cover
Contact Name
Iik Sartika
Contact Email
iiksartika.8@gmail.com
Phone
+6285645184557
Journal Mail Official
jikemb.fkm.univet@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyrakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Jl. Letjend Sujono Humardani No.1, Jombor, Kec. Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala
ISSN : 27145670     EISSN : 27458903     DOI : https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i1
Core Subject : Health,
Jurnal JIKeMB mempublikasikan artikel berdasarakan hasil penelitian orisinil yang terkait dengan kesehatan masyarakat dan atau disiplin ilmu yang terkait namun belum pernah dimuat serta dipublikasikan di media manapun. Cakupan ilmu artikel yang diterbitkan di jurnal ini meliputi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Biostatistik, Epidemiologi, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi, Kesehatan Lingkungan dan Artikel yang masih terkait dengan kesehatan masyarakat
Articles 119 Documents
Hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi di CV. X Garmen di Kabupaten Sukoharjo Nur Ani; Wartini Wartini
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2348

Abstract

 Tingkat intensitas pembebanan kerja optimum akan tercapai, apabila tidak ada tekanan dan ketegangan yang berlebihan baik secara fisik maupun mental. CV. X Garment Sukoharjo merupakan salah satu perusahaan garmen yang memerlukan ketelitian khususnya bagian produksi. Pekerjaan ini termasuk jenis pekerjaan yang membutuhkan daya konsentrasi tinggi. Sehingga peneliti melakukan penelitian tentang hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beban kerja yang diterima oleh pekerja divisi produksi, selain itu juga untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kelelahan kerja yang dialami pekerja. Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 122 pekerja jahit, dimana 36 pekerja dilibatkan sebagai sampel penelitian melalui teknik purposive sampling. Studi ini menyoroti beban kerja sebagai variabel independen dan kelelahan sebagai variabel dependen. Analisis statistik yang digunakan adalah Spearman-Rank. Temuan menandai persentase tingkat beban kerja, termasuk beban kerja ringan (13,9%), beban kerja sedang (25,0%), beban kerja berat (47,2%), beban kerja sangat berat (11,1%), dan beban kerja sangat berat (2,8%). Kategori kelelahan kerja sedang adalah 9 (52,9%) dengan nilai p 0,019 (α < 0,05) dan nilai korelasi r = 0,489. Kesimpulannya, banyaknya beban kerja sangat berkaitan dengan kelelahan kerja, oleh karena itu sebagai upaya untuk menekan kelelahan kerja yang berlebihan, disarankan kepada pihak perusahaan untuk mengadakan pengendalian administratif, misalnya melalui pengaturan jam kerja, jam istirahat, dan penambahan jam kerja. pemberian makan (extra fooding) bagi para pekerja. Kata kunci: Beban Kerja, Kelelahan, Produksi
STATUS GIZI BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA DI DESA GIRISEKAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGGANG II KABUPATEN GUNUNGKIDUL Siti Uswatun Chasanah; Patria Asda
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2249

Abstract

Background: The increasing number of elderly population has an impact on the pattern of degenerative diseases, metabolic diseases and psychosocial disorders. One of the factors that trigger hypertension is an unbalanced nutritional status. Excess nutrition is associated with prosperity and lifestyle. The occurrence of hypertension is influenced by unhealthy diet, smoking habits, alcohol consumption, stress and lack of physical activity. Research objectives: To know the relationship between nutritional status and the incidence of hypertension in the elderly in Girisekar Village, the working area of Panggang II Public Health Center, Gunungkidul Regency.Research method: Analytical survey research with cross sectional study design. The population in this study were elderly> 60 years who were active in the elderly posyandu. Sampling with simple random sampling, the number of samples is 191 people. Data collection tools for questionnaires and measurement of BMI and blood pressure. Data analysis using the Spearmen Rank test.Results: The results showed that the nutritional status of underweight had level 1 hypertension with 23 people (23.9%), normal nutritional status had level 1 hypertension with 35 people (36.5%) and fat nutritional status had level 1 hypertension. 38 people (39.6%). The Spearmen Rank test shows that the value of p = 0.001, which means there is a relationship between nutritional status and the incidence of hypertension in the elderly in Girisekar Village, the working area of Panggang II Public Health Center, Gunungkidul Regency.Conclusion: The higher the nutritional status or fat, the higher the risk of experiencing hypertension in the elderly in Girisekar Village, the working area of Panggang II Health Center, Gunungkidul Regency. 
Hubungan Paparan Debu dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja Penggilingan Padi di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Nine Elisa Maharani; Triyanta Triyanta; Nur Ani; Ana Melinda
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2456

Abstract

Industri penggilingan padi terdiri dari proses penjemuran, penggilingan, pengemasan, sampai dengan penyimpanan. Paparan yang terus menerus akan bersifat menetap fungsi parunya. Wilayah kerja Puskesmas Jumantono penyakit PPOK dan asma mengalami peningkatan pada tahun 2018 ada 59 kasus, tahun 2019 453 kasus dan pada tahun 2020 sejumlah 421 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paparan debu dengan kapasitas vital paru pada pekerja.Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian pekerja penggilingan padi berjumlah 98 pekerja penggilingan padi. Teknik sampling purposive sampling, jumlah 32 pekerja sebagai sampel. Instrument penelitian dengan alat spirometri, personal dust sampler dan kuesioner. Metode analisa data uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%, α= 0,05.Hasil penelitian menunjukkan 18 responden (56.3%) terpapar debu dan 17 responden (53.1%) ada kelainan pada kapasitas vital paru. Hasil uji analisis statistik chi square diketahui nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 (nilai p value lebih kecil dari 0,05). Dengan demikian terdapat hubungan yang signifikan antara paparan debu padi dengan kapasitas vital paru pada pekerja penggilingan padi di Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar.Kata kunci: Debu, Kapasitas vital paru, Pekerja penggilingan padi.   
FAKTOR - FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KONDISI KESEHATAN MENTAL MAHASISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Sulistyani Prabu Aji; Nur Ani; Ratih Mar’atu Sholihah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2346

Abstract

Tenaga kesehatan di masyarakat maupun di perusahaan dituntut untuk profesional dan memberikan pelayanan yang berkualitas. Salah satu upaya peningkatan kapasitas adalah melalui studi lanjutan, yang selama pandemi ini dilakukan secara online. Adanya kesibukan yang banyak mengganggu aktivitas kerja dan tekanan yang dihadapi oleh tenaga kesehatan sehingga mempengaruhi kondisi mental mahasiswa berubah tipe Universitas Veteran Bangun Nusantara.Studi potong lintang komparatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi Metode penelitian yang digunakan adalah observasional kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pindahan pada program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Veteran Bangun Nusantara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 76 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket data diri dan angket DASS-21 yang disebarkan secara online, kemudian data dianalisis menggunakan uji Spearman rho dan koefisien kontingensi = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia berpengaruh terhadap kesehatan mental (kecemasan) pada siswa (p value = 0,043). Pekerjaan yang berlebihan mempengaruhi kesehatan mental (kecemasan) pada siswa (p value = 0,003). Aktivitas siswa dalam kelompok kelas berpengaruh terhadap kesehatan mental (depresi) pada siswa (p value = 0,05). Sementara itu, kemampuan penggunaan media pembelajaran online, fasilitas internet, kualitas jaringan internet, ketersediaan alat, kemampuan mengakses literasi, dan ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas tidak mempengaruhi kesehatan mental siswa dalam proses pembelajaran online di masa pandemi covid.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah perkuliahan online di masa pandemi covid-19, usia, kelebihan pekerjaan, dan status perkawinan berpengaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa kelas alih jenis sehingga kurang optimal dalam menjalankan perannya. Saran yang dapat diberikan adalah mahasiswa kelas alih jenis dapat meningkatkan keterampilan manajemen waktu, meningkatkan komunikasi dengan keluarga dan bersosialisasi dengan rekan kerja. Kata kunci: Kesehatan Jiwa, Pembelajaran Online, Mahasiswa, Faktor Kesehatan Jiwa, Faktor Pembelajaran Online, Covid 19. 
Implementasi Protokol Kesehatan Covid-19 pada Petugas Kesehatan di Puskesmas Baki Sukoharjo Ester Kristian Pamurti; Iik Sartika; Akhmad Azmiardi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2459

Abstract

Puskesmas Baki Sukoharjo diketahui mengalami peningkatan jumlah pasien positif COVID-19 per bulan Juni-Desember tahun 2020, penurunan rata-rata jumlah pasien per bulan Januari-April tahun 2021, terdapat 7 petugas kesehatan yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada tahun 2019-2021, serta dalam pelaksanan protokol kesehatan petugas kesehatan mengalami kendala yaitu kurang tersedianya APD yang lengkap dan merata sehingga petugas kesehatan perlu membawa sendiri APD dapat mempengaruhi empat variabel dari Model Van Meters dan Van Horn. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi protokol kesehatan COVID-19 pada petugas kesehatan di Puskesmas Baki Sukoharjo.                Jenis dan rancangan penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode study kasus. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman (data reduksi, data display, conclusion drawing atau verification).                Hasil penelitian berdasarkan empat variabel Model Van Meters dan Van Horn didapatkan hasil bahwa standar dan sasaran kebijakan sudah baik karena terdapat SPO COVID-19 berpedoman pencegahan dan pengendalian COVID-19 revisi ke-5 dan Juknis Kemenkes; sumber daya manusia dan non manusia atau fisik belum memadai; karakteristik agen pelaksana sudah baik karena terdapat struktur organisasi dan tim gerak cepat penanganan COVID-19; serta disposisi implementor bahwa agen pelaksana SPO COVID-19 sudah dilaksanakan dengan baik. Sehingga, dapat disimpulkan implementasi protokol kesehatan COVID-19 pada petugas kesehatan di Puskesmas Baki Sukoharjo sudah baik.                Saran kepada pihak Puskesmas Baki Sukoharjo yaitu perlunya koordinasi lebih baik lagi mengenai tugas dan wewenang atau melakukan rolling kerja sehingga tidak mengalami hambatan dalam mengimplementasi protokol kesehatan COVID-19 pada petugas kesehatan di Puskesmas Baki Sukoharjo agar dapat tercapainya capaian program yang lebih baik lagi. Kata kunci: Implementasi, Petugas Kesehatan, Protokol Kesehatan COVID‑19 
HUBUNGAN PENCAHAYAAN DAN POSTUR KERJA SERTA IKLIM KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISOSDERS PADA PEKERJA BAGIAN HELPER DI PT. SEMARANG AUTOCOMP MANUFACTURING INDONESIA (SAMI) SEMARANG Setyo Watiningsih; Triyanta Triyanta; Nur Ani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.1899

Abstract

Musculoskeletal Disorders merupakan akumulasi cidera serta nyeri yang terjadi pada sistem muskuloskeletal yang ditandai oleh luka pada otot, tendon, kartilago, ligamen, rangka, sistem vaskular, dan saraf. Aktifitas Pemindahan kabel secara manual di PT. SAMI, memiliki potensi untuk kejadian MSDs pada pekerjanya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Octaviani (2017) bahwa pekerja sopir bus antar provinsi di Bandar Lampung mengalami keluhan MSDs sebesar 73,3 %. Hasil penelitian juga dilakukan oleh Fuady (2013) didapatkan bahwa ada hubungan antara risiko pekerjaan dengan MSDs pada pengrajin sepatu di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Penggilingan Kecamatan Cakung 2013. Sedangkan menurut penelitian Khoffiya et al (2019) ada hubungan antara iklim kerja dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja baggage handling service di Kokapura Ahmad Yani Semarang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan menggunakan kuesioner Nordic Body Map yang melibatkan 22 responden, ditemukan 45% responden mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs).Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pencahayaan dan postur kerja serta iklim kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders di PT SAMI Semarang. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan desain Cross Sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2020. Populasi berjumlah 22 orang pekerja helper dengan jumlah sampel sama 22 orang pekerja dikarenakan menggunakan metode total sampling. Pada pengumpulan data, peneliti menggunakan Checksheet REBA, Nordic Body Map (Data Keluhan MSDs, bersifat subjektif), Heatstress Meter merk Extech Instruments Seri HT 30 (data iklim kerja), dan  Luksmeter LT Lutron seri  LM-810 (Data Pencahayaan). Analisis statistik bivariat menggunakan uji Chi- Square dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan pencahayaan sesuai standar atau >300 lux 95,5%, postur kerja sedang sebanyak 54,5%, iklim kerja sesuai NAB 95,5%, dan karyawan mengalami keluhan musculoskeletal disosder 77,3%. Tidak ada hubungan pencahayaan dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,579, C=0,118). Ada hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,003, C=0,583). Tidak ada hubungan iklim kerja dengan keluhan musculoskeletal disosder (p-value=0,579, C=0,118). Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh adalah postur kerja (OR=2.008.089.806,039).Perusahaan harus melaksanakan sosialisasi dan edukasi aktif kepada pekerja helper mengenai cara bekerja dan postur kerja yang tepat sesuai dengan prinsip ergonomi. Memberikan exercise selama 5 - 10 menit sebelum mulai pekerjaan dan saat istirahat disela – sela pekerjaan.
Gambaran Risiko Gangguan Mental Pada Pekerja PT X di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Fierdania Yusvita; Nur Ani; Nadya Shinta Nandra
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2143

Abstract

Selama wabah Covid-19, seluruh populasi mengalami peningkatan tingkat stres yang dapat memiliki efek serius pada kesehatan mental, terutama dalam kasus di mana karantina wajib di rumah diberlakukan sehingga Work From Home (WFH) mutlak dilakukan. Perubahan psikologis dapat mencakup peningkatan kecemasan, suasana hati pada tingkat yang rendah, motivasi yang rendah dan pikiran gelisah atau depresi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran risiko gangguan mental pada pekerja PT.X di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DAAS 21). Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja di PT.X, sebuah perusahaan jasa konsultan teknik di DKI Jakarta. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling, dengan jumlah sample yaitu berjumlah 43 orang pekerja. Hasil penelitian menunjukkan proporsi tertinggi risiko gangguan mental pada pekerja di PT.X adalah depresi yakni sebanyak 34,88% responden (15 orang). Proporsi responden mengalami risiko stress kerja adalah 23,25% (10 orang) dan proporsi kecemasan adalah sebesar 18,62% (8 orang). Disarankan pada PT.X untuk menerapkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terkait hazard psikososial yang berkaitan dengan pekerjaan sehingga kesehatan mental pekerja dapat terjaga dengan optimal di masa Pandemi Covid-19.Kata kunci: Risiko gangguan mental pekerja, Work From Home (WFH), Pandemi Covid-19
GAMBARAN KEPESERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA KADER DI KECAMATAN MUMBULSARI KABUPATEN JEMBER Ricko Pratama Ridzkyanto
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2026

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional merupakan salah satu wujud dari Jaminan Sosial Nasional dimana kepesertan program tersebut terdiri atas dua kelompok yaitu peserta penerima bantuan iuran dan peserta bukan penerima bantuan iuran. Cakupan Jaminan Kesehatan Penduduk di Kabupaten Jember pada tahun 2018 tertinggi adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN sebesar 44,40%. Tujuan penelitian untuk mengetahui kepesertaan BPJS Kesehatan pada kader posyandu di Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dilaksanakan di Kecamatan Mumbulsari Kabupaten Jember pada bulan Desember 2018 dengan sampel 198 kader posyandu yang diambil dengan cara cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan kepesertaan BPJS Kesehatan yaitu PBI APBD sebesar 53,5%, PBI APBN sebesar 17,2%, belum memiliki sebesar 16,2%, pekerja mandiri sebesar 8,1%, dan pekerja swasta sebesar 5,1%. Diperlukan penelitian lanjut mengkaji faktor yang mempengaruhi kepesertaan BPJS Kesehatan pada kader
PENGELOLAAN LIMBAH PADAT MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH IR SOEKARNO KABUPATEN SUKOHARJO Akhmad Azmiardi; Dara Fitri Andrian; Suryono Suryono
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i1.2319

Abstract

Limbah medis adalah limbah yang berasal dari pelayanan medis. Pengelolaan limbah adalah cara menghancur atau memusnahkan barang atau benda medis yang sudah tidak terpakai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengelolaan limbah padat medis RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo.            Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif  kualitatif dengan pendekatan evaluatif yang berpedoman pada Permenkes No 7 Tahun 2019. Ruang lingkup penelitian berupa fasilitas pengelolaan limbah medis. Objek penelitian ini berupa unit pengelolaan limbah medis. Data yang diperoleh dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analis data yang digunakan menggunakan teori metode dari milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.            Berdasarkan hasil penelitian langsung di RSUD Ir Soekarno ditemukan bahwa rata-rata sumber limbah berasal dari rawat inap dan sumber limbah tersebut dilakukan pengelolaan di RSUD dari proses pemilahan hingga tahap TPS.Pengangkutan dilakukan oleh PT Arah Environment Indonesia.Kendala yang di alami dari RSUD adalah kurangnya jalur khusus menuju TPS dan APD yang masih belum lengkap.Kesimpulan masih ada beberapa yang belum sesuai dengan alur pengelolaan limbah padat medis yang diatur dalam Permenkes No 7 Tahun 2019 yaitu pada proses pengangkutan limbah dan APD petugas yang digunakan dan ada beberapa yang sudah sesuai mulai dari proses pemilahan,pewadahan dan TPS. Disarankan bagi pihak RSUD Ir. Soekarno untuk melakukan evaluasi dan meningkatan mutu kinerja SDM serta meningkatkan sarana dan prasarana dalam pengelolaan limbah padat medis rumah sakit.
Peningkatan Kualitas Pelaporan Posyandu di Era 4.0 Novi Indrayani; Vio Nita; Arum Kurnia Sulistyawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB)-November 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v4i2.3262

Abstract

Pada akhir tahun 2020 sampai akhir tahun 2021 pelayanan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Lestari I dan Ringinsari I ini sempat terhenti dikarenakan situasi pandemi COVID-19 dan baru mulai beroperasi kembali di awal tahun 2022. Sehingga selama posyandu tutup sistem pelaporan pertumbuhan bayi dan balita dari ibu ke kader masih tetap berjalan dengan menggunakan pesan melalui aplikasi chating. Pencatatan dan pelaporan di Posyandu ini sendiri masih menggunakan pencatatan berbasis dokumen kertas yaitu buku register yang diisi oleh kader setelah melakukan pelayanan dan kemudian direkap untuk dilaporkan. Menurut informasi yang diberikan kepada kader pada saat tim pengabdi melakukan kunjungan, mereka juga belum mengetahui tentang metode pengumpulan data yang lebih praktis selain aplikasi chating tersebut. Jika ada sebuah alat atau instrument yang dapat membantu, sehingga membuat pelaporan lebih praktis, kader merasa akan sangat terbantu dalam melakukan pencatatan dan pelaporan.Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan edukasi terkait sistem pelaporan posyandu dari manual menjadi digital yaitu dengan Sistem Operasional Smartphone Posyandu (SEMARDU) menggunakan Google Form. Metode yang dipakai dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan memberikan edukasi langkah-langkah membuat Google Form yang diberikan menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi dan evaluasi penggunaan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu adanya peningkatan kepuasan terhadap peningkatan pelayanan posyandu menggunakan Sistem Operasional Smartphone Posyandu (SEMARDU). Hal ini ditujukan dari hasil pre-test dan post-test Ibu bayi dan Balita. Kader sudah memahami dan mampu membuat google form sesuai format pelaporan yang dibutuhkan dari ibu bayi dan balita. 

Page 6 of 12 | Total Record : 119