Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT)
Focus and Scope FOCUS Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen dan Ekonomi. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang ekonomi dan manajemen. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: EKONOMI Kewirausahaan Ekonomi Mikro Perilaku Ekonomi Ekonomi Makro Ekonomi Internasional Pengembangan Ekonomi Pasar Negara Berkembang, MANAJEMEN Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasional Manajemen Strategis Perilaku Organisasi Manajemen Syariah Manajemen Pengetahuan Kewiraswastaan IT Management E-Business dan E-Commerce Enterprise Resource Plannin (ERP) Supplier Chain Management (SCM) Customer relationship management (CRM) Customer Knowledge Management Bidang Manajemen terapan lainnya seperti Inovasi Merek dan Manajemen Merek, Ekonomi Bisnis, Kebijakan dan Strategi Bisnis, Studi Manajemen Kritis, Manajemen Data, Manajemen Desain, Manajemen Ekonomi, Manajemen Pendidikan, Teknologi Berkembang, Manajemen Teknik, Manajemen Energi, Manajemen Lingkungan, Manajemen Perencanaan dan Fasilitas, Manajemen Layanan , Manufaktur dan Manajemen Global, Ilmu dan Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Perhotelan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Manajemen Teknologi Informasi, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan, Manajemen Perilaku dan Organisasi, Manajemen Sistem Informasi, Manajemen Perusahaan, Manajemen Praktik, Manajemen Psikologi, Manajemen Strategis, Teori Manajemen, Sistem Manufaktur Engineering, Pemasaran, Riset Operasional, Perilaku Organisasi, Manajemen Organisasi, Manajemen Pelabuhan, Manajemen Produksi, Manajemen Proyek dan Kualitas, Administrasi Publik, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Risiko dan Asuransi, Manajemen Ilmiah, Manajemen Keamanan dan Risiko, Manajemen Inovasi dan Layanan, Manajemen Olahraga, Manajemen Teknologi dan Pengetahuan. Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles
393 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior Melalui Organizational Culture dan Employee Engagement pada Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara
Widitya, Hanif Ramadhan;
Palupi, Majang
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8038
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) melalui organizational culture dan employee engagement sebagai variabel intervening pada Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang terlibat dalam Proyek Joint Operation Jalan Tol IKN Nusantara yang dikerjakan oleh WIKA–PP–JAKON, KSO. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 144 responden. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online dengan pengukuran menggunakan skala likert lima poin. Data dianalisis menggunakan software SmartPLS versi 4.0 dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior, organizational culture, dan employee engagement. Selain itu, organizational culture dan employee engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa organizational culture dan employee engagement mampu memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dalam membangun budaya organisasi dan keterlibatan karyawan guna mendorong perilaku ekstra peran karyawan dalam mendukung keberhasilan proyek joint operation berskala besar.
Peran Pelatihan Intensif dan Dukungan Stakeholder dalam Membangun Minat Berwirausaha Mahasiswa FEB Universitas Riau
Christin Tabitha Putri Manurung;
Shakila, Nadira;
Ardian, Ardian
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8072
Penelitian ini menelaah tingginya pengangguran lulusan perguruan tinggi di Indonesia dan menilai penguatan kewirausahaan mahasiswa sebagai solusi strategis. Tujuan penelitian adalah menggambarkan pengalaman 10 mahasiswa FEB Universitas Riau yang mengikuti pelatihan kewirausahaan intensif, mengidentifikasi pemangku kepentingan paling berpengaruh, serta menganalisis dampaknya terhadap niat berwirausaha. Pendekatan kualitatif digunakan melalui tinjauan pustaka dan kuesioner terbuka. Hasil menunjukkan 60% responden bergerak di sektor F&B, 30% produk, dan 10% jasa; lama usaha berkisar 6 bulan hingga 3 tahun. Pelatihan 3–5 sesi progresif (ide bisnis, RAB, pemasaran digital) dinilai efektif karena mengintegrasikan teori dan praktik; simulasi bisnis serta latihan strategi pemasaran meningkatkan kepercayaan diri, manajemen risiko, dan kemampuan memanfaatkan peluang pasar. Dukungan internal (dosen, unit kewirausahaan) dan eksternal (UMKM lokal, lembaga mikrofinansial) melalui pendampingan, jejaring pasar, dan pembiayaan skala kecil berperan penting dalam mewujudkan niat menjadi tindakan nyata. Disimpulkan bahwa pengembangan kewirausahaan mahasiswa memerlukan ekosistem kolaboratif antara universitas, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan komunitas.
Analisis Pengaruh Work Overload, Work-Family Conflict terhadap Job Embeddedness: Peran Mediasi Employee Engagement
Ridhiawan, Alfian Tazky;
Muafi, Muafi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8048
Retensi karyawan masih menjadi isu penting dalam industri konstruksi karena tingginya tuntutan pekerjaan dan ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian sebelumnya telah banyak mengkaji pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap sikap karyawan, namun masih terbatas penelitian yang mengeksplorasi peran employee engagement sebagai mekanisme mediasi yang menghubungkan work overload dan work–family conflict dengan job embeddedness. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work overload dan work–family conflict terhadap job embeddedness dengan employee engagement sebagai variabel intervening pada karyawan perusahaan konstruksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah karyawan yang bekerja pada perusahaan konstruksi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriteria responden adalah karyawan proyek konstruksi yang telah bekerja minimal satu tahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 212 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work overload dan work–family conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee engagement. Selanjutnya, employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap job embeddedness. Work overload juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap job embeddedness, sedangkan work–family conflict tidak berpengaruh signifikan terhadap job embeddedness. Selain itu, employee engagement terbukti memediasi hubungan antara work overload dan job embeddedness serta hubungan antara work–family conflict dan job embeddedness. Temuan ini menegaskan pentingnya peran employee engagement dalam memperkuat keterikatan karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan menyediakan bukti empiris mengenai peran mediasi employee engagement dalam hubungan antara tuntutan pekerjaan dan job embeddedness pada konteks industri konstruksi. Secara praktis, perusahaan disarankan untuk mengelola beban kerja yang berlebihan serta mendorong keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi guna meningkatkan employee engagement dan memperkuat job embeddedness karyawan.