cover
Contact Name
Hafizh Al Fikri
Contact Email
hafizalfikri@ikj.ac.id
Phone
+6281380151716
Journal Mail Official
jurnal@senirupaikj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta Kompleks Taman Ismail Marzuki Jalan Cikini Raya No. 73, Cikini Kec. Menteng Kota Jakarta Pusat, 10330
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Senirupa Warna (JSRW)
ISSN : 23551682     EISSN : 26857618     DOI : https://doi.org/10.36806
JSRW supports the vision and mission of FSR-IKJ to publish works of a scientific nature within FSR-IKJ and beyond. Works published must discuss discourses of arts (either fine or applied) in the fields related to visual aspects, such as fine arts, design, craft, visual narratives, and forms of art that utilize the new media.
Articles 147 Documents
STRATEGI PEMERTAHANAN SENI TRADISI BARONGSAI PADA MASYARAKAT CINA BENTENG DI TENGERANG Syahrial; Assa Rahmawati Kabul
JSRW (Jurnal Senirupa Warna) Vol. 11 No. 2 (2023): Konvergensi: Seni dan Teknologi
Publisher : Fakultas Seni Rupa - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v11i2.185

Abstract

Masyarakat Indonesia sudah sejak lama mengenal pertunjukkan Barongsai meskipun pada masa Orde Baru sempat mendapat hambatan untuk tampil di depan khalayak, namun masih tetap hidup dan dapat dinikmati dalam berbagai kesempatan. Hal ini karena kecintaan masyarakat pendukungnya terhadap tradisi yang telah dikembangkan para leluhurnya. Salah satu pendukung keberadaan Barongsai adalah masyarakat Tionghoa di wilayah Tangerang, yang dikenal sebagai Cina Benteng (Ciben). Tulisan ini membahas usaha pemertahanan Barongsai yang dilakukan oleh masyarakat Ciben terhadap tradisi ini. Tujuannya adalah menjelaskan strategi pemertahanan yang telah dilakukan serta filosofi dan ragam hias yang melekat pada Barongsai. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif yang didukung oleh studi lapangan dan pustaka. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa upaya pelestarian seni Barongsai Khong Cu Bio, tidak sebatas meregenerasi usia para anggotanya saja yaitu proses transmisi generasi tua kepada generasi muda tetapi juga diperlukan inovasi kreasi bentuk dan diversifikasi media yang hendak digunakan agar dapat tetap lestari seiring perubahan yang terjadi dalam masyarakat pendukungnya.
SMARTPHONE SEBAGAI MEDIA FASHION FOTOGRAFI Adlien Fadlia; Arryadianta
JSRW (Jurnal Senirupa Warna) Vol. 11 No. 2 (2023): Konvergensi: Seni dan Teknologi
Publisher : Fakultas Seni Rupa - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v11i2.186

Abstract

Kemajuan teknologi smartphone telah mengubah dunia fotografi, termasuk fotografi fashion. Smartphone memungkinkan menangkap gambar dengan cepat dan perangkatnya dapat disimpan dengan mudah pada saku pakaian. Artikel ini, membahas peranan smartphone dalam fotografi fashion dan fungsinya sebagai alat yang cukup penting bagi para fotografer. Smartphone memungkinkan fotografer memotret, menyunting, berbagi gambar ke klien dan kolega secara cepat serta efisen, bahkan saat bepergian. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur bersumber dari buku-buku dan internet tentang fotografi, kamera digital dan smartphone, serta sosial media. Data lain diperoleh melalui pengamatan pembelajaran fotografi fashion di Prodi Desain Produk Mode FSRD IKJ. Hasil penelitian ini : 1)penggunaan kamera smartphone mempercepat transfer informasi foto dan cepat terpublikasi, 2)tools pada kamera smartphone bersifat praktis dan memudahkan proses editing, 3)visualisasi fashion sebagai objek fotografi dapat dikemas lebih menarik serta menjadi media pemasaran produk fashion. Melalui platform media sosial, fotografer fashion memiliki saluran baru untuk menampilkan karya mereka.
PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA TEKNIK PECAH POLA FASHION DESAIN Novi Yuniarti; Retno Andri Pramudyarini; Ang Cheche; Eva Zulva Ivana
JSRW (Jurnal Senirupa Warna) Vol. 11 No. 2 (2023): Konvergensi: Seni dan Teknologi
Publisher : Fakultas Seni Rupa - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v11i2.188

Abstract

Laporan Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengembangkan metode pembelajaran sistem digital Softwear CAD Richpeach v.8 pada mata kuliah pengembangan pola dan penelitian ini merupakan jenis penelitian R&D (Research & Development) dengan model pengembangan Borg & Gall yang dikutip dalam tim Pusat Penelitian kebijakan dan Inovasi (Puslijaknov). Pengumpul data menggunakan angket dengan skala Guttman untuk para ahli dan skala Likert, lembar observasi, dan lembar wawancara.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah 1)Multimedia tutorial pembuatan materi mata kuliah pengembangan pola dengan sistem digital CAD reacpeach v.8 untuk mahasiswa Desain produk mode dan busana FSRIKJ berhasil dikembangkan melalui penelitian R&D dengan model pengembangan Borg & Gall yang dikutip dalam tim Puslitjaknov; 2) Multimedia tutorial pembuatan materi pengembangan pola sistem digital softwear CAD Richpeace digital dinyatakan layak oleh ahli media dan ahli materi, simpulan agar dapat mengembangkan standar kompetensi, agar kegiatan belajar mengajar pada mata kuliah pengembangan pola dapat lebih menarik dan memotivasi mahasiswa.
SENI INSTALASI NYOMAN ERAWAN EKSPLORASI MELINTAS BATAS MEDIA SENI RUPA I Wayan Seriyoga Parta
JSRW (Jurnal Senirupa Warna) Vol. 11 No. 2 (2023): Konvergensi: Seni dan Teknologi
Publisher : Fakultas Seni Rupa - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v11i2.189

Abstract

Nyoman Erawan adalah seniman Bali berbakat yang tertarik untuk mengembangkan bahasa ekspresif non-representasional yang diramu dengan nilai tradisi dan budaya Bali. Selain media lukisan, ia juga mengeksplorasi media instalasi, video art dan performance art dalam karyanya. Kreativitas Nyoman Erawan bersinggungan dengan kosmologi agama Hindu Bali, sebagaimana proses kreatif masyarakat Bali selalu dikaitkan dengan tradisi keagamaan Bali yang telah menjadi alam bawah sadar kolektif masyarakat Bali. "Ruang untuk Erawan" tidak pernah terbatas pada dimensi medium karya, tetapi merupakan bagian integral dari kosmologi kehidupan pribadi dan sosialnya. Nyoman Erawan adalah seniman Bali yang karyanya merepresentasikan perkembangan seni rupa Bali modern yang tidak meninggalkan tradisi dan budaya Bali. Nilai-nilai tradisional telah berkembang dalam karya-karya modernnya, namun akar tradisionalnya masih terlihat. Penelitian ini menggunakan pendekatan teoritis diakronis kronologis sejarah seni rupa dan kritik seni rupa dengan tataran deskripsi, interpretasi dan evaluasi dalam perlakuan karya. Tujuannya adalah mengetahui konsep kreatif Nyoman Erawan untuk menggali ide dengan menggunakan bahan dan sarana yang berbeda untuk menyajikan konten yang berkaitan dengan nilai-nilai spiritual dan fenomena sosial Bali kedalam karya-karyanya menggunakan bahasa ungkap yang diwarisi dari seni modern.
MENGATASI TANTANGAN DALAM REKONSTRUKSI WARISAN BUDAYA: KONVERGENSI MUSEUM DIGITAL DAN FISIK DALAM RUANG HIBRIDA Ade Ariyani Sari Fajarwati; Anak Agung Ayu Wulandari
JSRW (Jurnal Senirupa Warna) Vol. 11 No. 2 (2023): Konvergensi: Seni dan Teknologi
Publisher : Fakultas Seni Rupa - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v11i2.192

Abstract

Konvergensi ruang digital dan ruang fisik membawa potensi baru dalam penyampaian narasi budaya manusia dalam perjalanan ruang dan waktu. Dalam konteks rekonstruksi warisan budaya, penting untuk memahami nilai budaya intrinsik dari artefak dan menghindari multi-interpretasi dengan perspektif yang berbeda. Melalui eksplorasi ruang digital dan fisik, museum dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif dan menarik, menciptakan keterhubungan mendalam antara pengunjung dan objek museum. Pemahaman nilai budaya dan perspektif yang berbeda juga merupakan hal penting dalam konteks rekonstruksi warisan budaya. Desain interior yang menggabungkan kedua jenis ruang ini memberikan variasi dan daya tarik yang lebih tinggi, meningkatkan pengalaman bagi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jelajah eksplorasi ruang digital dan fisik dalam museum untuk memberikan jawaban atas tantangan rekonstruksi budaya dalam perkembangan dimensi ruang saat ini. Melalui konvergensi kedua jenis ruang ini, pengunjung dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang objek museum dengan konteks yang lebih luas. Ruang digital menyediakan akses ke informasi tambahan, visualisasi yang menarik, dan interaksi yang lebih interaktif, sementara ruang fisik memungkinkan pengunjung merasakan objek secara langsung dan menciptakan hubungan emosional. Kesimpulan penelitian ini bahwa eksplorasi ruang digital dan fisik dalam museum meningkatkan pengalaman belajar dan memberikan hiburan bagi pengunjung. Dengan demikian, konvergensi ruang digital dan fisik memberikan potensi baru dalam pengalaman belajar dan penyampaian narasi budaya manusia.
VIDEO COMPANY PROFILE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DI HOME INDUSTRY 9RIYA OKSANA Hasanah, Siti Ashlihatul; Ernawati; Santoso, Agung
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 1 (2024): Menjelajahi batas-batas baru
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i1.158

Abstract

Home industry 9riya oksana merupakan industri rumahan yang bergerak dibidang busana kimono. Industri rumahan ini tidak terlalu dikenal dikhalayak secara luas, hingga diperlukan media promosi dalam menunjang jangkauan pasar yang lebih luas. Hal ini dilakukan karena melihat kualitas busana yang dibuat oleh 9riya Oksana akan tetapi masih minim konsumennya..Video company profile sebagai promosi dapat dilakukan dengan benar, maka pendekatan ini akan membantu untuk meraih konsumen untuk home industry 9riya oksana serta membuat mereka menjadi konsumen yang loyal. Metode yang digunakan pada penciptaan, yaitu praktik berbasisi riset, dengan riset yang mengadopsi dari metode kualitatif dalam penggalian data dan informasi. yaitu, observasi , wawancara, dokumentasi dan studi literatur, serta dilanjutkan dengan tahapan penciptaan karya. Hasil diperoleh dari rancangan yaitu sebuah video company profile home industry 9riya Oksana dengan sebuah konsep yang imajinatif untuk memudahkan audien menerima sebuah informasi yang disampaikan didalam visualisasi peran-cangan. Konsep yang digunakan yaitu “hospitable” memiliki makna ramah tamah dan murah tangan ditunjukkan melalui penggambaran proses pembuatan kimono. Media pendukung video company profile ini, yaitu logo, flayer, brosur, kartu nama, packaging, totebag, xbanner, dan katalog. Media pendukung bertujuan agar mendukung media utama agar memberikan sesuatu kekuatan yang mempengaruhi konsumen untuk datang ke home industry 9riya Oksana.
Kebaya dan Berkebaya: Tinjauan Atas Gaya Berkebaya Perempuan dari Komunitas Kebaya di Jakarta nita trismaya
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 2 (2024): Seni, Ekspresi dan Eksistensi
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i2.166

Abstract

Abstract For the last few years, the women movement from kebaya community has been emerged with a mission to reappearing kebaya as national dress. The reason behind this is that kebaya has been detraditionalized since post reformation era in 1998 due to social, politic, and culture transformations in Indonesia. This retraditionalization movement is interpreted as a respond to detraditionalization of kebaya. Furthermore, this social symptom is raising questions; what happen to kebaya nowadays and how the women from kebaya community define kebaya as a result of retraditionalization? This article uses ethnographic research method, it includes fieldworks, participants observation, interviews and observations using social media. The research findings are analyzed by using anthropology theory of dress to understand more about kebaya and the women who wore it. The results of this research are expected to bring new perspectives about study of kebaya based on anthropology and design studies. Keywords : wearing kebaya, kebaya, kebaya community, women, retraditionalization Abstrak Beberapa tahun terakhir ini muncul gerakan perempuan dari komunitas kebaya yang berupaya mengembalikan kebaya sebagai busana nasional. Hal ini disebabkan kebaya telah mengalami detradisionalisasi pasca reformasi tahun 1998 akibat terjadinya perubahan sosial, politik dan budaya di Indonesia. Gerakan kembalinya kebaya ini dimaknai sebagai retradisionalisasi sebagai respon atas detradisionalisasi kebaya. Gejala sosial ini selanjutnya menimbulkan pertanyaan; apa yang terjadi dengan kebaya saat ini dan bagaimana para perempuan dari komunitas kebaya mendefinisikan kebaya hasil retradisionalisasi? Tulisan ini menggunakan metode penelitian etnografi yakni pengamatan di lapangan, observasi partisipasi, wawancara dan pengamatan melalui media sosial. Temuan penelitian dianalisa memakai teori antropologi pakaian untuk memahami kebaya dan para perempuan yang memakainya. Hasil penelitian ini diharapkan membawa kebaruan mengenai kajian kebaya ditinjau dari keilmuan antropologi dan desain. Kata Kunci: berkebaya, kebaya, komunitas kebaya, perempuan, retradisionalisasi
Analisis Persepsi Warna pada Kemasan Produk Kecantikan Emina Cerita Prameswary; Mohamad Irfan Hidayat; Maya Purnama Sari
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 2 (2024): Seni, Ekspresi dan Eksistensi
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i2.176

Abstract

Abstrak Kemasan menjadi bagian yang terpenting dalam sebuah produk dan pemasarannya karena berperan sebagai aspek tampilan visual yang memberikan kesan pertama pada saat akan membeli sebuah produk. Seiring dengan perubahan zaman dan gaya hidup, kemasan beralih fungsi yang awal mulanya hanya sebagai pelindung suatu produk menjadi bahan jual suatu produk. Suatu kemasan harus relevan dengan target audiensnya, dalam hal ini efek warna dalam sebuah kemasan sangat berpengaruh terhadap persepsi orang yang melihatnya. Pemilihan warna yang tepat memiliki pengaruh yang sangat besar untuk menciptakan kemasan produk yang menarik. Efek psikologis yang dihasilkan setiap warna berbeda-beda dimana tiap tiap warna dapat menggambarkan suasana hati dan mempengaruhi emosi seseorang, oleh karena itu para desainer harus bisa memilih serta menyesuaikan pemilihan warna yang cocok pada desain dengan kombinasi yang tepat. Emina merupakan produk kecantikan untuk gadis remaja dengan kemasan yang dominan berwarna merah muda. Penelitian ini menggunakan metode narrative review yang mengkaji dan meringkas literatur yang sebelumnya telah diterbitkan. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji bagaimana warna pada desain produk kecantikan Emina dapat mempengaruhi persepsi konsumen. Kata Kunci: Persepsi; Warna; Produk; Kemasan Abstract Packaging is the most important part of a product and its marketing because it acts as an aspect of the visual appearance that gives the first impression when buying a product. Along with the changing times and lifestyles, packaging has changed its function, which was originally only to protect a product, to become a material for selling a product. A packaging must be relevant to the target audience, in this case the effect of color in a package is very influential on the perception of people who see it. Choosing the right color has a huge influence on creating attractive product packaging. Each color has a different psychological effect that can describe one's mood and affect one's emotions, so designers can choose and adjust the color selection in the design with the right combination. Emina is a beauty product for teenage girls with predominant pink packaging. This study uses the narrative review method which examines and summarizes previously published literature. The purpose of this study is to examine how the colors in Emina's beauty product designs can affect consumer perceptions. Keywords: Perception; Color; Product; Packaging
INOVASI DAUR ULANG KAIN PERCA MELALUI APLIKASI TEKNIK JAHIT TINDAS DENGAN MEDIA PLASTIK BIODEGRADIBLE Oktaviani, Theresia; Nurani, Apika
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 1 (2024): Menjelajahi batas-batas baru
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i1.197

Abstract

Kain perca sisa produksi merupakan salah satu material utama penyumbang pencemaran limbah padat terbesar bagi lingkungan dan menjadi fenomena meresahkan di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, penulis tergerak untuk mencari solusi penanganan masalah untuk dapat meminimalisir adanya dampak yang ditimbulkan, yaitu dengan mengolah potongan-potongan kain perca menjadi lembaran kain baru yang lebih berkualitas. Kain perca diolah dengan teknik jahit tindas (quilting) menggunakan bantuan media plastik biodegradable. Tujuan perancangan ini untuk memanfaatkan dan mengelola kembali material sisa produksi sehingga memiliki nilai baru yang memberi kebermanfaatan. Perancangan ini akan melalui berbagai riset, uji coba, dan metode perancangan yang mengacu pada teori penciptaan seni kriya, sesuai yang diungkapkan oleh SP. Gustami. Teori penciptaan seni meliputi tahap eksplorasi (menjelajah sumber ide dan menentukan konsep), tahap perancangan (merancang sketsa dan penyempurnaan desain), dan tahap perwujudan (perwujudan karya dan evaluasi akhir). Hasil akhir dari perancangan ini berupa kain yang telah dikreasikan dengan olahan desain struktur tekstil menjadi lembaran kain yang utuh dan baru.
PRINSIP REKAYASA DESAIN PADA TEKNIK MANIPULASI POLA BUSANA Pramudyarini, Retno Andri; Fadlia, Adlien; Yuniarti, Novi; Fahmi, Muhamad
Jurnal Senirupa Warna Vol. 12 No. 1 (2024): Menjelajahi batas-batas baru
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v12i1.203

Abstract

Teknologi konstruksi pola busana menciptakan bentuk-bentuk baru dalam fashion dan tidak membatasi pencapaian kemampuan desainer dalam pembuatan desain fashion avant-garde. Di dalam lingkungan kreatif program studi Desain Produk Mode dan Busana di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut kesenian Jakarta, terdapat matakuliah prinsip rekayasa yang mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi teknik manipulasi salah satu bagian dari bentuk busana. Proses desain dalam pembaruan, eksperimental, modern, inovasi, merupakan landasan desain fashion avant-garde. Eksplorasi teknik dan desain dapat memberikan pengaruh yang sangat besar dan bernilai guna di product fashion, melalui penemuan baru yang bisa menjadi trend di masyarakat global. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data berasal dari literatur, observasi, wawancara, serta pendekatan experimental dan pembelajaran demontrasi. Pendekatan experimental dan pembelajaran demonstrasi yang diperlukan saat eksplorasi proses desain yang direkayasa dengan tetap bertumpu pada prinsip desain dan teknik dasar bagian busana yang ekspresif. Penelitian ini mengkaji hal-hal yang perlu dipelajari dalam proses pembuatan busana konstruksi pola atau desain. Studi kasus penelitian ini mengambil objek mahasiswa desain produk mode dan busana FSRD IKJ. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan karya avant-garde dengan analisis terkait suatu metode pembelajaran pada mata kuliah prinsip Rekayasa yang sesuai dan tepat.