cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 275 Documents
STUDENTS’ INDEPENDENT LEARNING IN GROUP WORK ACTIVITIES Khoirul Anwar
DIDAKTIKA Vol 21 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.515 KB)

Abstract

This study is to find out the students' preferences in independent learning after the implementation of group work activities at the sixth semester students of English Education Department of University of Muhammadiyah Gresik. The number of eighteen students are provided by group work activities (combined by a Lesson Study model) in the subject of Classroom Action Research. After that they are given a questionnaire about the preferences of independent learning with five categories namely self-confidence, discipline, initiative, responsibility, and motivation. Data show that there are positive responses of the students' preferences in terms of better self-confidence, higher discipline, superior initiative, recovered responsibility, and better motivation in learning.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas Xi IPA 9 SMA Budi Utomo Perak Jombang Materi Peluang Dengan Model Team Assisted Individualization(TAI) Lilik Rachmawati; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.316 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah penerapan Team Assisted Individualization (TAI) pada materi pokok peluang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA 9 di SMA Budi Utomo Perak Jombang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada peserta didik kelas XI IPA 9 semester ganjil di SMA Budi Utomo Perak Jombang tahun pelajaran 2018/2019, dengan jumlah 27 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen, observasi, dan tes evaluasi. Sedangkan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar yaitu nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan klasikal 75%, keaktifan70%. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan(observation), dan refleksi (reflection), dan masing-masing siklus dilaksanakan dengan dua kali pertemuan, satu pertemuan diantaranya untuk evaluasi siklus. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada pra siklus keaktifan peserta didik pada siklus I 69,31% dan pada siklus II meningkat menjadi 79,629%. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata 70,74 dengan ketuntasan belajar klasikal 66,67% pada siklus I, dan pada siklus II rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 71,44 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 77,78% Dari dua siklus tersebut jelas bahwa ada peningkatan keaktifan peserta didik maupun hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan melalui delapan langkah- langkahnya dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pokok materi peluang kelas XI IPA 9 SMA Budi Utomo Perak Jombang Tahun 2018/2019. Keberhasilan penggunaan metode tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang inovatif. Selanjutnya para guru dapat lebih berkreasi dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
A VIEW ON THE TECHNIQUES OF TEACHING SPEAKING admin admin; Mansur mansur
DIDAKTIKA Vol 18 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.172 KB)

Abstract

Teaching English skills to learners become a important issue nowdays. English teachers should concern to the importance of motivating their students to master the language skills. In fact, it is not easy to teach all the skills especially productive skill, speaking and writing. Teaching speaking in the classroom needs varieties of teaching techniques in order that the learners are active in the teachinglearning process in the classroom. English teachers should choose the techniques which are appropriate with situations and conditions in the class. They have to consider how to create a conducive atmosphere so that all learners are actively involve in speaking activities. In this short article, the writer suggests some theories of teaching speaking which are proposed by some wellknown teaching experts. It is hoped that by reading this short article, readers (English teachers) would find benefit from it.
THE EFFECT OF USING INTERACTIVE GUESSING GAME TECHNIQUE ON FLUENCY STUDENT’S SPEAKING SKILL Zully Zulaikho Puspitasari; slamet Asari
DIDAKTIKA Vol 25 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.561 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v25i1.698

Abstract

This article explains the result of research that aim to test whether usinginteractive guessing game technique give significant effect on fluency student’s speakingskill in short functional text of MTs. Bustanul Ulum Tanggungprigel. This research uses aquasi experimental research design. The population of this research was the VIII gradestudents of MTs. Bustanul Ulum Tanggungprigel. There were two classess that totalized50 students. The sample of this research was VIII A and VIII B. The sample was selectedby population sampling technique. The instruments were speaking test. The data wereanalyzed by independent sample t-test formula. The result of this research were theimplementation of using interactive guessing game was significant to improve fluencystudent’s speaking skill. It can be conclude that interactive guessing game technique gavesignificant effect toward fluecny student’s speaking skill at MTs. Bustanul UlumTanggungprigel.
PHONEMIC CHART MEDIA: TO IMPROVE THE STUDENTS’ PRONUNCIATION ON THE SECOND SEMESTER STKIP PGRI BANGKALAN (A CLASSROOM ACTION RESEARCH ) Chairuddin Chairuddin
DIDAKTIKA Vol 24 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.717 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v24i1.99

Abstract

The purpose of this article is to examine the pronunciation of the students in speakingclass through phonemic chart media. The findings from this report measure that most ofstudents had difficulties in the correct sound symbol, stress, rhythm, and intonation.More specifically, the results showed that the difficulties affected by many factors suchas lack of practicing, listening, imitating, and teaching learning process by the lecturercauses the students felt bored because the teaching learning process seemed to bemonotonous. These findings suggest that phonemic chart is one of solution in solvingthe problem of students’ pronunciation. The researcher believes this chart became agood media for students in enhancing their pronunciation ability and also to make theenjoyable situation in teaching learning process. In this research, the researcher used aclassroom action research in which the setting was conducted in STKIP PGRIBangkalan which involves one class of second semester students.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep dan Percaya Diri Siswa Melalui Model Guided Discovery Learning Endramawati, Tyas Ayun
DIDAKTIKA Vol 27 No 2 (2021): Online First
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/didaktika.v27i2.2070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan percaya diri siswa melalui penerapan model guided discovery learning. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas, yang terdiri atas tiga siklus dimana tiap siklus satu kali pertemuan yang melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 8 Yogyakarta. Materi yang digunakan adalah transformasi geometri. Instrumen pengambilan data yang digunakan meliputi tes tertulis pemahaman konsep, lembar angket sikap percaya diri dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data hasil tes dan data hasil angket. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa. Hal ini terlihat pada siklus 1 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 33%, pada siklus 2 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 47% dan pada siklus 3 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 72%. Sedangkan pada sikap percaya diri siswa juga terdapat peningkatan. Hal ini terlihat pada siklus 1 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 33%, pada siklus 2 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 47% dan pada siklus 3 diperoleh siswa yang termasuk kategori tinggi sebesar 75%. Dari hasil yang diperoleh, dapat diambil simpulan bahwa penerapan model Guided Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan sikap percaya diri siswa pada pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian, maka guru disarankan untuk menerapkan model Guided Discovery Learning.
Peer Tutoring Technique: Helping Students Reducing Fear In Improving Speaking Ability admin admin; Paulina paulina
DIDAKTIKA Vol 23 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.026 KB)

Abstract

The study was aimed to solve the problem in the speaking class dealing with the students fear and the bad quality of speaking ability using peer tutoring technique. The design of the study is Classroom Action Research (CAR) which involves 26 students assigned in intermediate speaking class in English Department of University of Muhammadiyah Gresik. The preliminary study conducted showed that students had a fear to speak in front of the class which resulted in their speaking skill quality. The study offered one cycle consisted of planning, observing, implementing, and reflecting. the cycle took two meetings. The students were divided into two groups of high speaking ability and low speaking ability. The two groups were divided again into small units called pair. In one pair, the high speaking ability students taught the low speaking ability students before they had individual presentation in front of the class. In the end of the cycle, the peer tutoring process showed that students achieved thyeir average score above the minimum passing level of 60, which was the criteria of success.
PENGARUH TEKNIK SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKADI KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 4 KEBOMAS Putri Kholifa; Sri Uchtiawati; Fatimatul Khikmiyah
DIDAKTIKA Vol 24 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/didaktika.v24i2.340

Abstract

Di dalam proses pembelajaran, masih banyak ditemukan peserta didik yang mengalamikesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Salah satu teknik pembelajaran yang dapatmembantu mengatasi kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematika adalahteknik pembelajaran scaffolding. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah adapengaruh Teknik Scaffolding terhadap kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalahmatematika di kelas VII SMP Muhammadiyah 4 Kebomas.Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan desain penelitian Posttest-Only ControlDesign yaitu membandingkan nilai posttest kelas eksperimen dengan nilai posttest kelaskontrol untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh teknik scaffolding terhadap kemampuanpeserta didik dalam memecahkan masalah matematika di kelas VII SMP Muhammadiyah 4Kebomas. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPMuhammadiyah 4 Kebomas yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII A yang terdiri dari 30peserta didik dan kelas VII B yang terdiri dari 29 peserta didik. instrumen penelitian yangdigunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematika berbentuk soal uraian.Berdasarkan analisis data menggunakan uji t dua sampel independen (Independent Sample tTest) diperoleh nilai sig = 0,033 < 0,05 , maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan nilaiposttest kelas eksperimen lebih besar dari pada nilai posttest kelas kontrol, artinya ada pengaruhteknik scaffolding terhadap kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematikadi kelas VII SMP Muhammadiyah 4 Kebomas.
PENINGKATAN KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MELALUI GUIDED DISCOVERY LEARNING Nur Hidayah; Achmad Ashari; Ikhsan Ikhsan
DIDAKTIKA Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.023 KB)

Abstract

Matematika merupakan pengetahuan yang sangat dibutuhkan oleh pengetahuanlain untuk berkembang. Matematika merupakan pengetahuan yang paling efektif untukmengembangkan kognisi seseorang, karena objeknya yang abstrak dan hanya ada dalampikiran manusia. Matematika diajarkan di setiap tingkat sekolah. Namun kenyataannyamasih banyak peserta didik yang kurang berminat dengan pelajaran matematika, sepertiyang terjadi di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Sebagian besar peserta didik masih kurangaktif dalam pembelajaran. Mereka masih menganggap matematika merupakanpembelajaran yang penuh dengan perhitungan yang sulit untuk dipahami. Pembelajaranyang dilaksanakan di SMPM 1 Gresik masih menggunakan metode ceramah dankurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, hal ini juga menjadi faktorpenyebab peserta didik merasa jenuh dalam pembelajaran matematika. Untukmenyelesaikan permasalahan ini diperlukan upaya dengan menerapkan pembelajaranyang mampu menjadikan seluruh siswa aktif mengkonstruk sendiri konsep atau rumusdalam matematika. Metode guided discovery learning (pembelajaran penemuanterbimbing) merupakan salah satu metode yang sesuai untuk mengatasi permasalahan diatas. Untuk mendukung supaya peserta didik lebih aktif lagi diperlukan mediapembelajaran dan LKS yang menjadi guided dalam proses penemuan. Berdasarkan latarbelakang di atas maka dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatankeaktifan peserta didik melalui guided discovery learning.Jenis penelitian ini adalah CAR (Classroom Action Research) dengan 4 siklusmelalui kegiatan lesson study. Data yang dalam penelitian ini adalah data keaktifan pesertadidik selama dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode guided discoverylearning. Data tersebut diambil selama proses pembelajaran berlangsung melalui kegiatanobservasi kelas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan pesertadidik dalam pembelajaran.Hasil penelitian ini adalah melalui guided discovery learning didapatkan peningkatankeaktifan peserta didik pada setiap siklus. Keaktifan yang dimaksud adalah keaktifanpeserta didik dalam: (1) aktivitas pada saat memahami LKS, (2) aktivitas dalam melakukanpengamatan/percobaan dengan menggunakan media, (3) aktivitas dalam menemukankonsep/rumus, (4) aktivitas dalam mempresentasikan hasil diskusi, (5) aktivitas dalammenanggapi presentasi.
TINGKAT PEMAHAMAN PERSAMAAN DIFFERENTIAL MERUJUK PADA TINGKAT PEMAHAMAN GEOMETRI DERAJAT v HIELE Midjan Midjan
DIDAKTIKA Vol 22 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.623 KB)

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan hasil tingkat pemahaman mata kuliah PersamaanDiffrential berdasarkan pada tingkat pemahaman geometri derajat v Hiele, yangbersesuaian dengan pola tingkat pemahaman konsep Geometri ruang, Geometri Analit,dan Media Pembelajaran Matematik, pada penelitian pendahuluan di UMG Gresik.Instrumen tes merupakan konversi terjemahan yang berasal dari tes geometri v Hielekonstruksi CDASSG (Usiskin dan Wilson,1990) menjadi tes persamaan diffrential yangterdiri dari 25 butir soal multiple choise dengan 5 foil setiap butir dan 5 butir setiap tingkatyang diadministrasikan kepada 42 mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika UnmuhGresik dengan hasil sebagai berikut: 14, 10, 6, 3, 1, atau 33,33%; 23,81%; 14,28%;7,14%, 2,38 % responden masing-masing pada tingkat: Visualisasi, Analisis, Deduksi-Informasi, Deduksi, dan Rigor, dan 8 mahasiswa atau 19,04 % responden tidakterklasifikasi pada derajat v Hiele. Tingkat ini bersesuaian dengan tingkat pemahamanpada mata kuliah Geometri ruang, Geometri Analit, dan Media Pembelajaran Matematik,dengan hasil: 10, 8, 5, 3, 0, kemudian 12, 8, 5, 2, 1 dan 10, 8, 6, 2, 1 atau 31,25%; 25%;15,62%; 9,38%, 0 % , kemudian 37, 5%; 25%; 15,62%; 6,25%, 3,125 % 31,25%; 25%;18,78%; 6,25%, 3,125 % dan sebanyak 6, 4 dan 5 atau 18,78%, 12,5% dan 15,625%responden yang tidak terklasifikasi dalam derajat v Hiele, yang dalam proses pembelajaranmemang tampak tidak mampu memahami konsep ke empat mata kuliah tersebut.Penelitian ini, dapat diklasifikasi berdasarkan pemetaan berbantuan diagram Venn dengan4 (empat) himpunan induk dalam semesta Sik.

Page 9 of 28 | Total Record : 275