cover
Contact Name
Prima Nanda Fauziah
Contact Email
ojslppmumht@gmail.com
Phone
+6281295820542
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No 23-25 Kramatjati, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 20885687     EISSN : 27456099     DOI : 10.37012/anakes
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan merupakan jurnal yang berisi tentang artikel ilmiah dalam bidang ilmu analis kesehatan yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa serta para peneliti.
Articles 311 Documents
Hubungan Hasil Jumlah Trombosit Dengan Hasil IgG IgM Pada Pasien DBD Di Laboratorium Rs Gading Medika Kota Bengkulu Mardiyansyah Bahar; Eka Nurdianty Anwar; Lira Fahira
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1648

Abstract

DDemam berdarah merupakan penyakit yang mudah menular. Sarana penularan demam berdarah sendiri berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan hasil pemeriksaan jumlah trombosit dengan hasil pemeriksaan IgG IgM pada pasien DBD. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu pada Tahun 2020 - 2022. Sampel yang digunakan yaitu 162 sampel dan waktu penelitian di laksanakan mulai 30 Maret sampai 31 April 2023. Data yang diambil adalah nama, usia, jenis kelamin, hasil pemeriksaan IgG IgM serta jumlah trombosit. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan terdapat hubungan antara jumlah trombosit dengan hasil IgG IgM pada pasien DBD di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu pada Tahun 2020-2022, yang mana terdapat hubungan berdasarkan hasil Uji Chi Square yaitu nilai sebesar 0,001 (0,05) dengan artian H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan antara jumlah trombosit dengan hasil IgG IgM pada pasien DBD. Simpulan, hasil pemeriksaan jumlah trombosit pasien DBD yang bersal gigitan nyamuk Aedes aegypti mengalami mengalami trombositopenia dengan didapatkan hasil 8 (4.9%) pasien positif IgG -/IgM +, 120 (74.1%) pasien positif IgG +/IgM - dan 34 (21.0%) pasien positif IgG +/IgM +.Kata kunci : DBD, IgG IgM dan Trombosit
Gambaran Kadar C-Reaktive Protein (CRP) pada Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Sidomulyo Samarinda Nur Fajarwati Munawaroh; Dwi Setiyo Prihandono; Maulida Julia Saputri
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1691

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Berdasarkan organ tubuh yang terinfeksi, tuberkulosis dibagi menjadi tuberkulosis ekstra paru dan tuberkulosis paru (TB Paru). Pada TB Paru pengobatan diberikan selama dua tahap, yaitu tahap intensif dan tahap lanjutan. Pemberian obat pada tahap intensif berguna untuk menurunkan jumlah bakteri TB yang menyebabkan inflamasi. Inflamasi yang terjadi akibat Mycobacterium tuberculosis pada penderita TB paru bisa menyebabkan peningkatan kadar CRP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Sidomulyo Samarinda. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan metode pemeriksaan CRP semi kuantitatif. Analisis yang digunakan berupa analisis univariat dengan variabel kadar CRP terhadap usia dan masa pengobatan berjumlah 28 sampel. Didapatkan hasil analisis dari 28 sampel berdasarkan ketiga kelompok usia yang memiliki kadar CRP ≥ 6 mg/L terdapat pada usia dewasa sebanyak 16 orang (57%) dan berdasarkan masa pengobatan yang memiliki kadar CRP ≥ 6 mg/L terdapat pada tahap awal sebanyak 11 orang (39%). Kesimpulan : Kadar CRP ≥ 6 mg/L paling banyak terdapat pada kelompok usia dewasa dan pada masa pengobatan tahap awal. Dari hasil penelitian ini disarankan bagi penderita TB Paru untuk memeriksakan kadar CRP sebagai pemantauan inflamasi yang terjadi dan mengetahui keberhasilan pengobatan.Kata kunci: CRP, Masa Pengobatan, Usia
Analisis Formalin Dalam Ikan Tongkol Pindang Sebelum Perebusan dan Setelah Perebusan Dalam Berbagai Waktu Yuli Kristianingsih; Nining Sugiantari; Cahyawati Rahayu; Catu Umirestu Nurdiani; Renaldi Ardiansyah; Masdianto Masdianto; Sediarso Sediarso
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1807

Abstract

Ikan tongkol pindang merupakan olahan hasil laut yang memiliki kandungan protein tinggi sehingga ikan tongkol pindang mudah membusuk. Formalin digunakan sebagai pengawet untuk memperpanjang masa penyimpanan ikan tongkol pindang. Penggunaan formalin dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan manusia. Formalin dilarang digunakan sebagai pengawet pangan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 33 tahun 2012.Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi dan mengetahui kadar formalin serta melihat perbedaan penurunan kadar formalin sebelum dan sesudah perebusan pada ikan tongkol pindang dengan waktu 5, 10 dan 15 menit. Identifikasi formalin pada ikan tongkol pindang menggunakan pereaksi KMnO4. Penetapan kadar dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri. Hasil uji kualitatif didapat 6 (100%) sampel ikan tongkol pindang positif mengandung formalin. Rata-rata penurunan kadar formalin setelah perebusan ikan tongkol pindang dengan lama waktu 5 menit 93,02 %, 10 menit 95,63 % dan 15 menit 97,44 %. Hasil uji One way Anova didapatkan p value 0,000 0,05 terjadi penurunan kadar formalin yang signifikan pada ikan tongkol pindang dengan perbedaan lama perebusan. Simpulan semakin lama perebusan maka penurunan kadar formalin ikan tongkol pindang semakin tinggi.Kata kunci : Ikan Tongkol Pindang, Formalin, Spektrofotometri,
Gambaran Hasil Pemeriksaan Anti–HIV dan HBsAg Metode Immunochromatography Tes Pada Ibu Hamil Di RSAB Harapan Kita Jakarta Retno Martini Widhyasih; Maharani Kurnia Nengsih; Zuraida Zuraida
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i2.1856

Abstract

Isu kesehatan ibu dan anak tetap menjadi fokus perhatian berbagai pihak di tingkat global, regional dan Indonesia. Dalam upaya menurunkan kematian ibu serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas yang merupakan tujuan pelayanan kesehatan ibu sebagaimana diamanatkan dalam UU Kesehatan, maka pelayanan antenatal yang berkualitas merupakan bagian yang sangat penting dan akan memberikan kontribusi yang sangat besar dalam mencapai tujuan tersebut, Salah satu penyakit yang harus dideteksi selama kehamilan adalah infeksi HIV dan Hepatitis B pada ibu hamil. Lebih dari 90% bayi terinfeksi HIV tertular dari ibu HIV selama kehamilan, saat persalinan dan menyusui. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran hasil pemeriksaan Anti-HIV dan HBsAg pada ibu hamil di RSAB Harapan Kita. Metode penelitian ini adalah deskriptif menggunakan data sekunder berdasarkan Rekam Medis RSAB Harapan Kita periode Januari – Juni 2022 dengan responden sebanyak 495 pasien ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Anti-HIV dan HBsAg. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan gambaran hasil pemeriksaan Anti-HIV pada ibu hamil dengan hasil Reaktif sebanyak 1 orang (0,2 %) dan HBsAg Reaktif sebanyak 8 orang (1,6 %). Ibu hamil hendaknya agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan menghindari faktor-faktor risiko yang bisa menyebabkan penularan penyakit HIV dan Hepatitis B untuk mencegah terjadinya penularan secara kongenital kepada janinnya.Kata kunci : HIV, Hepatitis B, Ibu hamil
Pemanfaatan Teh Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Kadar Kolesterol Total, Trigliserida Dan Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Hipertensi Rahmayanti, Utari Rizki; Danuyanti, I Gusti Ayu Nyoman; Zaetun, Siti
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i2.535

Abstract

AbstrakDiabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia dan hiperlipidemia. Yang dimana merupakan faktor resiko terjadinya hipertensi. Makanan yang dapat menurunkan kolesterol, trigliserida dan glukosa darah adalah bahan makanan yang mengandung zat flavonoid dan saponin yang terdapat dalam teh daun sirsak. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pemberian teh daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap kadar kolesterol total, trigliserida dan glukosa darah pada pasien diabetes melitus dengan hipertensi. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimental menggunakan One group pretest-posttest dengan jumlah sampel 10 orang responden. Data yang dikumpulkan berupa data hasil pemeriksaan kadar kolesterol total, trigliserida dan glukosa darah sebelum dan setelah pemberian teh daun sirsak. Rerata hasil pemeriksaan kadar kolesterol total setelah pemberian teh daun sirsak adalah 141.8 mg/dL menurun dibandingkan sebelum pemberian yaitu 182,1 mg/dL (penurunan sebesar 40,3 mg/dL atau 22,13%). Rerata hasil pemeriksaan trigliserida setelah pemberian adalah 172,1 mg/dL menurun dibandingkan sebelum pemberian yaitu 647 mg/dL (penurunan sebesar 474,9 mg/dL atau 73,40%) dan rerata hasil pemeriksaan glukosa setelah pemberian adalah 209,1 mg/dL menurun dibandingkan sebelum yaitu 341,1 mg/dL (Penurunan sebesar 132 mg/dL atau 38,69%). Sehingga pemberian teh daun sirsak selama 30 hari dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida dan glukosa darah pada pasien diabetes melitus dengan hipertensi.Kata kunci : Diabetes mellitus, glukosa darah, kolesterol total, teh daun sirsak, trigliserida
Pengaruh Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek Terhadap Jumlah Eritrosit Tikus Putih (Rattus norvegicus) Hidayat, Lutfi Nur; Saroh, Dewi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2023): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v9i1.678

Abstract

Rokok membunuh hampir 6 juta orang pertahun, lebih dari lima juta perokok berasal dari perokok aktif dan lebih dari 600.000 merupakan perokok pasif. Tar, Nikotin, Radikal bebas, Timbal (Pb), dan Karbon Monoksida (CO) merupakan beberapa macam bahan kimia yang paling berbahaya dalam asap rokok. Tujuan Penelitian mengetahui pengaruh pemberian paparan asap rokok kretek terhadap jumlah eritrosit tikus putih (rattus norvegicus). Metode penelitian eksperimental, dengan rancangan penelitian eksperimen semu atau quasy- experiment dengan subyek Tikus Putih (Rattus norvegicus) sebanyak 24 ekor. Data dikumpulkan dengan nilai jumlah eritrosit diperiksa dengan hematology analyzer Abacus 3CT. Uji hipotesis dilakukan dengan uji One Way Anova. Simpulan dari penelitian ini terdapat Terdapat pengaruh paparan asap rokok kretek terhadap jumlah eritrosit pada tikus putih (Rattus norvegicus).Kata kunci : Paparan asap rokok, Jumlah eritrosit, tikus putih (Rattus norvegicus).
Pengaruh Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek Terhadap Kadar Hemoglobin Tikus Putih (Rattus norvegicus) Sekarmaharani, Meutia; Saroh, Dewi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.679

Abstract

Rokok membunuh 88 orang per 100.000 penduduk. sebanyak 33,2% penduduk indonesia yang mengkonsumsi tembakau pada tahun 2018. Terdapat berbagai jenis rokok salah satunya rokok kretek yang mengandung bahan kimia berbahaya yaitu tar nikotin karbonmonoksida dan minyak eugenol. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar hemoglobin pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diberi paparan asap rokok kretek. Penelitian ini adalah quasy-eksperiment pasca-test dengan kelompok eksperimen dan kontrol dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. terdapat empat kelompok yaitu kontrol, paparan asap rokok tiga batang sehari, paparan asap rokok lima batang sehari, paparan asap rokok tujuh batang sehari, paparan dilakukan  selama 14 hari tiap kelompok berisi enam ekor tikus. Data dianalisa menggunakan uji Kruskal-Wallis SPSS statistic 21. Didapatkan hasil p value 0,166 lebih besar dari nilai α (0,05). Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh paparan asap rokok kretek terhadap kadar hemoglobin tikus putih (Rattus norvegicus). Kata Kunci: Hemoglobin, Asap Rokok, Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Gambaran Hasil Pemeriksaan Asam Laktat Pada Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Rumah Sakit Swasta Di Jakarta Utara Tahun 2020-2021 Latifah, Imas; Pertiwi, Inka Jatmika
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v7i2.706

Abstract

 Pneumonia pada pasien yang terinfeksi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, salah satunya adalah Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS). ARDS merupakan keadaan gagal nafas yang ditandai dengan hipoksia berat. Pada keadaan hipoksia tubuh bisa mengalami peningkatan kadar laktat yang berhubungan dengan penurunan pH darah yang akan mengarah pada keadaan asidosis laktat. Kadar asam laktat tinggi pada pemeriksaan awal secara bermakna menunjukkan peningkatan angka mortalitas. Diagnosis laboratorium yang digunakan untuk menegakkan asidosis laktat adalah analisis gas darah atau menghitung anion gap serum serta mengukur langsung kadar aktat. Sehingga, peneliti ingin mengetahui gambaran hasil pemeriksaan asam laktat pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Swasta di Jakarta Utara periode Juli 2020-Maret 2021. Peneliti menggunakan metode deskriptif analitik dengan data sekunder dari RS Swasta di Jakarta Utara pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di kamar isolasi maupun ICU isolasi yang melakukan pemeriksaan asam laktat. Berdasarkan analisis data pada pasien ini didapatkan hasil rerata kadar asam laktat pada pasien rawat inap isolasi yaitu 1,9 mmol/L dan pada pasien rawat inap ICU isolasi yaitu 2,2 mmol/L.  Dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa terjadi peningkatan kadar asam laktat pada pasien rawat inap yang terkonfirmasi positif Covid-19, baik pasien yang dirawat di kamar isolasi dengan stadium penyakit sedang maupun kamar ICU isolasi dengan stadium penyakit berat, namun didapatkan kadar asam laktat normal pada pasien dengan stadium penyakit sedang dan berat. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menambahkan informasi kadar asam laktat pada pasien Covid-19 secara berseri. Kata kunci          : Asam laktat,  Hipoksia, Coronavirus disease 2019 (Covid-19)
Gambaran Jumlah Trombosit dengan Kadar SGOT dan SGPT Pada Penderita Hepatitis B Geni, Lenggo; Yahya, Elsya Maulidia
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.707

Abstract

Indonesia termasuk negara dengan endemisitas sedang sampai tinggi untuk infeksi virus Hepatitis B (VHB). Prevalensi Hepatitis di Indonesia berdasarkan jenisnya Hepatitis B menduduki posisi pertama dengan presentase 21,8%. Penyakit Hepatitis ditandai dengan terjadinya peningkatan kadar SGOT dan SGPT di dalam darah karena hati merupakan salah satu organ tubuh yang banyak mengandung enzim transaminase yaitu SGOT dan SGPT. Kegagalan hati merupakan penyebab penurunan trombopoietin yang mengarah ke trombositopenia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh studi literatur gambaran jumlah trombosit dengan kadar SGOT dan SGPT pada penderita Hepatitis B. Berdasarkan studi literatur diketahui bahwa laki – laki lebih beresiko terinfeksi Hepatitis B dibanding perempuan (100%). Usia 30 - 65 tahun lebih beresiko mengalami Hepatitis, hal ini karena penularan dapat melalui hubungan seksual dan usia lansia mulai terjadi penurunan daya tubuh sehingga mudah terinfeksi virus. Berdasarkan 4 jurnal yang ditelaah didapatkan hasil jumlah trombosit mengalami penurunan hal ini disebabkan karena adanya gangguan produksi trombopoietin di organ hati merupakan unsur pembentukan trombosit, juga menjadi penyebab trombositopenia. Sedangkan kadar SGOT dan SGPT mengalami peningkatan karena hati mengalami peradangan yang disebabkan oleh infeksi virus maka enzim SGOT dan SGPT akan terlepas dan masuk ke dalam peredaran darah. Kesimpulan dari penulisan ini adalah penderita Hepatitis B lebih banyak laki – laki (100%) dibandingkan perempuan dengan usia 30 – 65 tahun, mengalami penurunan jumlah trombosit dan peningkatan pada kadar SGOT dan SGPT. Kata kunci        : Trombosit, SGOT, SGPT, Hepatitis B.
Gambaran Hematologi Pada Komponen PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell Ningrum, Nining Ratna; Khairinisa, Gina
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.796

Abstract

Transfusi darah saat ini memegang peran medis yang penting, baik dalam terapi kegawat daruratan (life savings) maupun pada penyakit khusus yang memerlukan terapi transfuse secara terus menerus. Komponen darah yang paling tinggi diminta pada unit pelayanan darah adalah Packed Red Cell (PRC), namun tidak sedikit yang dapat mengelami reaksi transfusi salah satunya adalah febrile non haemolytic transfusion reaction (FNHTR). Penyebab utama dari kejadian ter sebut dikaitkan dengan adanya allogenic leucocytes pada produk darah transfusi. Semakin seringtransfuse diberikan, semakin tinggi pula risiko reaksi yang dapat terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meninimalisir reaksi transfuse melalui modifikasi pembuatan komponen darah dan produk darah, yaitu PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell. Tujuan Penelitian ini adalah ingin mengetahui PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell untuk pasien multiransfusi. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 12 komponen PRC Buffy Coat Removed dan 12 Washed Red Cell. Pemeriksaan hematologidigunakan hematology analyzer Mindray BC-1800. Hasil penelitian rerata pada pemeriksaan hematologi diantaranya 12 sampel PRC Buffycoat Removed dan Washed Red Cell adalah jumlah leukosit 12.5 x103/µL dan 5.7x103/µL; Hemoglobin 27.2 g/dl dan 20.6 g/dL; jumlah eritrosit 8.81×10⁶/µL dan 7.1×10⁶/µL; Hematokrit 80.0% dan 61.6%. Disarankan pada komponen darah diupayakan dilakukan pengujiankualitas komponen darah agar pemberian komponen tepat guna pada pasien multitransfusi dan dapat meminimalisir terjadinya reaksi transfusi yang merugikan bagi pasien. Kata kunci : PRC Buffy Coat Removed, Washed Red Cell, Pemeriksaan HematologiÂ