cover
Contact Name
Joni Setiawan
Contact Email
setiawanjoni@yahoo.com
Phone
+628151657716
Journal Mail Official
redaksi.dkb@gmail.com
Editorial Address
Balai Besar Kerajinan dan Batik Jl. Kusumanegara No 7 Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH
ISSN : 20874294     EISSN : 25286196     DOI : http://dx.doi.org/10.22322/dkb.v37i1
Majalah Ilmiah : Dinamika Kerajinan dan Batik (DKB) adalah jurnal ilmiah untuk mempublikasikan hasil riset dan inovasi di bidang kerajinan dan batik. Ruang lingkup DKB adalah meliputi aspek bahan baku perekayasaan teknologi, proses produksi, penanganan limbah dan desain kerajinan dan batik. Jurnal ini diperuntukkan bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi industri kerajinan dan batik. Majalah Ilmiah : Dinamika Kerajinan dan Batik (DKB) is a scientific journal publishing research and innovation in field of handicrafts and batik. The scope of DKB is include raw materials, production processes, waste treatment and designs in handicrafts and batik sector. The journal is intended for researchers, scholars and practitioners from handicraft and batik.
Articles 295 Documents
PENGEMBANGAN MOTIF BATIK JEPARA BERBASIS BUDAYA LOKAL Irfa ina Rohana Salma
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6316

Abstract

Batik adalah salah satu kain berdekorasi indah kebanggaan Indonesia, yang pembuatannya menggunakan teknik rintang lilin panas dan proses pewarnaan tutup celup. Batik juga pernah berkembang di Jepara yang dipelopori oleh RA Kartini (1879-1904), namun meredup dan kurang berkembang.  Dewasa ini industri kecil batik berkembang kembali dengan cukup pesat di Jepara. Berbagai kreasi penciptaan motif batik khas Jepara bermunculan. Hal ini menarik untuk dilakukan pengkajian tentang kegiatan penciptaan motif batik khas Jepara yang kreatif dan produktif. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif. Data diperoleh observasi lapangan, buku, jurnal, dan media elektronik. Model pembinaan IKM yang ada di Jepara yaitu kreativitas mandiri, pelatihan batik, lomba desain batik, dan pendidikan formal batik.  Kegiatan yang paling menojol dan efektif adalah kreativitas mandiri dari IKM batik Jepara. Pengembangan motif batik Jepara semakin memperkaya beraneka produk industri kreatif dari Jepara.
PENGEMBANGAN BENANG SISA TENUN MAJALAYA MENJADI BENANG PAKAN TAMBAH Yulvi Arliesa; Kahfiati Kahdar
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6589

Abstract

Majalaya merupakan salah satu daerah penghasil tenun di Indonesia. Dalam proses pembuatan tenun terdapat limbah tekstil berupa benang sisa yang tidak bisa digunakan kembali dan kemudian dibuang. Sistem produksi tekstil tersebut merupakan sistem linear, yaitu sistem yang berujung pada pembuangan pada masa akhir pakai suatu produk sehingga menyebabkan banyaknya limbah, Perlu dilakukan peralihan dari sistem yang semula linear ke sistem sirkular untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menerapkan sistem sirkular adalah dengan melakukan upcycling. Metode yang digunakan adalah melakukan eksperimen untuk mengolah limbah benang tenun Majalaya menjadi benang pakan tambah supaya bisa digunakan kembali dalam proses tenun. Penelitian ini menunjukkan bawa limbah benang  masih bisa dimanfaatkan kembali melalui beberapa tahap pengolahan dan sistem sirkular memungkinkan untuk diaplikasikan dalam industri tekstil meskipun dalam bentuk dan teknologi yang sederhana.
Tahap Inkubasi Desainer Dalam Proses Kreatif Pembuatan Desain Batik di Balai Besar Kerajinan dan Batik Kuncup Putih Kusumadhata; Timbul Haryono; Suwarno Wisetrotomo
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6675

Abstract

Teori-teori akademis tentang tahapan dalam proses kreatif memiliki banyak jenis dan alternatif, namun memiliki satu tahap yang cukup konsensual dan hampir selalu mempunyai tempat di dalam teori-teori yang bermacam-macam tadi. Tahap inkubasi dalam proses kreatif seorang desainer memberikan keluaran berupa gagasan yang dibutuhkan untuk mencipta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk aktivitas yang berlangsung dalam tahap inkubasi pada proses kreatif seorang desainer batik. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi kasus, menggunakan metode pengumpulan data dengan wawancara, serta pengamatan langsung dan partisipatoris. Penelitian ini menemukan dukungan data lapangan terhadap teori tentang tahap inkubasi dalam proses kreatif. Tahap inkubasi yang dialami desainer batik terbagi menjadi dua jenis, jenis pertama adalah inkubasi melalui aktivitas-aktivitas kontemplasi dan relaksasi, dan jenis kedua adalah inkubasi melalui aktivitas-aktivitas distraksi dari fokus permasalahan yang sedang dikerjakan.
ENGINEERED OVEN AS AN ALTERNATIVE METHOD ON STAMP CANTING SOLDERING PROCESS I Made Arya Utamaningrat; Robets Christiawan; Suparjo Suparjo; Hadi Sumarto; Farida Farida
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6646

Abstract

Batik is a process of attaching wax onto a fabric to block color from entering it. This process is done using a tool called canting. There are two kind of canting, writing canting and stamp canting, that is respectively use to make written batik and stamp batik. Stamp canting was made to accelerate the process of making batik fabric, while maintaining the standard of batik itself. It was made using copper that is stack in certain way and burned on a pile of charcoal to make sure the adhesive material (patri) melt. This research aims to accelerate the process of soldering stamp canting using engineered oven instead of using charcoal. the oven engineered in this research uses Liquid Petroleum Gas (LPG) as its main source of heat. It was made not only to accelerates the process, but also to make sure the consistency of the heat along the process of burning which will directly affecting the end product of stamp canting. The method used in this research includes: literature studies, field studies, oven engineering, making canting samples, test, and reporting. The result of this research shows that the oven is able to work and melt the standardized patri on stamp canting.
FIGUR PEREMPUAN JAWA DALAM DAMAR KURUNG SEBAGAI INSPIRASI MOTIF BATIK KHAS GRESIK Aniendya Christianna; Luri Renaningtyas
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6137

Abstract

Javanese women have a position as a pillar of Javanese culture, not only physically but also psychologically which includes perceptions, imaginations, and interpretations of Javanese cultural values. Damar Kurung is a lantern from the 16th century that serves as a marker of the coming of the Month of Ramadan. This culture of light has been gradually eroded by its irrelevant function, especially since electric lights dominate human life. The decoration that decorated the Damar Kurung has been preserved for generations by a female artist: Masmundari. Masmundari died at the age of more than 100 years ago in 2005, after the death of Damar Kurung also faded. This research is qualitative research using a descriptive method that is used to describe the performance of Javanese women in the Damar Kurung decoration. This research was carried out for approximately 8 months which included the research phase, the design phase and the implementation phase of the design results. The data analysis method used is descriptive, which is useful for describing the factual findings of the characteristics of the Damar Kurung ornamental variety along with its historical chronology. The data findings are classified according to the findings of the female performance themes and then developed as an innovation in the typical Gresik batik motif. The purpose of this research is the development of Damar Kurung decoration into batik motifs is one of the conservation efforts to preserve Damar Kurung as a national intangible heritage. And to find out the identity and role of women's gender in Javanese culture. The output of this research is also expected to contribute to the designers and practitioners of the art and/or crafts in order to be able to utilize the local cultural heritage to improve the economy of the creative industries 
PENGARUH PENAMBAHAN ASAM ORGANIK TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS EKSTRAK DAUN NOJA (PERISTROPHE BIVALVIS) KARENA TERJADINYA REAKSI OKSIDASI Vivin Atika; Edia Rahayuningsih; Budhijanto Budhijanto
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i1.6991

Abstract

ABSTRAKNoja (Peristrophe bivalvis) adalah tumbuhan sumber pewarna alami yang potensial dikembangkan di Indonesia. Ekstrak daun noja dapat mengalami kerusakan karena teroksidasi selama penyimpanan. Penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat diharapkan dapat menghambat terjadinya hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat terhadap kecepatan kerusakan ekstrak daun noja akibat oksidasi. Indikator kerusakandinyatakan sebagai perubahan absorbansi ekstrak terhadap waktu. Pengamatan pada penelitian ini dipercepat dengan menambahkan hidrogen peroksida. Asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat pada berbagai variasi konsentrasi ditambahkan ke dalam larutan ekstrak daun noja, diikuti dengan penambahan 1% (v/v) hidrogen peroksida 30%. Pengukuran absorbansi dilakukan setiap 30 menit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan asam tanat, asam tartarat, dan asam sitrat, memberikan kenaikan nilai absorbansi larutan terhadap waktu sebesar 2 - 3%; 20 - 26% dan 23 - 26%, sedangkan tanpa penambahan asam (blangko) memberikan kenaikan sebesar 24%. Hasil tersebut menunjukan bahwa penambahan asam tanat dan asam tartarat dapat menghambat reaksi oksidasi.ABSTRACTNoja (Peristrophe bivalvis) has the potential to be developed in Indonesia as a natural dyes source. During storage, noja leaves extract was degraded due to oxidation. The addition of tannic acid, tartaric acid, and citric acid expected to inhibit the degradation. This study aims to determine the effect of tannic acid, tartaric acid, and citric acid addition toward the degradation rate of the oxidation. The extract degradation indicator was expressed as the change in absorbance value. In order to shorten the observation time, the oxidation was accelerated by adding hydrogen peroxide. Tannic acid, tartaric acid, and citric acid at various concentrations were added to the noja leaves extract solution, followed by the addition of 1% (v/v) hydrogen peroxide 30%. The absorbance ofthe sampel was measured every 30 minutes. The results showed that the increase absorbance value of the extract without the addition of organic acid (blank) was about 24%, while the addition of tannic acid, tartaric acid, and citric acid were 2 - 3%; 20 - 26% and 24 - 34% respectively. Thus, it can be concluded that tannic acid and tartaric acid addition inhibits the oxidation.
BARONGAN REOG PONOROGO SEBAGAI ACUAN DESAIN MOTIF BATIK BERBASIS JULIA SET Arta Ekayanti; Uki Suhendar; Senja Putri Merona
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.6445

Abstract

Reog Ponorogo merupakan kesenian yang berasal dari Kabupaten Ponorogo sehingga memunculkan julukan Kabupaten Ponorogo sebagai Kota Reog. Keindahan kesenian reog ini bermula dari pentas pertunjukkan, kemudian menginspirasi pada penciptaan kreatif yang lainnya, salah satunya  adalah penciptaan desain motif batik. Dewasa ini merupakan era Industri 4.0, sehingga kreativitas penciptaan desain motif batik pun perlu memanfaatkan teknik digital, salah satu  teknik yang relevan adalah ilustrasi Julia set. Ilustrasi Julia set dapat dimanfaatkan untuk menciptakan motif batik dengan inspirasi seni tradisional menjadi kreasi desain motif baru yang harmonis.. Tujuan dari penciptaan ini adalah mengembangkan motif batik barongan reog Ponorogo dengan memanfaatkan ilustrasi dari julia set, hal ini dilakukan dengan menyusun ilustrasi grafis julia set sedemikian hingga menyerupai bentuk dari komponen yang ada dalam kesenian Reog Ponorogo dalam hal ini barongan. Metode yang digunakan dalam penciptaan ini yaitu observasi, kajian pustaka, eksplorasi (penciptaan) dan dokumentasi. Ilustrasi Julia Set yang digunakan adalah Julia Set yang dibangkitkan oleh persamaan polinomial derajat dua dengan parameter ,  dan , Serta polinomial derajat lima dengan c=0.8+0.6i dan polinomial derajat delapan dengan  Ilustrasi grafis Julia Set yang telah diperoleh disusun sedemikian hingga diperoleh desain motif batik barongan reog ponorogo yang mengacu pada bentuk barongan dalam seni Reog Ponorogo.
Front Matter Vo 38 No 2 Tahun 2021 Redaksi DKB
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.7590

Abstract

Halaman Awal
REGENERASI BATIK DALAM INOVASI DESAIN BERBASIS KEARIFAN LOKAL KONTEMPLATIF DI GIRILAYU desy nurcahyanti; Agus Sachari; Achmad Haldani Destiarmand; Yan Yan Sunarya
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.6037

Abstract

Regenerasi tradisi memerlukan usaha, cara, dan langkah cerdas agar dapat diteruskan oleh generasi berikutnya serta memiliki nilai adaptif tinggi terhadap perkembangan zaman. Format tradisi khas perlu dieksplorasi untuk mengekstraksi potensi terbaik sehingga mampu menjadi penopang hidup masyarakat dengan memperhatikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan dan memberi kontribusi bagi pembangunan negara. Langkah nyata telah diwujudkan oleh para perempuan pembatik di Girilayu Karanganyar Jawa Tengah. Regenerasi batik di wilayah Girilayu menemui kendala dari putra-putri para pembatik yang mulai enggan melanjutkan usaha turun temurun dari orang tua atau pendahulu mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengabstraksi aktivitas dan kreativitas pembatik perempuan di Girilayu sehingga mampu melakukan regenerasi tradisi batik kepada generasi penerusnya melalui inovasi desain batik. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan etnografi, yang mampu menghasilkan data objektif dan detail dari para pelaku secara langsung tanpa intervensi. Perempuan pembatik di Girilayu memiliki peran penting dalam regenerasi batik di Girilayu. Para perempuan pembatik melakukan pembagian tugas atau diversifikasi khusus pada generasi muda untuk reka kreasi motif baru dengan inspirasi atau basis kreasi dari potensi unggulan kearifan lokal Girilayu. Motif baru hasil inovasi desain generasi penerus pembatik Girilayu ditinjau dari aspek sejarah, estetika visual, dan sosial merupakan abstraksi nilai-nilai semangat dari para pembatik dan masyarakat Girilayu.Arts
ETIKA PENERAPAN MOTIF BATIK TRADISIONAL DALAM DESAIN ALAS KAKI (Ethics of Traditional Batik Motif Application on Footwear Design) Edi Eskak; Heru Budi Susanto
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 38, No 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v38i2.7121

Abstract

Keunikan dan keindahan motif batik tradisional telah banyak menginspirasi desainer untuk menerapkannya pada berbagai desain produk baru, salah satunya adalah penerapan pada desain alas kaki. Pada motif-motif batik yang bersifat profan, penerapan unsur estetika tersebut tidak menjadi permasalahan etika. Namun pada motif-motif tradisional yang memiliki makna religi dan filosofis yang tinggi, penerapan motif pada produk alas kaki menjadi hal yang kurang sepatutnya. Desain alas kaki memiliki kekhususan yaitu penggunaan pada bagian tubuh paling bawah manusia, sehingga identik dengan makna: bawah, rendah, dan diinjak-injak. Hal ini perlu diperhatikan secara  khusus oleh para desainer dalam memberikan motif hias pada desain alas kaki. Pada beberapa kasus ada desainer yang menerapkan motif batik larangan kraton pada desain alas kaki. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian ini agar kesalahan-kesalahan semacan itu tidak perlu terjadi. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Kajian ini berguna untuk mengetahui motif-motif batik tradisional yang harus dipahami kekhususannya, sehingga dapat menghindari kesalahan dalam penerapannya dalam desain. Bijak dalam penerapan motif batik tradisional pada desain alas kaki sebagai upaya menghargai kearifan lokal.

Filter by Year

1987 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 41, No 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 40, No 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 40, No 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 39, No 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 39, No 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 38, No 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 38, No 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 37, No 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 37, No 1 (2020): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol 36, No 2 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol 36, No 1 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol 35, No 2 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol 35, No 1 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol 34, No 2 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 34, No 1 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol 33, No 2 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol 33, No 1 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 32, No 2 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 32, No 1 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 31, No 2 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 31, No 1 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 30, No 2 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 30, No 1 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 32, No 2 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 31, No 1 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 28, No 1 (2011): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 27, No 1 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 28 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 26 (2009): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 25 (2008): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 24 (2007): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 23 (2006): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 22 (2005): Dinamika Kerajinan dan Batik No 21 (2004): Dinamika Kerajinan dan Batik No 19 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No 18 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol 15 (1996): Dinamika Kerajinan dan Batik No 10 (1992): Dinamika Kerajinan dan Batik No 9 (1991): Dinamika Kerajinan dan Batik No 8 (1988): Dinamika Kerajinan dan Batik No 7 (1987): Dinamika Kerajinan dan Batik More Issue