cover
Contact Name
Hafizh Al Fikri
Contact Email
hafizalfikri@ikj.ac.id
Phone
+6281380151716
Journal Mail Official
jurnal@senirupaikj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta Kompleks Taman Ismail Marzuki Jalan Cikini Raya No. 73, Cikini Kec. Menteng Kota Jakarta Pusat, 10330
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Senirupa Warna (JSRW)
ISSN : 23551682     EISSN : 26857618     DOI : https://doi.org/10.36806
JSRW supports the vision and mission of FSR-IKJ to publish works of a scientific nature within FSR-IKJ and beyond. Works published must discuss discourses of arts (either fine or applied) in the fields related to visual aspects, such as fine arts, design, craft, visual narratives, and forms of art that utilize the new media.
Articles 147 Documents
Kreativitas IndonesiaKaya dalam Merealisasi Cerita Rakyat Pada Video Musikal dengan Kemasan Modern Khansa, Kanya; Rinjani, Dian
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.159

Abstract

Pada era zaman digital, menumbuhkan kreativitas sangat diperlukan dalam mengembangkan suatu karya. Dalam meningkatkan suatu usaha untuk menghasilkan karya yang menarik dibutuhkan dorongan dari orang yang terdekat seperti apresiasi. Tujuan peneliti untuk membandingkan karya Rara J dengan Roro Jonggrang. Metode yang dilakukan peneliti yaitu metode deskriptif dan pengumpulan data secara kualitatif. Drama musikal merupakan suatu karya cipta gabungan antara seni musik, drama, dan tari. Membahas drama musikal modern dari Rara J yang menggambarkan suatu usaha keras seorang Bandung dalam memperjuangan cintanya. Kreativitas seni ini merupakan suatu hal yang luar biasa dengan imajinasi yang tinggi dan didukung sarana yang memadai. Sehingga menghasilkan karya yang menarik dan unik.   Kata kunci: Kreativitas; Drama musikal modern; Cerita rakyat.
Inovasi Evaluasi Pembelajaran Elemen Seni Lukis Berbasis Crossword RIZKYHIMAWAN, ADHYTIA; Wahyu Lestari; Udi Utomo
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.191

Abstract

This study aims to explore the potential for innovation in the evaluation of learning elements of painting based on crosswords in the context of education, learning painting has an important role in developing students' abilities to observe, imagine, and communicate through visual mediums. However, traditional evaluation is often limited to written tests or practical projects that may pay less attention to aspects of students' creativity and imagination. Therefore, innovation is needed in the evaluation of learning elements of painting. One interesting approach is to use game elements in the evaluation process, such as crosswords. This study uses research and development methods referring to Sugiyono and data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using an interactive method explained by Prof. Tjetjep Rohendi Rohidi. It is hoped that by introducing painting crosswords as a medium in learning, students can be more involved in the process of learning painting, increase their understanding of important concepts, and develop critical thinking skills and creativity. Suggestions for teachers are to utilize this evaluation tool in other subjects, with the implications of using technology in independent curriculum-based learning.
Politik dan Kemanusiaan dalam Poster Aksi Karya Alit Ambara Haniatussa''adah; Marianto, Martinus Dwi
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.238

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan simbol-simbol visual sebagai upaya dalam pembacaan karya pada poster aksi karya Alit Ambara yang dipamerkan pada Pameran Seni bertajuk “Tabon” dengan fokus pada dua karya berjudul Wkwkwk dan Semua Didoakan. Data-data berupa elemen-elemen visual dalam poster seperti ilustrasi, warna, dan teks yang dihimpun melalui observasi langsung dan pengumpulan dokumen. Data dianalisis menggunakan semiotika teori Roland Barthes mengenai denotasi, konotasi, mitos, dan ideologi. Studi ini mengungkapkan bahwa kedua poster tersebut terdapat ikon yang merepresentasikan ketokohan pemimpin sebagai objek utama, dengan dominasi penggunaan warna hitam pada keduanya. Pada kedua poster tersebut ditemukan korelasi yang berhubungan erat dengan politik dan kemanusiaan. Dengan demikian poster aksi Alit Ambara ini meriupakan sarana propaganda melalui perbentukan visual yang ditampilkan memberikan dampak provokasi dan juga edukasi bagi masyarakat dimana seni merupakan sarana ekspresi yang diketahui akan menyatu dalam gerakan propaganda yang mencakup semua aspek realitas sosial yang terus-menerus berinteraksi.
Penerapan Inverse Kinematic Pada Rigging Karakter Pandawa ARts Tersaji Dalam Pose Augmented Reality Mohammad Arifian Rohman; Kathryn Widhiyanti
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.625

Abstract

Penerapan Inverse Kinematik (IK) dalam perancangan karakter Pandawa di Augmented Reality (AR) adalah untuk memberikan fleksibilitas dalam gerakan, menjadikannya lebih ekspresif dan intuitif. Melalui pemanfaatan IK, posisi dan rotasi lengan karakter dapat dilakukan secara otomatis tergantung pada posisi objek lain atau lingkungan sekitar. Ini meningkatkan interaksi di dalam AR. Perancangan digunakan untuk mendefinisikan tulang dan sendi karakter sehingga mereka dapat dianimasikan dengan lebih koheren. Pada akhirnya, karakter Pandawa dapat berada dalam pose yang dinamis dan menarik, sehingga meningkatkan interaksi pengguna dengan teknologi AR. Karakter Pandawa ARts juga harus mempertimbangkan penerapan metode Inverse Kinematik (IK) untuk membuat gerakan yang halus yang terlihat lebih realistis. Dengan IK, pose dapat dirancang dengan mudah oleh animator di Augmented Reality (AR) karena posisi dan orientasi bagian tubuh karakter dapat dikendalikan. Render waktu nyata menggunakan IK memungkinkan animator untuk menyelaraskan bagian tubuh karakter dengan tindakan atau lingkungan mana pun, menjadikan AR lebih efisien. Aplikasi IK semacam itu memungkinkan perancangan menjadi jauh lebih cepat, sehingga memberikan alur kerja yang lebih cepat.
Branding Community Paguyuban Perajin Wayang Purwa Dusun Gendeng Bangunjiwo Yogyakarta sebagai Penguatan Kawasan Mandiri Budaya Susanto, Moh. Rusnoto; Siti Mariah; Ambar Lukitaningsih; Sugiyarto Surono
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.626

Abstract

Gendeng Hamlet in Bangunjiwo Bantul is a hamlet where shadow puppet craftsmen grow as one of the oldest craft centers in Bangunjiwo. The craftsmen continue to survive and consistently maintain the tradition of leather puppet inlay and try to restore its golden age. Thus, the purpose of writing this article is to disseminate how the puppet craftsmen of Gendeng Hamlet continue to maintain their existence as the Gendeng Leather Puppet Craft Center through improving product quality and rebranding the Mandiri Budaya area. The participatory-based descriptive qualitative method is in line with the determination of the PM UPUD community assistance program, which is collaborative and participatory. The stages of implementation are as follows: stages or steps in implementing the solutions offered to overcome the problems of target partners. Describe the method of implementing the stages of community service every year, at least containing the following: Socialization, Training, Application of technology, Mentoring and evaluation, and Program Sustainability. The program outputs is increased capacity of superior products, up-skilling of creative human resources, transfer of planning. The flagship product of the Gendeng Tatah Sungging Craft Center is shadow puppets. More specifically, Yogyakarta-style shadow puppets. The results achieved include: (1) Puppet craftsmen in Gendeng hamlet are able to increase the capacity of creative human resources and high-quality production capacity. (2) Strengthening product branding and rebranding the Independent Culture area through the Gendeng shadow puppet crafters community to be able to penetrate foreign markets.
Representasi Budaya Indonesia Pada Iklan Animasi Studi Kasus Iklan: Sasa Anime Series X Harousel - Sasa Hadirkan Rasa Untuk Indonesia ramadhani, isworo
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.641

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi budaya Indonesia dalam iklan Sasa Anime Series x Harousel – Sasa Hadirkan Rasa untuk Indonesia, dengan fokus pada penggunaan elemen visual bergaya anime yang dikombinasikan dengan simbol-simbol lokal. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana content, context, dan medium bekerja secara sinergis dalam membangun narasi yang menghubungkan budaya lokal dengan budaya populer global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen visual seperti makanan khas Indonesia dan nilai kekeluargaan menjadi pusat konten iklan, yang disajikan dengan estetika visual anime untuk menarik perhatian generasi milenial. Konteks nostalgia terhadap pengalaman masa kecil menonton anime memperkuat hubungan emosional audiens dengan merek. Sementara itu, penggunaan medium digital seperti YouTube dan media sosial memungkinkan distribusi konten yang luas dan relevan. Iklan ini tidak hanya berhasil memperkuat citra merek Sasa sebagai produk kuliner lokal yang inovatif, tetapi juga menunjukkan bagaimana hibridisasi budaya dapat menjadi alat untuk mempromosikan identitas nasional dalam era globalisasi. Pendekatan ini menegaskan peran iklan animasi sebagai media yang efektif dalam membangun soft power dan diplomasi budaya.
Keindahan dalam Seni sebagai Komoditas: Dampaknya terhadap Kebudayaan, Moral, dan Peradaban Manusia Wiratno, Tri Aru; Sudibyo
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.671

Abstract

Keindahan instrumentalistik dalam seni, yang lebih menekankan pada dimensi material dan fisik, cenderung mengabaikan aspek emosional, spiritual, dan humanistik dalam ekspresi seni. Penelitian ini mengkaji pengaruh estetika instrumentalistik terhadap degradasi budaya dan peradaban manusia. Dengan menggunakan kerangka teoretis dari John Dewey, Theodor Adorno, dan Herbert Marcuse, kami mengidentifikasi bagaimana seni yang direduksi menjadi objek materialistis mereduksi nilai-nilai yang lebih mendalam, yang pada akhirnya memicu proses dehumanisasi. Dehumanisasi ini berkontribusi pada erosi keragaman budaya, melemahkan identitas sosial, dan mendorong homogenisasi budaya global yang didorong oleh hegemoni kapitalisme. Akibatnya, seni kehilangan perannya sebagai sarana refleksi kritis, ekspresi spiritual, dan alat untuk kemajuan sosial. Penelitian ini berpendapat bahwa restorasi seni sebagai kekuatan pembebasan dan kritik sosial sangat penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kapitalisme kontemporer.
Pengembangan Kaca Sebagai Bahan Dekorasi Pada Keramik Stoneware Tri Wahyuni Hidayati
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 1 (2025): Lokalitas dan Universalitas
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i1.672

Abstract

Sampah merupakan masalah klasik yang menjadi problem sejak lama. Material benda-benda yang termasuk dalam kategori sampah terdiri dari beragam jenis, salah satunya kaca. Kaca yang dimaksud adalah pecahan-pecahan kaca baik yang berasal dari botol-botol kaca kemasan minuman atau produk kaca lainnya yang sudah tidak dapat dipakai karena sudah menjadi sampah.Berbeda dengan sampah kertas, plastik dan logam seperti aluminium bekas kemasan minuman misalnya, sampah jenis ini digemari pemulung karena mudah dijual kembali. Sampah kaca sangat minim nilai rupiahnya dan untuk mengumpulkannya berbahaya bagi mereka karena bisa melukai. Melalui eksperimen pembakaran kaca, dihasilkan lelehan dari kaca karena proses pemanasan. Sifat kaca yang dapat meleleh seperti glasir ini kiranya dapat dimanfaatan untuk kebutuhan keramik yaitu sebagai bahan dekorasi keramik stoneware yang unik sekaligus menjadi jalan keluar alternatif pemanfaatn benda-benda yang sudah tidak terpakai.
Konsistensi Yayasan Bambu Khatulistiwa Terhadap Musik Angkung Dimas Phetorant; Joko Widodo
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 2 (2025): Eksplorasi Metodologis dalam Seni Rupa dan Desain: Pendekatan Terkini dalam Pe
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i2.168

Abstract

Sebagai sebuah yayasan yang menyediakan pengajaran musik Angklung, Yayasan Bambu Khatulistiwa (YBK) mendapat kepercayaan dari anjungan provinsi Jawa Barat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kepercayaan ini diwujudkan dengan pemberian hibah seperangkat alat musik angklung dari anjungan provinsi Jawa Barat di TMII kepada YBK. Tujuan penelitian adalah bagaimana YBK, sebagai yayasan mendapat hibah angklung tahun 2022 dari anjungan provinsi Jawa Barat TMII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, studi pustaka sebagai bahan acuan yang berkaitan dalam penelitian ini. Observasi awal yang kami lakukan dengan mengunjungi lokasi YBK. Kebaruan pada penelitian ini adalah belum adanya penelitian pada YBK, sebuah yayasan yang fokusnya pada musik angklung dan mendapatkan hibah dari anjungan Jawa Barat TMII 2022.
Kontribusi dan dampak Huntu Art Distrik dalam mengembangkan Ekowisata di Desa Huntu Selatan I Ketut Suardana; I Wayan Suardana; Parta, I Wayan Seriyoga
Jurnal Senirupa Warna Vol. 13 No. 2 (2025): Eksplorasi Metodologis dalam Seni Rupa dan Desain: Pendekatan Terkini dalam Pe
Publisher : Faculty of Arts and Design, Jakarta Institute of the Arts

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36806/jsrw.v13i2.644

Abstract

This study examines the contribution and impact of Huntu Art District in developing rural art-based ecotourism in Huntu Selatan Village, Bone Bolango Regency, using descriptive qualitative methods. Data were collected through observation, interviews, and literature studies. The results of the study indicate that Huntu Art District contributes and impacts the development of ecotourism as follows: 1) Contribution to products: Sustainable work programs and production facilities for rural art actors. 2) Contribution to distribution: Establishment of village markets, exhibitions, and marketing networks for community art and agricultural products. 3) Contribution to the environment: Environmental conservation activities and community empowerment in ecotourism. The resulting impacts include: 1) Impact on the arts: Increasing productive art actors and rural art-based artworks that support ecotourism. 2) Impact on the economy: Provision of a place for the community to market their crops. 3) Environmental impact: Support for environmental preservation by using organic materials and prohibiting non-organic materials. It is concluded that Huntu Art District plays an important role in the development of rural art-based ecotourism in South Huntu Village, so that the programs and efforts made need to be supported sustainably. Keywords: (Contibution; Impact; Ecoturism; Rural Art)