cover
Contact Name
Paikun
Contact Email
paikun@nusaputra.ac.id
Phone
+6285624679888
Journal Mail Official
teslink@nusaputra.ac.id
Editorial Address
Jl. Cempaka 1 No. 5 Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teslink : Teknik Sipil dan Lingkungan
Published by Universitas Nusa Putra
ISSN : 27154831     EISSN : 27156141     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal ini, yaitu Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Indonesia, singkatnya, TESLINK didirikan pada tahun 2019 dan dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Universitas Nusa Putra. Jurnal ini dirancang untuk mengembangkanluaskan makalah akademis dan berkualitas yang disetujui untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik sipil dan lingkungan untuk mendukung pengembangan berkelanjutan. Jurnal ini memuat semua informasi tentang teknik sipil dan lingkungan, seperti struktur, transportasi, teknik sumber daya udara , geomatika, dan lingkungan. Jurnal menerima makalah asli dari berbagai kontributor,seperti akademisi, ilmuwan, ilmuwan, peneliti dan mahasiswa dari seluruh dunia. Makalah yang akan dikirim dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris dengan hanya abstrak dalam bahasa Inggris. The makalah disampaikan akan ditinjau Oleh setidaknya doa pengulas Tbk. Penulis yang akan mengirimkan makalah untuk download yang disediakan templat yang tersedia dan di sana
Articles 104 Documents
Pengaruh limbah logam pada kuat tekan beton Setiawati, Dewi; Jatmika, Bambang; Aditya, Muhammad Rizal
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v2i1.47

Abstract

This study aims to determine the effects of nickel slag in the concrete mixture and on its compressive strength value. In this study, cylindrical specimen having 15cm diameter and 30cm height is used. We have used nickel slag as substitute of coarse aggregate in weight ratio of 25%, 50% & 100% respectively of coarse aggregate in sample. The ratio of concrete mixture used in this study is comprised of ratio 1:2:3 of cement, sand & gravel respectively. Compressive strength was used as a parameter for testing the samples in this study. Test was performed using compression Testing machine, from the test results, the mean value of the average compressive strength of cylindrical concrete at the age of 3 days with a 25% variant nickel slag is 134.02 kg / cm2, 50% variant nickel slag is 165.76 kg / cm2, and 70% variant nickel slag is 148.92 kg / cm2, at age 7 days for the 25% is 219.61 kg / cm2, the 50% variant is 191.27 kg / cm2, and the 70% is 181.57 kg / cm2, while at the age of 28 days the 25% is 275.09 kg / cm2, the 50% iis equal to 296.28 kg / cm2, and the 70% is 225.37kg / cm2
Analisa debit banjir rencana dengan metode hidograf satuan sintetis nakayasu di daerah aliran sungai cimandiri Saputra, Aditya; Saputri, Utamy Sukmayu
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v2i1.61

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan wilayah yang dibatasi oleh topografi dimana iar yang berada di wilayah tersebut mengalir ke Outlet sungai Utama hingga ke hilir (Sandy, 1996). Dengan kata lain daerah aliran sungai menjadi wilayah muka bumi yang airnya mengalir ke sungai yang ada diwilayah tersebut apabila hujan jatuh. Das Cimandiri adalah salah satu Daerah Aliran Sungai yang mengalir di provinsi Jawa barat. Sungai ini merupakan sungai yang berhulu dari Kompleks pegunungan Gede-Pangrango pada bagian Timur laut dan Gunung salak pada bagian utaranya, mengalir menuju teluk Pelabuhan Ratu di Selatan Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya rancangan curah hujan harian maksimum dan nilai debit hujan Sungai Cimandiri dengan kala ulang 2, 5, 10, 50 dan 100 tahun. Dalam menghitung Hujan Rancangan menggunakan Metode Log Person Tipe III dengan kala ulang 2, 5, 10, 50, dan 100 tahun. Dan untuk perhitungan Debit Banjir Menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dengan kala ulang 2, 5, 10, 50, dan 100 tahun. Hujan rancangan dengan metode Log Pearson III mendapat nilai kala ulang 2 tahun 53,3 mm, kala ulang 5 tahun 71,5 mm, kala ulang 10 tahun 84,4 mm, kala ulang 50 tahun 186,9 mm dan kala ulang 100 tahun 126,8 mm. Perhitungan debit banjir menggunakan HSS Nakayasu mendapat nilai kala ulang 2 tahun 2863,8 m3/detik, kala ulang 5 tahun 3840,5 m3/detik, kala ulang 10 tahun 4534,5 m3/detik, kala ulang 50 tahun 6098,9 m3/detik, dan kala ulang 100 tahun 6806,1 m3/detik. Kata Kunci: Hidrologi, Debit Banjir, HSS Nakayasu
Analisa kuat tekan beton K-400 dengan campuran material pengganti semen (slag cement) DEDE HOERUDIN; Triono; Paikun
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v2i1.69

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dibidang teknologi beton memungkinkan penggunaan limbah menjadi bahan dasar pembentuk beton, sehingga di satu sisi penggunaan bahan alam yang merusak lingkungan dapat diatasi dan di sisi lain bahan limbah dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk bahan dasar pembentuk beton. Dalam penelitian ini variabel yang digunakan adalah variabel bebas yaitu variasi persentase limbah logam cement slag dalam campuran beton (30%, 40%, 50%). Sample yang dibuat adalah beton keras dengan perbandingan komposisi campuran yang didapat sebelumnya dari hasil mix design beton normal yaitu dengan besar kuat tekan K-400 di uji pada umur 3, 7, dan 28 hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh limbah logam (cement slag) sebagai bahan pengikat hidrolik pada beton terhadap kuat tekan beton. Terdapat kenaikan kuat tekan pada umur 3, 7, dan 28 hari pada semua varian, Presentase terbaik Cement Slag sebagai campuran semen OPC yang menghasilkan kuat tekan beton silinder maksimal yaitu komposisi varian 30% karena mengalami kenaikan rata-rata 131% pada umur 28 hari dari kuat tekan rencana, sementara untuk full OPC mengalami kenaikan rata-rata 126% pada umur 28 hari dari kuat tekan rencana. Kata Kunci: Limbah Logam, GGBFS, Kuat Tekan.
Penggunaan ultrasonic pulse velocity untuk kajian engineering struktur bangunan gedung Pasar Kosambi Bandung Indonesia Dody Kusmana, Dody Kusmana
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v2i1.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian kepadatan beton Bangunan Pasar Kosambi yang terletak di Bandung, Indonesia setelah mengalami kebakaran hampir 40 jam di lantai semi basement pada tanggal 18 mei 2019. Metode uji yang digunakan adalah Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) untuk menguji struktur beton bangunan Gedung. Kajian ini dilakukan berdasarkan standar dan persyaratan yang berlaku di Indonesia. Pengujian UPV untuk mengetahui kepadatan beton diambil pada bangunan Pasar Kosambi Bandung dengan total lokasi uji sebanyak 25 Titik. Pengujian kepadatan beton dilakukan pada Kolom, Balok dan Pelat Lantai dengan metoda Direct dan Semi-Direct. Hasil pengujian integritas kepadatan beton (Ultrasonic Pulse Velocity) menunjukan tingkat kepadatan beton yang masuk kedalam kategori buruk dengan nilai rambatan 2.4 km/sec ( 20,4 Mpa atau 240,9 kg/cm2) hingga kategori sangat baik dengan nilai rambatan 4.6 km/sec ( 45,2 Mpa atau 533,7 kg/cm2). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi tingkat kelayakan operasi Bangunan Pasar Kosambi Bandung, Indonesia.
Analisis kondisi kerusakan jalan pada ruas jalan Kadudampit dengan metode Pavement Condition Index (PCI) Romadhon, Muhamad Fitra; Susanto, Daniel Ari; Anugrahamdani , Selfin; Sunhadji, Richa Rahmalia
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v3i2.77

Abstract

Kerusakan jalan di sebagian ruas jalan mempengaruhi arus lalu lintas di jalan. Nilai dan tingkatan kerusakan jalan menjadi acuan untuk memperbaiki kualitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kerusakan perkerasan jalan dan bentuk penanganannya. Metode (Pavement Condition Index) adalah sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan luas kerusakan yang terjadi, dan dapat digunakan sebagai acuan dalam usaha pemeliharaan. Sepanjang 8,1 km jalan Kadudampit yang menjadi sampling lokasi penelitian, ruas jalan dibagi menjadi 27 segmen, setiap segmen mempunyai panjang 300 m, dimulai dari STA awal 0+000 - 0+300 sampai STA terakhir 7+800 - 8+100. Hasil penelitian diketahui bahwa jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas jalan Kadudampit antara lain: tambalan, lubang, retak memanjang/melintang, pengausan agregat, cekungan, retak pinggir, retak buaya, keriting, dan pelepasan butir. Metode penanganan kerusakan ruas jalan Kadudampit yang dapat dilakukan berdasarkan Metode PCI yaitu Pemeliharaan pada segmen 1, 7, 15 dan 24. Pemeliharaan Berkala (Periode) pada segmen 4, 5, 6, 10, 13, 14, 16, 17, 18, 20, 21, 25, 26 dan 27. Peningkatan (rekonstruksi) pada segmen 2, 3, 8, 9, 11, 12, 19, 22 dan 23.
Kajian anggaran biaya K3 proyek peningkatan ruas jalan bagbagan-mekarasih, sukabumi Paikun; Jaelani, Muhamad Rizal; Yusron Afifi, Arif; Susilo Nugroho, Nadhya; Raflis
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v3i2.85

Abstract

Maraknya kasus kecelakaan yang terjadi pada proyek konstruksi telah mengingatkan bahwa aspek K3 tidak mendapatkan perhatian dari para kontraktor. Padahal, K3 adalah aspek yang terpenting dalam penyelenggaraan konstruksi. Upaya untuk meminimalisir kecelakaan adalah dengan melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penyedia jasa konstruksi harus menyediakan biaya untuk keperluan K3 yang di ambil dari total proyek, karena estimasi biaya sangat signifikan pengaruhnya dan menjadi salah satu tolok ukur penting dalam mengevaluasi keberhasilan suatu proyek konstruksi. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 21/PRT/M/2019 Tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi dalam BAB III Pasal 27 dan Pasal 28 telah mengatur mengenai Biaya Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbandingan biaya K3 antara peraturan dan lapangan. Penelitian ini dilaksanakan studi literatur dimana tahapan analisis data adalah menyusun daftar risiko yang terjadi, menilai risiko, mitigasi risiko, lalu melakukan perbandingan harga untuk keperluan K3 antara RAB dan harga keperluan K3 menurut Surat Edaran Nomor 11/SE/M/2019 dan menghitung biaya persentase terhadap kontrak. Hasil penelitian teridentifikasi 27 risiko kecelakaan kerja dengan 5 kategori rendah dan 22 kategori sedang. Untuk biaya K3 yang diperlukan berdasarkan harga satuan lapangan dan RAB adalah sebesar Rp. 16.700.000,00 Sedangkan biaya berdasarkan Surat Edaran Nomor 11/SE/M/2019 adalah Rp. 146.710.000,00 Biaya K3 dilapangan lebih kecil dengan selisih 0,81% atau sebesar Rp. 130.010.000,00 hal ini disebabkan karena tidak tercantumnya kebutuhan K3 seperti APD baik untuk keperluan pekerja dan lain sebagainya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Padahal penyedia jasa konstruksi seharusnya menyediakan biaya untuk keperluan K3 yang diambil dari total biaya proyek meskipun biaya tersebut masuk kategori biaya umum dan tidak spesifik tercantum dalam kontrak.
Mitigation of landslides due to land use in population settlements Kusmana, Dody; Paikun; Rohadi, Edi
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v3i2.86

Abstract

The implementation of housing development carried out by the developer is suspected of not meeting the administrative, technical and environmental requirements. By not carrying out the provisions to carry out efforts to stabilize slopes and apply appropriate drainage systems, to minimize loading on the slopes and allegedly not conducting geological studies of environmental planning or basic engineering geology as the basis for the implementation of development so that the impact on the environment in the form of the Cimanggung landslide occurs.Landslide is one of the natural disasters that often hit hilly areas in the wet tropics. Mass movement, generally caused by gravitational forces and sometimes vibrations or earthquakes also support the occurrence. Mass movement in the form of landslides occurs due to the shear debris along the landslide area which is the limit of the movement of the soil or rock mass. Soil motion is the process of moving a mass of rock/soil due to the force of gravity. Soil motion is often referred to as a landslide of the soil/rock mass and is generally defined as a movement of soil and/or rock from its place of origin due to the influence of gravity.
Analisa kinerja simpang BCP (bekasi cyber park) saat pembangunan tol becakayu section 2A menggunakan PTV vissim Sukmayu Saputri, Utamy; Ayusdira, Adi Iranda; Rozandi, Ardin; Iqbal KA, Tsulis
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v3i2.88

Abstract

Tingginya tingkat pertumbuhan masyarakat menimbulkan adanya peningkatan kebutuhan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, khususnya di bidang transportasi, sarana dan prasarana. Seiring dengan meningkatnya penggunaan moda transportasi menyebabkan bertambahnya mobilitas masyarakat dan mengakibatkan peningkatan kapasitas lalu lintas yang menyebabkan kemacetan. Sebagaimana kasus kemacetan pada simpang BCP (Bekasi Cyber Park) yang terkena dampak dari pembangunan Tol Becakayu Section 2A. Sistem pelayanan sinyal pada simpang tersebut masih menggunakan cara manual searah jarum jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa, mengevaluasi, dan memodelkan sebagaimana kinerja pada simpang tersebut. Metode yang digunakan dalam mengkaji permasalahan ini dengan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 dan pemodelan software PTV VISSIM Student Version, data yang digunakan yaitu volume jam puncak. Hasil analisis kinerja Simpang BCP 2 fase dengan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan melalui pemodelan PTV VISSIM pada kondisi eksisting atau saat pembangunan tol Becakayu, menunjukan tingkat rata-rata pelayanan (LOS_E), Panjang antrian rata-rata (Qlen) sebesar 115 m, dan tundaan simpang (VehDelay) sebesar 52.69 det/skr. Dengan hasil kondisi eksisting tersebut maka sangatlah penting adanya evaluasi dalam meningkatkan kinerja lalu lintas, terkait kondisi simpang BCP dikarenakan kondisi existing saat pembangunan Jl. KH Noer Ali & Jl. Mayor Madmuin Hasibuan masih beroperasi.
Implementasi Building Information Modeling (BIM) Pada Proyek Perumahan Paikun IPM; Ardin Rozandi; Dana Budiman; Indra Ramdani; Kornienko Elena Vladimirovna
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i1.105

Abstract

The development of the construction industry is changing very quickly. This is evidenced by the many construction projects being built in Indonesia, such as buildings, roads, bridges, etc. However, the delay in the development process is still an obstacle that must be resolved, one of which is the delay in the design process, even according to previous research, the delay based on the shop drawing process is 22%. Therefore, how to overcome delays due to the shop drawing process. Can the process of making shop drawings be more efficient? To minimize delays caused by the shop drawing design, the author will conduct research to create designs using drawing applications. By integrating Building Information Modeling (BIM) several image applications which will then be combined with estimation data and project scheduling data. Many of these applications are found on the internet, but the integration applications that I will use include Vico Office for 3D, 4D, and 5D analysis, Sketchup for architectural design, Autodesk Revit for electrical design, Tekla Structure for structural design and SAP 2000 for structure analysis. It can be concluded from this study that time efficiency can be found in making project designs and can minimize delays caused by design and planning by 30% compared to the results of design and planning that do not use the concept of integration of Building Information Modeling (BIM)
Analisis Faktor Keterlambatan Proyek Pembangunan Pusat Informasi Dengan Metode Regresi Linier Sederhana Dede Muhamad Nurdin Jaya; Danang Purwanto; Tsulis Iqbal Khairul Amar; Okost Maksim Viktorovich
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v4i1.108

Abstract

Pembangunan Pusat Informasi dan Infrastruktur Ekowisata Tenaga Surya adalah adalah salah satu proyek pembangunan yang berada di Pulau Miosara Kecil, SAP Raja Ampat. Dalam proses pembangunan Pusat Informasi mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan proyek pembangunannya, Keterlambatan penyelesaikan proyek pembangunan ini diakibatkan oleh waktu pelaksanaan yang tidak termaksimalkan, ataupun dikarenakan Manajemen sumber daya manusia dan uang proyek yang kurang baik sehingga menyebabkan beberapa item pekerjan lewat dari waktu yang sudah di rencanakan. Tujuan dari pada penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pengaruh sehingga proyek kontruksi pembangunan mengalami keterlambatan. Metode yang akan di lakukan adalah penentuan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek yang dijadikan acuan untuk melakukan wawancara terlebih dahulu supaya kuisioner yang dibagikan kepada pekerja yang berada di sekitaran pembangunan ini merupakan data yang lebih mendekati valid. Kemudian hasil dari survey kelapangan peneliti akan membagikan 30 kuisioner untuk pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan Pusat Informasi dan Infrastruktur Ekowisata Tenaga Surya, hasil data tersebut di Uji Validitas Data, Uji Reilabilitas, dan Analisis Faktor untuk mengetahui tingkatan pengaruh dari faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa perubahan desain pekerjaan dengan nilai .591 dan pekerjaan tambah dalam jumlah besar dengan nilai .476 merupakan faktor dominan yang menyebabkan keterlambatan.

Page 3 of 11 | Total Record : 104