cover
Contact Name
I Komang Astana Widi
Contact Email
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Phone
+6282233465678
Journal Mail Official
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Karanglo Km.2 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL FLYWHEEL
ISSN : 19795858     EISSN : 27457435     DOI : https://doi.org/10.36040/flywheel
Jurnal Flywheel merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian di bidang teknik mesin yang bukan hanya mencakup mesin semata namun terdapat bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan mesin misalnya bidang otomotif, desain dan simulasi serta perhitungan biaya mesin. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal Flywheel merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun.
Articles 190 Documents
PENGARUH KECEPATAN PUTAR PAHAT PADA PROSES FRICTION DRILLING TERHADAP MIKROSTRUKTUR TEMBAGA Akhlis Rizza, Muhammad
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i1.547

Abstract

Friction drilling ialah metode pembuatan lubang non tradisional yang menggunakan panas hasil gesekan antara pahat konis yang berputar dan benda kerja untuk mengurangi dan melakukan penetrasi benda kerja untuk membuat lubang. Friction drilling disebut juga thermal drilling, form drilling, atau friction stir drilling. Friction drilling banyak diaplikasikan pada konstruksi pengikatan plat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putara pahat pada proses pembuatan lubang secara friction drilling terhadap mikrostruktur tembaga. Hasil penelitian : semakin cepat putaran pahat menyebabkan ukuran butiran tembaga semakin besar. Hal ini dapat dipengaruhi oleh temperature yang semakin meningkat dengan kenaikan kecepatan putaran pahat.
KONTRIBUSI IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI (Studi Kasus di Perusahaan Knalpot Fajar Indah Malang Tahun 2010) Sugijanto
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i1.548

Abstract

Perusahaan knalpot Fajar indah Malang yang berlokasi di Jl. Bandulan Malang, yang bermula dari perusahaan home industry, yang merupakan perusahaan perorangan. Perusahaan ini memiliki pegawai sebanyak 120 orang dengan target produksi setiap bulan rata rata 30.000 buah knalpot, dan dapat memproduksi setiap bulannya rata rata sebanyak 36.000 buah knalpot. Perusahaan beranggapan bahwa SDM merupakan aset perusahaan yang perlu mendapatkan perhatian dari pimpinan, selain faktor faktor produksi yang lainnya.Dalam studi kasus ini peneliti menggunakan metode survei, Analisis data mengunakan analisis regresi berganda, dan perhitungannya dengan menggunakan program SPSS 17. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa iklim organisasi dan motivasi kerja baik secara parsial maupun simultan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai. Adapun kontribusi iklim organisasi sebesar 28 % dan motivasi kerja sebesar 49,5 % terhadap produktivitas kerja pegawai Perusahaan Knalpot Fajar Indah Malang, dengan nilai koefisien korelasi berganda sebesar 0,772 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,596 Kata.
ANALISIS TEGANGAN DAN WAKTU PADA PROSES ELECTROPLATING NIKEL - KROM TERHADAP TEBAL LAPISAN Edy Susanto, Eko; Subardi, Anang; Eka Aditya, Danny
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.553

Abstract

Sejalan dengan perkembangan industi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, penggunaan logam tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Atas dasar tersebut, dibutuhkan suatu upaya untuk melindungi logam dari bahaya kerusakan atau korosi. Korosi adalah proses degradasi perusakan material yang disebabkan oleh pengaruh lingkungan. Untuk menanggulangi terjadinya bahaya korosi berarti memperkecil pula kemungkinan terjadinya suatu kerugian. Untuk melindungi logam dengan proses electroplating. Proses electroplating mengubah sifat fisik dan sifat material. Berdasarkan inilah penulisan akan membahas tentang pengaruh tegangan (ampere) dan waktu plating. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari tegangan (ampere) dan waktu plating yang berbeda agar mengetahui hasil plating yang mana yang lebih baik hasilnya pada penelitian. Hasil yang didapat dari penelitian krom ini bahwa proses pelapisan yang tegangan (ampere) dan waktu yang kecil dan besar memiliki hasil lapisannya yang kurang baik, disebabkan lapisan krom akan mudah terkelupas dan memiliki lapisan yang tipis.
STUDI DEKOMPOSISI TERMAL Al2TiO5 PADA FGM α-Al2O3/Al2TiO5-Y2O3 Junita Sinaga, Erni
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.558

Abstract

Studi dekomposisi termal Al2TiO5 (AT) pada FGM α-Al2O3/Al2TiO5-Y2O3 hasil sintesis dengan metode infiltrasi berulang. Telah dilakukan studi dekomposisi AT pada FGM α-Al2O3/Al2TiO5-Y2O3 hasil sintesis infiltrasi berulang, terutama mengamati pengaruh penambahan Y2O3 (yttria) sebagai aditif. FGM dibuat dengan langkah berikut: (1) pencampuran serbuk α- Al2O3 dan 2 wt% nanopartikel yttria hasil kopresipitasi, (2) serbuk campuran dipres secara uniaksial pada tekanan 37 MPa, (3) presinter serbuk yang dipres pada suhu 1000°C selama 1 jam, (4) pencelupan pra keramik sebanyak 3kali, setiap pencelupan dikeringkan pada suhu 80°C, (5) selanjutnya disinter pada temperatur 1450°C selama 3 jam. Untuk mengetahui kestabilan termal AT, sampel diuji dekomposisi dengan cara dianil selama 0, 5, 10, 15 dan 20 jam dan derajat dekomposisi ditentukan dengan menggunakan fraksi berat fasa hasil keluaran analisis Rietveld dari data XRD. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa penambahan 2% nanopartikel yttria pada FGM α-Al2O3/Al2TiO5 menghasilkan Y2Ti2O77 (yttrium titanat) yang dapat mempengaruhi dekomposisi AT. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan penambahan 2% Y2O3 pada FGM, secara kualitatif dapat mengurangi laju dekomposisi termal Al2TiO5 untuk jangka pendek (< 20 jam). Proses dekomposisi termal AT dapat direduksi yang dibuktikan dengan penurunan intensitas dan kandungan AT pada permukaan FGM yang tidak signifikan dibandingkan dengan FGM dengan 0% nanopartikel yttria.
STUDI PERLAKUAN PELARUTAN SERAT ALAM BATANG PALAS DURI TERHADAP UNJUK KERJA MEKANIS PADA MATERIAL KOMPOSIT Astana Widi, I Komang; Zulfia, Anne; Sujana, Wayan; Sibut
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.560

Abstract

Penelitian material komposit ini untuk mamahami karakteristik serat batang palas duri dan matrik epoxy akan ditinjau dari segi sifat mekanisnya. Menghasilkan komposit polimer dengan penguat serat batang palas duri dengan sifat mekanis yang optimal, adapun variebel yang diteliti yaitu perlakuan kimia serat (memanfaatkan larutan kimia dengan Caustic soda (NaOH), Ethanol (CH3-CH2-OH), Acetone (CH3C=0-CH3) dan orientasi serat (kontinyu, pilin dan acak). Analisis makanis berupa pengujian tarik, impak dan bending. Hasil pengujiannya kekuatan tarik untuk serat kontinue dengan perlakuan kimia NaOH, sebesar 16.3333 (Mpa) sedangkan kekuatan impak dan bending terbesar pada orientasi serat pilin (0.0050 j/mm2 dan 34.9211 MPa) Dari data pengujian mekanis dapat diketahui bahwa kekuatan komposit dapat ditingkatkan dengan mengetahui arah pembebanan serat. Arah pembebanan terbesar diatur sesuai arah lamina serat (orientasi serat). Adanya beban geser yang lebih besar dengan arah lamina serat 40 derajat untuk penahanan beban. Fenomena ini juga ditunjukan pada data kekuatan bending.
KAJI EKSPERIMENTAL SISTEM PENGKONDISIAN UDARA MENGGUNAKAN PEMODELAN VENTILASI ALAMIAH UNTUK PENGKONDISIAN UDARA PADA RUANGAN PERKANTORAN Silalahi, M.H. Perwira; Djiwo, Soeparno; Panji Asmoro , Wahyu
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.566

Abstract

Kondisi udara dalam ruangan perlu untuk dijaga kesegarannya. Tingkat kesegaran udara di dalam ruangan dipengarauhi oleh temperatur udaranya akibat dari pembebanan ruangan. Ventilasi perlu menjadi pertimbangan untuk menjaga kondisi kesegaran udara dalam ruangan. Dengan adanya sistem ventilasi akan memudahkan pergerakan udara segar dari luar masuk ke dalam ruangan, sehingga terjadi pertukaran udara. Ventilasi alamiah didefinisikan sebagai kegiatan pemasukkan dan pengeluaran udara secara alamiah dalam ruangan melalui bukaan atau lubang udara. Pada prinsipnya pertukaran udara secara alamiah terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara di luar dan di dalam ruangan akibat faktor termal dan faktor angin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental. Pengaruh pembebanan ruangan terhadap kondisi udara dalam ruangan diamati pada suatu model yang diuji pada wind tunnel. Perbandingan antara model dan prototipe adalah 1 : 10. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembebanan ruangan berpengaruh pada kondisi temperatur udara di dalam ruangan yang dinyatakan dengan adanya perubahan kenaikan temperatur di dalam ruangan sehingga mempengaruhi besarnya jumlah udara yang disirkulasikan, kemampuan penyerapan kalor oleh udara dan koefisien ventilasi. Kondisi maksimum terjadi pada bebanan rungan 8,588 watt dengan kecepatan udara 7 m/detik.
PENGARUH RASIO GAS LPG DAN UDARA TERHADAP PERUBAHAN TEMPERATUR DAN TEKANAN PADA PEMBAKARAN DI MIKROKOMBUSTOR Walid, Achmad
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.572

Abstract

Microcombustion menjadi penting dalam bidang riset akibat pertumbuhan pada sistem mikro dan microelectromechanical system (MEMS). Sistem mikro banyak ditemukan dalam elektronika portabel, sensor mikro, dan lainnya yang membatasi komponen baik pada ukuran maupun performansinya. Perkembangan teknologi di bidang penerbangan, biotechnology, industry kimia, teknologi informasi menjadikan miniaturisasi produk semakin disukai karena memberikan suatu kontrol yang lebih baik, pengukuran yang lebih presisi dan lebih flexible dari pada perangkat konvensional. Pembakaran, bagian penting untuk mengkonversikan energi kimia ke bentuk energi thermal dari berbagai jenis bahan bakar seperti hydrogen, gas alam, premium dan bahan bakar alcohol lainnya. Pada penelitian ini dibahas mengenai pembakaran gas LPG pada suatu mikrokombustor. Pembakaran mengikuti konsep dan metode pembakaran premix. Bahan bakar yang digunakan adalah jenis hidro karbon, karena densitas energi bahan bakar hidro karbon 20 – 50 kali lebih tinggi dari baterai li-ion. Eksperimen menunjukkan bahwa pembakaran pada mikrokombustor dengan bahan bakar gas LPG melalui periode pemanasan, periode perubahan fase, dan penyalaan . Pada proses penyalaan pada pembakaran gas LPG di mikrokombustor diperoleh tekanan maksimum (Pmax) sebesar 3745 Pa pada AFR 23. Pada proses penyalaan pembakaran gas LPG di mikrokombustor diperoleh lama terbakar rata-rata 0,35 detik.
PERENCANAAN SISTEM PENDINGINAN CETAKAN PLASTIK HOLDER PULLEY PERUSAHAAN MANUFAKTUR Yakub, Yunus; Madinah
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.574

Abstract

Untuk menghasilkan produk plastik dengan proses injeksi diperlukan cetakan (mold) yang konstruksinya memenuhi standar spesifikasi rancangan produk. Dalam hubungannya dengan injection mold maka penulis mengangkat tema mengenai perencanaan sistem pendinginan pada cetakan plastik Holder Pulley di Perusahaan Manufaktur Printer. Dengan perhitungan yang presisi pada setiap komponen produk dan sistem pendingin, perencanaan ini menghasilkan temperatur kerja mold yang konstan dan bekerja dalam range temperatur mold serta dapat menghasilkan produk sesuai dengan rancangan yang diinginkan. sehingga dapat menigkatkan produktifitas cetakan plastik.
RANCANG BANGUN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH BUAH APEL DAN JERUK DI SENTRA HORTIKULTURA MENJADI BIOFUEL Sutriyono; Rusdi
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.576

Abstract

Buah apel dan jeruk mengandung kadar gula yang tinggi, disamping itu juga mengandung zat pati (amilum), sehingga apabila difermentasi akan merubah larutan kadar gula menjadi larutan berkadar alkohol (C6H12O6). Apabila larutan kadar beralkohol didestilasi dapat menghasilkan alkohol dengan kadar tertentu yang disebut etanol (C2H5OH). Etanol yang destilasi dalam suhu titik didih 7880°C akan mereduksi kadar hidrogen (H), sehingga dapat meningkatkan kadar karbon(C) yang diperlukan sebagai syarat untuk bahan bakar alternatif. Masalah yang menjadi fokus penelitian untuk merancang bangun instalasi dirumuskan : Bagaimana model proses instalasi terbaik untuk mengolah limbah apel dan jeruk menjadi bioetanol sebagai bahan bakar alternatif . Proses rancang bangun instalasi tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap penelitian yaitu tahap I meneliti kandungan kadar gula dari buah apel dan jeruk, Tahap II, meneliti optimalisasi fermentasidan destilasi untuk meningkatkan kadar alkohol. Tahap III, merancang model instalasi pengolahan limbah buah apel dan jeruk menjadi bioethanol menjadi bahan bakar alternatif non fosil. Penelitian eksperimen tersebut dilakukan untuk mendapatkan data-data yang valid dan relabel sehingga dapat menghasilkan rancangan yang terbaik. Data-data diolah dengan Post Hoc untuk mendapatkan hasil terbaik (energi, ekonomis dan ekologi). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah rancang bangun instalasi pengolahan limbah buah apel dan jeruk menjadi bioethanol dengan tahapan pemerasan,fermentasi dan destilasi.
PENGARUH PERUBAHAN PUTARAN KOMPRESOR SERTA MASSA REFRIGRANT TERHADAP COP MESIN PENDINGIN KOMPRESI UAP Sibut; Subardi, Anang; Djiwo, Suparno; Yadianto, Made
JURNAL FLYWHEEL Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v6i1.577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi putaran poros kompresor serta massa refrigerant terhadap prestasi kerja mesin pendingin. Penelitian ini intinya apakah bertambahnya massa refrigerant akan berpengaruh terhadap kecepatan putar poros kompresor serta akan meningkatkan koefisien prestasi ataukah sebaliknya. Dalam penelitian ini digunakan alat uji sebuah mesin pendingin AC sederhana yang terdiri kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator dengan menggunakan refrigeran R-134a. Untuk membuat variasi putaran kompresor dilakukan dengan melakukan beberapa perubahan ukuran diameter puli motor listrik yang menggerakkan kompresor. Variasi diameter puli motor listrik yang digunakan adalah d = 80 mm, d = 100 mm, dan d = 120 mm. Dengan bertambahnya diameter puli motor listrik maka kecepatan putar poros kompresor yang dihasilkan akan semakin besar. Namun penambahan masssa refrigerant akan menambah beban dari kompresor, sehingga menurunkan putarannya.

Page 5 of 19 | Total Record : 190