marliani; Elisa Kurniadewi
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.488

Abstract

ABSTRACTConflict between social groups is rife because of struggle for territory and limited opportunities to make the group's name big. This study aims to determine the picture of the conflict between Korean Pop fan groups on social media that have been carried away in real life. The fan groups in this study are EXO-L and ARMY. Korean pop fan groups who have been in conflict since 2016. The method in this study is qualitative. Using an exploratory case study design, a single embedded case design. Data obtained through interviews and direct observation, from the subject DR (EXO-L) and ANJ (ARMY). The results obtained indicate that the conflict between these fan groups is in accordance with the experiments conducted by Sherif et al. (1988). This occurs because of the competition which frustrates the group, which causes stereotypes, prejudice and discrimination between groups. The impact of this conflict was even experienced directly by the two subjects, because both of them are good friends in terms of studying but not in the world of K-pop.ABSTRAK Konflik antara kelompok sosial marak terjadi karena perebutan wilayah dan peluang yang terbatas untuk membuat nama kelompok menjadi besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik antara kelompok penggemar Korean Pop di media sosial yang sampai terbawa pada kehidupan dunia nyata (real life). Kelompok penggemar dalam penelitian ini adalah EXO-L dan ARMY. Kelompok penggemar Korean pop yang mengalami konflik sejak tahun 2016. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif. Menggunakan desain studi kasus eksploratif single embedded case design. Data yang didapat melalui wawancara dan observasi langsung, dari subjek DR (EXO-L) dan ANJ (ARMY). Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa, konflik antar kelompok penggemar ini sesuai dengan eksperimen yang dilakukan oleh Sherif, dkk (1988). Terjadi karena adanya kompetisi yang membuat frustasi kelompok sehingga menyebabkan stereotype, prasangka dan diskriminasi antar kelompok. Dampak dari konflik ini bahkan secara langsung dialami kedua subjek, karena keduanya adalah teman baik dalam hal belajar tapi tidak dalam dunia K-pop.
IMPLEMENTASI NUMBER HEADS TOGETHER SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN STUDENTS ENGAGEMENT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Ardhito Faza Akhnaf; Muhammad Arif Ghadafi Junior; Nur Hasna Fauziyyah; Shalahudin Al Ayyubi; Hazhira Qudsyi
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.700

Abstract

Pembelajaran menjadi salah satu bagian penting dalam pendidikan. Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran saat ini untuk dapat membuat siswa terlibat aktif tidaklah mudah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan model pembelajaran Number Heads Together. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Number Heads Together sebagai strategi untuk meningkatkan students engagement pada siswa sekolah menengah atas. Metode penelitian ini menggunakan studi pustaka dengan teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis terhadap studi literatur yang telah dilakukan ditemukan bahwa implementasi model pembelajaran Number Heads Together dapat meningkatkan students engagement yang kemudian juga membawa dampak positif terhadap hasil belajar dan prestasi siswa.
SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MANTAN PASIEN SKIZOFRENIA Anis Mujaidha; Wanodya Kusumastuti; Meriam Esterina
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.517

Abstract

Menjadi seorang mantan pasien skizofrenia memerlukan proses penyesuaian yang mendukung dalam fungsi kehidupan sehari-hari. Kondisi awal sembuh hingga saat ini tentu mengalami fluktuatif berbagai aspek yaitu aspek sosial, aspek kognitif serta aspek psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran subjective well-being pada mantan pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Responden pada penelitian ini berjumlah 2 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan wawancara semi terstruktur.Hasil analisis menunjukkan kedua responden memiliki subjective well-being yang bervariasi. Responden AS terlihat dari kepuasan hidupnya diseluruh domain dan afek positif lebih mendominasi afek negatifnya. Sedangkan untuk responden T terlihat dari kepuasan pekerjaannya memiliki afek positif yang cukup baik serta memiliki kepuasan hidup sedangkan afek negatifnya hanya muncul pada saat kondisi tertentu misalnya ketika responden sedang lelah atau teringat dan merindukan orang terdekat.
STUDI EKSPLORATIF TENTANG FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN BICARA ANAK USIA PRA SEKOLAH Bella Amanda Maharani; Zainal Abidin
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.441

Abstract

Keterlambatan bicara atau bahasa menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh anak. Dibutuhkan penelitian untuk mengetahui lebih lanjut mengenai faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara yang dialami oleh anak usia prasekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak usia prasekolah di Kabupaten Bandung dengan menggunakan metode kualitatif exploratory. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi kepada tiga subjek yang merupakan ibu dari anak yang mengalami keterlambatan bicara, analisis tematik terhadap data menunjukkan hasil bahwa faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak usia prasekolah dapat diklasifikasikan ke dalam dua faktor, yakni faktor lingkungan dan faktor keturunan. Orang tua diharapkan dapat mencegah dan menangani permasalahan keterlambatan bicara pada anak sejak dini.
STRATEGI KOPING KARYAWAN YANG MENGALAMI PHK DI MASA PANDEMI Bella Saviera; Zahrotur Rusyda Hinduan; Zainal Abidin
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.443

Abstract

The Covid-19 pandemic has a significant impact for individuals, especially in employees. Some companies have reduced the number of employees so that employees have to experience layoffs (PHK). As for the effect that can arises from layoffs, such as depression and anxiety, therefore it takes a coping strategies to be able reduce the impact. The purpose of this study is to see how coping strategies are used by employees to survive and face problems, and how the ability of employees to find new jobs after being layoff during a pandemic period. This study used a qualitative research method, using a case study. Participants in this study were 3 individuals with the criteria of employees who experienced layoffs during the pandemic. Data collection using semi-stuctured interviews. The results of this study found that the strategies coping used by the subjects were dominant in problem focused coping.

Page 6 of 12 | Total Record : 117