cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS KETRAMPILAN MENGGUNTING MELALUI METODE DEMONSTRASI KELOMPOK A2 DI RA NURUL HUDA RANDUWATANG TAHUN AJARAN 2020/2021 Kurotun Ayuni; . Firman
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus ketrampilan mengguntig siswa di RA Nurul Huda kelompok A2 masih rendah ,hal ini di latar belakangi karena pembelajaran lebih condong pada kemampuan kognitif dan membaca.sedangkan pengembangan fisik motorik masih kurang .motorik halus adalah gerakan yang melibatkan otot otot kecil.salah satunya kegiatan menggunting. Menngunting termasuk tehnik dasar untuk membuat aneka bentuk kerajinan tangan, bentuk hiasan dan gambar dengan memakai bantuan alat pemotong. koordinasi mata dan tangan dapat berkembang melalui kegiatan menggunting. Metode demonstrasi adalah suatu strategi pengembangan dengan cara memberikan pengalaman belajar melalui perbuatan melihat dan mendengarkan yang diikuti dengan pekerjaan yang di demonstrasikan. metode demonstrasi biasanya dipakai untuk membuktikan sesuatu atau gerakan untuk dicontoh. Dengan penerapan metode demonstrasi pada kegiatan menggunting di harapkan dapat meningkatkan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan ketrampilan menggunting pada siklus 1 sebesar 47% dan pada siklus 2 80%. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan metode demonstrasi pada kegiatan menggunting kelompok A2 di RA Nurul Huda randuwatang dapat meningkatkan kemampuan anak dalam motorik halus.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN DARING DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR Ayu Eka Okvitasari; Oemi Noer Qomariyah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran daring ditinjau dari kemandirian belajar. Jenis penelitian adalah penelitian kuatitatif dengan subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri Dungus 1. Subjek terdiri dari 3 peserta didik kelas VI yaitu peserta didik tingkat kemandirian belajar tinggi, peserta didik tingkat kemandirian belajar sedang, dan peserta didik tingkat kemandirian belajar rendah yang di tes kemampuan komunikasi matematisnya. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kemandirian belajar, tes kemampuan komunikasi matematis, dan pedoman wawancara kemampuan komunikasi matematis. Hasil analisis penelitian menyatakan bahwa subjek dengan tingkat kemandirian tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tulis, subjek dengan tingkat kemandirian sedang mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tulis, dan subjek dengan tingkat kemandirian rendah mampu memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis secara lisan maupun tulis
PROSES BERPIKIR PADA SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED Rully Nur Rodiya; Eny Suryowati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses berpikir adalah tahap-tahap atau fase yang dilalui seseorang dalam melakukan aktivitas mental yang terjadi selama melakukan generelisasi hubungan fungsional. Dalam menyelesaikan soal atau masalah tertutup atau terbuka (open ended), siswa melakukan proses berpikir. Proses berpikir setiap siswa tentu berbeda-beda sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal open ended berdasarkan tahapan Moson kelas VIII pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah 2 siswa dari masing-masing siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan rendah yang ditentukan berdasarkan nilai pada tes kemampuan matematika. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen pendukungnya adalah lembar tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap entry siswa berkemampuan matematika tinggi dan rendah memenuhi indikator yaitu dapat menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal. Pada tahap attack, siswa dapat menentukan dan menerapkan strategi dengan meggunakan langkah-langkah penyelesaian  dengan 2 cara penyelesaian serta dapat mengoperasikan langkah-langkah dengan tepat. Sedangkan siswa berkemampuan matematika rendah dapat menentukan langkah-langkah penyelesaian dengan 2 cara penyelesaian serta subjek dapat mengoperasikan langkah-langkah, namun kurang teliti dalam melaksanakan penyelesaian pada cara pertama sehingga terjadi kesalahan dalam pengoperasianya, akan tetapi pada cara kedua dapat menyelesaikan dengan tepat. Pada tahap review siswa berkemampuan matematika tinggi dan rendah memenuhi indikator yaitu dapat membuat kesimpulan yang hasilnya siswa berkemampuan matematika tinggi dapat menemukan 3 jawaban benar dan siswa berkemampuan matematika rendah menemukan 1 jawaban yang benar. 
POLA ASUH ORANGTUA DAN PENGGUNAAN GADGET DALAM PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK SEKOLAH DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Fifin Dwi Purwaningtyas; Aironi Zuroidah; Nita Nilam Sari; Nina Permei Sela
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena yang sering terjadi, khususnya di Surabaya, selama ini orang tua jarang memantau penggunaan gadget oleh anak. Umumnya gadget hanya digunakan untuk bermain game dan menonton, sehingga dominasi penggunaan gadget dapat berdampak negatif pada anak. Ditambah dengan penggunaan gadget yang terlalu lama terutama di tengah pandemi covid-19 saat ini, membuat perkembangan psikososial berdampak negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua dan penggunaan gadget terhadap perkembangan psikososial pada anak sekolah. Jenis penelitian  menggunakan  penelitian  kuantitatif.  Dengan  sampel sebanyak 200 orangtua. Hasil penelitian ini bahwa ada pengaruh antara Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Psikososial, hal ini dapat dilihat bahwa R-hitung (0,854) > dari r-tabel 5% = ( 0,117) adalah signifika, demikian juga  berdasarkan hasil pengujian dengan uji F (secara Simultan)  dengan α = 5 % maka dapat diketahui bahwa Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Gadget dengan Perkembangan Psikosial. Oleh karena F hitung > F Tabel yaitu 239,075 > 2,64 atau statistik uji jatuh pada daerah penolakan H0 maka H0 ditolak dan Hi diterima. Hal ini juga diperkuat dengan tingkat signifikansi 0,00 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara Pola Asuh Orangtua dan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Psikososial di Tengah Pandemi Covid 19 untuk Anak Sekolah.
PENENTUAN STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DI MASA NEW NORMAL PADA UKM TAHU SUSU DESA BADAS KECAMATAN SUMOBITO KABUPATEN JOMBANG Dina Eka Shofiana; Abid datul Mukhoyaroh; Iin Uzlifatul Khoiroh
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community realizes the importance of having a business in the Covid-19 era after being laid off by the company. Thus, UKM (Usaha Kecil Menengah) are the hopeness of the community to accelerate economic growth, one of which is UKM tahu susu in Badas village is increased in income during Covid-19 era.This study aims to make UKM tahu susu in Badas village able to maintain sales of milk tofu to increase income, and to improve their business by creating new strategies that will satisfy customers. In order to UKM tahu susu still provide good results by selling their product in the new normal era. The method used in this study is a qualitative research with the tecnique of data collections namely observations, interviews, documentation. Furthermore, it determine the author's competitive advantage using SWOT analysis, IFAS, and EFAS. From the results of the combination of these two factors, it can be concluded that the determination of a competitive advantage strategy for UKM tahu susu was that SO (supports the growth strategy) in accordance with the company's way of marketing plan, namely by avoiding threats to other UKM tahu susu. Thus, the strategies that could be done such as (1) Maintaining Product Quality (2) Conducting Targeted Promotions (3) Maintaining Relationships With Consumers (4) Maintaining Prices In A Profitable Position. Then, the using of a Cartesian diagram to determine the position of UKM tahu susu. Thus, the position of UKM tahu susu in Badas village from the SWOT analysis was in quadrant II, which was a good product, but many threats namely the versification of quadrant, while in the IFAS and EFAS analysis they were in quadrant IV, namely weak products but there were opportunities that could be used, called quadrants turn around.
ANALISIS KESALAHAN SISWA FIELD DEPENDENT DALAM MEMECAHKAN MASALAH PROGRAM LINIER Ziana Walida; Nurul Aini
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa yang bergaya kognitif Field Dependent(FD) pada saat memecahkan masalah program linier. Teori pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemecahan Polya. Terdapat empat tahapan berdasarkan teori Polya yang digunkan untuk memecahkan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan perencanaan, dan memeriksa kembali. Sedangkan jenis-jenis kesalahan yang digunakan berdasarkan Newmen. Newmen mengklasifikasi 5 jenis kesalahan yaitu kesalahan membaca, kesalahan pemahaman, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses , dan kesalahan jawaban akhir. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan wawancara.  Proses analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent saat memecahkan masalah diantaranya  pada langkah memahami masalah siswa melakukan  kesalahan membaca dan kesalahan pemahaman, langkah merecanakan penyelesaian siswa mengalami kesalahan pehaman, langkah melaksanakan perencanaan siswa mengalami kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan jawaban akhir, dan pada langkah terakhir yaitu memeriksa kembali kesalahan siswa mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya. Hal itu terjadi karena siswa tidak menyadari bahwa hasil pemecahan yang diperoleh salah
DERIVATIONAL AFFIXATION ON THE STUDENT’S RECOUNT TEXT Ainur Rochmah; Wardhani Dwi Wihastyanang
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa penting dalam kehidupan, terutama untuk brkomunikasi. Berbicara tentang bahas maka kita akan terarah pada pembahasan linguistic, seperti morphology. Dalam morphology terdapat afiks derivasi dan afiks infleksi. Penelitian ini berfokus pada analisa afiks derivasi yang tertuang pada tugas menulis siswa untuk menemukan tipe-tipe afiks derivasi yang digunakan siswa dan bagaimanakan proses afiks derivasi yang terjadi didalamnya. Derivasi adalah kemampuan untuk menciptakan kata baru, hal ini penting untuk menjadi pengguna Bahasa Inggris yang kompeten. Peneliti tertarik untuk menganalisa deriasi pada kemampuan menulis yang didalamnya seharusnya menguasai kemampuan Bahasa inggris lainnya, seperti kosakata. Peneliti tertarik pada hasil tulisan siswa apakah didalamnya terdapat derivasi meskipun mereka belum mempelajari materi tersebut secara formal. Jadi, objek penelitian ini yaitu tugas menulis siswa kelas XII-Bahasa di MAN 2 Jombang yang dikumpulkan melalui instruksi pembuatan teks recount melalui google formulir. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dalam kualitatif design. Hasil dari penelitian ini dianalisa menggunakan theory dari Katamba (2006) dan Booij (2007) yang kemudian menunjukkan bahwa peneliti menemukan dua tipe afiks derivasi yang tertuang, yaitu prefiks dan suffiks. Penelitian ini mendukung teori Katamba (2006) mengatakan bahwa infiks jarang digunakan dalam Bahasa Inggris. Kemudian tipe-tipe derivasi tersebut dikatergorikan kedalam proses pembuatan kata baru. Prefiks yang ditemukan terdiri dari dua jenis proses afiks derivasi yaitu derivasi kata benda dan derivasi kata sifat. Kemudian, semua jenis proses derivasi ditemukan dalam sufiks derivasi kata benda, derivasi kata kerja, derivasi kata sifat, dan derivasi kata keterangan. Dapat disimpulkan bahwa banyak tipe derivasi yang ada didalam tulisan siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TEORI NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL . Muashomah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah karena siswa menganggap matematika sebagai mata pelajaran yang sulit. Bagaimanapun, matematika membutuhkan ketelitian dalam perhitungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan siswa dalam pemecahan masalah berdasarkan prosedur teoritis Newman dan untuk mengetahui mengapa siswa melakukan kesalahan tersebut. Untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal, salah satunya dengan menggunakan tahapan Newman. Menurut Singh (Magfirah, 2019) dalam menyelesaikan soal uraian, Newman menyarankan lima tahapan pengerjaanya itu tahapan: (1) membaca, (2) memahami makna suatu permasalahan, (3) transformasi, (4) keterampilan proses, dan (5) penulisan jawaban. Dengan tahapan ini, dapat ditemukan penyebab terjadinya kesalahan siswa. Berdasarkan uraian di atas maka penulis merasa perlu menggunakan tahapan Newman untuk Menganalisis Tipe Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan soal cerita Berdasarkan Teori  Newman. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah instrumen kunci, pengambilan subyek sebagai sumber data dilakukan secara purposive,. Penelitian ini akan mendeskripsikan informasi yang terkumpul mengenai analisis kesalahan menurut teori Newman dalam menyelesaikan soal-soal cerita pada materi Sistem persamaan linier dua variabel pada siswa kelas VIII  SMP Miftahul Huda Gogodeso Kanigoro Blitar. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa dari kedua subjek memang mengalami kesulitan ketika menemui soal cerita. Hal ini bermakna bahwa semua siswa sudah mampu memahami soal dengan benar, hanya saja mereka cenderung melakukan kesalahan pada penulisan atau notasi dan pada saat melakukan transformasi.
DIFUSI INOVASI VIDEO PODCAST SEBAGAI MEDIA E-LEARNING DI KALANGAN MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNTAG SURABAYA Mohammad Insan Romadhan; Bagus Cahyo Shah Adhi Pradana
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa berbagai macam elemen masyarakat untuk beradaptasi dalam situasi yang tidak biasa. Termasuk salah satunya pada dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi. Berbagai aktivitas yang biasanya dilakukan secara tatap muka mendadak semua harus diganti menjadi online atau dikenal juga dengan Daring (Dalam Jaringan). Mulai dari kuliah yang dilakukan secara daring, ujian daring, sidang skripsi sampai dengan wisuda pun dilakukan secara daring. Walaupun kita tahu bahwa tentu masih membutuhkan adaptasi kembali terlepas apakah cara tersebut dapat berjalan dengan lancar atau tidak dalam proses belajar mengajar di perguruan tinggi. Untuk itu peneliti yang juga seorang dosen di perguruan tinggi di Surabaya mencoba menggunakan video podcast sebagai alternatif media komunikasi untuk mendukung proses belajar mengajar di perguruan tinggi. Akan tetapi penggunaan video podcast sebagai media komunikasi dalam proses belajar mengajar merupakan hal baru dan belum diketahui penerapannya. Karena memang selama ini podcast khususnya video podcast normalnya digunakan sebagai media hiburan. Untuk itu penelitian ini dianggap perlu untuk melihat proses adaptasi mahasiswa dalam menerima materi melalui media komunikasi video podcast. Atas dasar inilah peneliti berupaya untuk mengkaji bagaimana Difusi Inovasi Video Podcast Sebagai Media E-Learning Di Kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya?. Metode penelitian menggunakan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif, pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan mahasiswa ilmu komunikasi di lingkungan Untag Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi, display data, mengambil kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan difusi inovasi yang terjadi dosen termasuk ke dalam early adopter atau pengadopsi awal. Early adopter ini biasanya merupakan opinion leader atau pemuka pendapat di sebuah sistem sosial. Dosen mengadopsi inovasi berupa podcast yang dikemas menjadi bentuk edukasi atau e-learning. Mahasiswa Untag yang berkuliah termasuk dalam kategori early majority atau mayoritas awal. Early majority mengadopsi sebuah inovasi sebelum sebagian besar anggota sistem sosial lain mengadopsi podcast tersebut.
STATUS IMUNISASI, SANITASI, PERILAKU HIGIENE, DAN PENYAKIT INFEKSI PADA BALITA STUNTING DI PEDESAAN DAN PERKOTAAN Elya Sugianti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi stunting masih cukup tinggi di Indonesia. Sanitasi dan praktek higiene yang buruk serta rendahnya imunisasi menyebabkan rentannya balita terkena penyakit infeksi dan menjadi stunting.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran stunting dan hubungan antara status imunisasi, sanitasi, perilaku hygiene, dan penyakit infeksi dengan stunting di pedesaan dan perkotaan. Penelitian berjenis kuantitatif menggunakan desain case control di tiga desa di Kabupaten Jombang dan tiga kelurahan di Kota Pasuruan. Total sampel adalah 292 balita yang terbagi menjadi 146 kelompok kasus dan 146 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting berhubungan dengan penyakit infeksi panas (p=0,047) di perkotaan dan penyakit infeksi diare (p=0,000) di pedesaan. Tidak terdapat hubungan antara stunting dengan status imunisasi, sanitasi dan perilaku higiene di perkotaan dan pedesaan. Perlunya konseling gizi secara intensif terkait dengan praktek pemberian makan yang aman dan higienis terutama pada ibu balita dengan pendidikan dan sosial ekonomi yang rendah serta tinggal di daerah-daerah kumuh di perkotaan dan pedesaan.