cover
Contact Name
Kordinat
Contact Email
kordinat@uinjkt.ac.id
Phone
+6281311258250
Journal Mail Official
kordinat@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Building Kopertais Region I DKI Jakarta. State Islamic University Syarif Hidayatullah Jakarta. Building Kopertais I 5th Floor, Jl, Ir. H. Juanda No.95 Ciputat, Jakarta, Indonesia 15412 Phone: 021 740 1925 Ext.1503 Fax: 021 740 1925 Email: kordinat@uinjkt.ac.id Website Jurnal: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/kordinat Website Kopertais: http://kopertais1.or.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
ISSN : 14116154     EISSN : 26548038     DOI : 10.15408/kordinat.v19i1
Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is a Peer Reviewed, Open Access International Journal. Notably, it is a Referred, Highly Indexed, Monthly, Online International Journal with High Impact. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is published as a Monthly Journal with 2 issues per year. We also assist International and National Conference to publish their conference papers. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam covers all disciplines including Islamic Studes. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam always strives to be a platform for Academicians, new Researchers, Authors, Engineers and Technocrats and Engineering Scholars. Since inception, Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is continuously publishing original and best quality research articles.
Articles 418 Documents
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN ISLAM Basyit, Abdul
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8102

Abstract

Implementasi Manajemen Mutu Pendidikan Islam. Peningkatan mutu pendidikan Islam merupakan satu langkah awal penting yang harus dilakukan. Peningkatan mutu harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempergunakan dan memberdayakan semua aspek sumber daya yang ada. Strategi dasar untuk meningkatkan mutu secara berkesinambungan yaitu melalui peningkatan seluruh objek garapan dalam manajemen pendidikan Islam, dimulai dari peningkatan tenaga kependidikan, peserta didik, kurikulum, proses pembelajaran, sarana prasarana pendidikan, keuangan dan hubungan dengan masyarakat. Proses pendayagunaan sumber daya manusia maupun sumber-sumber lainnya harus mendukung pencapaian tujuan secara efektif dan efisien berdasarkan ukuran, kadar, ketentuan dan penilaian tentang kualitas sesuatu barang maupun jasa (produk) sesuai dengan kepuasan pelanggan. Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui kerjasama dengan orang lain secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan baik di dunia maupun di akhirat.
KANDUNGAN NILAI DALAM TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL (CORE ETHICAL VALUES) Lesmana, Deni
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8103

Abstract

Kandungan Nilai dalam Tujuan Pendidikan Nasional (Core Ethical Values). Tujuan pendidikan nasional di Indonesia setidaknya harus memperhatikan beberapa landasan pendidikan, diantaranya; landasan relIgius, landasan filosofis, landasan sosiologis, landasan kultural, landasan psikologis, landasan ilmiah dan teknologi, serta landasan yuridis atau hukum sehingga tujuan pendidikan nasional akan mengandung nilai yang berguna dalam mengarahkan perjalanan pendidikan nasional kedepan. Nilai yang terkandung dalam rumusan tujuan pendidikan nasional akan terus berubah sesuai dengan rumusan tujuan pendidikan nasional yang dibuat, walaupun tujuan pendidikan di Indonesia dari waktu ke waktu tidak pernah bergeser dari pandangan hidup Pancasila dan UUD 1945. Perbedaannya hanya terlihat dari adanya penekanan untuk setiap tahap yang disesuiakan dengan tuntutan perkembangan kehidupan dalam masyarakat dan pembangunan di negara Indoensia.
METODE TAKWIL NASR HAMID ABU ZAID (STUDI ATAS POTENSI TAFSIR ESOTERIK DALAM MERESPON PROBLEM TAFSIR ERA MODERN) Faris, Salman
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8104

Abstract

Metode Takwil Nasr Hamid Abu Zaid (Studi Atas Potensi Tafsir Esoterik Dalam Merespon Problem Tafsir Era Modern). Adapun mekanisme metode takwil yang digunakan Abu Zaid dalam pembacaan teks yakni dengan mendekati teks dan berusaha mengungkapkan misteri-misterinya dimulai dengan pembacaan kemudian tingkat analitis. Pembacaan melalui metode tafsir esoteris dengan perangkat Takwil dapat memberikan kontribusi yang besar dalam upaya memahami Alquran secara kontekstual, Abu Zaid mengusung dua terma penting dalam mengembangkan pendekatan penafsirannya terhadap Alquran, yakni al-Ma’na (makna) dan al-Maghza (Signifikansi) makna merupakan makna yang direpresentasikan oleh sebuah teks atau apa yang direpresentasikan oleh tanda-tanda, sedangkan signifikansi menamai hubungan antara sebuah makna itu dan seseorang atau sebuah persepsi, situasi atau sesuatu yang dapat dibayangkan
HUBUNGAN HARMONIS ANTARA SAINS DAN AGAMA DALAM PEMIKIRAN AL-FARABI DAN IKHWAN AL-SHAFA Humaidi, Humaidi
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8106

Abstract

Hubungan Harmonis Antara Sains dan Agama Dalam Pemikiran Al-Farabi dan Ikhwan Al-Shafa. Sains dalam pandangan modern selalu terpisah dengan agama. Sains sebagai satu-satunya ilmu yang ilmiah, sedangkan agama non-ilmiah. implikasi dari pandangan tersebut adalah munculnya pemahaman yang disintegratif, yaitu pemisahan antara agama dan sain. Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan harmonis antara sains dan agama dalam kerangka pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa yang tumbuh dan berkembang pada sekitar abad ke-10 masehi. Pemikiran al-Farabi dan Ikhwan al-Shafa membuktikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan selalu sejalan dengan agama, karena keduanya berasal dari sumber yang satu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.
FORMAT HUKUM ISLAM DI INDONESIA Aiz, Muhammad
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8107

Abstract

Format Hukum Islam di Indonesia. Artikel ini mendukung pendapat Ibn al-Muqaffa (756 M) yang menyatakan perlu adanya unifikasi peraturan yang berlaku bagi semua warga negara,termasuk peraturan yang bersumber dari Alquran dan Hadis. Selain itu juga Muhammad Abduh (1849-1905) menyatakan bahwa ajaran Islam yang diterapkan ulama terdahulu tidak berlaku abadi, dan menjadi kewajiban di masa kontemporer saat ini untuk memformulasikan hukum sesuai dengan tuntutan masa dan lingkungan. Artikel ini menentang pendapat Muhammad Ibn Abdul Wahab (1703-1792 M) yang mengartikan hukum hanya berdasarkan literatur (tekstual) tanpa memberi tempat pada pemahaman hukum secara majazi dan qiyasi. Selain itu, Taqiyuddin al-Nabhani (1909-1977)yang menyatakan perlunya mendirikan Khilafah guna ditegakannya syariat Islam di seluruh negeri. Metodologi yang dipergunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan ilmu hukum.
THE MANAGEMENT OF ZAKAT IN INDONESIA: A HISTORICAL REVIEW Ibrahim, Kamal; Mardian, Sepky
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9609

Abstract

The Management of zakat in Indonesia has been going on since Islam entered Indonesia till today. This study aims to explain how the management of zakat in Indonesia is patterned on Islamic principles. The study uses a descriptive method with historical approach. The study of the history of Islam and Indonesia became the basis for determining the findings, on the pattern of management of zakat in Indonesia. The findings showed that the pattern of management of zakat in the beginning at the time of the entry of Islam in the colonial period, had a huge role in the society. This pattern became one of models of management of zakat
PENERAPAN FATWA DSN-MUI TENTANG MURABAHAH DI BANK SYARIAH Syaifullah, Hamli
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9612

Abstract

Fatwa DSN-MUI on Murabaha in Bank Syariah is very important to be applied, so that products that have murabahah akad can be confirmed in accordance with sharia principles. Shariah compliantness of all Sharia Bank's products become the main keywords, whether the Sharia Bank has actually run the business in accordance with the principles of sharia. In implementing the DSN-MUI Fatwa on Murabaha, it can be done through two ways, namely: SOP development and supervision conducted by the Sharia Supervisory Board (DPS). If the two things can be executed, then the Sharia Bank will be able to apply the Fatwa DSN-MUI in Bank Syariah about murabahah.
PERBEDAAN WAKTU PUASA DI WILAYAH ABNORMAL DAN APLIKASI HUKUMNYA Sunarto, Sunarto
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9613

Abstract

Etymologically fasting is "al-imsak" (restraint). As for the terminology, fasting is: "To refrain from something that can cancel the fasting starting from the dawn until the sun sets with aim." This is the definition of Fuqaha "in understanding the time limit of fasting according to QS. al-Baqarah: 187. In reality, when we apply the definition of fasting, there is a significant difference between one region and another. For example, the area around the equator, relatively stability between daytime and night. However, there is a contrast difference to the regions around the pole (north-south). If the area far from the equator the more contrast the time difference occurs. This means that the farther the area from the equator, the longer the time of daytime or night. Besides the influence of the above factors, there is also the current position of the sun. It determines whether the sun is in the north or the south of the earth? The implication that when the fast of Ramadan coincides with the summer, from March to September is in the north. The climax of June 21, the sun has a maximum declination (d = 23 '30'), then the regions in the north have experience a longer noon inversely proportional to the regions in the south. If the regions are closer to the pole, the more extreme the daytime and night difference occurs, that is called the area/circumpolar region. To apply the fasting law (circumpolar) fasting area, by following the International Fatwah Majlis, that is in two ways: first, following the fasting period of the Hijaz (Makkah-Madinah), second, following the nearest region/country that has a daytime or night limit.
PELAYANAN ASURANSI JIWA SYARIAH: SUDAHKAH SESUAI HARAPAN? Soni Wicaksono, Ahmad Tibrizi; Trisasmita, Rio
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9614

Abstract

This study aims to analyze Gap on Islamic Life Insurance Services in DKI Jakarta by CARTER approach (Compliance, Assurance, Responsiveness, Tangibles, Empahty, Reliability), respondents in this study amounted to 150 respondents, using Cluster sampling method, this researcher use Importance Performance Analysis Method. The result of the research shows that the level of satisfaction between perception and expectation toward service to customers of Islamic Life Insurance in DKI Jakarta has a value of 97.22%, it indicates that there are still Gap on services provided by Islamic Life Insurance Company in DKI Jakarta especially on Hospitality employees in serving the customer, Ability to respond to problems arising, Ability to communicate with customers, Capacity quickly responsive to customer complaints, Use of equipment and technology in operational activities, and Application of Information technology.
IMPLEMENTASI MASHLAHAH AL-MURSALAH DALAM KASUS PERKAWINAN Mutakin, Ali
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9615

Abstract

Al-Quran and Hadith are sources and arguments in Islamic law whose existence has been agreed upon by the ulama. In addition to these two arguments, there are several propositions whose existence is still disputed, one of which is the mashlahah al-mursalah. The application of the concept of mashlahah al-mursalah in determining the legal status of a problem rests on the basis of benefit which becomes the spirit of the Qur'an and Hadith. In marriage, cases of marital marriage and restrictions on the age of marriage, are not formally explained by the Qur'an or Hadith, but based on the benefits contained in it in accordance

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 24 No. 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.23 No.1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 23, No 1 (2024): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol.22 No.2 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 22, No 1 (2023): Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 21 No. 1 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 2 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 20 No. 1 (2021): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 19 No. 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 18 No. 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 17 No. 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 16 No. 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol. 15 No. 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam More Issue