cover
Contact Name
Andhy Surya Hapsara
Contact Email
jurnalideguru@gmail.com
Phone
+628984400401
Journal Mail Official
jurnalideguru@gmail.com
Editorial Address
SMA Negeri 7 Yogyakarta, Jl. M.T. Haryono 47 Yogyakarta 55141
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru
ISSN : 25275712     EISSN : 27222195     DOI : https://doi.org/10.51169/ideguru
Core Subject : Education,
"Ideguru" means the overall thought conducted by teachers, in the form of classroom action research as well as scientific papers. The vision of Ideguru is to be one of the main references for teachers in planning, implementing and evaluating learning inovation in Yogyakarta Special Province (DIY), Indonesia. The mission of Ideguru is becoming a media for actualization and dissemination of scientific works for teachers in the region of DIY in particular and Indonesia in general.
Articles 977 Documents
STRATEGI THINK, TALK, WRITE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS LA DISPONIBILITÉ DAN LA VOLONTÉ Sri Moerni
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.062 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i2.123

Abstract

The purpose of this research is to improve writing skills in French on the basic competencies of la disponibilité and la volonté by using Think, Talk, Write strategies for students of class XI IPS 1 in SMA Negeri 10 Yogyakarta in the academic year 2019-2020. The research method used was Classroom Action Research. In this study the initial treatment was given to the impact of the treatment. The results showed 1). The increase in learning outcomes from pre cycle to cycle one was 19.03% and from cycle one to cycle two was 14.29%. 2) With this Think, Talk, write learning strategy, it begins with students understanding the material individually through reading activities, discussing in groups, each group consists of 3 people, and the learning activities end with students writing their ideas independently. Students become more focused and enthusiastic in participating in learning. With the Think, Talk, write strategy, the four stages of language learning competency are passed well, starting from understanding, speaking, reading and writing.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH STOCK OPNAME MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI Aris Purwantinah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.589 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i2.124

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan melakukan langkah-langkah stock opname kelas XII Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) 3 SMK N I Bantul tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII Bisnis Daring dan Pemasaran 3 dan objek penelitian ini adalah kemampuan melakukan langkah-langkah stock opname dengan menggunakan metode demonstrasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes, observasi, catatan lapangan, wawancara, dokumentasi, dan angket. Teknik analisa data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Validitas data menggunakan validitas demokratis, validitas proses, dan validitas dialogis. Hasil penelitian menunjukkan metode demonstrasi mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam melakukan langkah-langkah stock opname melalui 2 siklus. Pada siklus I, peserta didik telah meningkat kemampuannya dibuktikan dengan saat sebelum tindakan nilai rata-rata hasil pre test 44,69 dan setelah dilakukan tindakan hasil tes tertulis meningkat nilai rata-rata kelasnya menjadi 80,16, sebanyak 19 anak telah mencapai KKM dan 13 anak belum mencapai KKM, sedangkan berdasarkan hasil nilai praktik sebanyak 16 anak dinyatakan mampu dan 16 anak belum mampu. Pada siklus II, hasil tes tertulis menunjukkan nilai rata-rata kelas 86,09, sebanyak 28 (87,50%) anak telah KKM dan 4 (12,50%) anak belum KKM, sedang pada nilai praktik sebanyak 32 (100%) anak telah mampu.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION Eko Mulyadi; Warnoto Warnoto
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.748 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i2.125

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi hasil belajar Fisika peserta didik di kelas XTL2 SMK Negeri 3 Yogyakarta melalui model Group Investigation (GI) dalam pembelajaran Fisika Kompetensi Fluida dan Gelombang. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2-3 pertemuan, setiap pertemuan dengan alokasi waktu 3 jam pelajaran. Setiap siklus meliputi empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar pada siklus I sebesar 75% , pada siklus II sebesar 90,63% terjadi peningkatan 16,63%. Peningkatan prestasi hasil belajar rata-rata pra-siklus 31,09, siklus I rata-rata 65,60 tuntas 28,13%, pada siklus II rata-rata 86,28, tuntas 68,75% . Penelitian ini 2 siklus, karena pada siklus II, motivasi belajar lebih dari 80%, dan prestasi hasil belajar lebih dari 60%, penerapan model GI perlunya diterapkan dan diteruskan dalam pembelajaran karena adanya peningkatan baik motivasi belajar maupun prestasi hasil belajar.
VIDEO REFERENSI SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN ANIMASI 3D DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Nina Tri Daniati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.267 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.128

Abstract

Peningkatan jumlah kasus positif di Indonesia akibat wabah Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) membuat pemerintah menerapkan social distancing atau menjaga jarak interaksi sosial untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran virus ini. Dalam bidang pendidikan, salah satu solusi yang ditawarkan adalah melakukan pembelajaran secara digital atau daring yang berbasis IT. Namun di SMK Negeri 3 Kasihan Bantul khususnya di kelas XI Program Studi Animasi, masih banyak terdapat siswa yang kesulitan dalam membuat gerakan animasi yang realistik. Ditengah kondisi pandemi covid-19 ini sangat sulit bagi siswa untuk belajar gerak animasi tanpa bimbingan dari guru. Oleh sebab itu untuk siswa yang masih dalam tahapan belajar ini, untuk menghasilkan gerak Animasi 3D yang memiliki kesan realistik membutuhkan media belajar yang dapat digunakan sebagai referensi. Salah satu referensi yang dapat digunakan sebagai media belajar adalah berupa rekaman video. Pembelajaran dengan cara ini meliputi 8 langkah, yakni: (a) Membuat perangkat pembelajaran; (b) Menyampaikan kegiatan pembelajaran; (c) Membuat video referensi secara mandiri; (d) Guru mengevaluasi hasil shoot video referensi; (e) Menggunakan video sebagai referensi dalam membuat gerak animasi; (f) Siswa me-render hasil karyanya; (g) Siswa mempresentasikan hasil karyanya; (h) Guru mereview hasil karya siswa. Hasil penerapan video referensi sebagai solusi pembelajaran animasi di tengah pandemi covid-19 sebagai berikut: (a) Hasil karya siswa yang berupa gerakan animasi bouncing ball menjadi lebih realistik dan mendekati gerak objek sesungguhnya; (b) Siswa mampu menyerap materi pembelajaran dengan baik meskipun tanpa pembelajaran dengan tatap muka secara langsung dengan guru.
PENERAPAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM, GOOGLE FORM, DAN QUIZIZZ DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Bekti Mulatsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.423 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.129

Abstract

The covid-19 pandemic affect a number of sectors, including the education services. To support the education sustainability and participate in breaking the chain of covid-19 transmission, the learning activity in SMAN 1 Banguntapan was modified to comply the social distancing policy. Teaching and learning activities conducted at the respective student's location via online media. This study aims to describe the implementation of online learning activities in chemistry, to describe the implementation of online assessment in chemistry, and to determine the effectiveness of online learning activities in class of XI MIPA at SMAN 1 Banguntapan during the covid-19 pandemic. The implementation of the online learning in chemistry was consisted of seven online activities. Google classroom applications was employed for classroom management including making announcements related with learning activities, giving subject matters, delivering and collecting student assignments. Learning assessment was carried out by means of google form and quizizz applications. Based on overall online activities, the average value of students assesment and the percentage of students who passed the competence level were 79,21 and 77.25%, respectively. The competence level of chemistry at SMA N 1 Banguntapan is 78. There were more than 75% of students passed the competence level, so it can be concluded that the implementation of online learning in chemistry at class of XI MIPA in SMAN 1 Banguntapan was effective.
MEDIA DARING SEBAGAI SOLUSI PELAKSANAAN PENGUMUMAN KELULUSAN PADA MASA DARURAT COVID-19 Nurkhoiriyah Nurkhoiriyah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.09 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.130

Abstract

This Best Practice aims to overcome the problem of implementing the announcement of the graduation of class XII during the COVID-19 emergency. Online media was chosen as the solution to the problem because it can be accessed anytime and anywhere. Before online media is used to carry out graduation announcements, it is necessary to begin by planning the layout of the announcement design, the information that will be displayed in the graduation announcement layout. The datas that will be entered into online media, among others, student numbers, exam numbers, student names, student grades and graduation status, then create a username and password that will be used by students to log into online media. Usernames and passwords that have been made are distributed to students, then paste online media on the school website. It can be concluded that online media that can be accessed anytime and anywhere is very appropriate as a solution to the announcement of graduation class XII at SMA Negeri 1 Pengasih during the COVID-19 emergency.
PENINGKATAN KREATIFITAS DAN INISIATIF GURU MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 Suciati Suciati
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.587 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran daring dalam meningkatkan kreatifitas dan inisiatif guru dalam mengelola pembelajaran di rumah di SD Bungkus. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan menggunakan model dari Elliot. Penelitian diadakan di SD Bungkus Kretek, Bantul pada tahun pelajaran 2019/2020 di masa pandemi Covid 19. Subjek penelitian adalah guru kelas 1, 2, 3, 4, dan guru kelas 5. Obyek penelitian adalah pembelajaran di rumah melalui pembelajaran daring/online dimasa pademi covid-19. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisi secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran daring dapat mengatasi pelaksanaan pembelajaran di masa pademi covid 19 melalui kreatifitas dan inisiatif guru dalam mengelola pembelajaran di rumah. Kreatifitas dan inisiatif guru mengalami peningkatan dalam pembuatan RPP sebesar 18%, pengelolaan pembelajaran daring sebesar 12%, keaktifan siswa sebesar 17% dan nilai belajar siswa sebesar 9,6% dari siklus I ke siklus II dalam pembelajaran. Setelah ada tindakan kompetensi guru secara aktif, kreatif dan inisiatif dalam melaksanakan pembelajaran dirumah, pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dalam mengahadapi wabah pandemi covid 19.
IMPLEMENTASI METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI Elisabeth Warniningsih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.248 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i2.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cara meningkatkan hasil belajar akuntansi bagi siswa dengan menggunakan metode Belajar Pemecahan Masalah/ Problem Based Learning mata pelajaran Akuntansi SMAN 1 Pengasih. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga pertemuan pada masing-masing siklusnya. Dengan 22 siswa yang berpartisipasi sebagai subjek dalam penelitian ini. Setiap pertemuan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: perencanaan, tindakan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, lembar observasi, catatan lapangan, skala sikap, dan tes hasil belajar (ulangan harian). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Problem Based Learning Proses pembelajaran menjadi lebih efektif, aktivitas siswa selama proses pembelajaran juga lebih efektif, menyenangkan, dan riang. Metode Problem Based Learning ini berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa di bidang akuntansi yang dapat diketahui dari: (a) peningkatan aktivitas siswa dan motivasi siswa pada siklus I dan II; (b) peningkatan hasil belajar siswa pada aspek kognitif (standar ketuntasan belajar siswa dari 77,53% pada siklus I dan 82,63% pada siklus II), Serta pada aspek afektif dari tingkat cukup menjadi sangat baik pada akhir pembelajaran. Hasil pembelajaran ini juga didukung oleh penilaian dalam proses pembelajaran yang diadakan oleh kolaborator, dari klasifikasi 50% baik menjadi 50% sangat baik.
MEMBANGUN GENERASI EMAS DENGAN VARIASI PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Erna Pujiasih
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.12 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.136

Abstract

Pendidikan merupakan dasar dari kemajuan pembangunan bangsa. Siswa sebagai generasi emas dipersiapkan untuk masa depan. Guru merupakan kunci utama keberhasilan untuk menghasilkan generasi emas Indonesia tahun 2045 yang bermutu dan berkualitas. Negara menghadapi wabah yang sedang terjadi yaitu pandemi COVID-19. Karena situasi demikian maka pemerintah menerapkan pembelajaran secara online dimana siswa belajar di rumah untuk menghindari terpaparnya COVID-19. Tujuan tulisan ini untuk memberikan inspirasi guru dalam menerapkan model pembelajaran online agar siswa tetap mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Untuk mengaplikasikannya maka diperlukan pembelajaran yang bervariasi agar siswa bersemangat dalam belajar. Pembelajaran online tersebut dapat dilakukan dengan cara virtual, berkelompok untuk berdiskusi, pemberian materi dalam bentuk video, rekaman, powerpoint, modul, lembar belajar, permainan dengan game quizizz dan penilaian secara online. Berdasarkan data kuesioner 322 siswa diperoleh kelebihan dan kekurangan pembelajaran online ini dimana siswa yang senang belajar online di rumah 45% dan siswa yang tidak senang 55%. Kelebihan pembelajaran ini siswa lebih efektif dalam belajar, tidak lelah, menyenangkan, pengalaman baru dan kelemahannya adalah koneksi internet yang kurang baik, siswa kurang paham dengan materi, siswa merasa lelah, siswa tidak bisa berdiskusi dengan teman. Berdasar dari masalah tersebut maka pembelajaran online yang menarik dan bervariasi akan memberikan manfaat bagi generasi emas dalam belajar.
PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH (BDR) SECARA ONLINE SELAMA DARURAT COVID-19 DI SMP N 1 SEMIN Susi Prasetyaningtyas
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.175 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.139

Abstract

The spread of the Corona virus that causes Covid-19 disease led the government issuing a new policy in the field of education. The policy aimed to prevent the Corona virus spread within the educational unit. The policy adopted was the Online School from Home (SFH) implementation. Online learning used smart phones through the Internet network. SFH online has been implemented for the first time in SMP N 1 Semin. Many obstacles occurred during the implementation of SFH, among others: unstable internet connection or network, internet data and limited facilities of android smart phones. The survey results from the students stated that there were things that are not pleasant during SFH that are boring, lack of student motivation, too many tasks, lack of focus in learning, and the learning atmosphere is less fun. Ninety percent of students wanted to go back to school and interacted with schoolmates. The implementation of the SFH continued to be extended until the education environment is safe for teaching and learning. Schools were trying to implement strategies so that SFH runs well. This strategy was a joint discussion between the school and the school committee, adjusting the SFH school schedule, and implemented IT training for teachers.