Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT)
Focus and Scope FOCUS Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen dan Ekonomi. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang ekonomi dan manajemen. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: EKONOMI Kewirausahaan Ekonomi Mikro Perilaku Ekonomi Ekonomi Makro Ekonomi Internasional Pengembangan Ekonomi Pasar Negara Berkembang, MANAJEMEN Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasional Manajemen Strategis Perilaku Organisasi Manajemen Syariah Manajemen Pengetahuan Kewiraswastaan IT Management E-Business dan E-Commerce Enterprise Resource Plannin (ERP) Supplier Chain Management (SCM) Customer relationship management (CRM) Customer Knowledge Management Bidang Manajemen terapan lainnya seperti Inovasi Merek dan Manajemen Merek, Ekonomi Bisnis, Kebijakan dan Strategi Bisnis, Studi Manajemen Kritis, Manajemen Data, Manajemen Desain, Manajemen Ekonomi, Manajemen Pendidikan, Teknologi Berkembang, Manajemen Teknik, Manajemen Energi, Manajemen Lingkungan, Manajemen Perencanaan dan Fasilitas, Manajemen Layanan , Manufaktur dan Manajemen Global, Ilmu dan Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Perhotelan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Manajemen Teknologi Informasi, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan, Manajemen Perilaku dan Organisasi, Manajemen Sistem Informasi, Manajemen Perusahaan, Manajemen Praktik, Manajemen Psikologi, Manajemen Strategis, Teori Manajemen, Sistem Manufaktur Engineering, Pemasaran, Riset Operasional, Perilaku Organisasi, Manajemen Organisasi, Manajemen Pelabuhan, Manajemen Produksi, Manajemen Proyek dan Kualitas, Administrasi Publik, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Risiko dan Asuransi, Manajemen Ilmiah, Manajemen Keamanan dan Risiko, Manajemen Inovasi dan Layanan, Manajemen Olahraga, Manajemen Teknologi dan Pengetahuan. Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles
431 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior Melalui Organizational Culture dan Employee Engagement pada Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara
Widitya, Hanif Ramadhan;
Palupi, Majang
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8038
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui organizational culture dan employee engagement sebagai variabel intervening pada Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang terlibat dalam Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara yang dikerjakan oleh WIKA–PP–JAKON, KSO. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 144 responden. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online dengan pengukuran menggunakan skala likert lima poin. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS versi 4.0 dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, organizational culture, dan employee engagement. Selain itu, organizational culture dan employee engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa organizational culture dan employee engagement mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dalam membangun budaya organisasi dan keterlibatan karyawan guna mendorong perilaku ekstra peran karyawan dalam mendukung keberhasilan proyek joint operation berskala besar.
Peran Pelatihan Intensif dan Dukungan Stakeholder dalam Membangun Minat Berwirausaha Mahasiswa FEB Universitas Riau
Christin Tabitha Putri Manurung;
Shakila, Nadira;
Ardian, Ardian
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8072
Penelitian ini menelaah tingginya pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia dan menilai penguatan kewirausahaan mahasiswa sebagai solusi strategis. Tujuan penelitian adalah menggambarkan pengalaman 10 mahasiswa FEB Universitas Riau yang mengikuti pelatihan kewirausahaan intensif, mengidentifikasi pemangku kepentingan paling berpengaruh, serta menganalisis dampaknya terhadap niat berwirausaha. Pendekatan kualitatif digunakan melalui tinjauan pustaka dan kuesioner terbuka. Hasil menunjukkan 60% responden bergerak di sektor F&B, 30% produk, dan 10% jasa; lama usaha berkisar 6 bulan hingga 3 tahun. Pelatihan 3–5 sesi progresif (ide bisnis, RAB, pemasaran digital) dinilai efektif karena mengintegrasikan teori dan praktik; simulasi bisnis serta latihan strategi pemasaran meningkatkan kepercayaan diri, manajemen risiko, dan kemampuan memanfaatkan peluang pasar. Dukungan internal (dosen, unit kewirausahaan) dan eksternal (UMKM lokal, lembaga mikrofinansial) melalui pendampingan, jejaring pasar, dan pembiayaan skala kecil berperan penting dalam mewujudkan niat menjadi tindakan nyata. Disimpulkan bahwa pengembangan kewirausahaan mahasiswa memerlukan ekosistem kolaboratif antara universitas, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan komunitas.
Analisis Pengaruh Work Overload, Work-Family Conflict terhadap Job Embeddedness: Peran Mediasi Employee Engagement
Ridhiawan, Alfian Tazky;
Muafi, Muafi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8048
Retensi karyawan masih menjadi isu penting dalam industri konstruksi karena tingginya tuntutan pekerjaan dan ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian sebelumnya telah banyak mengkaji pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap sikap karyawan, namun masih terbatas penelitian yang mengeksplorasi peran employee engagement sebagai mekanisme mediasi yang menghubungkan work overload dan work–family conflict dengan job embeddedness. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work overload dan work–family conflict terhadap job embeddedness dengan employee engagement sebagai variabel intervening pada karyawan perusahaan konstruksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan yang bekerja pada perusahaan konstruksi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriteria responden adalah karyawan proyek konstruksi yang telah bekerja minimal satu tahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 212 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work overload dan work–family conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee engagement. Selanjutnya, employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap job embeddedness. Work overload juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap job embeddedness, sedangkan work–family conflict tidak berpengaruh signifikan terhadap job embeddedness. Selain itu, employee engagement terbukti memediasi hubungan antara work overload dan job embeddedness serta hubungan antara work–family conflict dan job embeddedness. Temuan ini menegaskan pentingnya peran employee engagement dalam memperkuat keterikatan karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menyediakan bukti empiris mengenai peran mediasi employee engagement dalam hubungan antara tuntutan pekerjaan dan job embeddedness pada konteks industri konstruksi. Secara praktis, perusahaan disarankan untuk mengelola beban kerja yang berlebihan serta mendorong keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi guna meningkatkan employee engagement dan memperkuat job embeddedness karyawan.
Pengaruh Service Quality, Price Perception, Serta Komunikasi Terapeutik terhadap Trust dan Dampaknya pada Revisit Intention di Klinik Gigi Saliva Dental Care
Verolla Ayu Pradita;
Didin Saepudin;
Ayu Laili Rahmiyati
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8044
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey yang bertujuan menganalisis pengaruh service quality, price perception, dan komunikasi terapeutik terhadap trust serta dampaknya pada revisit intention. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 di Klinik Gigi Saliva Dental Care yang berlokasi di Kota Makassar. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kondisi service quality, price perception, therapeutic communication, trust, dan revisit intention secara umum berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa responden memiliki penilaian positif terhadap pelayanan klinik, khususnya pada aspek service quality dan trust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service quality, price perception, dan therapeutic communication berpengaruh signifikan terhadap trust, sehingga ketiga variabel tersebut berperan penting dalam membangun kepercayaan pasien terhadap klinik. Selain itu, service quality dan trust terbukti berpengaruh signifikan terhadap revisit intention, sedangkan price perception dan therapeutic communication tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap revisit intention.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan SubSektor Makanan dan Minuman di BEI Tahun 2021-2024
Farihatun Nashihah;
Eka Handriani;
Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8045
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh melalui laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan dengan purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda berbasis EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada fase pemulihan pasca pandemi, kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan struktur pendanaan lebih dominan dalam membentuk persepsi pasar terhadap nilai perusahaan dibandingkan dengan besar kecilnya skala aset. Penelitian ini memperkuat evidence berbasis pasar di Indonesia bahwa firm value pada sektor konsumsi pangan lebih ditentukan oleh performa fundamental internal dan kualitas pengelolaan struktur modal, sehingga implikasi strategis diperlukan bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan investasi.
Pengaruh Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Cash Holding, dan Total Asset Turnover terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman
Lifia Anifaturrohmah;
Eka Handriani;
Sri Rahayu
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8046
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, cash holding, dan total asset turnover terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 perusahaan dan total observasi sebanyak 200 data. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Fixed Effect Model menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas, ukuran perusahaan, dan cash holding tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Sementara itu, total asset turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, likuiditas, ukuran perusahaan, cash holding, dan total asset turnover berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan aset menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.
Pengaruh Kualitas Merek yang Dipersepsikan dan Kesadaran Merek terhadap Niat Pembelian Kembali yang Dimediasi oleh Keterlibatan Pelanggan pada Qatar Airways, Jakarta, Indonesia
Earny Ambarsari;
Lira Agusinta;
Olfebri Olfebri;
Sandriana Marina
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8049
Industri penerbangan internasional menghadapi persaingan yang semakin ketat seiring dengan pemulihan pascapandemi COVID-19, sehingga maskapai dituntut tidak hanya menarik pelanggan baru tetapi juga mempertahankan pelanggan yang sudah ada melalui peningkatan niat pembelian kembali. Meskipun Qatar Airways dikenal sebagai maskapai premium dengan reputasi global, di pasar Jakarta, Indonesia masih terdapat tantangan operasional dan persaingan yang berpotensi memengaruhi loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand perceived quality dan brand awareness terhadap repurchase intention yang dimediasi oleh customer engagement pada pelanggan Qatar Airways di Jakarta, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi penelitian adalah pelanggan Qatar Airways di Jakarta, dengan sampel sebanyak 220 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert, sedangkan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand perceived quality dan brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer engagement dan repurchase intention. Selain itu, customer engagement berpengaruh signifikan terhadap repurchase intention serta terbukti memediasi pengaruh brand perceived quality dan brand awareness terhadap niat pembelian kembali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan pelanggan merupakan faktor kunci dalam membangun loyalitas pelanggan. Oleh karena itu, disarankan agar Qatar Airways terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat strategi kesadaran merek, dan mengembangkan program keterlibatan pelanggan yang berkelanjutan di pasar Indonesia.
Pengaruh Kualitas Layanan dan Persepsi Harga terhadap Kepuasan dan Loyalitas Mitra Kargo dengan Moderasi Intensitas Pesaing pada Kargo Udara Domestik Maskapai Citilink di Indonesia
Husnul Mulia;
Lira Agusinta;
H. Edi Abdurachman;
Sandriana Marina;
Asep Ali Thabah
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8050
Industri kargo udara domestik di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang yang cepat dan andal. Maskapai berbiaya rendah seperti Citilink Indonesia tidak hanya mengandalkan layanan penumpang, tetapi juga mengembangkan bisnis kargo sebagai sumber pendapatan strategis. Dalam kondisi persaingan industri yang semakin ketat, peningkatan kualitas layanan dan penetapan harga yang kompetitif menjadi faktor penting dalam membentuk kepuasan serta loyalitas mitra kargo. Namun, kepuasan tidak selalu berujung pada loyalitas, terutama ketika intensitas persaingan maskapai meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas layanan dan persepsi harga terhadap kepuasan dan loyalitas mitra kargo, serta menguji peran intensitas persaingan maskapai sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 140 mitra agen kargo Citilink di berbagai wilayah Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan mitra kargo. Kepuasan mitra kargo juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Selain itu, kualitas layanan dan persepsi harga berpengaruh langsung terhadap loyalitas mitra kargo. Variabel intensitas persaingan maskapai terbukti memoderasi hubungan antara kualitas layanan dan kepuasan, serta antara persepsi harga dan kepuasan mitra kargo. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan persepsi harga yang adil menjadi kunci dalam menjaga kepuasan dan loyalitas mitra kargo. Di sisi lain, tingginya intensitas persaingan menuntut Kargo Citilink untuk terus memperkuat strategi layanan dan hubungan kemitraan guna mempertahankan daya saing bisnis kargo domestik.
Meningkatkan Daya Saing Global: Peran Kompetensi Lulusan dan Pengalaman Kerja Petugas Pelayaran Niaga Indonesia
Yulius Oscar;
Novita Widyaningrum;
Nurita Widianti;
Juwarlan Juwarlan;
Christine Widilestari;
Masriah Masriah
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8051
Perkembanganindustri maritim global yang semakin kompleks dan kompetitif semakin memacu sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis yang unggul, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat dan menguasai soft skill penting seperti kepemimpinan, komunikasi, dan etika profesi. Dalam konteks ini, kualitas kompetensi wisuda pendidikan maritim menjadi faktor krusial yang menentukan daya saing mereka di pasar kerja maritim multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kompetensi lulusan dan pengalaman kerja terhadap daya saing petugas pelayaran komersial. Berdasarkan landasan teori kompetensi yang menekankan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sebagai landasan keberhasilan karir, serta bukti empiris yang mendukung pentingnya pengalaman praktis dalam mengasah kemampuan lulusan, penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif korelasional dengan mengumpulkan data dari 105 responden. Hasil uji analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kompetensi lulusan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap daya saing petugas pelayaran komersial dengan koefisien regresi 0,582. Demikian pula, pengalaman kerja juga berkontribusi secara signifikan dengan koefisien 0,313. Secara bersamaan, kedua variabel ini mampu menjelaskan 82,2% variasi daya saing dengan tingkat korelasi yang sangat kuat (r = 0,907 atau 90,7%). Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi yang komprehensif termasuk hard skill dan soft skill serta peningkatan pengalaman kerja praktik merupakan kunci utama untuk meningkatkan daya saing lulusan di industri perkapalan komersial. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perkapalan dan industri kelautan perlu bekerja sama untuk meningkatkan relevansi kurikulum dan memberikan kesempatan pelatihan praktek yang memadai agar lulusan lebih siap untuk bersaing secara nasional dan internasional.
Strategi Bisnis PT KA Logistik untuk Mengurangi Praktik Over Dimension dan Over Load (ODOL) di Indonesia
Yuskal Setiawan;
Ali Afandi;
Rony Bima Yudianto;
Muhammad Iqbal Firdaus;
Lira Agusinta
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8056
Praktik over dimension dan over loading (ODOL) pada angkutan barang jalan raya masih menjadi permasalahan serius dalam sistem logistik Indonesia karena menimbulkan kerusakan infrastruktur, risiko keselamatan lalu lintas, meningkatnya biaya logistik, serta ketidakadilan persaingan antar moda transportasi. Oleh karena itu, logistik berbasis kereta api memiliki potensi sebagai alternatif transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan, namun kontribusinya terhadap angkutan logistik nasional masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merumuskan strategi bisnis PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dalam mengurangi praktik ODOL melalui optimalisasi angkutan barang berbasis kereta api. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh partisipan kunci, observasi, serta studi dokumentasi perusahaan dan kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi utama yang dapat dilakukan meliputi penguatan layanan logistik terintegrasi end-to-end, peningkatan kapasitas dan frekuensi angkutan kereta api, digitalisasi layanan logistik, kemitraan multimoda dengan angkutan non-ODOL, serta advokasi kebijakan biaya operasional seperti track access charge (TAC). Strategi tersebut berpotensi meningkatkan daya saing moda rel sekaligus mendukung peralihan angkutan barang dari jalan raya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi logistik berbasis kereta api dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung implementasi kebijakan Zero ODOL, meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional, dan mendorong transportasi logistik yang lebih berkelanjutan. Implikasi penelitian menunjukkan perlunya dukungan kebijakan pemerintah yang lebih berkeadilan antar moda transportasi, integrasi sistem logistik multimoda, serta inovasi model bisnis logistik berbasis rel guna memperkuat daya saing sektor logistik nasional.