cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 275 Documents
ANALYZING STUDENTS' INTEREST IN LEARNING ENGLISH IN XIMIA2 GRADE OF SMA MUHAMMADIYAH 8 CERME Ana Abidin; Lathifah I; Pradita Eka L; Wiwik Wahyuni; Istiqomatul F
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.246 KB)

Abstract

Students’ interest is an essential tool in learning English. Students’ interest could give a positive energy for student direct to learning activities. Thus, the objective of learning activities can be achieved. Students’ interest is also an important factor which affects students’ achievement and learning environment in teaching and learning English as a foreign language. This research conducted at XI-MIA2 grade in SMA Muhammadiyah 8 Cerme. The aim of this study is to analyze students’ interest in learning English. The participants of the study were students in the eleven grades of SMA Muhammadiyah 8 Cerme the academic year of 2013/2014. The number of the students consists of 26 students, 20 persons female and 6 persons male. In this study, the technique that the writer used to collect the data were observation and questionnaire. Based on the data analysis, the writer concluded that students’ interest in learning English at XI-MIA2 was still low. The teacher should make a comfortable environment while teaching and learningEnglish process. Also, using an effective strategy to teach English will increase students’ interest.
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Pada Materi Nilai Mutlak Kelas X Tkr SMK Pelita Harapan Tahun Ajaran 2019/2020 Muhtar Kurniawan; Nur Fauziyah; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.069 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) materi nilai mutlak kelas X TKR SMK Pelita Harapan Padangan Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar matematika dan siswa merasa menganggap matematika adalah materi yang sulit dipelajari. Siswa SMK Pelita Harapan Padangan masih kesulitan untuk memahami konsep dan menerapakannya pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran yang menuntut siswa lebih aktif sehingga lebih mudah memahami matematika. Metode pembelajaran yang dimaksud adalah metode pembelajaran NHT(Numbered Heads Together) dengan cara diskusi secara kelompok dan mempresentasikan hasil diskusi sehingga siswa akan lebih aktif dapat mengutarakan pemahaman tentang konsep yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga guru mampu membimbing dan mengarahkan untuk bersama-sama menyimpulkan hasil pemikiran. Dengan begitu siswa akan lebih paham dan lebih menguatkan pada ingatan. Yang berbeda dari metode pembeljaran kooperatif yang lain adalah yaitu prosesnya jika metode pembelajaran NHT ini dengan penomoran pada kelompok, dan dipanggil untuk mempresentasikan berdasarkan nomor yang disebutkan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswakelas X SMK Pelita Harapan Padangan,Bojonegoro tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 25 siswa . Metode Pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan observasi dan tes sedangkan untuk instrumen penilitian ini adalah lembar observasi, LKPD dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode NHT(Numbered Heads Together) mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas X SMK Pelita Harapan Padangan, karena siswa lebih aktih dan mampu mempresentasikan hasil diskusi dengan baik sehingga meningkatnya hasil belajar. Berdasarkan tes awal pada materi nilai mutlak, penelitian siklus I dan penelitian siklus II yang dilakukan kepada siswa menunjukkan bahwa peserta didik memperoleh hasil belajar yang baik dan baik sekali mengalami banyak peningkatan. Pada penelitian siklus I yang mencapai ketuntasan hingga 92% dan mengalami peningkatan lagi pada siklus II yaitu 100% atau seluruh siswa mencapai ketuntasan . Sehingga penelitian berhasil meningkatkan hasil belajar matematika pada materi nilai mutlak
HOW THE BILINGUAL BOOK DICTIONARY INFLUENCES THE VOCABULARY MASTERY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS admin admin; Yasmin Shofiyati
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.654 KB)

Abstract

Learning English as a foreign language (EFL) has a basic aspect which is vocabulary mastery. The writer considers that adolescent students have difficulties related to the process enriching their vocabulary. Bilingual dictionary could help the junior high students since it involves the first language. The first language will ease the students in figuring out the appropriate meaning proper with the context. Bilingual dictionary itself comes in various forms. There are computerized bilingual dictionary, electrical bilingual dictionary, and bilingual book dictionary. The writer consider bilingual dictionary as the aid for the junior high school students to gain their mastery in vocabulary. Bilingual dictionaries are popular among learners at all levels (Atkins & Varantola 1998; Baxter 1980). Learners of all proficiency levels can use bilingual dictionaries to learn vocabulary (Hulstijn, Hollander, & Grenadius 1996; Knight 1994). Bilingual book dictionary is applicable for the students in the school since bilingual book dictionary is affordable for the students. Bilingual dictionary is chosen by the writer because it involves the first language (L1) of the students. It eases them to find the appropriate meaning of the words. In bilingual book dictionary there are several meanings, part of speech, collocation, and the examples in the sentences. Those are the reason why the writer suggests the bilingual book dictionary as the best aid for the junior high school students in Indonesia to increase their vocabulary mastery.
PENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL BELAJAR KOLABORATIF DENGAN STRATEGI PERMAINAN MONOPOLI PADA MATERI UANG DAN BANK DI KELAS IX-A SMPN 3 BALONGPANGGANG Anis Sa’adah
DIDAKTIKA Vol 25 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.833 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v25i2.880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada materi uang dan bank melalui permainan monopoli. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan (action research) dengan subjek penelitian peserta didik kelas IX A SMPN 3 Balongpanggang. Fokus penelitian ini adalah keaktifan peserta didik dalam hal mendengarkan, berpendapat, menanggapi, dan bertanya. Indikator yang ditetapkan adalah 70 % peserta didik mendengarkan/memperhatikan pada saat proses belajar, berani berpendapat, dapat menanggapi, dan berani bertanya. Selain keaktifan penelitian ini juga ingin meningkatkan hasil belajar peserta didik, indikatornya adalah 85 % peserta didik mampu mencapai nilai KKM yang ditetapkan yaitu 75. Apabila indikator itu tercapai maka tindakan yang diterapkan dianggap berhasil. Penelitian dilakukan dengan model siklus yang masing-masing siklus ada 2 pertemuan dan setiap pertemuan ada 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan belajar peserta didik setelah diterapkan model belajar kolaboratif melalui strategi permainan monopoli ini. Pada siklus I keaktifan peserta didik rata-rata 71% sedangkan pada siklus II rata-rata 87%. Hal ini berarti telah terjadi peningkatan pada keaktifan belajar peserta didik pada saat belajar. Hasil belajar peserta didik juga meningkat pada siklus I rata-rata ketuntasan individu 77,1% menjadi 80,1% pada siklus II dan ketuntasan klasikal pada siklus I dari 62 % menjadi 82,7% pada siklus II. Hal ini berarti juga ada peningkatan dalam capaian hasil belajar peserta didik.Kata kunci : Keaktifan, hasil belajar, kolaboratif, monopoli
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) PADA MATERI BANGUN DATAR SEGI EMPAT DI KELAS VII E MTs AL-IBROHIMI MANYAR GRESIK Danawatul Mursidah; Sri Uchtiawati; Midjan Midjan
DIDAKTIKA Vol 24 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.173 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v24i1.100

Abstract

Kemampuan representasi matematis merupakan hal yang selalu muncul ketikaseseorang mempelajari matematika karena kemampuan representasi dapat membantupeserta didik menjelaskan konsep atau ide dan memudahkan peserta didik untukmendapatkan strategi pemecahan dalam menjawab soal – soal matematika, namunbanyak peserta didik yang kurang memahami serta merepresentasi masalah yangberkaitan segiempat, salah satu faktor penyebab rendahnya kemampuan representasimatematis terletak pada penggunaan model pembelajaran yang belum tepat. Penelitianini untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis peserta didik melaluimodel pembelajaran Think Talk Write(TTW) pada materi bangun datar segi empat dikelas VII E MTs Al – Ibrohimi Manyar Gresik.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek pada penelitian iniadalah seluruh peserta didik kelas VII-E MTs Al-Ibrohimi sebanyak 41 peserta didik.Metode yang digunakan adalah metode tes dan observasi. Instrumen yang digunakanadalah tes kemampuan representasi matematis dan lembar observasi.Dari hasil analisis data, kemampuan representasi matematis peserta didik kelas VIIE di MTs Al-Ibrohimi setelah melakukan pembelajaran dengan model TTW tergolongbaik dengan rata – rata prosentase sebesar 64,27%, berdasarkan observasi, persentaserata-rata aktifitas peserta didik pada seluruh pertemuan yang berada pada kategori aktifyaitu 54,1%, kategori cukup aktif yaitu 28,6%, dan kategori tidak aktif yaitu 17,3%.Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model TTWpadamateri bangundatar segi empat tergolong baik dengan rata – rata 80,5.
Penggunaan LKPD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Matriks Hadi, As'ar Musrimin
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Online First
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2071

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi matriks kelas XI OTKP SMK Negeri 1 Tirawuta setelah diterapkannya penggunaan LKPD dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI OTKP SMK Negeri 1 Tirawuta tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 18 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, pada tiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik kualitatif. Teknik analisis data kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran di kelas berupa Observasi dan hasil catatan lapangan. Siklus akan berhenti jika indikator keberhasilan telah tercapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lembar kerja peserta didik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi matriks. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Peningkatan hasil belajar siswa ditunjukan dari tes akhir siklus. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 68 dan ketuntasan klasikal sebesar 61,11%. Sedangkan pada siklus 2 nilai rata-rata kelas naik menjadi 82,92 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 88,89%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja peserta didik berhasil meningkatkan hasil belajar siswa pada materimatriks.
Sharing And Jumping Task In Collaborative Teaching And Learning Process admin admin; Slamet Asari
DIDAKTIKA Vol 23 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.515 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v23i2.28

Abstract

Providing material in the forms of task in collaborative teaching and learning process is one way in tapping the potential of the student's ability both on the cognitive, affective or psychomotoric trait.The task material provided in this collaborative learning is to foster a dialogical situation, communicative atmosphere, mutual listening and learning among students. The material itself is an obligatory task which is in accordance with the capacity of each student. Material assignments or tasks in the learning process is not only as an evaluation tool but also as a tool triggering the implementation of the teaching procedures to deliver real results that makes the students understand and learn the actual learning. Therefore, the level of task must be considered to obtain real change for each student learning.
Enhancing Students’ Critical Thinking and Confidence through Indirect Explicit Grammar Instruction (IEGI) in Learning Grammar Ulfatul Ma’rifah
DIDAKTIKA Vol 24 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.031 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v24i2.341

Abstract

The aim of this research is to find the strategy how Indirect Explicit Grammar Instruction(IEGI) is able to enhance students‟ critical thinking and confidence in learning tenses. Sincestudents usually tend to memorize the form of patter in learning tenses, as a result they havebeen repeated rule presentations of grammar structures and lose their sense of criticalthinking to discover. More over, learning grammar on isolated way also make students haveless confidence to speak because they can memorize the pattern, but they cannot use themaccurately. Using classroom action research in two cycle which every cycle consists of threemeetings, the data are collected by using observation cheklist, rubric, test, qestionnare andstudents participation sheet. The observation cheklist is used to get the data of theimplementation of IEGI during teaching learning activities in the classroom which studentswork in group. The result from rubric shows the improvement of students‟ ctitical thinkingability improve from 54.05% into 82.50%. While from the test which covered the ability inanalyzing and answering questions which need Higher Order Thinking improve significantlyfrom 47.56% into 80.90 %. While students‟ confidence improves significantly from 55.56%into 78.10%
INFORMATION GAP ACTIVITIES IN LESSON STUDY FOR TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS (TEYL) CLASS Paulina Paulina
DIDAKTIKA Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.942 KB)

Abstract

This study was conducted in order to know the implementation of Information gapactivities in Teaching English for Young Learners class. These activities were designedthrough lesson study. Lesson study aimed to improve the quality of teaching learning whichconsists of three stages, plan, do, see. Through the first plan, information gap activitieswere chosen as the supporting activities to help students comprehend the basic principlesand theory about teaching English for Young Learners. These activities required students towork in group and transfer the information they had after they were asked to read thematerials given. The activities were conducted through four cycles of Lesson Study whichrequired four lecturers to be involved, one as the model teacher and the rests are observers.Through the lesson study, the information gap activities could be monitored through dostage and reflected through the see stage which resulted in students comprehension in basicprinciple and theory about teaching English for Young Learners. Thus, the result can beeffectively lead to students' ability in designing and implementing the teaching learning ofEnglish for Young Learners
IDENTIFIKASI TINGKAT KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI SPLDV MENGGUNAKAN MULTIPLE SOLUTION TASK (MST) PADA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 7 CERME Titik Darmayanti
DIDAKTIKA Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.505 KB)

Abstract

Lesson Study adalah memiliki arti penelitian mengenai balajar. Untuk meningkatkanprofesionalisme guru, dalam pengembangan juga bisa digunakan di perguruan tinggi untukmengamati aktivitas keseluruhan pengajaran baik oleh mahasiswa dan dosen. Lewis(2002) seorang dosen menginginkan meningkatkan pembelajaran, salah satu cara yangpaling logis adalah melakukan kolaborasi dengan dosen lain untuk merancang, mengamatidan melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan dan yang akandilakukan.Hasil Pembahasan pendekatan sibernatik kurang adanya berpikir secara sistematis, tahapdemi tahap baik dosen model dan mahasiswa dan kecendrungan berpikir divergenmenyebar ke beberapa target karena semua materi pengantar akuntansi (PA) dua salingterkait, hal inilah yang perlu di cermati membangun sistem informasi. Materi PA memilikiujung yaitu sistem informasi yang akan menjadi laporan keuangan. Laporan inilah yangakan menjadi rujukan dan informasi.