cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 275 Documents
DISCUSSION GAMES AS AN INNOVATION TO IMPROVE THE SPEAKING ABILITY admin admin; Putri Marina Sari
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.759 KB)

Abstract

Speaking is one of the skills that have to be mastered by the learners in teaching learning process. Whenever students want to speak, they always feel afraid of making mistake. Based on the problem above, the teachers have to find the appropriate technique or media. Discussion games can help the students to improve their speaking ability. The main intention of discussion games is, to get the students to talk and to stimulate their interest and imagination. By using discussion games the teacher can also use this game to improve the atmosphere in the class and help students cooperate better with each other.
Pengembangan Media Pembelajaran Public Speaking Berbasis Teknologi Virtual Reality (VR) pada Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Jasuli Jasuli; Enis Fitriani
DIDAKTIKA Vol 25 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.356 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v25i1.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sekaligus menghasilkan media pembelajaran public speaking berbasis teknologi virtual reality (VR) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Budi Utomo Malang. Media pembelajaran yang telah dikembangkan nantinya menjadi salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan oleh mahsiswa dan dosen. Cukup banyaknya masalah yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran keterampilanpublic speaking, seperti rasa takut, gugup, cemas, takut salah dan demam panggung menjadi alasan mengapa penelitian ini perlu dilaksanakan. Keterampilan public speaking merupakan keterampilan berbicara di depanumum yang mutlak menjadi kebutuhan mahasiswa, terlebih mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang yang sebagian besar akan terjun menjadi guru di sekolah dan masyarakat. Selain itu, pentingnya penguasaan keterampilan ini menjadisyarat lulusnya mahasiswa pada waktu ujian skripsi. Pemilihan teknologi berbasis VR dipilih karena teknologi ini mampu menghadirkan dunia nyata ke dalam dunia virtual. Sehingga mahasiswa sangat memungkinkan untukmemanfaatkan media pembelajaran ini dalam matakuliah public speaking. Mahasiswa dapat berlatih secara mandiri tanpa harus ada audience di hadapannya. Cukup dengan menggunakan VR, mahasiswa akan merasakan sensasi berada di sebuah forum yang besar dalam dunia virtual. Selanjutnya, latihan dengan media ini diyakini dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa gugup, demam panggung serta masalah-masalah serupa lainnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggukan metode research and development (R&D) model Borg and Gall (1983). Prosedur penelitian ini meliputi, 1) analisis kebutuhan, 2) perencanaan, 3) pengembangan media ajar, 4) validasi ahli, 5)pengemasan atau produk akhir, dan 6) uji coba. Langkah pertama sampai langkah kelima tersebut merupakan tahapan pelaksanaan pengembangan bahan ajar. Adapun untuk penelitian dilakukan pada langkah keenam yakni saat uji coba produk. Hasil dari penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar yang divalidasi oleh ahli serta telah mendapat kritik dan saran. Dihasilkan pula bahwa media berbasis teknologi VR ini menghasilkan kualitas video denganresolusi full HD sehingga memungkinkan mahasiswa pengguna memanfaatkan media ini secara indipenden. Keterbatasan penelitian ini terletak pada belum diujicobakannya kepada subjek penelitian dikarenakan kendala di lapangan danmenjadi saran untuk dilakukan bagi peneliti selanjutnya.
MODEL ANALISIS FRAMING DALAM PENELITIAN SASTRA admin admin; Suhariyadi suhariyadi
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.751 KB)

Abstract

Sebagai media komunikasi, karya sastra mengkonstruksi pikiran pengarangnya untuk disampaikan kepada pembacanya. Asumsi inilah yang kemudian menjadikan titik pijak bagi masuknya disiplin ilmu komunikasi ke dalam studi sastra. Tulisan ilmiah ini mencoba mengemukakan model penelitian sastra berdasarkan studi kepustakaan dengan mengambil Model Analisis Framing dalam ilmu komunikasi. Permasalahan yang ingin dicari jawabnya adalah model Analisis Framing sastra yang bagaimanakah yang relevan untuk menjelaskan permasalahan tersebut. Dengan demikian, tulisan ini bukan bersifat aplikatif tetapi studi teoritis yang pada gilirannya bisa diuji dalam implementasinya ke dalam penelitian sastra.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Melalui Metode Guided Discovery Learning Maulid, Maulid
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Online First
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2068

Abstract

Hasil belajar siswa SMP Negeri 13 Buton Tengah kelas VII tahun ajaran 2020/2021 dalam mata pelajaran Matematika menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Hal ini disebabkan pembelajaran Matematika sering dianggap pelajaran yang sulit dan rumit, serta membutuhkan kemampuan pra-syarat yang memadai untuk mempelajari kompetensi berikutnya. Kemampuan pra-materi yang dimiliki siswa rendah dan guru yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengulang kemampuan pra-syarat siswa menjadi penyebab hasil belajar siswa yang masih buruk. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 13 Buton Tengah dalam pelajaran Matematika materi Bentuk Aljabar melalui pembelajaran model Guided Discovery Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang modelnya dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Jumlah subyek penelitian adalah 20 orang dengan karakteristik: 11 siswa adalah perempuan, dan 9 siswa adalah pria; 4 siswa mempunyai kemampuan akademis tinggi, 10 siswa mempunyai kemampuan akademis sedang, 6 siswa mempunyai kemampuan akademis rendah. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus (Oktober – November 2020). Hasil penelitian menunjukkan siklus I rata-rata kelas sebesar 43,5 dan ketuntasan belajar yang mencapai KKM hanya 20%. Siklus II rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 33,75 menjadi 77,25 dibandingkan pada siklus I sedangkan ketuntasan belajar yang mencapai KKM juga mengalami peningkatan sebesar 50% menjadi 70% dibandingkan pada siklus I. Siklus III rata-rata kelas juga mengalami peningkatan sebesar 2,65 menjadi 79,9 sedangkan ketuntasan belajar yang mencapai KKM juga meningkat 10% menjadi 80%. Karena dari siklus II rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar telah dicapai siswa maka penelitian tindakan kelas dihentikan. Namun siklus III tetap dilaksanakan walaupun hanya sebagai penguatan karena dalam PPG ini telah dirancang untuk tiga siklus
Developing Prototype Integrated Reading Material For Junior High School admin admin; Ninis Khoirotunnisa
DIDAKTIKA Vol 23 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.373 KB)

Abstract

Reading skill is mainly acknowledged as the most important skill to be mastered. It is not only overemphasized for developing English skill but also critical understanding skills of students. Various factors have certainly contributed to this study. The lack of students’ interest became the main factor of the lowness of students reading skill. Besides the teaching material development required the balance of higher technology. This study aimed to optimize and accomplish the goal of learning reading which balance with the increasing of technology use as learning need nowadays by developing prototype integrated reading material for junior high school. To meet the objective of the study, the researcher used Research and Development as design of study involving need analysis, design, development, expert validation and try out. Questionnaire and interview were utilized as instrument in the field of need analysis. The result of development organized the prototype integrated reading material through PamanPinter-CALLs which developed in longtion auto run combining with adobe audition, hot potatoes, hangaroo, macromedia flash, and microsoft power point. It contained vocabulary corner, reading corner, audio corner, comprehension corner, and writing corner which covered pre-reading activity, whilst reading activity, and post reading activity. This was validated by three experts and tried out through students discussion and questionnaire. Finally the result might be utilized to help teachers and students in teaching learning reading using PC computer or smartphone. This prototype integrated reading material is able to employ in the home and in the class even individually or in group. So students can improve their reading skill autonomously by the guidance from the teachers before. Further, this program suggested to be developed in other any level. This program is more completed with speed reading correction to evaluate students speed reading and pronunciation correction to help students to have self-learning in pronunciation.
PENGGUNAAN TEKNIK PICTURE CUED STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPEAKING SISWA KELAS XI-IPA DI MA MIFTAHUL ULUM BETTET PAMEKASAN Fujiono Fujiono; Khairuddin Khairuddin
DIDAKTIKA Vol 24 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.765 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v24i2.335

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untukmenemukan peningkatan kemampuan speaking siswa kelas XI IPA-A padasemester genap, tahun pelajaran 2016/2017, dan siswa kelas XI IPA-B dan XIIPA-C pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 di MA Miftahul UlumBettet Pamekasan melalui penggunaan teknik Picture Cued Storytelling.Disamping itu, penelitian ini juga menggambarkan proses belajar mengajartentang penggunaan teknik picture cued storytelling di kelas XI IPA MA MiftahulUlum Bettet Pamekasan.Penelitian ini dilakasanakan didalam bentuk pre-riset dan post tes padasiklus dengan mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, seperti tahapperencanaan, tahap implementasi, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Data darihasil penelitian ini dikumpulkan melalui ceklis pengamatan, kuesioner, dan rubrikpenilaian speaking.Dari hasil pengamatan dan kuesioner dapat disimpulkan bahwa siswamengikuti proses belajar mengajar dengan baik, mereka bisa menunjukkan minatdan sikap percaya diri mereka terhadap materi speaking.Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada peningkatankemampuan speaking siswa kelas XI IPA, hal ini dapat dilihat pada persentasekesuksesan dan nilai rata-rata pada setiap siklus. Pada tahap pre-riset dijelaskanbahwa nilai rata-rata KKM siswa kelas XI-IPA A adalah 61,44 dengan persentasekesuksean 32%, sedangkan nilai rata-rata KKM siswa kelas XI-IPA B adalah 63,6dengan persentase kesuksesan 36,66%, dan nilai rata-rata KKM siswa kelas XIIPAC adalah 66 dengan persentase kesuksesan 43,75%. Pada tahap siklus 1dijelaskan bahwa nilai rata-rata KKM siswa kelas XI-IPA A adalah 75,04 denganpersentase kesuksesan 76%, sedangkan nilai rata-rata KKM siswa kelas XI-IPA Badalah 76 dengan persentase kesuksesan 76,66%, dan nilai rata-rata KKM siswakelas XI-IPA C adalah 70, 625 dengan persentase kesuksesan 53, 125%. Padatahap siklus 2 dijelaskan bahwa nilai rata-rata KKM siswa kelas XI IPA C adalah76, 875 dengan persentase kesuksesan 84, 375%.Berdasarkan data diatas, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan teknikpicture cued storytelling dapat meningkatkan kemampuan speaking siswa kelasXI-IPA di MA Miftahul Ulum Bettet Pamekasan.
THE SHIFTING ROLES OF EYL TEACHERS IN THE DIGITAL NATIVE ERA Karina Sari
DIDAKTIKA Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.794 KB)

Abstract

The advancement of technologies has caused two distinct generations called as DigitalNative and Digital Immigrant. This two generation has made a shifting role for teachers ineducation, not to mention children education. Children nowadays to belong digital nativegenerations, meanwhile not all teachers are. Consequently, as teacher need to realize theneed of having applicable strategy to keep up with the technology advancement and fulfillthe learners need and preference in learning. Therefore, this article would like to proposeideas on the applicable practices in regard with the technology advancement in DigitalNative era with Digital Native learners of children.
Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Problem Based Learning Ramli Ramli
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Vol 27 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.653 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi kelas terutama keaktifan siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada materi matriks dengan menggunakan model problem based learning pada pembelajaran mode daring. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas dan dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif. Data tentang keaktifan siswa dikumpulkan melalui lembar observasi ketika proses pembelajaran berlangsung dan data tentang hasil belajar siswa diperoleh melalui tes tertulis setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model problem based learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa dan hasil belajar siswa secara signifikan
Penerapan Model Guided Discovery Learning Menggunakan LKPD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ivhond Vetriand Marewa
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Vol 27 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.992 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2263

Abstract

Banyak faktor yang menyebabkan peserta didik kurang semangat dalam belajar. Hal ini menyebabkan daya tangkap siswa menjadi rendah serta kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja, perlu adanya tindakan untuk mengatasinya. Salah satunya guru harus mampu melakukan proses pembelajaran dengan baik, bermakna bahkan melakukan inovasi. Ada berbagai cara untuk melakukan inovasi dalam pendidikan, misalnya saja dengan menerapkan model, media, metode, strategi, bahkan pendekatan pembelajaran yang bertujuan agar pembelajaran lebih menarik dan tidak terasa membosankan bagi peserta didik. Oleh karena itu peneliti bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran guided discovery learning menggunakan LKPD. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan 16 peserta didik sebagai subjek penelitian. Hasil belajar diukur dengan menggunakan alat evaluasi. Datanya dianalisis menggunakan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah implementasi model pembelajaran guided discovery learning menggunakan LKPD. Hal ini terlihat pada siklus I persentase peserta didik yang tuntas hanya 37,5 % dan naik pada siklus II menjadi 100%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik sehingga guru disarankan untuk menerapkan model Guided Discovery Learning.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII Melalui Metode Guided Discovery Learning Maulid Maulid
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Vol 27 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.087 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2259

Abstract

Hasil belajar siswa SMP Negeri 13 Buton Tengah kelas VII tahun ajaran 2020/2021 dalam mata pelajaran Matematika menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Hal ini disebabkan pembelajaran Matematika sering dianggap pelajaran yang sulit dan rumit, serta membutuhkan kemampuan pra-syarat yang memadai untuk mempelajari kompetensi berikutnya. Kemampuan pra-materi yang dimiliki siswa rendah dan guru yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengulang kemampuan pra-syarat siswa menjadi penyebab hasil belajar siswa yang masih buruk. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 13 Buton Tengah dalam pelajaran Matematika materi Bentuk Aljabar melalui pembelajaran model Guided Discovery Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang modelnya dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Jumlah subyek penelitian adalah 20 orang dengan karakteristik: 11 siswa adalah perempuan, dan 9 siswa adalah pria; 4 siswa mempunyai kemampuan akademis tinggi, 10 siswa mempunyai kemampuan akademis sedang, 6 siswa mempunyai kemampuan akademis rendah. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus (Oktober – November 2020). Hasil penelitian menunjukkan siklus I rata-rata kelas sebesar 43,5 dan ketuntasan belajar yang mencapai KKM hanya 20%. Siklus II rata-rata kelas mengalami peningkatan sebesar 33,75 menjadi 77,25 dibandingkan pada siklus I sedangkan ketuntasan belajar yang mencapai KKM juga mengalami peningkatan sebesar 50% menjadi 70% dibandingkan pada siklus I. Siklus III rata-rata kelas juga mengalami peningkatan sebesar 2,65 menjadi 79,9 sedangkan ketuntasan belajar yang mencapai KKM juga meningkat 10% menjadi 80%. Karena dari siklus II rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar telah dicapai siswa maka penelitian tindakan kelas dihentikan. Namun siklus III tetap dilaksanakan walaupun hanya sebagai penguatan karena dalam PPG ini telah dirancang untuk tiga siklus.