Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT)
Focus and Scope FOCUS Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen dan Ekonomi. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang ekonomi dan manajemen. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: EKONOMI Kewirausahaan Ekonomi Mikro Perilaku Ekonomi Ekonomi Makro Ekonomi Internasional Pengembangan Ekonomi Pasar Negara Berkembang, MANAJEMEN Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasional Manajemen Strategis Perilaku Organisasi Manajemen Syariah Manajemen Pengetahuan Kewiraswastaan IT Management E-Business dan E-Commerce Enterprise Resource Plannin (ERP) Supplier Chain Management (SCM) Customer relationship management (CRM) Customer Knowledge Management Bidang Manajemen terapan lainnya seperti Inovasi Merek dan Manajemen Merek, Ekonomi Bisnis, Kebijakan dan Strategi Bisnis, Studi Manajemen Kritis, Manajemen Data, Manajemen Desain, Manajemen Ekonomi, Manajemen Pendidikan, Teknologi Berkembang, Manajemen Teknik, Manajemen Energi, Manajemen Lingkungan, Manajemen Perencanaan dan Fasilitas, Manajemen Layanan , Manufaktur dan Manajemen Global, Ilmu dan Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Perhotelan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Manajemen Teknologi Informasi, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan, Manajemen Perilaku dan Organisasi, Manajemen Sistem Informasi, Manajemen Perusahaan, Manajemen Praktik, Manajemen Psikologi, Manajemen Strategis, Teori Manajemen, Sistem Manufaktur Engineering, Pemasaran, Riset Operasional, Perilaku Organisasi, Manajemen Organisasi, Manajemen Pelabuhan, Manajemen Produksi, Manajemen Proyek dan Kualitas, Administrasi Publik, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Risiko dan Asuransi, Manajemen Ilmiah, Manajemen Keamanan dan Risiko, Manajemen Inovasi dan Layanan, Manajemen Olahraga, Manajemen Teknologi dan Pengetahuan. Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles
393 Documents
Peran Efisiensi Operasional dalam Hubungan Teknologi Digital dan Infrastruktur Fisik terhadap Kinerja Tim Gudang PT. XYZ
Daniel Andreanto Wirawan;
Melia Eka Lestiani;
Maniah, Maniah
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7962
Penelitian ini berjudul Peran Efisiensi Operasional dalam Hubungan Teknologi Digital dan Infrastruktur Fisik terhadap Kinerja Tim Gudang PT. XYZ. Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kinerja operasional gudang pada industri manufaktur cat yang menghadapi kompleksitas pengelolaan persediaan serta tuntutan integrasi sistem digital dan infrastruktur fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transparansi data stok berbasis konsep blockchain, manajemen persediaan berbasis cloud, dan peralatan penanganan material terhadap kinerja tim gudang dengan efisiensi tata letak gudang sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 252 responden dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi data stok berbasis blockchain berpengaruh langsung terhadap kinerja tim gudang sebesar 0,214, manajemen persediaan berbasis cloud sebesar 0,238, dan peralatan penanganan material sebesar 0,341. Pengaruh terbesar terhadap efisiensi tata letak gudang berasal dari peralatan penanganan material dengan koefisien 0,729 dan nilai efek 0,532 yang termasuk kategori besar. Efisiensi tata letak gudang juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja tim gudang sebesar 0,262 serta memediasi hubungan variabel independen terhadap kinerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peralatan penanganan material merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan kinerja tim gudang melalui optimalisasi tata letak operasional.
Model Franchise-Based Governance Model sebagai Strategi Pengelolaan Pelabuhan Non-Core untuk Mendorong Efisiensi Operasional dan Peningkatan Nilai Ekonomi Daerah
Hardiawan Wicaksono;
Sutanto, Sutanto
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7971
Penelitian ini menganalisis penerapan model quasi-franchise governance dalam pengelolaan pelabuhan non-core serta implikasinya terhadap efisiensi operasional dan kontribusi sektor transportasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Studi kasus dilakukan pada kerja sama operasional antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di Kota Balikpapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif berbasis studi kasus dengan analisis tren time-series data periode 2016–2024 yang meliputi arus petikemas, kinerja keuangan (revenue dan EBITDA), serta kontribusi sektor transportasi dan pergudangan terhadap PDRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model quasi-franchise memungkinkan pemisahan fungsi pengendalian strategis dan pelaksanaan operasional, yang berimplikasi pada peningkatan fleksibilitas manajerial dan perbaikan efisiensi operasional. Pertumbuhan EBITDA yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan revenue mengindikasikan peningkatan efisiensi struktur biaya. Selain itu, pemulihan arus petikemas pasca-pandemi berkontribusi terhadap penguatan sektor transportasi dan pergudangan dalam struktur ekonomi daerah. Temuan ini mengindikasikan bahwa model quasi-franchise governance berpotensi menjadi instrumen kelembagaan yang efektif dalam meningkatkan kinerja pelabuhan non-core sekaligus mendukung daya saing logistik regional.
Pengaruh Stress Kerja terhadap Workplace Well Being Karyawan dengan Jam Kerja Overtime pada Perusahaan Third Party Administrator PT. X
Novia, Almira;
Syarifaniaty Miranda Agustina
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7985
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stress kerja terhadap workplace well-being pada karyawan dengan sistem jam kerja overtime di perusahaan third party administrator PT X. Tingginya tuntutan pekerjaan dan intensitas lembur yang berkelanjutan berpotensi meningkatkan tekanan psikologis karyawan dan berdampak pada kesejahteraan kerja mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis regresi linear sederhana. Subjek penelitian berjumlah 125 karyawan yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah skala stress kerja dan skala workplace well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas karyawan berada pada kategori stress kerja sedang (86,4%) dan workplace well-being sedang (86,4%). Hasil uji regresi menunjukkan bahwa stress kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap workplace well-being (β = -0,984; p < 0,05), dengan kontribusi sebesar 96,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan stress kerja secara signifikan menurunkan tingkat kesejahteraan kerja karyawan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan stress kerja dalam organisasi, khususnya pada perusahaan dengan karakteristik jam kerja overtime, guna menjaga dan meningkatkan workplace well-being karyawan secara berkelanjutan.
Service Attributes dan Digital Service Resilience dalam Mendorong Kinerja Perusahaan: Peran Mediasi Brand Preferance dalam Platform Logistik Seluler di PT Pos Indonesia
Pardede, Nia Angriany;
Mulyati, Erna;
Purnomo, Agus
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7992
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digital service resilience dalam membentuk brand preference serta implikasinya terhadap kinerja perusahaan pada platform logistik seluler. Studi ini mengintegrasikan variabel harga layanan, kualitas layanan paket, dan fitur aplikasi mobile sebagai determinan preferensi merek dalam kerangka Service-Dominant Logic dan Resource-Based View. Data dikumpulkan dari 165 pengguna aktif PosAja segmen UMKM dan pedagang online di PT Pos Indonesia Kantor Cabang Utama Medan 20000 memakai kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Analisis dilaksanakan dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian memaparkan harga layanan, kualitas layanan, fitur aplikasi mobile, dan digital service resilience berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand preference. Selanjutnya, brand preference terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan serta memediasi hubungan antara seluruh variabel independen dan kinerja perusahaan. Nilai R² sebesar 0,711 untuk brand preference dan 0,709 untuk kinerja perusahaan menunjukkan daya jelaskan model yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa ketahanan layanan digital merupakan kapabilitas strategis yang tidak hanya meningkatkan preferensi merek, tetapi juga memperkuat kinerja organisasi dalam ekosistem logistik digital. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris pada literatur manajemen logistik dan pemasaran digital di pasar berkembang.
Pengaruh Locus of Control dan Self-Efficacy terhadap Kinerja Karyawan dengan Keterlibatan Karyawan sebagai Variabel Perantara di PT Modern Golf Country & Club
Halimah, Siti Nur;
Ali Hanafiah Nasution;
Abdul Rauf;
Dhea Zatira
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7993
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Locus Of Control dan efikasi diri terhadap kinerja karyawan dengan keterikatan karyawan sebagai variabel intervening pada PT Modern Golf Country & Club. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei, dengan teknik analisis data berupa path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Locus Of Control tidak berpengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan maupun terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, efikasi diri terbukti berpengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan dan kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas, kuantitas, dan ketepatan waktu kerja. Selain itu, keterikatan karyawan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, yang mengindikasikan bahwa tingkat keterikatan yang tinggi mendorong karyawan untuk bekerja lebih optimal. Berdasarkan pengujian tidak langsung, keterikatan karyawan tidak mampu memediasi hubungan antara Locus Of Control dan kinerja karyawan. Namun, keterikatan karyawan terbukti mampu memediasi hubungan antara efikasi diri dan kinerja karyawan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kinerja lebih efektif dilakukan melalui penguatan efikasi diri dan keterikatan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menciptakan lingkungan kerja yang suportif, menyediakan pelatihan, serta memberikan umpan balik konstruktif guna meningkatkan efikasi diri dan keterikatan karyawan secara berkelanjutan.
Penciptaan Nilai Operasional dalam Industri Logistik: Peran Inovasi Teknologi, Kecepatan Pengiriman, Kehandalan Jaringan Transportasi, dan Tarif Layanan Logistik terhadap Kinerja Operasional yang Dimediasi Kepuasan Pelanggan
Purwantoro, Agus;
Erna Mulyati;
Agus Purnomo
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.7996
Persaingan ketat layanan diindustri kurir dan logistik di Indonesia menyebabkan seluruh stake holder industri kurir dan logistik termasuk perusahaan-perusahaan kurir dan logistik berbenah total agar tetap mampu bersaing dan tetap eksis menghadapi berbagai disrupsi kompetisi yang terjadi. Situasi ini mendorong perlunya menciptakan kinerja operasional perusahaan yang efektif dan efisien yang didasarkan tidak hanya pada teknologi logistik saja, tetapi juga dukungan perbaikan pada berbagai support system kurir dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inovasi Teknologi Logistik (ITL), Kecepatan Pengiriman (K), Kehandalan Jaringan Transportasi (KJT), Tarif Layanan (TL) terhadap Kinerja Operasional (KO), serta menilai peran mediasi dari Kepuasan Pelanggan (KP). Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei explanatori dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 200 responden pelanggan perusahaan kurir dan logistik di wilayah Provinsi Jawa Barat dan dianalisisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Teknologi Logistik, Kehandalan Jaringan Transportasi, Tarif Layanan secara signifikan berpengaruh positif langsung kepada Kinerja Operasional, tetapi Kecepatan Pengiriman tidak memberikan pengaruh langsung kepada Kinerja Operasional. Dan Inovasi Teknologi Logistik, Kehandalan Jaringan Transportasi, Kecepatan Pengiriman, Tarif Layanan secara signifikan berpengaruh positif secara tidak langsung melalui Kepuasan Pelanggan. KP menunjukkan koefisen jalur terkuat ( β = 0,388), diikuti oleh ITL (β = 0,378), KJT (β = (0,364), TL (β = 0,373) dan KP (β =0,373). Hasil ini memperluas telaah tentang kinerja operasional di perusahaan logistik dengan memasukkan kepuasan pelanggan sebagai kapabilitas yang berpengaruh kepada kinerja operasional logistik. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan inovasi teknologi logistik, kecepatan pengiriman, kehandalan jaringan transportasi, tarif layanan dan kepuasan pelanggan sebagai elemen penting untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan kurir dan logistik.
Pengaruh Kualitas Layanan, Harga, dan Word of mouth terhadap Niat Beli Ulang pada Coffee shop Mrnti Rantauprapat
Amelia Pradikta Dewi Siregar;
Mhd. Amin
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8003
Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji bagaimana niat pelanggan untuk membeli kembali di Kedai Kopi Mrnti Rantauprapat dipengaruhi oleh harga, rekomendasi dari word of mouth, dan kualitas layanan. Sebanyak 150 konsumen yang sudah melaksanakan setidaknya 2 pembelian disurvei sebagai bagian dari metodologi kuantitatif penelitian ini. Dengan memakai perangkat lunak SmartPLS 4.0, pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dipakai untuk menganalisis data. Temuan memperlihatkan terkait harga dan rekomendasi dari word of mouth mempunyai dampak positif serta signifikan pada niat pembelian kembali konsumen, sedangkan kualitas layanan tidak mempunyai pengaruh yang jelas terhadap kondisi itu. Lebih lanjut, penelitian ini memperlihatkan terkait rekomendasi dari word of mouth, harga, serta kualitas layanan bisa secara akurat memprediksi serta menjabarkan niat pembelian kembali konsumen. Hasil ini memperlihatkan terkait rekomendasi konsumen serta pengalaman yang menyenangkan, bersama dengan kesesuaian harga serta keuntungan yang dirasakan, merupakan faktor penting dalam mendorong keputusan pembelian kembali. Diharapkan penelitian ini akan membantu pengelola kedai kopi mengembangkan rencana pemasaran yang lebih sukses untuk meningkatkan niat pembelian kembali pelanggan.
Dari Gaya Tanggapan hingga Niat Membeli Kembali: Peran Akurasi Empati dan Kepuasan Pelanggan dalam Interaksi Chatbot Shopee
Ahsan Barra Syarafa;
Ahmad Ikhwan Setiawan
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8006
Artikel ini berjudul “From Response Style to Repurchase Intention: The Role of Empathic Accuracy and Customer Satisfaction in Shopee Chatbot Interactions.” Perkembangan layanan pelanggan berbasis kecerdasan buatan mendorong penggunaan chatbot sebagai titik kontak utama dalam interaksi pelanggan pada platform e-commerce; namun demikian, masih terdapat keluhan terkait ketepatan empati dan kualitas interaksi layanan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya respon chatbot terhadap akurasi empati, kepuasan pelanggan, dan niat pembelian ulang pada pengguna Shopee di Indonesia sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari pengguna Shopee yang termasuk dalam Generasi Y dan Generasi Z, kemudian dianalisis menggunakan metode structural equation modeling berbasis varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya respon chatbot berpengaruh positif terhadap akurasi empati dan kepuasan pelanggan. Akurasi empati berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, serta kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap niat pembelian ulang. Selain itu, akurasi empati dan kepuasan pelanggan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara gaya respon chatbot dan niat pembelian ulang. Temuan ini menegaskan pentingnya perancangan interaksi chatbot yang empatik untuk memperkuat keberlanjutan perilaku pembelian pelanggan pada platform e-commerce.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Tarif Pelayanan terhadap Citra Rumah Sakit dan Dampaknya pada Kepuasan Pasien (Survey pada Pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan Non Bpjs Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Tipe B di Kabupaten Kota Se-Priangan Timur)
Sintia Ramdhani, Susan;
Jaja Suteja;
Popo Suryana
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8014
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan tarif pelayanan terhadap citra rumah sakit dan dampaknya pada kepuasan pasien (survey pada pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan non BPJS Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Tipe B Di Kabupaten Kota Se-Priangan Timur. Permasalahan penelitian didasari belum optimalnya kualitas pelayanan terutama dalam daya tanggap, tarif pelayanan yang dirasakan mahal, citra rumah sakit belum optimal masih kalah dengan pesaing dan kepuasan pasien belum memuaskan terutama pada pelayanan yang diberikan kurang tepat waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 282 responden pasien rawat inap dan rawat jalan non-BPJS. Teknik analisis data menggunakan SEM Lisrel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan positif kualitas pelayanan dan tarif pelayanan, pengaruh yang positif dan signifikan baik secara parsial maupun secara simultan, dari Kualitas Pelayanan dan Tarif Pelayanan terhadap Citra Rumah Sakit, dan Kualitas pelayanan, tarif pelayanan dan Citra Rumah Sakit terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan non BPJS Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Tipe B Di Kabupaten Kota Se-Priangan Timur. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan manajemen dalam merumuskan strategi peningkatan citra rumah sakit dan kepuasan pasien.
Kepemimpinan Ambidekster, Pembelajaran Organisasi, dan Komitmen Organisasi dengan Mediasi Perilaku Kerja Inovatif pada Tenaga Kesehatan Rumah Sakit Kelas C di Tangerang
Ganjar Nugraha;
Rina Anindita;
Mohamad Reza Hilmy
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i4.8035
Tingkat pergantian karyawan yang tinggi di kalangan tenaga kesehatan menunjukkan melemahnya komitmen organisasi serta mengancam keberlanjutan pelayanan di rumah sakit. Kepemimpinan dan pembelajaran organisasi dipandang sebagai determinan penting dalam membentuk komitmen karyawan; namun demikian, kajian empiris yang menelaah peran mediasi perilaku kerja inovatif masih terbatas, khususnya pada institusi pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan ambidekster dan pembelajaran organisasi terhadap komitmen organisasi, dengan perilaku kerja inovatif sebagai variabel mediasi pada tenaga kesehatan di rumah sakit swasta kelas C di Tangerang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang terhadap 180 responden dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan ambidekster dan pembelajaran organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif serta komitmen organisasi. Perilaku kerja inovatif juga terbukti memediasi secara parsial hubungan tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan kepemimpinan yang adaptif dan praktik pembelajaran berkelanjutan dalam memperkuat inovasi serta meningkatkan komitmen organisasi di kalangan tenaga kesehatan.