cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MASA PANDEMI POSYANDU KUNCUP HARAPAN KEL. MADYOPURO MALANG Nur Iffah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO tetapkan Covid-19 jumlah kasus positif Indonesia naik. Kemenkes laporkan 818.386 kematian 23.947, kesembuhan 673.511 orang. Posyandu terdampak, wabah  menerapkan adaptasi, belum ada vaksin, salah satunya PHBS. Posyandu salah satu lembaga kemasyarakatan  wadah pemberdayaan masyarakat pelaksanaan bersinergi. Kegiatan KIA, KB, imunisasi, gizi, pendidikan hidup sehat, menurunkan angka kematian, stunting dan pencegahan penyakit dengan memperhatikan kesehatan. Riskesdas 2018 proporsi anggota rumah tangga berprilaku cuci tangan benar 49,8%, prevalensi merokok penduduk umur > 10 tahun 29,3%. Ini tercapai berkat kerjasama unit terkait, Kuncup Harapan salah satu posyandu UPT Puskesmas Kel Madyopuro melalui kader kegiatan masa tanggap tetap melaksanakan prokes, pelaksana Tridarma inisiatif, inovasi melakukan pengabdian, penyadaran, pencerdasan, hidup sehat. Badan Litbang Kemenkes 2013 proporsi anggota rumah tangga berperilaku benar cuci tangan 47% masih kurang setengah masyarakat belum. Cuci tangan pakai sabun sebelum menyiapkan makan, makan, setiap tangan kotor, setelah buang air, menceboki anak, menggunakan pestisida, sebelum menyusui.Lakukan sadari hingga keluarga, seluruhnya mampu berperan aktif. Upayakan prilaku sehat  individu/masyarakat, komunikasi meningkatkan PHBS. Pendekatan pemuka masyarakat, pembinaan kesehatan disekitar, awal memperbaiki hidup. Tujuannya peningkatkan kesehatan secara keseluruhan, Personal Hygiene. Selain mampu menciptakan lingkungan sehat/cegah penyebaran penyakit. Indikator keberhasilan PHBS: 1) Persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, 2) Pemberian ASI eksklusif. 3) Menimbang bayi/balita. 4) Cuci tangan dengan sabun. 5) Menggunakan air bersih. 6) Jamban sehat. 7) Memberantas jentik 8) Konsumsi makanan sehat. 9) Aktivitas fisik. 10) Tidak merokok dirumah. Hasilnya persalinan pertolongan tenaga kesehatan, ibu menyusui segera, jangan beri makan/minum sebelum asi, beri asi hingga usia 6 bulan lalu MPSI. Memantau tumbuh kembang balita/KMS, membawa ke posyandu. Selalu mencuci tangan dengan sabun, gunakan air bersih. Ibu/anggota keluarga memperhatikan kebersihan rumah/halaman,jamban. Memberantas jentik, mengkonsumsi makanan bergizi, aktivitas olahraga dan tidak merokok
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN DAN TANPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN VISUAL AUDITORY KINESTHETIC Nur Fauzi Arif Dermawan; Eny Suryowati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika adalah proses kegiatan pemberian pengalaman belajar kepada siswa melalui serangkaian kegiatan yang terencana sehingga siswa memperoleh kompetensi tentang bahan matematika yang dipelajari. Keberhasilan siswa dalam mempelajari matematika dapat dilihat salah satunya dari hasil belajar. Namun terkadang guru memperhatikan pemilihan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Karena pada dasarnya siswa memiliki tiga modalitas belajar yaitu Visual, Auditory, Kinesthetic. Salah satu model yang dapat menyesuaikan kebutuhan tersebut adalah model pembelajaran Visual, Auditory, Kinesthetic (VAK). Model pembelajaran ini diterapkan dengan bantuan media video untuk menunjang proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Visual, Auditory, Kinesthetic berbantuan media video di MTs Negeri 1 Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen melalui pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu seluruh kelas VII MTs Negeri 1 Jombang tahun ajaran 2021/2022 yang terdiri dari kelas VII-A, VII-B, VII-C, VII-D, VII-E, VII-F, VII-G, dan VII-H. Dengan teknik pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling, terpilih sampel untuk kelas kontrol yaitu kelas VII A dan sampel untuk kelas eksperimen yaitu kelas VII B, dengan jumlah total sampel sebanyak 64 siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode tes hasil belajar siswa (posttest). Sementara untuk analisis datanya menggunakan uji-t dua sampel bebas. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian menggunakan SPSS for windows  versi 20, uji-t dua sampel bebas menunjukan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,0001 dan dengan taraf signifikansi 5% atau , maka   sehingga  ditolak. Sehingga, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran Visual, Auditory, Kinesthetic berbantuan media video di MTs Negeri 1 Jombang.
KEPRAKTISAN PERANGKAT PEMBELAJARAN (RPP DAN SILABUS) DENGAN MENGGUNAKAN WEBSITE WORD PRESS BERBASIS 5.0 PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI KELAS XI SMA NEGERI1 2X11 KAYUTANAM Sri Wahyuni; Jimi Ronald; Vivina Eprillison
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang berbasis website wordpress sebagai salah satu sumber belajar online yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitan research and development (penelitian dan pengembangan) yang dikembangkan melalui perangkat pembelajaran RPP dan Silabus  berbasis wordpress dengan menggunakan model ADDIE. Dimana terdapat lima tahapan yaitu tahap analysis, design, developmen, implementasi dan eveluation.  Pada penelitian ini peneliti  melakukan tahap kepraktisan perangkat pembelajaran RPP dan silabus. Populasi penelitian ini adalah siswa SMAN 2X11 Kayu tanam. Teknik pengembangan perangkat RPP dan Silabus dengan melihat kepraktisan perangkat tersebut. Kemudian implementasi, untuk memperoleh respon prakitkalitas menggunakan angket praktikalitas terhadap guru ekonomi dan 25 orang siswa, dengan nilai praktikalitas adalah 86,75 % bagi dengan kategori sangat praktis. Dengan empat indikator: Aspek penyajian dengan tingkat capaian 88 %, Aspek penggunaan dengan kriteria 83% dengan kategori sangat praktis. Untuk Aspek keterbacaan dengan kriteria 88 %  dengan kategori sangat parktis. Untuk aspek waktu dengan kriteria 88 % dengan kategori sangat praktis. Dari hasil penelittian yang telah didapatkan bahwa perangkat penbelajaran RPS dan silabus sangat valid maka perangkat pembelajaran ini sangat layak dan bermanfaat sekali untuk digunakan.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI I BANTUL Marieta Waluyati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1)untuk mengetahui manajemen pendidikan kewirausahaan bagi anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri I Bantul, 2)untuk mengetahui hambatan dan solusi dalam pelaksanaan manajemen pendidikan kewirausahaan anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri I Bantul,3)untuk mengetahui hasil dari manajemen pendidikan kewirausahaan bagi anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri I Bantul. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik dokumen. Subjek penelitian adalah kepala sekolah,wakil kepala sekolah urusan kurikulum, ketua keterampilan, dan anak berkebutuhan khusus. Pelaksanaan penelitian memilih lokasi di SLB Negeri I Bantul dengan alamat Jalan Wates no. 147. Pemilihan sumber data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive samplingyaitu pemilihan sumber data dilakukan dengan pertimbangan tertentu. Sumber data ddalam penelitian ini meliputi: kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, bidang kesiswaan, sarana prasarana, ketua keterampilan, guru keterampilan (tata busana, tata boga, batik, kriya/kayu, pertanian, cuci motor), komite dan staf di SLB Negeri I Bantul. Untuk mendapatkaan data dalam penelitian, maka peneliti menggunakan metode wawancara, observasi, studi dokumentasi yang dimiliki sekolah dan gabungan keempatnya
PERAN BUMDES DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI DESA PODOROTO Eri Wahyu Kumala; Kustomo .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran BUMDes dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sangat penting bagi seluruh masyarakat desa, dengan banyaknya partisipasi masyarakat berdampak pada pembangunan desa lebih cepat, kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan desa. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk medeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat (2) untuk mendeskripsikan profil BUMDes (3) untuk mendeskripsikan peran BUMDes Peran BUMDes untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tektik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan (1) bentuk partisipasi masyarakat desa ada empat yaitu partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan, partisipasi masyarakat dalam perencanaan, partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan hasil, dan partisipasi masyarakat dalam evaluasi. (2) Profil BUMDes milik desa bernama Podo Joyo yang berkedudukan di desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang dan jenis usaha yang dijalankan adalah bisnis keuangan. (3) Peran BUMDes untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dilakukan dengan menggunakan pendekatan partisipatif. Pentingnya pembahasan mengenai topic peran BUMDes dalam meningkatkan partisipasi masyarakat  untuk mengetahui dan mengenal BUMDes  serta tingkat partisipasi masyarakat terhadap BUMDes. Masyarakat dapat memahami bahwa BUMDes merupakan salah satu factor pendorong kesejahteraan masyarakat desa dan meningkatan pendapatan asli desa.
STRATEGI PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) MELALUI PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH DASAR DI WILAYAH DEKET KABUPATEN LAMONGAN Laily Hidayati; Arina Qonaah; Lailatun Ni’mah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal tahun 2020, Jawa Timur menjadi provinsi ketiga jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terbanyak di Indonesia, yaitu sejumlah 1.761 kasus dengan total kematian 13 orang. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan sendiri menunjukkan jumlah kasus DBD tahun 2019 adalah sejumlah 384 kasus, dan pada triwulan ke-1 tahun 2020 telah mencapai 70 kasus. Deket Wetan merupakan daerah Lamongan yang sebagian besar wilayahnya didominasi oleh sawah dan tambak, sehingga secara geografis sangat beresiko untuk terjadi peningkatan jumlah kasus DBD. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat setempat melalui pemberdayaan siswa sekolah dasar dalam pengendalian dan pencegahan DBD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendidikan kesehatan atau penyuluhan. Metode yang digunakan adalah presentasi, diskusi, dan demonstrasi. Kegiatan terdiri dari 4 topik yang dikemas dalam 3 sesi kegiatan, yaitu pengorganisasian siswa pemantau jentik, pendidikan kesehatan mengenai DBD dan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pemantauan jentik, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2020. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SDN Deket Wetan kelas 5 dan 6 sejumlah 32 orang siswa. Evaluasi pengetahuan dan psikomotor dilakukan melalui wawancara dan observasi. Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan peserta meningkat dibandingkan sebelum pelaksanaan kegiatan, dan seluruh siswa menguasai keterampilan pemantauan jentik. Kemampuan pemantauan jentik dan mencuci tangan sesuai rekomendasi WHO juga tercatat sangat baik setelah kegiatan, yaitu 100% peserta dapat melakukan dengan benar. Variasi metode kegiatan dengan presentasi, diskusi dan demonstrasi dan disampaikan oleh lebih dari 1 narasumber membuat siswa mudah menerima dan memahami materi, sehingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan hasil sesuai yang diharapkan.
KEBEBASAN BERPENDAPAT ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH ( OSIS ) DI SMA NEGERI NGORO Amelia Zahra; . Kustomo
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah instansi pendidikan kebebasan berpendapat yang seharusnya dimiliki oleh seluruh masyarakat sekolah dirasa kurang, seluruh masyarakat sekolah sebagai makhluk sosial terkadang tidak tercipta di sebuah instansi pendidikan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi nilai budaya demokrasi di sekolah tidak tercipta. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Pembinaan kebebasan berpendapat dalam keseimbangan antara hak dan kewajiban (2) Pembinaan kebebasan berpendapat dalam musyawarah dan mufakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif . Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kebebasan berpendapat dalam keseimbangan antara hak dan kewajiban di SMA Negeri Ngoro dengan memberikan kebebasan pengurus OSIS untuk menjalankan tugas namun harus mementingkan tugas sebagai seorang murid (2)Semuanya berhak mengutarakan ide untuk kelancaran dan kemajuan suatu kegiatan. Pembinaan kebebasan berpendapat dalam musyawarah dan mufakat adalah dengan tidak memaksa kehendak diri sendiri, peserta didik diajarkan untuk menghormati dan mendengarkan pendapat orang lain
PELATIHAN MUSIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN POTENSI MASYARAKAT DI DESA CISAAT Dani Nur Saputra; Dian Herdiati; Ida Bagus Ketut Sudiasa
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Cisaat, Subang, Jawa Barat memiliki potensi alam yang cukup untuk menjadikannya tujuan wisata yang menarik. Dukungan terhadap konsep desa wisata perlu ditingkatkan melalui partisipasi masyarakat dalam bidang seni, sehingga Desa Cisaat dapat menampilkan daya tarik alam dan seni yang menggugah rasa indah. Dalam menghadirkan aspek seni di Desa Cisaat, diperlukan keahlian dari penduduk setempat. Kekayaan seni yang ada di Desa Cisaat saat ini masih memerlukan upaya pengembangan, mengingat potensinya yang sangat besar. Komunitas di desa ini memiliki populasi yang signifikan dari kalangan anak-anak dan remaja, yang secara potensial bisa berperan penting dalam mengembangkan Desa Cisaat menjadi destinasi wisata yang unggul. Tantangan yang dihadapi di sini adalah keterbatasan jumlah individu yang memiliki pengalaman dan pengetahuan di bidang musik. Pembelajaran seni di Desa Cisaat masih bersifat tradisional, dengan pengetahuan seni yang diwariskan dari generasi tua hanya kepada anggota keluarga. Banyak di antara generasi muda yang belum memiliki kemampuan bermain musik, mereka hanya menjadi penonton pasif dan tidak terlibat dalam aktivitas seni yang ada di desa ini. Melalui program pengabdian, masyarakat diberi pelatihan dalam keterampilan musik, yang pada gilirannya akan membuka peluang bagi pengembangan komunitas dalam bidang seni dan pariwisata. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkaya sektor budaya dan seni di Desa Cisaat, serta berkontribusi terhadap perkembangan desa sebagai destinasi wisata yang menarik
BENTUK TUTURAN IMPERATIF FORMAL ATAU STRUKTURAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP A. WAHID HASYIM TEBUIRENG CUKIR DIWEK JOMBANG Nurma Alfinda Walidah; Heny Sulistyowati; Ahmad Sauqi Ahya
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti melakukan penelitian dengan judul tuturan imperatif  dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP A.Wahid Hasyim Tebuireng Cukir Diwek Jombang karena  SMP A. Wahid Hasyim merupakan salah satu sekolah formal yang berada di bawah naungan yayasan pondok pesantren Tebuireng atau yang biasa dikenal dengan sebutan yayasan KH. Hasyim Asy’ari, sehingga siswa dan guru tidak hanya dari wilayah Jombang tetapi dari berbagai wilayah seperti Kalimantan, Jakarta, Surabaya dan sebagainya. Terdiri dari berbagai wilayah menyebabkan tuturan-tuturan yang terjadi dalam pembelajaran beranekargam dengan bahasa-bahasa yang berbeda. Tujuannya adalah untuk mengetahui bentuk tuturan imperatif formal atau struktural dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng Cukir Diwek Jombang. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif berupa observasi atau pengamatan alami dengan metode deskriptif. Peneliti menemukan  imperatif formal atau struktural aktif  yang menggunakan penanda kesantunan imbuhan –lah dan imperatif formal atau struktural pasif yang menggunakan penanda kesantunan imbuhan -di dalam penelian yang telah dilakukan. Adapun setiap penanda kesantunan yang terdapat pada tuturan mempengaruhi tindak tutur yang terjadi.
MOBILE LEARNING SEBAGAI SARANA EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN KETERBACAAN LITERASI MAHASISWA CALON GURU DI UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH Asiyah Lu’lu’ul Husna; Suci Prihatiningtyas; Mazidatul Faizah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran melalui media digital berbasis mobile learning memiliki potensi besar untuk meningkatkan keterbacaan literasi mahasiswa calon guru di tingkat perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media digital berbasis mobile learning dalam meningkatkan keterbacaan literasi mahasiswa di Universitas Kh. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan 25 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan UKH yang mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui uji rumpang sebanyak 20 soal setelah proses pembelajaran melalui media digital berbasis mobile learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tingkat keterbacaan adalah 68.20%, yang masuk dalam kriteria sedang. Namun, terdapat variasi yang signifikan dalam tingkat keterbacaan di antara mahasiswa, dengan 13 mahasiswa mencapai kriteria tinggi, 10 mahasiswa mencapai kriteria sedang, dan 3 mahasiswa mencapai kriteria rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas media digital berbasis mobile learning dalam meningkatkan keterbacaan dapat dipengaruhi oleh tingkat keterlibatan dan fokus mahasiswa selama pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran, menggunakan aplikasi interaktif, dan mengembangkan materi pembelajaran yang lebih relevan.