cover
Contact Name
Hikmatur Rahmah
Contact Email
jurnalanabulava@iainpalu.ac.id
Phone
+6281373895653
Journal Mail Official
jurnalanabulava@iainpalu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, FTIK, IAIN Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak
Core Subject : Religion, Education,
Ana Bulava Jurnal Pendidikan Anak dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu. Terbit dua kali dalam setahun, jurnal ini mengundang para dosen, peneliti, dan pemerhati pendidikan anak untuk berpartisipasi dengan mempublikasikan hasil riset pada jurnal ini.
Articles 77 Documents
PENERAPAN EDUPARENTING DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER ANAK DI PAUD TK IT PELITA HATI PALU Zakia; Kasmiati; Ramlah, Ufiyah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss2.219

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan edu parenting dalam mengembangkan karakter anak di PAUD TK IT Pelita Hati Palu. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) bagaimana penerapan edu parenting terhadap perkembangan kepribadian anak; dan (2) apa saja kendala serta solusi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan verifikasi, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program edu parenting mencakup kegiatan seperti parenting day, sosialisasi program sekolah (tentang perkembangan anak usia dini, teknik pengasuhan positif, serta manajemen emosi orang tua), dan pertemuan rutin setiap tiga bulan. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam hal kedisiplinan dan nilai-nilai agama. Evaluasi program dilakukan melalui observasi langsung dan pelaporan perkembangan anak kepada orang tua. Adapun kendala dalam penerapan meliputi kurangnya waktu orang tua, perbedaan pola asuh, serta keterbatasan pemahaman. Solusinya adalah peningkatan komunikasi antara sekolah dan orang tua, pelatihan pengasuhan, dan penguatan sinergi dalam pendidikan anak. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran, perluasan wawasan orang tua, peningkatan prestasi anak, pengembangan kemampuan mendidik, serta penguatan hubungan antara orang tua dan anak.
INSTRUMEN PENILAIAN DIGITAL DAN KESIAPAN GURU DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI:: TINJAUAN SISTEMATIS TENTANG PELUANG, HAMBATAN, DAN ARAH MASA DEPAN Wiwin Mistiani
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.237

Abstract

Asesmen anak usia dini bergeser dari catatan kertas ke sistem digital: e-portfolio, aplikasi observasi, permainan berbasis kecerdasan buatan, dan platform pelaporan otomatis. Tinjauan sistematis ini menjawab empat pertanyaan: instrumen digital apa yang digunakan di PAUD, seberapa siap guru mengoperasikannya, apa yang menghambat atau mendorong adopsinya, dan di mana riset masih berlubang. Korpus inti mencakup sepuluh studi terindeks terbitan 2019–2026, dilengkapi studi tambahan dari penelusuran basis data akademik. Empat kategori instrumen teridentifikasi: dokumentasi digital dan e-portfolio, aplikasi komunikasi dan observasi, alat permainan otomatis seperti Test de Pensamiento Matemático, serta asesmen mandiri kompetensi digital berbasis DigCompEdu. Guru melaporkan kesiapan diri pada kategori sedang hingga tinggi, namun data self-report itu konsisten melebih-lebihkan kompetensi aktual kesenjangan pelatihan pada literasi digital, praktik dokumentasi, dan etika data muncul di semua konteks negara yang diteliti. Hambatan utama: beban kerja guru, antarmuka yang dirancang untuk orang dewasa bukan anak, kesenjangan akses perangkat, etika data anak, gangguan teknis, dan minimnya dukungan orang tua. Faktor pendukung: kemudahan penggunaan, keterlibatan orang tua, fitur otomatisasi, dan pendampingan profesional berkelanjutan. Kesenjangan riset yang paling mendesak adalah desain instrumen yang berpusat pada anak, adaptasi kontekstual dan budaya, studi longitudinal dampak jangka panjang, dan integrasi substantif kecerdasan buatan dengan pedagogi bermain.
PENERAPAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK KARTIKA XXI-20 KOTA PALU Nurlaela Saripudin; Hildawati; Anisa
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai moderasi beragama pada anak usia dini di TK Kartika XXI-20 Kota Palu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai moderasi beragama dilakukan melalui pengenalan keberagaman lewat cerita, permainan, kegiatan interaktif, praktik infak atau persembahan sesuai agama masing-masing, pembiasaan kesederhanaan dan kepedulian sosial, penguatan sikap hormat, serta evaluasi berkala oleh guru. Faktor pendukung meliputi kegiatan sekolah yang inklusif dan terstruktur, peran aktif guru dalam menanamkan toleransi, serta dukungan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat melibatkan perbedaan pemahaman anak usia dini dan pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang mendukung toleransi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun iklim toleransi sejak dini.
PENERAPAN PEMBELAJARAN SENTRA SENI DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK ANAK DI TK ALKHAIRAAT I PUSAT PALU Bella Amalya; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran sentra seni dalam mengembangkan kemampuan motorik anak di TK Alkhairaat I Pusat Palu, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Stimulasi motorik anak usia dini sangat penting dilakukan melalui aktivitas yang kreatif dan menyenangkan, salah satunya melalui sentra seni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di TK Alkhairaat I Pusat Palu dengan subjek penelitian berfokus pada dua orang guru. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik ketekunan pengamatan, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran sentra seni di TK Alkhairaat I Pusat Palu efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar anak. Proses pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi perkembangan anak. Kegiatan kreatif seperti melukis, menggunting, menempel, meronce, dan membuat karya rupa terbukti mampu melatih koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari, kelincahan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh anak. Selain itu, anak-anak menunjukkan peningkatan fokus, rasa percaya diri, dan antusiasme yang tinggi. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kreativitas dan fleksibilitas guru dalam melakukan diferensiasi pembelajaran serta penilaian autentik. Sinergi yang berkelanjutan antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas juga sangat diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik anak secara holistik.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK DI TK TUNAS HARAPAN DESA LOMPIO KABUPATEN DONGGALA Uzlifa; Kasmiati; Fitri Rahayu
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.246

Abstract

Skripsi ini membahas tentang “Penerapan metode pembelajaran outdoor dalam mengembangkan motorik kasar anak di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala”,. Dengan tujuan Untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran outdoor di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala. Dan Untuk mengetahui perkembagan motorik kasar anak yang optimal di TK Tunas Harapan Desa Lompio Kabupaten Donggala melalui penerapan metode pembelajaran outdoor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tehnik analisis data yang digunakan adalah mengadopsi, mengedit, mengklarifikasikan, mereduksi dan kemudian dilakukan dengan penyajian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran outdoor dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: perencanaan, dimana guru mengidentifikasi kemampuan awal anak dan menyiapkan alat bantu seperti potongan huruf yang aman digunakan; pelaksanaan, yaitu kegiatan inti berupa permainan balapan huruf di halaman sekolah dimana anak-anak berlari membawa huruf dan menyusunnya di meja; serta evaluasi, dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap respons dan keterampilan motorik saat kegiatan berlangsung. Perkembangan motorik kasar anak setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini menunjukkan peningkatan dalam aspek kekuatan dan kecepatan otot kaki, keseimbangan saat bergerak, kelincahan dalam menghindari rintangan, serta koordinasi anggota tubuh saat membawa dan menyusun huruf.
PERAN GURU DALAM MEMBENTUK NILAI AGAMA ANAK MELALUI METODE DARING DI RA DWP 1 KANWIL DEPAG PROVINSI SULAWESI TENGAH ST. Sakina; Kasmiati; Hildawati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk nilai agama anak melalui metode daring serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran di RA DWP 1 KANWIL DEPAG Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan pengecekan keabsahan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai organisator, fasilitator, motivator, pembimbing, dan evaluator. Pembelajaran dilaksanakan melalui video dan WhatsApp dengan berpedoman pada RPPH yang memuat kegiatan pembuka, inti, dan penutup. Nilai agama ditanamkan melalui pembiasaan salam, doa, keteladanan, motivasi, tugas praktik, dan penilaian perkembangan anak. Pemanfaatan teknologi informasi oleh guru sudah berjalan baik, terutama untuk perencanaan, komunikasi dengan orang tua, distribusi bahan ajar, pengumpulan tugas, dan pemantauan hasil belajar. Namun, pembentukan nilai agama melalui pembelajaran daring belum berlangsung sepenuhnya efektif karena keterbatasan interaksi langsung, ketergantungan pada pendampingan orang tua, kondisi psikologis anak, serta kendala perangkat dan jaringan. Penelitian ini menegaskan perlunya kreativitas guru dan kemitraan yang lebih intensif antara sekolah dan orang tua.
PERAN ORANG TUA TUNGGAL DALAM MENDIDIK ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI DESA LANGALESO KABUPATEN SIGI) Anggita Sari Rifai; Gusnarib; Kasmiati
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol7.Iss1.248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua tunggal dalam mendidik anak usia dini serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di Desa Langaleso Kabupaten Sigi. Penelitian merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tunggal menjalankan peran pendidikan melalui pembinaan akhlak, ibadah, dan akidah. Pembinaan dilakukan dengan memberikan keteladanan, nasihat, pengawasan pergaulan, pembiasaan salat, mengaji, puasa, sedekah, doa, sikap sopan, kemandirian, serta hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia. Sebagian orang tua membatasi pergaulan anak, sedangkan sebagian lainnya memberikan kebebasan dengan tetap melakukan kontrol. Kendala utama meliputi anak yang tidak selalu mendengarkan nasihat dan memiliki watak keras, kebiasaan bermain telepon genggam yang mengganggu pelaksanaan ibadah, serta terbatasnya waktu orang tua karena harus bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi keteladanan, pembagian waktu, pengawasan penggunaan gawai, dan dukungan keluarga serta lingkungan bagi orang tua tunggal dalam mendidik anak.