cover
Contact Name
Gilang Ramadan
Contact Email
gilangramadan89.umku@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ningrayati_amali@ung.ac.id
Editorial Address
Secretariat LP2M Universitas Negeri Gorontalo Street of Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
ISSN : 23024798     EISSN : 27468917     DOI : 10.37905
Community Service Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) is a journal managed by the Institute for Research and Community Service of the Universitas Negeri Gorontalo with ISSN 2302-4798 (Print) and ISSN 2746-8917 (Online). This journal contains articles of community service with the scope of Training and Marketing that are utilized for community empowerment, SMEs and local communities; Community empowerment; Social Access; Community Service Activities by Students; Empowerment of Border Area Communities; Education for Sustainable Development; Community Empowerment Program; Design and Reach Appropriate Technology for Communities
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 290 Documents
Program Remaja Kreatif Sejahtera (PROKES) Sebagai Pemberdayaan Alternatif Mewujudkan Desa Bebas Narkoba Di Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara Arfiani Rizki Paramata; Fernandi M Djailani
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i4.12324

Abstract

Penyalahgunaan NARKOBA saat ini tidak hanya di perkotaan tetapi sudah menyebar hingga pelosok desa.Bahkan kecenderungannya, sebagian besar penyalahgunaan justru terjadi di desa, baik dari masyarakat sendiri termasuk remaja maupun pemerintah desa tidak luput dari permasalahan narkoba. Desa-desa yang berada di wilayah penyangga kota, pesisir pantai hingga yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, menjadi jalur yang sangat rawan akan peredaran gelap narkoba.Gorontalo Utara Sebagai salah satunya membentuk kelembagaan berupa organisasi desa bersinar yang akan bertugas menjadi mitra pemerintah dan BNN dalam mengawasi masyarakat terhadap praktik penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang. Salah satu program yang dapat mengalihkan kegiatan-kegiatan yang tidak diharapkan seperti penyalahgunaan narkoba yakni dengan adanya kegiatan positif, maka Program Remaja Kreatif Sejahtera (PROKES) ini dapat menyalurkan hawa positif bagi remaja maupun masyarakat melalui kegiatan-kegiatan inovatif kreatif sebagai pemberdayaan alternatif memberantas narkoba pada desa di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara seperti memperdayakan remaja untuk membudidayakan lele dumbo dan aktifitas lainnya. Selain syarat dan persiapan tidak begitu sulit, ini dapat menambah pendapatan masyarakat desa khususnya remaja. Metode yang digunakan yakni partisipatif secara langsung oleh remaja atau karang taruna pada Desa Pontolo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN EKONOMI LOKAL UNTUK MEWUJUDKAN PENCAPAIAN SDGs DI DESA BILUHU BARAT KECAMATAN BILUHU KABUPATEN GORONTALO Rahmatan Idul
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i5.12407

Abstract

Desa Biluhu Barat adalah salah satu dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo. Dari segi potensi, Desa Biluhu Barat merupakan tipikal desa yang memiliki sumber daya alam yang sangat mendukung untuk aktivitas perikanan, kelautan, maupun produk olahan yang bersumber dari alam. Warga Desa Biluhu Barat memiliki keterampilan antara lain dalam membuat minyak kelapa. Namun selama ini keterampilan tersebut belum dimaksimalkan menjadi usaha yang potensial untuk menghasilkan uang sebagai penambah penghasilan keluarga. Masyarakat Biluhu Barat hingga saat ini hanya menjual produk tersebut seadanya, belum dikemas semenarik mungkin sehingga membutuhkan pelatihan keterampilan dalam pengemasan dan penjualan produk. Melalui program KKN Tematik Desa Membangun akan dilaksanakan sebuah program yang berkaitan dengan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Ekonomi Lokal untuk Mewujudkan Pencapaian SDGs di Desa Biluhu Barat. Tujuan KKN Tematik Desa Membangun ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemasaran yang menarik terhadap produk lokal di Desa Biluhu Barat. Adapun manfaat program adalah dapat memiliki wawasan beriwrausaha melalui kemasan yang menarik serta pemasaran yang dapat membantu dalam menguatkan perekonomian masyarakat. Adapun luaran wajib KKN Tematik Desa Membangun berupa (1) Dokumen dan Data Desa, (2) Artikel Ilmiah di Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, (3) Publikasi di Media Masa, (4) Video Kegiatan yang dipublikasikan di Youtube. (5) Laporan Hasil Pelaksanaan KKN (6). Buku Catatan Harian Kegiatan dan Buku Catatan Keuangan, dan (7) Laporan Kegiatan Mahasiswa.
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga dan Limbah Pertanian Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tabongo Barat Muhammad Arief Azis; Anggry Pratama Solihin
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i5.12905

Abstract

Kabupaten Gorontalo merupakan salah satu daerah sentra pertanian terbesar di Provinsi Gorontalo. Di kabupaten ini, banyak dikembangkan komoditas pertanian baik itu tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan. Desa Tabongo Barat Kecamatan Tabongo merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Gorontalo yang memiliki potensi pertanian sangat baik dan sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan petani di desa Tabongo Barat, diketahui permasalahan yang dihadapi petani dan masyarakat adalah kelangkaan pupuk di pasaran serta limbah sabut kelapa dari kegiatan perkebunan yang dilakukan. Berdasarkan kondisi tersebut, program kuliah kerja nyata Desa Membangun melaksanakan pengabdian masyarakat dengan tema pemanfaatan limbah rumah tangga dan pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Tabongo Barat. Pada program pengabdian ini telah dilakukan kegiatan seminar dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga dari air cucian beras dan kulit bawang serta pelatihan pembuatan pot bunga dan media tanam dari limbah sabut kelapa kepada masyarakat di Desa Tabongo Barat, Kabupaten Gorontalo. 
Peduli Lingkungan, Adat dan Budaya di Desa Mohiyolo dan Pengembangan Kawasan Wisata Air Terjun Desa Bontula Jumiati Ilham; Muh Yusuf Tuloli; Arfan Usman Sumaga
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i4.12256

Abstract

The implementation of the Thematic KKN this time is somewhat different from previous years, where according to the Term of Reference (TOR) the Work Program or program topic is not determined, but students will develop a work program based on the results of the assessment of village needs and the results of coordination with the community and village government. Therefore, the theme of the activities that become the Core Program of KKN will only be known after students conduct field observations and assessments. Based on the results of the community needs assessment, it was found that the core programs in 2 (two) villages were the locations of the KKN (Posko) namely: 1). Mohiyolo village, Asparaga sub-district, Gorontalo district, are: Caring for the Environment, Customs and Culture in Mohiyolo Village, and 2). Bontula Village, Asparaga District, Gorontalo Regency, carries the core program of Waterfall Tourism Area Development in Bontula Village. The implementation of the Thematic Community Service Program in Developing Villages has resulted in or can form: 1). Village cares for the Environment, Green and Free from flooding; 2) The community cares about customs and culture; 3) The younger generation thinks critically through concern for literacy; 4) Increasing village income through the development of tourism potential, especially the Bontula waterfall; 5) Increasing public knowledge regarding the importance of continuing education in order to create superior and educated human resources; 6) Increasing the number of people who carry out vaccinations to support government programs in accelerating mass vaccination; and 7) Increasing community participation related to environmental awareness through the construction of pilot waste bins.
UMKM MAJU MELALUI SHARING APLIKASI KEUANGAN BERBASIS ANDROID Ayu Rakhma Wuryandini; Lukman Pakaya; Agril Masri
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 6 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i6.14431

Abstract

Fenomena yang masih terjadi pada UMK adalah sebagian besar UMK masih melakukan perhitungan sederhana dan manual tanpa media alat bantu aplikasi untuk mencatat transaksi pembelian dan penjualan yang seringkali masih memiliki kelemahan diantaranya memerlukan ketelitian, waktu dan tenaga.  Tak ayal, UMK sering tidak membuat laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi sesuai standar akuntansi keuangan entitas kecil, mikro dan menengah. Melihat fenomena diatas, dewasa ini telah banyak aplikasi yang tersedia bagi UMK yang tidak memerlukan komputer sebagai media namun aplikasi tersebut menggunakan hand phone android sebagai media sarana aktivitas bisnis mengingat android telah banyak dimiliki berbagai usia. Sistem informasi aplikasi pencatatan informasi keuangan yang diupayakan oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kecamatan Kabila Bone desa Botubarani.Tujuan Kegiatan Pengabdian ini adalah : 1) Untuk meningkatkan pengetahuan aplikasi bagi para peserta yakni pengusaha mikro kecil pentingnya manfaat SI-APIK dalam mengelola laporan keuangan, 2) Untuk meningkatkan pemahaman bagi para peserta yakni pengusaha mikro kecil pentingnya manfaat SI-APIK dalam menyusun laporan keuangan serta menerapkan di kegiatan usahanya.Tahapan kerja yang dilakukan oleh tim pelaksana dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan serta melakukan pendampingan dalam menginput transaksi keuangan ke dalam aplikasi sampai dengan menarik laporan keuangan dan dapat mengoperasionalkan aplikasi SI-APIK dalam kegiatan usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta UMK desa Botubarani.Hasil yang diharapkan dari program pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta sebagai pengusaha penopang perekonomian untuk selalu menerapkan aplikasi SI-APIK dalam menyusun laporan keuangan usaha.Fenomena yang masih terjadi pada UMK adalah sebagian besar UMK masih melakukan perhitungan sederhana dan manual tanpa media alat bantu aplikasi untuk mencatat transaksi pembelian dan penjualan yang seringkali masih memiliki kelemahan diantaranya memerlukan ketelitian, waktu dan tenaga.  Tak ayal, UMK sering tidak membuat laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi sesuai standar akuntansi keuangan entitas kecil, mikro dan menengah. Melihat fenomena diatas, dewasa ini telah banyak aplikasi yang tersedia bagi UMK yang tidak memerlukan komputer sebagai media namun aplikasi tersebut menggunakan hand phone android sebagai media sarana aktivitas bisnis mengingat android telah banyak dimiliki berbagai usia. Sistem informasi aplikasi pencatatan informasi keuangan yang diupayakan oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kecamatan Kabila Bone desa Botubarani.Tujuan Kegiatan Pengabdian ini adalah : 1) Untuk meningkatkan pengetahuan aplikasi bagi para peserta yakni pengusaha mikro kecil pentingnya manfaat SI-APIK dalam mengelola laporan keuangan, 2) Untuk meningkatkan pemahaman bagi para peserta yakni pengusaha mikro kecil pentingnya manfaat SI-APIK dalam menyusun laporan keuangan serta menerapkan di kegiatan usahanya.Tahapan kerja yang dilakukan oleh tim pelaksana dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan serta melakukan pendampingan dalam menginput transaksi keuangan ke dalam aplikasi sampai dengan menarik laporan keuangan dan dapat mengoperasionalkan aplikasi SI-APIK dalam kegiatan usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta UMK desa Botubarani.Hasil yang diharapkan dari program pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta sebagai pengusaha penopang perekonomian untuk selalu menerapkan aplikasi SI-APIK dalam menyusun laporan keuangan usaha.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH PADAT SAGU MENJADI BIOBRIKET DIDESA PANGI KABUPATEN DULUPI KECAMATAN BOALEMO Wiwin Rewini Kunusa; Hendri Iyabu; Julhim S Tangio
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i5.12326

Abstract

Terlaksananya Program KKNT Desa Membangun melalui program Pengabdian Masyarakat dalam Pencapaian SDGs. Sebagai kepedulian kami selaku dosen Jurusan Kimia FPMIPA yang memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, Desa Pangi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo untuk memanfaatkan limbah padat  hasil pengolahan sagu yang melimbah menjadi produk biobriket yang inovatif bernilai ekonomi tinggi efektif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.Memberikan pemahaman dan pengetahun kepada masyakarakat untuk berwirausaha Briket (bioarang) merupakan energi biomassa yang ramah lingkungan dan biodegradable. Briket mempunyai keuntungan ekonomis yang tinggi yaitu mudah dibuat dan memiliki nilai kalor yang tinggi (Heruwati, 2009). Bahan dasar briket adalah merupakan padatan berpori hasil proses pembakaran bahan yang mengandung karbon dengan kondisi tanpa oksigen sehingga bahan hanya terkarbonisasi dan tidak teroksidasi. Sebagian besar pori pada arang masih tertutup oleh hidrogen, tar, dan senyawa organik lain yang komponennya terdiri dari abu, air, nitrogen, dan sulfur. Pada prinsipnya pembriketan adalah proses pengempaan bahan berukuran partikel kecil yang berasal dari limbah organik, limbah pabrik, maupun limbah perkotaan di dalam suatu cetakan untuk diperoleh struktur padatan yang rapat dan kompak. Biasanya briket terbuat dari kayu yang dibakar kemudian dicetak. Namun, penggunaan kayu sebagai bahan baku pembuatan briket akan menjadi tidak efektif dan efisien karena menyebabkan banyaknya pohon yang harus ditebang. Maka dari itu, limbah-limbah organik pertanian berupa limbah ampas sagu dapat dipilih menjadi alternative bahan baku yang efektif dan efisien dalam pembuatan briket. Dalam pembuatan briket ini, teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah ampas sagu ini adalah proses karbonasi. Terdapat bahan tambahan lain yang berfungsi sebagai perekat (binder) yaitu tepung tapioca.
SOSIALISASI HUKUM, PELATIHAN & PENINGKATAN PENDIDIKAN FORMAL MAUPUN NON FORMAL PADA PESERTA DIDIK Nirwan Junus; Mutia Cherawaty Thalib; Karlin Z. Mamu
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 6 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i6.14078

Abstract

The problems of teenangers are increasingly complex and concerning, especially in the current era of globalization. The rise of liquor in teenagers and the problem of gambling in the general public are certainly triggers for conflict, in addition, problems in the field of education, namely the lack of educators at SDN 11 Batudaa Pantai, difficulties for children in learning, such as the Koran, reading and arithmetic must can be solved. Therefore, the approach taken is through education and law counseling. The targets of this program are 1) to carry out socialization/law counseling in order to provide understanding and increase public legal awareness, especially in teenagers, 2) to provide assistance in order to improve student learning patterns in terms of reading and arithmetic, 3) to help educators in SDN 11 Batudaa Pantai in minimizing the problems faced, especially in terms of reading and arithmetic and 4) re-activating the TPA which has long been absent, and 5) Empowering the younger generation of Lamu Village to be more creative in developing the village. The method used in this activity is to provide socialization/legal counseling to the community, as well as providing assistance to students in reading and arithmetic.
Kuliah Kerja Nyata Tematik Desa Membangun Sebagai Bagian Dari Iplementasi Kompetensi Mahasiswa Buyung Rahmad Machmoed; Abdul Rasyid
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i4.12353

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik merupakan kegiatan intrakulikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan metode pemberian pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam kegiatan  pemberdayaan masyarakat. KKN Tematik Desa Membangun menuntut keterlibatan aktif mahasiswa dalam berdialog secara intensif dengan masyarakat. KKN Tematik ini tidak hanya berorientasi pada alih pengetahuan (transfer of knowledge) kepada masyarakat dan pembelajaran pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menanamkan kesadaran (nilai-nilai baru), mencerdaskan masyarakat dengan memperkenalkan pikiran-pikiran kritis kepada masyarakat dalam rangka membangun komunitas (desa) yang lebih partisipatif dan berpihak pada kelestarian lingkungan hidup. Mendorong Pemerintah Desa, Serta Karang Taruna Dalam Mengeluarkan Ide-ide Program Inovasi Desa (PID) yang berkualitas untuk Desa Ilodulunga Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara, selain kegiatan tersebut beberapa kegiatan yang dilaksanakan Bersama  Masyarakat Desa seperti pentas seni dan olahraga, dan beberapa kegiatan lainnya. Pelaksanaan program KKN tematik ini diharapkan mampu merubah pola pikir masyarakat menjadi masyarakat yang mandiri, tertib, bersih dan membina kedisplinan dalam etos kerja dan gotong royong
Penataan Administrasi Desa dan Peduli Program Stunting dalam Mendukung Pencapaian SDG’s Desa Molantadu Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara Arifin Tahir
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i5.12498

Abstract

Tujuan Pengabdian ini adalah membantu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Gorntalo dalam kegiata-kegiatan mahasiswa yang berkaitan dengan pendampingan perencanaan pembagunan desa. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Gorntalo diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo untuk terjun langsung dalam masyarakat agar tercipta kolaborasi ilmu pengetahun yang mereka dapatkan di kampus Universitas Negeri Gorntalo dimana mereka menekuni ilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Disamping itu masyarakat sebagai sasaran dan tujuan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Gorntalo dapat merobah polah pikir sehingga menjadi produktif dalam membangun desanya khususnya desa Molantadu Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo.Hasilnya pengabdian diperoleh kesimpulan sebagai berikut : KKN Tematik Periode II 2021 di Desa Molantadu Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara yang di selenggarakan sejak tanggal 14 Oktober 2021 sampai 3 November 2021, telah melaksanakan kegiatan inti dan kegiatan tambahan yang terdiri dari : Pembuatan Profil Desa Molantadu Kabupaten Gorontalo, Pembuatan buku administrasi PKK dan BPD, Sosialisasi kesehatan tentang stunting dan sebagai program tambhana Festival Pemuda Merdeka. Kegiatan tersebut diatas dilakukan untuk membantu aparat desa dalam pembuatan profil desa dan pembuatan administrasi PKK di Desa Molantadu. Selain itu kegiatan tentang sosialisasi memberikan pengetahuan tentang pentingnya gizi bagi masyarakat di desa Molantadu. Hasil KKNT telah berhasil membangun pola pikir yang produktif dan inovatif dikalangam masyarakat dalam mendukung pencapaian SDG’s  Desa Molantadu Kabupaten Gorontalo . Kata Kunci : Penataan, Administrasi, Stunting
Pelatihan Manajemen Administrasi Desa Berbasis Digital bagi Perangkat Desa di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo Forry Armin Nawai; Arwildayanto Arwildayanto; Tuti Wantu
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 6 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i6.12805

Abstract

Masa depan Indonesia terletak pada pembangunan desa dimana pembangunannya membutuhkan SDM yang mampu menerapkan teknologi digital. Melalui program KKN Tematik Desa Membangun yang dilakukan Jurusan Manajemen Pendidikan FIP UNG Tahun 2021, dilakukan pelatihan manajemen administrasi desa berbasis digital bagi perangkat desa di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM pemerintah desa. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan praktek langsung penggunaan aplikasi adiministrasi desa berbasis digital. Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dekan FIP UNG dengan Camat Mootilango dan penandatanganan implementasi kerja sama antara Ketua Jurusan Manajemen Pendidikan FIP UNG dengan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Mootilango. Materi pelatihan mencakup Microsoft Word 2013, Microsoft Exel 2013, dan pelatihan penggunaan aplikasi surat-menyurat di desa.Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dan diikuti oleh seluruh aparat desa. Tim pengabdian masyarakat juga melaksanakan program tambahan yaitu: (1) sosialisasi dan pendampingan program vaksinasi, (2) pembuatan bak sampah, (3) pembuatan batas-batas administrasi desa, (4) sosialisasi program PHBS, (5) program mengajar pada taman pengajian Al-Qur’an, (6) program turnamen olahraga, (7) pendampingan kader posyandu, (8) program penanaman Sansevieria, dan (9) program MTQ. Semua program tersebut terlaksana dengan baik tanpa ada kendala yang berarti dan masyarakat merespon dengan baik sehingga hasilnya memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 6 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 5 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 4 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Sbermas (Sinergi Bersama Masyarakat) More Issue