cover
Contact Name
Prima Nanda Fauziah
Contact Email
ojslppmumht@gmail.com
Phone
+6281295820542
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No 23-25 Kramatjati, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
ISSN : 20885687     EISSN : 27456099     DOI : 10.37012/anakes
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan merupakan jurnal yang berisi tentang artikel ilmiah dalam bidang ilmu analis kesehatan yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa serta para peneliti.
Articles 313 Documents
Gambaran Hasil Pemeriksaan Asam Laktat Pada Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Rumah Sakit Swasta Di Jakarta Utara Tahun 2020-2021 Imas Latifah; Inka Jatmika Pertiwi
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v7i2.706

Abstract

 Pneumonia pada pasien yang terinfeksi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, salah satunya adalah Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS). ARDS merupakan keadaan gagal nafas yang ditandai dengan hipoksia berat. Pada keadaan hipoksia tubuh bisa mengalami peningkatan kadar laktat yang berhubungan dengan penurunan pH darah yang akan mengarah pada keadaan asidosis laktat. Kadar asam laktat tinggi pada pemeriksaan awal secara bermakna menunjukkan peningkatan angka mortalitas. Diagnosis laboratorium yang digunakan untuk menegakkan asidosis laktat adalah analisis gas darah atau menghitung anion gap serum serta mengukur langsung kadar aktat. Sehingga, peneliti ingin mengetahui gambaran hasil pemeriksaan asam laktat pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di RS Swasta di Jakarta Utara periode Juli 2020-Maret 2021. Peneliti menggunakan metode deskriptif analitik dengan data sekunder dari RS Swasta di Jakarta Utara pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di kamar isolasi maupun ICU isolasi yang melakukan pemeriksaan asam laktat. Berdasarkan analisis data pada pasien ini didapatkan hasil rerata kadar asam laktat pada pasien rawat inap isolasi yaitu 1,9 mmol/L dan pada pasien rawat inap ICU isolasi yaitu 2,2 mmol/L.  Dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa terjadi peningkatan kadar asam laktat pada pasien rawat inap yang terkonfirmasi positif Covid-19, baik pasien yang dirawat di kamar isolasi dengan stadium penyakit sedang maupun kamar ICU isolasi dengan stadium penyakit berat, namun didapatkan kadar asam laktat normal pada pasien dengan stadium penyakit sedang dan berat. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menambahkan informasi kadar asam laktat pada pasien Covid-19 secara berseri. Kata kunci          : Asam laktat,  Hipoksia, Coronavirus disease 2019 (Covid-19)
Pencemaran Telur Nematoda Usus Pada Lalapan Daun Pohpohan, Daun Kenikir Dan Buah Kacang Panjang Yang Dijual Di Pasar Tradisional Embrio Kecamatan Makasar, Jakarta Timur Dan Hubungannya Dengan Tindakan Pencucian Sumiati Bedah; Diniar Dwi Astuti
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): Anakes:Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i2.370

Abstract

Kecacingan merupakan masalah kesehatan masyarakat di banyak negara termasuk di Indonesia. Angka kecacingan di Indonesia tahun 2012-2013  mencapai 28%. Spesies yang paling banyak menginfeksi adalah Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan cacing tambang. Salah satu sumber infeksi yang sering terjadi adalah pencemaran lalapan, dimana lalapan ini biasa dimakan mentah. Angka pencemaran lalapan yang pernah dilaporkan adalah 26,19% pada lalapan selada, kubis dan kemangi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan angka pencemaran telur nematoda usus pada lalapan daun pohpohan, kenikir dan kacang panjang yang dijual di Pasar Tradisional Embrio dan hubungannya dengan tindakan pencucian.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain survei potong lintang. Sampel adalah lalapan daun pohpohan, kenikir dan kacang panjang yang masing-masing jenis berjumlah 50 sehingga seluruhnya berjumlah 150. Pemeriksaan spesimen dilakukan dengan menggunakan teknik konsentrasi metode sedimentasi. Hasil menunjukan bahwa besarnya angka pencemaran adalah 4,7% (7/150). Jenis telur cacing yang ditemukan adalah Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Tindakan pencucian yang berhubungan dengan pencemaran telur nematoda usus adalah cara penggantian air pencuci dan cara pencucian dengan pencampuran lebih dari satu jenis lalapan, sedangkan dengan frekuensi pencucian tidak berhubungan. Disarankan bagi penjual dan penggemar lalapan mentah agar mencuci lalapan dilakukan dengan air mengalir dan tidak mencampur lebih dari satu jenis lalapan serta lebih memperhatikan tempat untuk menyimpan dan menjual lalapan. Kata kunci                  :     Lalapan, nematoda usus, pencemaran, tindakan pencucian.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Skrining RPR- TP rapid, Anti-HIV dan HBsAg Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kecamatan Ciracas Retno Martini Widhyasih; Lenggo Geni; Prima Nanda Fauziah; Vira Amalia
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Anakes :Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i1.359

Abstract

Infeksi menular seperti HIV (Human Immunodeficiency Virus), Sifilis dan Hepatitis B merupakan penyakit menular langsung yang dapat menginfeksi ibu dan ditularkan ke bayi sejak dalam kandungan, persalinan maupun menyusui memiliki cara penularan yang hampir sama, infeksi ini akan menimbulkan resiko penularan yang akan terjadi pada bayi lahirdengan infeksi kongenital, premature, keguguran (abortus)bahkan kematian. Sehingga menurut permenkes no. 52 tahun 2017 perlu dilakukan pemeriksaan skrining menggunakan HIV rapid test, RPR (Rapid Plasma Reagin)-Tp rapid(Treponema pallidum rapid)dan HBsAg (Hepatitis B surfaceAntigen) rapid test pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan skrining RPR-Treponema pallidumrapid, anti-HIV dan HBsAg pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Ciracas periode Januari-April 2019 dengan menggunakan metode deskriptif. Setelah dilakukan penelitian terhadap 951 ibu hamil, didapatkan data ibu hamil yang melakukan pemeriksaan skrining terbanyak pada trimester ke 2 sebanyak 427 orang ibu hamil (44,90%) dengan hasil reaktif sebanyak 3 orang ibu hamil (0,32%) pada pemeriksaan RPR-TP rapid, pada pemeriksaan anti-HIV didapata hasil reaktif 1 orang ibu hamil (0,11%) serta hasil reaktif 5 orang ibu hamil (0,53%) pada pemeriksaan HBsAg.Pemeriksaan skrining bagi ibu hamil sangat penting untuk membantu menekan angka prevalensi bayi lahir dengan terinfeksi sifilis, HIV dan hepatitis B. Semakin cepat diketahui maka semakin baik pengobatan yang diberikan untuk ibu dan janin. Sehingga program tripleeliminasi HIV(Human Immunodeficiency Virus), Sifilis dan Hepatitis B dapat tercapai. Kata Kunci         : Anti-HIV, HBsAg, RPR-Tp rapid, Ibu Hamil
Identifikasi Jamur Penyebab Onikomikosis Pada Kuku Kaki Pemulung Di Daerah Tempat Pembuangan Akhir Bantargebang Bekasi Mulyati Mulyati; Zakiyah Zakiyah
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Anakes :Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i1.350

Abstract

Onikomikosis adalah infeksi jamur Dermatophyta, nondermatofita candida dan lainnya yang menyerang daerah kuku jari kaki atau kuku jari tangan. Banyak faktor yang menjadi pemicu terjadinya infeksi onikomikosis diantaranya faktor resiko dan faktor prilaku yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi onikomikosis pada pemulung di Tempat Pemuangan Akhir Bantargebang Bekasi.Tujuan dilakukakannya penelitian ini adalah untuk mengetahuikeberadaan jamur penyebab onikomikosis pada kuku kaki pemulung. Metode penelitian ini mengguanakan bahan pemeriksaan berupa kerokan kuku kaki dari 57 orang pemulung. Kemudian dilakukan pemeriksaan langsung dengan KOH 20% dan pemeriksaan Langsung dan biakan didaptkan hasil 87, 72% positif Dan hasil pemeriksaan biakan didapatkan sepesies jamur yaitu Aspergillus sp38 koloni (48,72%), Mucor13 koloni (16,66%), Pencillium12 koloni (15,38%), Fusarium3 koloni (3,85%), Rhizopus 3 koloni (3,85%), Candida sp3 koloni (3,85%), Rhodotorula3 koloni (3,85%), Culvularia2 koloni (2,56%),Oospora1 koloni(1,28%). Berdsarkan faktor pemicu onikomikosis yang paling tiggi pemulung yang memiliki kelainan kuku 77,19 % dan pemulung yang tidak memiliki kelainan kuku 10,53 %. Pemulung yang bekerja lebih dari 6 jam sebanyak 87,72 % dan pemulung yang bekerja kurang dari 6 jam tidak ditemukan hasil positif. pemulung yang memiliki kebiasaan mencuci kaki dan tidak mencuci kaki didapakan presentase 43,86 %. Pemulung diharapkan dapat meningkatkan  kesadaran akan pentingnya kesehatan. Seperti rutinitas mencuci kaki yang bersih setelah bekerja harus menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap hari agar dapat menghindari terjadinya onikomikosis. Kata Kunci                     : Onikomikosis,Kerokan Kuku, Pemulung
Gambaran Hematologi Pada Komponen PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell Nining Ratna Ningrum; Gina Khairinisa
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.796

Abstract

Transfusi darah saat ini memegang peran medis yang penting, baik dalam terapi kegawat daruratan (life savings) maupun pada penyakit khusus yang memerlukan terapi transfuse secara terus menerus. Komponen darah yang paling tinggi diminta pada unit pelayanan darah adalah Packed Red Cell (PRC), namun tidak sedikit yang dapat mengelami reaksi transfusi salah satunya adalah febrile non haemolytic transfusion reaction (FNHTR). Penyebab utama dari kejadian ter sebut dikaitkan dengan adanya allogenic leucocytes pada produk darah transfusi. Semakin seringtransfuse diberikan, semakin tinggi pula risiko reaksi yang dapat terjadi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meninimalisir reaksi transfuse melalui modifikasi pembuatan komponen darah dan produk darah, yaitu PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell. Tujuan Penelitian ini adalah ingin mengetahui PRC Buffy Coat Removed dan Washed Red Cell untuk pasien multiransfusi. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 12 komponen PRC Buffy Coat Removed dan 12 Washed Red Cell. Pemeriksaan hematologidigunakan hematology analyzer Mindray BC-1800. Hasil penelitian rerata pada pemeriksaan hematologi diantaranya 12 sampel PRC Buffycoat Removed dan Washed Red Cell adalah jumlah leukosit 12.5 x103/µL dan 5.7x103/µL; Hemoglobin 27.2 g/dl dan 20.6 g/dL; jumlah eritrosit 8.81×10⁶/µL dan 7.1×10⁶/µL; Hematokrit 80.0% dan 61.6%. Disarankan pada komponen darah diupayakan dilakukan pengujiankualitas komponen darah agar pemberian komponen tepat guna pada pasien multitransfusi dan dapat meminimalisir terjadinya reaksi transfusi yang merugikan bagi pasien. Kata kunci : PRC Buffy Coat Removed, Washed Red Cell, Pemeriksaan Hematologi 
Penetapan Kadar Sakarin Dan Siklamat Yang Terkandung Dalam Serbuk Cappucino Yang Dicampur Dan Tidak Dicampur Yang Beredar Di Wilayah Tapos Depok Jawa Barat Catu Umirestu Nurdiani; Masdianto Masdianto; Yuli Kristianingsih; Cahyani Putri Pradini
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v5i2.341

Abstract

Pangan seperti pewarna, pengawet dan pemanis buatan. Jenis pemanis yang sering digunakan adalah sakarin dan siklamat, dengan tingkat kemanisan pada sakarin 200-700 kali dari rasa manis sukrosa sedangkan tingkat kemanisan siklamat 30 kali dari rasa manis sukrosa, penggunaan sakarin yang berlebihan dan terakumulasi dalam tubuh sehingga dapat memicu tumor kandung kemih, alergi, dan memutuskan plasenta pada bayi.Pemeriksaan ini untuk mengetahui kadar Natrium Sakarin dan Siklamat pada serbuk cappucino dicampur dan serbuk cappucino tidak dicampur yang terjual di wilayah Tapos Depok Jawa Barat secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode titrasi asam basa untuk Sakarin dan Gravimetri untuk Siklamat. Hasil dari 10 sampel semua mengandung Sakarin dengan kadar Sakarin tertinggi ada di serbuk cappucino yang sudah dicampur dengan gula yaitu dengan kadar 1154,95 mg/kg. Dan tidak memenuhi syarat yang tercantum di dalam Perka BPOM RI No 4 Tahun 2014 yaitu 100 mg/kg, pada  pemanis Siklamat dari 10 sampel ada 4 sampel menunjukkan hasil positif. 2 sampel tidak memenuhi syarat sesuai dengan Perka BPOM RI No 4 Tahun 2014 yaitu melebihi 250 mg/kg. Sedangkan pada hasil Uji T Sakarin didapatkan hasil H0diterima  yang berarti kadar Sakarin pada serbuk cappucino dicampur dan tidak dicampur sama atau tidak ada perbedaan. Pada pemeriksaan Siklamat didapatkan hasil H0diterima yang berarti bahwa kadar siklamat pada serbuk cappucino dicampur dan tidak dicampur sama atau tidak ada perbedaan. Kata kunci  : Sakarin,Siklamat,Titrasi Asam Basa dan Gravimetri
Gambaran Hasil C – Reactive Protein (CRP) Pada Neonatus Yang Diduga Sepsis Di Rsab Harapan Kita Jakarta Barat Prima Nanda Fauziah; Mahmudah Mahmudah; Januar Rhamadani
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): Anakes:Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i2.376

Abstract

sempurna. Sepsis merupakan keadaan yang serius tetapi jarang menular karena disebabkan oleh bakteriB Stertococcus, Escherichia coli, Liseria, Klebsiella, Enterobacter, Hinfluenza. Hal ini terjadi apabila bakteri mengeluarkan toksin yang menyebabkan sistem imun tubuh melawan organ dan jaringan tubuh sendiri. Tanda-tanda sepsis pada neonatus sulit dinilai sehingga peranan laboratorium sangat penting untuk menegakkan diagnosis sepsis. Sehingga perlu pemeriksaan penunjang menggunakan C-Reactive protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pemeriksaan CRP yang diduga sepsis  pada neonatus di RSAB Harapan Kita periode Januari-Desember 2018. Kemungkinan infeksi yang terjadi pada neonatus adalah sepsis neonatorum dan meningitis, aspirasi pneumonia, diare, tetanus neonatorum. Setelah dilakukan penelitian terhadap 203 sampel neonatus, Hasil neonatus yang didiagnosa sepsis terdapat pasien laki-laki lebih banyak yaitu 50,4% dari pada perempuan yaitu 39,4%.Didapat hasil CRP normal (3)124 pasien ( 54,9%) sedangkan yang abnormal (3) 79 pasien (35,0%), jumlah pasien yang normal lebih banyak yaitu124 pasien (54,9%). Kata Kunci       : Neonatus, sepsis, C-Reactive Protein
Gambaran Kadar Hemoglobin(Hb) Dan Leukosit Pada Penderita Tb Paru Dengan Lamanya Terapi OAT (Obat Anti Tuberculosis) Di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Atna Permana
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 2 (2020): Anakes:Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i2.364

Abstract

Penderita TB Paru masih banyak di Indonesia termasuk di Ibu kota Jakarta. Efek yang timbul baik yang melaksanakan pengobatan maupun yang sementara pengobatan adalah anemia. Tujuan penelitian memperoleh gambaran kadar hemoglobin dan leukosit pada penderita TB Paru di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Penelitiang ini menggunakan metode deskriptif populasi dalam penelitian ini adalah penderita TB paru yang masih melakukan pengobatan.Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar hemoglobin penderita TB paru di RSIJ Cempaka Putih sebanyak 34 orang (31%) memiliki kadar hemoglobin yang normal dan sebanyak 75 orang (69%) memiliki kadar hemoglobin yang tidak normal, sedangkan nilai rata-rata leukosit sebanyak 70orang (64%) memiliki nilai leukosit yang normal dan 39 orang (36%) memiliki nilai leukosit yang tidak normal.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan sebanyak 75 orang (69%) memiliki kadar hemoglobin yang tidak normal dan 39 orang (36%) memiliki nilai leukosit yang tidak normal. Kata kunci       : Hemoglobin, Leukosit, Penderita TB, OAT
Perbandingan Hasil Pemeriksaan CA125 Dengan USG (Utrasonografi) Pada Mioma Uteri Di RSAB Harapan Kita Jakarta Barat Ellis Susanti; Yune Yohana; Siti Hardini
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 6, No 1 (2020): Anakes :Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v6i1.355

Abstract

Mioma uteri merupakan tumor jinak yang paling sering ditemukan di uterus. Meskipun mioma memiliki potensi untuk tumbuh menjadi ukuran yang besar, tetapi potensi mioma uteri untuk menjadi ganas sangat kecil. Berdasarkan banyaknya kasus mioma uteri dilakukan pemeriksaan awal USG dan CA125 di RSAB Harapan Kita maka peneliti ingin mengetahuin hasil pemeriksaan USG dan CA125 di RSAB Harapan Kita. Penelitian dilakukan dengan melihat data sekunder USG dan CA125 pada pasien Mioma Uteri di RSAB Harapan Kita periode tahun Januari 2017 – 2019. Hasil penelitian ditemukan data sebanyak 60 Mioma Uteri usia 20-55 tahun, terdiri dari pemeriksaan USG dan CA125 dengan hasil USG tampak miom dengan CA125 35 U/mL sebanyak 15 (25%) sampel, hasil USG tampak miom dengan CA125 35 U/mL sebanyak 15 (25%)   sampel, hasil USG tampak miom dan uterus membesar dengan CA125 35 U/mL 10 (16.6%) sampel, hasil USG tampak miom dan uterus membesar dengan CA125 35 U/mL sebanyak 20 (33.4%) sampel. Dilanjutkan dengan melakukan uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilkkarena didapat hasil Sig.0.000yang berarti data tidak berdistribusi normal karena harusnya nilai Sig.normal 0.05 maka harus dilakukan uji selanjutnya menggunakan uji Mann-Whitney. Dari uji Mann-Whitney didapat hasil signifikan sebesar .093atau 0,05. Hasil uji Mann-Whitneytersebut maka dapat dikatakan Ho diterima yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan hasil pemeriksaan CA125 dengan hasil USG Tampak Miom maupun Tampak Miom dan Uterus Membesar. Kata Kunci         : Mioma Uteri, CA125, USG (Utrasonografi)
Penetapan Kadar Asam Benzoat Pada Margarin Bermerk Kemasan Dan Bermerk Curah Di Wilayah Pasar Cisalak Depok Catu Umirestu Nurdiani; Marselina D. Ismail
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v5i2.346

Abstract

Margarin merupakan salah satu produk berbasis lemak nabati yang luas penggunaannya dalam proses pengolahan makanan. Produk margarin menggunakan asam benzoat sebagai bahan pengawet organik untuk mencegah terjadinya kerusakan oleh aktivitas mikroba. Asam benzoat sebagai pengawet margarin dengan takaran yang rendah tidak menimbulkan efek atau gangguan pada tubuh manusia apabila penggunaannya berlebih akan menimbulkan toksisitas pada konsumen, maka dalam penggunaannya bahan tambahan makanan ini tidak boleh melebihi batas ketentuan yang berlaku yaitu 1000 mg/kg.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar asam benzoat pada margarin bermerk dalam kemasan dan bermerk dalam curah di Wilayah Pasar Cisalak Depok. Pemeriksaan laboratorium asam benzoat pada margarin melalui uji kualitatif dengan FeCl3dan uji kuantitatif dengan metode spektrofotometri untuk mengetahui kadar asam benzoat pada margarin. Sampel  yang diambil sebanyak 10 sampel margarin yaitu 5 sampel margarin bermerk dalam kemasan dan 5 sampel margarin bermerk dalam curah.Dari 10 sampel margarin semua margarin menggunakan asam benzoat sebagai pengawet. Terdapat 2 sampel margarin dengan kadar melebihi batas standar Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan yaitu pada margarin bermerk IDR dan bermerk MGR 1. Kata Kunci : Margarin, Asam Benzoat, Pengawet Bahan Pangan

Page 6 of 32 | Total Record : 313